APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar

Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar

Saat pemakaman, sekelompok orang asing mengacau. Wanita yang memimpin mengaku sebagai kekasih suamiku dan menuduhku sebagai simpanan. Kerabat hanya menonton saat dia menyuruh orang merobek pakaianku. Demi menghormati suasana, aku memintanya menunggu, namun dia justru menghancurkan guci abu seharga miliaran yang dibeli pacarnya. Dia mengira itu abu ibuku, tanpa tahu bahwa guci itu berisi abu ibu mertuaku—yang merupakan ibu kandung dari kekasihnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menghela napas, lalu menutup ponselku.

Lagi-lagi ada seorang yang terluka dalam sebuah hubungan. Jika ada yang bisa aku bantu nanti, aku akan mencoba membantunya.

Viktor masih tidak memberi kabar ataupun menjawab teleponnya.

Ibu mertuaku sudah dikremasi, sementara aku mengirimkan pesan terakhir kepada Viktor, "Aku akan menunggu setengah hari lagi. Kalau malam ini kamu nggak datang, besok aku akan langsung menguburkannya."

Bagaimanapun juga, ini adalah rumah tua. Makin lama jenazah ditinggalkan, makin buruk dampaknya untuk lingkungan sekitar.

Kerabat Viktor sudah mulai berkumpul dalam kelompok kecil. Mereka bermain kartu, sementara kulit kacang tampak bertebaran di lantai.

Aku sengaja duduk jauh dari mereka. Mereka juga tidak menghiraukanku, seolah tidak ingin mencari masalah denganku. Jadi aku meminta pengawal yang berjaga di pintu untuk pergi makan secara bergantian.

Bau rokok yang tertinggal di ruangan itu membuat kepalaku pusing.

Aku mengernyit, ingin keluar untuk menghirup udara segar. Namun, aku mendengar suara gaduh yang makin dekat di luar pintu.

Saat membuka pintu, aku berhadapan langsung dengan Chika.

Di belakangnya ada tujuh hingga delapan orang. Satu tangan mereka memegang ponsel, sementara tangan lainnya memegang tongkat. Jelas mereka datang untuk membuat keributan.

Aku yang sedikit terkejut pun bertanya, "Chika? Kenapa kamu datang ke sini?"

Chika awalnya merasa terkejut. Kemudian, dia meletakkan tangannya di pinggang, lalu berteriak ke arah belakang, "Benar, dia simpanannya! Kalau nggak, kenapa dia bisa tahu namaku?"

Sebelum aku bisa bereaksi, Chika langsung menampar wajahku.

Karena sibuk mengurus masalah pemakaman, aku kurang tidur beberapa hari ini. Aku langsung terjatuh ke lantai dengan mata berkunang-kunang.

Ketika melihat itu, Chika menjerit dan langsung menyerangku lagi. Dia menarik kerah bajuku.

"Pacarku bahkan belum datang, tapi kamu sudah berpura-pura lemah. Dasar jalang!"

Setelah berkata demikian, Chika menamparku lagi. Kuku tajamnya menggores sudut mataku hingga berdarah.

Sebelum aku memahami apa yang terjadi, aku sudah dipukuli tanpa alasan. Emosiku pun tersulut. Aku bangkit berdiri, lalu langsung menampar Chika.

Chika memegangi wajahnya sambil menatapku dengan tatapan tak percaya.

"Kamu berani memukulku? Seorang simpanan hina berani memukul kekasih sah?"

"Pacarku adalah bos besar Grup Andalas! Kamu, orang kampung yang tinggal di desa, berani menggodanya. Apa kamu ingin menaikkan statusmu? Apa kamu sudah bosan hidup?"

Baru saat itu aku mengerti. Ternyata pacarnya adalah suami sahku, Viktor.

Awalnya aku mengira wanita ini sudah salah orang, tetapi ternyata dia memang tidak salah.

Sayangnya, dialah yang sebenarnya simpanan tak tahu malu itu.

Demi menghormati pemakaman ini, aku tidak ingin terlalu banyak berdebat dengan Chika. Aku hanya membalasnya dengan tenang.

"Di rumah ini sedang ada pemakaman, bukan hal yang baik. Pergilah dulu. Nanti setelah pemakaman selesai, baru kita bicara."

Setelah mendengar itu, Chika tertegun. Dia baru menyadari tata letak perabot di rumah ini.

Di ruang tamu, ada foto mendiang yang tergantung. Sementara itu, di atas meja ada sebuah guci abu kecil yang dihiasi berlian berkilauan.

Kerabat yang ada di rumah menghentikan permainan kartu mereka, lalu melihat ke arah kami dengan ekspresi ingin tahu.

Chika mulai menjadi gugup. Dia memegang tongkat seolah bersiap melindungi diri, lalu berkata, "Jangan mendekat! Aku hanya menghukum seorang simpanan. Ini nggak ada hubungannya dengan kalian! Kalau kalian menyentuhku, aku akan lapor polisi!"

Para kerabat tetap tidak bergerak. Wajah mereka memperlihatkan senyum sinis.

Setelah beberapa saat, Chika melihat aku masih tergeletak di lantai tanpa ada yang membantuku. Kemudian, dia tiba-tiba menyadari sesuatu, lalu tertawa keras sambil menunjuk ke arahku.

"Dasar wanita jalang. Lihat saja, keluargamu nggak ada yang membelamu. Siapa lagi yang akan membantumu? Lihat saja, hari ini aku akan menegakkan keadilan!"

Chika melihat foto mendiang, lalu melihat hadiah yang tersebar di seluruh ruangan.

Dia tertawa dingin, lalu berujar, "Orang di foto itu pasti ibumu, sementara hadiah-hadiah ini pasti dari pacarku."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Adegan Panas Malam Pertama
8.7
Malam pengantin yang semestinya menjadi momen sakral bersama suami justru berakhir mengejutkan. Aku malah menghabiskan malam penuh gairah yang begitu intim dengan sosok pria perkasa lain yang misterius. Begitu pagi menjelang, kekacauan hidup yang rumit mulai menerpa diriku. Pengalaman tak terduga yang memabukkan itu seketika menjungkirbalikkan duniaku, membawa konsekuensi besar yang akan mengubah seluruh alur takdir masa depanku selamanya.
Sampul Novel CINTA DARI MASA LALU
9.5
Pasca-skandal korupsi sang ayah, hidup Luwina hancur di negeri asing. Beruntung, Reyhan hadir menyelamatkannya sebagai kakak tiri. Namun, kepulangan Luwina ke Indonesia justru membuka luka lama. Ia harus berhadapan lagi dengan Hardin Putra Surawijaya, pria masa lalu yang sempat menghancurkan hidupnya hingga hamil. Situasi kian pelik karena Hardin kini berstatus sebagai sahabat karib Reyhan, sekaligus suami dari Katrina, mantan kekasih kakak tirinya tersebut.
Sampul Novel I WAS NEVER YOURS
9.0
Menaruh hati padanya adalah kesalahan fatal yang semestinya kuhindari. Namun, rasa ini telanjur mengakar kuat walau rintangan besar menghadang hubungan kami. Tiap kali rasa sayang ini membuncah, kepedihan mendalam justru kian menyiksa batin. Kini, aku terombang-ambing di antara hasrat untuk bersama dan realitas kejam yang tak memihak. Menyayanginya hanya menuntunku pada kepedihan tanpa akhir dan ketidakpastian yang terus menyelimuti takdir kami.
Sampul Novel Ibu Angkat Psikopat
8.8
Mengusung genre cerita misteri yang mencekam, novel horor Ibu Angkat Psikopat mengisahkan kekejaman seorang wanita yang terobsesi mengonsumsi plasenta demi kesehatan. Demi memenuhi hasrat gilanya, ia mengadopsi sepasang anak kembar untuk dijadikan korban nafsu putranya, Donny. Sang adik awalnya mengira kehidupan mereka akan normal, hingga ia menyaksikan sendiri penderitaan kakaknya di malam hari. Setelah dipaksa melahirkan tiga kali untuk diambil plasentanya, sebuah petaka terjadi pada persalinan keempat yang membuat sang ibu angkat kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel PACAR SEWAAN UNTUK SEPEKAN
8.2
Anggia bertekad membuang image culun masa lalunya di acara reuni SMA. Ia mengubah total penampilannya dan menggunakan jasa biro jodoh untuk menyewa kekasih bayaran. Tak disangka, Axel yang bertugas menjadi pacar sewaannya justru jatuh hati pada kepolosan Anggia yang begitu unik. Terpikat oleh pesona sang klien, Axel memutuskan keluar dari pekerjaannya demi bisa memperjuangkan cinta Anggia secara nyata dan menjadi kekasih aslinya.
Sampul Novel Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua
8.5
Ketenangan hidup seorang figur publik yang bersih dari gosip seketika runtuh setelah bertemu Thalita, anak kecil yang berniat membelinya. Kejadian itu membuat ayah sang bocah, Aksa Malvino Alexander, seorang duda kaya raya, mulai mengejarnya. Reputasi sang artis pun hancur akibat rumor viral karena status sosial Aksa yang luar biasa. Walau Aksa sangat narsis dan memaksa saat melamar, ia tetap kokoh menolak meski dicap bodoh karena menolak miliarder itu.