APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mon Amour

Mon Amour

Farrin menghadapi dilema besar di antara dua pria kembar. Pernah memadu kasih dengan Avan, takdir justru menuntunnya ke pelaminan bersama sang adik, Vian. Tak sanggup merelakan kenyataan ini, Avan bertekad merebut kembali Farrin dari saudaranya lewat berbagai taktik licik. Meski Farrin dan Vian berjuang mempertahankan pernikahan mereka, rencana jahat Avan terus mengintai demi memisahkan keduanya. Akankah Farrin goyah, atau tetap setia pada suaminya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Di mana hati mereka? Semudah inikah mempermainkan perasaan seseorang?

Padahal keluarganya dan keluarga kekasihnya sangat dan amat tahu jika keduanya tengah menjalin kasih. Lalu dengan seenak hati merubah status mereka menjadi tunangan tentu dengan merubah orang yang akan di tunangkan juga. Lagi, kabar yang menyakitinya lebih jauh adalah kekasihnya pergi di hari yang sama dengan waktu ia ditunangkan. Sebegitu tak inginnyakah pria itu?

Padahal jika dipikir, kurang apa ia selama ini?

Ia telah cukup sabar mengahdapi kekasihnya. Ia sudah meminimalisir pertengkaran di antara mereka. Ia juga sudah belajar lebih banyak untuk bersikap lebih dewasa dan berusaha menjadi calon istri yang lebih baik. Apakah hal itu masih kurang? Ia bahkan yakin jika calon ibu mertuanya itu –yang artinya ibu dari kekasihnya- dengan terang-terangan telah menyetujuinya dengan putranya.

Atau sebenarnya hidupnya hanya bisa begini? Hanya bisa terus disakiti tanpa dia bisa memilih?

Ia bahkan masih ingat dengan hubungannya dengan dua pria sebelum ini. Pertama ia di duakan, dan yang kedua ia ditinggalkan begitu saja karena perjodohan.

Cih!

Perjodohan lagi.

Tak adakah hal lain selain perjodohan?

Karena sepertinya ia merasa muak dengan kata itu.

Kata yang mengungkapkan tentang ketidak berdayaannya melawan manusia yang lebih tua dari segi umur darinya dan berlaku seenaknya dengan dalih kebaikan untuk anak mereka.

Heh.

Ia janji, jika kelak ia memiliki anak, ia tak akan menggunakan kata perjodohan untuk anak-anaknya. Ia akan membebaskan apa yang ingin anaknya raih. Bagaimanapun keadaannya. Ia juga berjanji siapapun pasangannya nanti, akan ia layani sepenuh hati. Ia tak ingin menyesal di tengah jalan dengan menyia-nyiakan hal yang ada di hadapannya. Sebenarnya ia juga tak ingin naïf jika ia menginginkan kebahagiaan. Tapi yang pelajari sejak kecil bahwa kebahagiaan akan datang jika ia menjalani hidup apa adanya dan mengikuti kata hatinya. Memang, bagi sebagian orang ia dinilai terlalu keras kepala. Tapi beginilah caranya. Ia hanya mengikuti apa kata hatinya, itu saja.

Lalu dengan menerima orang yang kali ini digadang-gadang akan menjadi pendampingnya di waktu kurang dari dua bulan ke depan adalah keputusannya.

I let my guard down and then you pull the rug,

I was getting kinda used to being someone you loved.

Seakan di tertawakan, diejek, dan dicela oleh dua baris syair yang tentunya ia faham artinya, Farrin merasa jika ia pun begitu. Tak ada ubahnya dengan lagu yang sekilas ia dengarkan dari audio café yang di putar dalam playlist mereka. Ia yang mengingat detail dengan baik jika akhir-akhir ini mereka sama sekali tak memiliki masalah berarti. Namun, bukan berarti mereka tak pernah memiliki masalah selama menjalin hubungan.

Bukan,

Bukan begitu.

Mereka pernah beberapa kali cekcok atau berseteru tentang beberapa hal. Setelah itu tak akan lama sebab mereka kemudian menyelesaikannya dengan baik-baik. Tidak seperti sekarang ini. Di mana mereka ‘baik-baik saja’. Namun, tiba-tiba dia pergi dan meninggalkannya tanpa kejelasan dan penjelasan sama sekali. Malah, dengan tidak etisnya kekasihnya merelakan ia bertunangan dan akan menikah dengan adiknya.

Dalam benaknya, apakah kekasihnya itu sudah tak memiliki keberanian atau setidaknya hal untuk memperjuangkan ia di hadapan orang tua mereka hingga mereka menyerah akan keputusan ibunya yang lebih menginginkan jika ia bersanding dengan adiknya?

Jika begini pun, ia hanya bisa insecure.

Tentu saja ia tak akan bisa menandingi pesona kakaknya yang hebat di segala bidang hingga mendapat kepercayaan dari orang tua mereka untuk melanjutkan bisnis property yang sudah berkembang itu. Ia yang tak tertarik sama sekali dengan dunia bisnis seperti kakaknya hanya bisa menjadi seorang guru di salah satu playgroup terkemuka di kotanya. Jangan salah, karea nyatanya menjadi salah satu pengajar di sana haruslah mengikuti seleksi ketat dan tidak bisa menerima orang sembarangan karena playgroup tersebut terkenal akan kualitasnya hingga banyak di lirik oleh pengusaha yang ingin penerusnya mendapat pendidikan terbaik.

Tapi tetap saja, penghasilannya tidak akan dapat menandingi pendapatan kakaknya sebagai seorang manager, ‘kan? Hal itulah yang membuatnya seakan dipandang sebelah mata. Tak hanya oleh orang tuanya, melainkan oleh beberapa orang di sekitarnya juga. Meski di saat yang terlihat kedua orang tuanya tak mempermasalahkan hal itu, ia bisa menangkapnya karena meski mereka menyembunyikannya terlalu baik.Iia tetap dapat melihat betapa raut kecewa itu tersirat di pandangan mereka. Apa lagi dengan pernikahan kakaknya dengan seorang yang memiliki jabatan yang sama dengan kakaknya, seorang pewaris. Hal itu juga menambah beban pikirnya.

Ia bisa mengerti akan hal itu. Karena pastinya setiap orang tua ingin anaknya memiliki karir yang sukses dan masa depan yang cerah dengan gaji besar dan pasangan yang tak jauh dari hal itu. Sedang dirinya? Hampir mendapat yang setara suami kakaknya, malah terbelokkan dan mendapat kepala divisi.

Ah, mungkin juga calon mertuanya malu mendapat menantu yang hanya seorang guru sepertinya hingga merasa tak layak jika disandingkan dengan putranya yang luar biasa itu.

Tapi, apakah memang benar begitu sesuai dengan pemikirannya ini?

“Aku lelah. Kepalaku terasa panas. Sepertinya hal ini bukan hal baik jika aku berlanjut memikirkan keadaanku. Pasti anak-anak akan terkena imbasnya,” bisiknya yang entah pada siapa.

Farrin memang sangat menyukai anak-anak dan segalanya tentang dunia kecil mereka hingga ia memutuskan untuk mengambil jalan ini. Ia tak menyesal, sungguh! Karena ia bahkan rela menanggung tekanan ini begitu lama. Sekarang, hal itu terbayar. Hanya dengan melihat murid-murid kecilnya ia bisa melepaskan segala beban yang selama ini menggelayuti pundaknya.

Lalu sepertinya ia juga akan melakukan hal itu pada keadaannya sekarang.

Ia tak boleh berlama-lama terlarut dalam kesedihan akibat ditinggal kekasihnya pergi. Sama seperti ia melupakan pandangan mereka terhadapnya, begitu pula ia akan melakukannya.

Karena setelah ini bertekad jika ia akan menerima siapapun tunangannya dan mencoba menerimanya apa adanya. Lagi pula ia pikir hal itu tidak terlalu buruk sama sekali. Ia bisa menerima perlahan, memulai kembali dan menjadi istri yang baik di waktu yang kurang dari dua bulan ini. Karena ia yakin, pernikahan mereka akan tetap berlangsung apapun keadaannya. Ia juga yakin jika sama sekali tak akan bisa menolaknya apapun alasan yang ia lontarkan pada mereka.

Karena memang sedari dulu selalu begitu. Tak akan ada yang menganggap penting pendapatnya.

“Boleh aku duduk di sini? Tempat lain sudah penuh dan hanya kau orang yang kukenal dan memiliki bangku kosong untuk kududuki.”

Farrin yang menghentikan lamunannya karena sebuah suara yang masuk indera pendengarannya kini mendongakkan kepalanya. Ia bisa melihat jika suasana café sudah lebih ramai dari kedatangannya tadi itu hanya bisa membenarkan ucapan pemuda bertubuh jakung tersebut. Dengan perlahan, ia menganggukkan kepalanya dan mempersilahkan pemuda itu duduk di hadapannya.

“Terima kasih sudah mengizinkanku untuk duduk di sini,” ucapnya pada Farrin.

“Sama-sama.”

Farrin tahu, inilah langkah awal yang seharusnya ia jalani.

Karena mungkin setelahnya, ia akan melangkah ke depan dan membuang semua hal di awal sebelum ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Mantan
9.6
Nasib Diandra berbalik total setelah dipaksa menikah dengan Dave Airlangga, pewaris tunggal Aerles Corporation. Sayangnya, prahara akibat salah paham fatal merusak pernikahan mereka hingga berujung perceraian. Di antara luka ego dan bayang-bayang masa lalu yang belum usai, mampukah mereka berdua mengatasi keretakan yang ada? Ikuti kisah emosional perjuangan mereka dalam menyatukan kembali puing-puing rumah tangga yang sempat hancur.
Sampul Novel Ditinggalkan Karena Burik
9.6
Andra menceraikan Aisyah begitu saja karena kondisi fisiknya yang dinilai kurang menarik. Tak disangka, Aisyah bangkit dan berubah menjadi wanita yang sangat menawan, memicu penyesalan besar di hati mantan suaminya. Konflik kian rumit saat mereka berdua terpaksa bersandiwara sebagai pasangan harmonis demi menjaga perasaan orang tua. Di balik kepura-puraan itu, luka masa lalu dan kenyataan pahit terus membayangi hubungan mereka.
Sampul Novel Gurauan yang Berakhir Tragis
8.4
Harga diri seorang istri hancur saat suaminya tanpa belas kasihan membongkar tragedi perundungan masa sekolahnya sebagai bahan gurauan di meja makan. Muak dengan sikap meremehkan sang suami yang menganggap luka masa lalunya hanya lelucon biasa, ia akhirnya membulatkan tekad untuk menggugat cerai. Ketika sang suami tetap tidak peduli, wanita ini memutuskan untuk membalas rasa sakitnya. Ia bersiap membuka aib masa lalu teman masa kecil suaminya yang selama ini disembunyikan rapat-rapat.
Sampul Novel Kakak Kelas Jahat itu Suamiku
8.0
Demi menyelamatkan ekonomi keluarganya, Piona, mahasiswi sastra 21 tahun, terpaksa menyetujui pernikahan mendadak yang menyimpan rahasia besar. Keadaan menjadi rumit karena calon suaminya adalah musuh bebuyutan masa SMA yang sangat ia benci. Pria tampan yang dulu selalu memicu pertengkaran dengannya kini harus menjadi pendamping hidupnya. Takdir pun memaksa dua orang yang saling bermusuhan ini bersatu dalam ikatan pernikahan penuh ketegangan.
Sampul Novel Mute Husband
9.7
Nasib malang menimpa Jihan, anak angkat keluarga Park yang dipaksa menggantikan Jira untuk menikahi lelaki misterius. Jihan sangat terkejut saat mengetahui bahwa suaminya ternyata seorang tunawicara. Kini, ia terjebak dalam mahligai pernikahan dengan pria bisu yang penuh rahasia tersebut. Harus menghadapi realitas hidup baru yang tak pernah terbayangkan, mampukah Jihan bertahan menjalani biduk rumah tangga yang sunyi tanpa suara ini?
Sampul Novel Ternyata Kau Injak Dua Perahu
8.1
Memasuki tahun kelima pernikahan, Julia Trevon curiga pada rasa pahit vitamin C pemberian suaminya, Victor Camden. Saat botol itu diperiksa di rumah sakit tempat Victor bekerja, hasilnya mengejutkan: isinya adalah mifepristone yang memicu kemandulan. Julia mencoba menjelaskan bahwa Victor adalah suaminya, tetapi dokter di sana malah menyuruhnya menemui psikiater. Bagi mereka, istri sah Victor baru saja melahirkan bayi dua bulan lalu, membuat keberadaan Julia dianggap sebagai khayalan belaka.