APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MISTERI KAMAR ADIK PEREMPUANKU

MISTERI KAMAR ADIK PEREMPUANKU

Kehilangan suami secara tiba-tiba meninggalkan teka-teki besar bagiku. Kecurigaanku memuncak ketika suara derit ranjang yang mencurigakan kerap terdengar dari kamar adikku, Ema, tepat sejak hilangnya pria itu. Aku mulai mencurigai adanya hubungan rahasia yang terjalin di antara mereka berdua. Apakah misteri di balik pintu kamar Ema tersebut merupakan kunci utama untuk mengungkap keberadaan suamiku yang lenyap tanpa jejak?
Bab
Bagikan

Bab 3

Perasaanku saat ini benar-benar sangat gamang. Aku terus saja berjalan mondar-mandir seperti orang yang tak waras. Saat ini, aku hanya menanti kepulangan Mas Deo dan Ema. Sesekali juga kutenangkan Cici yang merengek rewel tak karuan.

Kugelar buah hatiku di atas tempat tidur, aku pun ikut merebah di samping Cici. Malam itu benar-benar menjadi malam yang sangat menggemaskan bagiku. Bahkan kicauan Cici di samping telingaku sama sekali tidak aku hiraukan.

Pikiranku benar-benar buntu.

"Kenapa sih kain privasi Mas Deo bisa ada di kamar Ema? Aneh!"

Kedua bola mataku terdampar di arah jarum jam yang sudah menunjukkan tanda larutnya malam. Dan angka yang terlihat tepat memanah pada nomor 10. Hatiku semakin sesak.

Dua jam tengah berlalu terasa panjang.

Aku mendengar deru mesin mobil memasuki pekarangan halaman rumah.

Bergegas aku mengelilingi Cici dengan bantal guling di sekitar. Kuamankan Cici sebelum pada akhirnya aku berjalan porak-parit menuju jendela kaca rumahku.

Untung saja Cici sudah tidur lelap, hingga pikiranku tidak bercabang lagi dan hanya fokus kepada dua insan yang ada di balik pintu rumah.

Rasanya aku sudah tak tahan ingin melabrak keduanya, isi kepalaku sudah hampir meledak mengingat kejadian beberapa jam lalu.

Aku segera mungkin menyambut kepulangan Ema dan Mas Deo dengan rasa was-was yang sangat dalam.

"Kenapa d4-la-m4n Mas Deo ada di ranjang kamu, Ema?!" tanyaku tak mau berbasa-basi lagi.

Mas Deo dan Ema seketika membisu di ambang pintu rumah.

Mata mereka saling bertemu dan hati mereka seperti sedang berbincang mempertanyakan hal yang sama.

Aku menghembus nafas penat, rasanya kecemburuanku sedikit meningkat.

Sedetik kemudian ketegangan pun mulai terpecahkan oleh suara Mas Deo yang santai. "Masak, sih? Emang iya, Ema?"

Pria berambut hitam pekat itu melirik ke arah adikku satu-satunya. Alih-alih mendapat keterangan pasti, Ema malah cengar-cengir tak karuan.

"Eh, iya. Maaf, Mbak," ucap Ema yang benar-benar tidak aku mengerti.

Kenapa wanita itu tiba-tiba meminta maaf, apakah dia tengah melakukan kesalahan yang fatal? Pikiranku semakin runyam.

"Tadi sebenarnya aku salah angkat kain. Aku kan masukin baju-baju kotorku ke dalam mesin cuci, eh, ternyata di dalam sudah ada pakaian kotor punya keluarga Mbak. Aku tarik lagi deh pakaianku yang ada dalam mesin cuci itu. Nggak aku sadari, pakaian Mas Deo ketarik," urai Ema yang belum membuat perasaanku tenang.

"Ambil aja celananya. Lagi pula dari tadi aku sudah berniat mau mengembalikannya, tapi lupa terus. Seriusan deh,"lanjut ucap Ema sedikit membuat pikiranku sedikit terbuka.

"Oh," jawabku singkat. Tapi dari kepolosan bahasa Ema, alasannya cukup bisa masuk diakal.

"Duh! Lain kali jangan teledor dong, Em." Cekal Mas Deo dengan nada yang kesal.

"Maaf ya, Mas, Mbak. Sumpah sumpah aku nggak sengaja, kok."

Aku pun mengangguk menerima alasan Ema tersebut.

Keesokan harinya, aku bersiap mencegat pria yang dinantikan para ibu-ibu sekomplek.

Sampai orang yang ditunggu datang, aku bergegas menghampirinya untuk memilih dan memilah sayuran yang aku butuhkan sebagai pengisi kulkas.

Gerobaknya dikelilingi oleh para ibu yang jago dalam memasak, juga jago dalam bersilat lidah.

Salah satu dari ibu itu menyapaku. "Eh, Fel. Dengar-dengar tadi malam suamimu pergi ke undangan sama Ema, ya?" tanya wanita muda yang usianya di atasku.

Aku mengangkat kedua alis, lalu menggangguk. Aku rasa, seluruh kegiatan rumahku tidak perlu dikonsumsi oleh orang lain juga. Sampai akhirnya aku menunggu kelangsungan ucapan dari ibu itu.

"Tau nggak semalam suamimu sampai pegangan tangan juga sama Ema. Kok kamu ngasih, sih, suamimu bergandengan tangan sama perempuan lain? Ya walaupun dia adikmu, tapi mereka kan tidak muhrim. Jadi nggak gitu juga kali konsepnya," lanjut wanita itu dengan bibir menjungkit.

Mendengarnya aku merasa ingin merobek mulutnya yang lebih berbingkai merah cabai.

Hatiku pun sampai menegang. Panas menyeruak mengisi batinku.

"Emang ibu tahu dari mana?" tanyaku dengan nada yang dingin.

"Tadi anakku yang cerita, soalnya kan dia juga pergi ke undangan yang sama."

"Oh, soal itu, aku sendiri yang menyuruh Ema untuk pergi sama Mas Deo. Soalnya tadi malam aku merasa nggak enak badan," tukasku sebenarnya membohongi hatiku sendiri.

Apa betul mereka pegangan tangan? Ck! Mungkin salah lihat.

***

Sore itu kucuci seperangkat pakaian suamiku. Dan, betapa terkejutnya aku saat menemukan sesuatu yang tak terduga.

Gumpalan kertas kecil yang sudah tergenang di saku celana Mas Deo yang ternyata berupa struk belanja berisi sederet barang-barang perempuan.

"Ya, Tuhan! Mas Deo beli semua perlengkapan wanita? Untuk siapa?" batinku berkecamuk. Jantungku serasa hendak lepas.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Edoraded Distance
9.0
Pernikahan formal antara Kevin dan Sekar terasa begitu dingin dan hampa tanpa kehangatan nyata. Walau hubungan ini hanya sebatas status di atas kertas, Kevin yang sudah lama memendam rasa cinta pada Sekar enggan menyerah. Di tengah bayang-bayang keluarga Son dan Atmaja, ia berjuang keras meruntuhkan dinding pemisah di antara mereka. Kevin bertekad meyakinkan Sekar bahwa ikatan mereka adalah awal kebahagiaan sejati, bukan sekadar kontrak tanpa perasaan.
Sampul Novel Ikatan Yang Ditakdirkan
9.6
Demi menepis rumor miring, Zayyad, seorang CEO muda yang mengidap gynophobia, terpaksa menikah. Di sisi lain, Alina yang misandris rela mengesampingkan prinsipnya demi sang nenek. Pertemuan antara rasa takut dan benci ini membawa mereka ke dalam pernikahan penuh kontradiksi. Zayyad mendambakan keluarga normal yang bertahan selamanya, sedangkan Alina justru merencanakan perceraian setelah tugasnya usai. Akankah takdir menyatukan mereka, atau berakhir tragis sesuai rencana Alina?
Sampul Novel Istri Dari Masa Depan
8.2
Li Mei terbangun di rumah bobrok yang tak ia kenali setelah terjatuh dari tangga. Bukannya dirawat, ia malah dihadapkan pada Bai Changyi, pria rupawan yang mengaku suaminya. Bai Changyi berniat menceraikannya karena mengira Li Mei berniat mengakhiri hidup. Walau kebingungan dengan situasi di zaman kuno ini, Li Mei menolak bercerai demi ambisinya. Ia bertekad mengubah nasib dan menjadi pengusaha sukses bersama sang suami yang menyimpan misteri.
Sampul Novel Kakakku Menjadi Gila Setelah Kematianku
9.5
Hubungan persaudaraan ini dipenuhi kebencian mendalam. Sang kakak sangat menginginkan kematian adiknya, hingga dengan dingin menolak mengakui hubungan darah mereka saat sang adik memohon kejelasan sambil menangis. Tragisnya, malam itu juga sang adik tewas akibat ditabrak mobil. Namun, kematian yang selama ini dinantikan justru menjadi awal kehancuran mental sang kakak, menyeretnya ke dalam jurang kegilaan yang tak berujung.
Sampul Novel Pelarian Manis Istri Pengganti
7.8
Demi menyelamatkan label musik keluarga, Cantika rela menyamar sebagai Aulia dan menjadi istri pengganti Kenan Adiwangsa selama tiga tahun. Namun, ia hanya mendapatkan sikap dingin dari Kenan serta ancaman bahaya dari kelicikan Elara. Begitu Aulia kembali, sang ibu justru mengusir Cantika dengan kejam. Cantika akhirnya memilih pergi dari lingkaran penderitaan tersebut demi menyembuhkan lukanya. Di lembaran baru, ia berhasil menemukan kebahagiaan dan cinta sejati dari pria yang tulus menghargainya.
Sampul Novel Pewaris yang Ingin Mereka Singkirkan
9.1
Maya, mantan pewaris manja, dijebak oleh tunangan dan putri kandung keluarganya hingga dipenjara empat tahun. Usai bebas, ia menikah dengan Karel, pria yang dicap sampah masyarakat. Namun, dunia terkejut saat Maya mengungkap rahasianya sebagai peretas jenius dan ahli perhiasan. Saat keluarganya memohon ampun, Karel ternyata adalah pengusaha legendaris yang sangat memuja istrinya. Kini, aksi balas dendam mereka dimulai.