APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Misi Cinta: Dendam Mantan Istri

Misi Cinta: Dendam Mantan Istri

Akibat insiden tak terduga, Terence terpaksa menikahi Julia dan membatalkan pertunangannya dengan Jean. Selama tiga tahun pernikahan, Terence yang membenci Julia enggan menyentuhnya. Begitu Jean kembali, Terence langsung menceraikan Julia begitu saja. Merasa dikhianati oleh saudara sendiri dan suami yang dicintainya, Julia tidak tinggal diam. Ia kini bangkit membawa dendam membara untuk membalas rasa sakit hati kepada mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Mencuri? Sayang, bukan mencuri namanya kalau dari awal dia memang milikku." sahut Jean dengan senyum mencibir. "Tiga tahun yang lalu, perusahaan Terence hampir gulung tikar. Aku tidak bisa menikahi pria seperti itu, jadi aku memasukkan sesuatu ke dalam anggurmu. Dalam tiga tahun terakhir ini, dia bahkan tidak menyentuhmu setelah peristiwa itu. Julia-ku, kamu itu cuma membantuku menjaga sebuah hadiah."

Mata Jean seolah-olah bersinar.

Tiba-tiba, ingatan Julia muncul kembali. Seolah-olah semua kepingan puzzle yang terpecah akhirnya menyatu.

Julia teringat betapa 'tidak sadarnya' dia pada malam itu. Keesokan harinya Jean mengambil kesempatan untuk menangkap mereka berdua yang tengah berada di atas ranjang.

Julia mengira kalau malam itu dia minum terlalu banyak sampai-sampai bisa tidur dengan tunangan adiknya, tapi ternyata semua itu hanyalah jebakan!

Dia bahkan ingat bagaimana wajah Jean yang tersenyum secara ironis ketika membuka pintu kamar saat itu. Sekarang, akhirnya dia tahu alasannya.

Semua rasa bersalah yang ia rasakan selama ini ternyata sia-sia.

"Jadi, akhirnya kamu sadar juga, ya?" senyum Jean dengan penuh dendam. "Jangan khawatir, Julia. Terence itu bukan orang yang pelit. Selama kamu setuju untuk bercerai, kamu tentu akan mendapatkan banyak tunjangan. Hidupmu akan jauh lebih mudah dibanding hanya menjadi aktris yang tidak dikenal di dunia hiburan."

"Dibandingkan dengan semua tunjangan itu, aku pikir dengan menjadi Nyonya Cataka akan jauh lebih menguntungkan." Julia mengepalkan tangannya semakin erat.

"Selama aku tidak menceraikannya, kamu hanya akan dikenal sebagai simpanan." sahutnya dengan tawa angkuh. "Jangan khawatir, adikku. Aku tidak akan menceraikannya sekalipun aku mati."

"Apakah menyenangkan tinggal bersama pria yang tidak mencintaimu?" ejek Jean.

"Aku yakin semuanya itu sepadan." Julia tersenyum. "Selama kamu menjadi simpanan yang tak tahu malu di luar sana, aku rasa itu sepadan."

Jean menyeringai. "Kau akan menyesali keputusanmu ini, kakakku sayang."

"Menyesalinya?" Julia mendengus. "Satu-satunya hal yang membuatku menyesal sekarang adalah aku tidak mencekikmu saat kamu dilahirkan."

Tanpa sepatah kata pun, Julia langsung berbalik dan pergi.

Dia datang ke sini dengan sangat antusias untuk memergoki aksi Terence, tetapi malah berakhir seperti ini. Dia merasa seolah-olah telah dibodohi selama bertahun-tahun, dan itu semua terjadi tepat di depan matanya.

Ketika Julia keluar dari hotel, dia mengangkat telepon dari Consuela. "Kamu di mana?" tanyanya. "Pesta akan segera dimulai."

"Aku akan segera ke sana." Hanya dalam kurun waktu satu jam, dia sudah kehilangan cinta dan keluarganya. Dia tidak mampu apabila harus kehilangan pekerjaannya juga. Julia berjalan ke aula dengan kepala mendongak.

Dan untuk masalah Terence, dia akan menyelesaikannya nanti.

Malam itu, dia mendapatkan penghargaan terbesar selama tiga tahun dia berkarir – Penghargaan Aktris Pendatang Baru Terbaik. Abby, asistennya, bersikeras bahwa mereka harus merayakan kemenangannya itu, tetapi Consuela menghentikannya.

"Dia pasti sudah lelah. Mari kita semua pulang saja dan merayakannya besok." Consuela membantu Julia memasuki mobil. Meskipun dia tidak menangis, Consuela tetap masih bisa merasakan kesedihan yang terpancar dari pandangannya.

"Aku sudah menyuruhmu untuk berpisah dengannya, tapi kamu sendiri yang masih saja tidak mau mendengarkanku." Dia duduk di samping Julia. "Sekarang, kamu lihat, bukan? Ini sudah waktunya untuk menyerah."

Consuela memeluknya, dan saat itulah Julia tidak dapat menahan perasaannya lagi.

Julia melepaskan tangisannya dengan tersedu-sedu dalam pelukan Consuela. Namun, ketika mereka sampai di rumahnya, Julia dengan cepat mengangkat dagunya kembali dan segera menghapus air mata dari wajahnya. Dia tidak boleh terlihat lemah.

Consuela menggigit bibirnya. "Bagaimana kalau aku menginap dan menemanimu malam ini?"

"Tidak perlu, aku baik-baik saja," kata Julia. Dia harus menghadapi semua ini sendirian. Lalu Julia berjalan pulang dan sesampainya di rumah dia mengambil sebuah botol anggur dari rak dan langsung meminumnya.

Vila ini seharusnya menjadi tempat tinggal dari pernikahan mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, dia menyadari bahwa tempat itu adalah makam untuk dirinya sendiri.

Tempat itu selalu kosong.

Julia pikir dia akan menghabiskan malam ini dengan menyendiri lagi, tidak disangka Terence pulang di tengah malam.

Dia sangat kegirangan.

"Apakah kamu lapar?" Julia dengan cepat berdiri dari sofa.

"Aku bisa mengambil beberapa makanan atau sesuatu—"

Namun, Terence juga dalam suasana hati yang buruk. Dia melangkah ke arah Julia dan mendorongnya jatuh ke lantai. "Beraninya kamu?" Terence menggeram. "Apa yang telah Jean lakukan? Mengapa kamu memukulnya?"

"Apa yang sedang kamu bicarakan?" Julia mengerutkan alisnya. Wanita itu benar-benar baik-baik saja ketika dia meninggalkannya.

"Jangan berpura-pura!" Amarah Terence bergema di seluruh vila. "Ternyata, aku meremehkanmu. Kamu ini benar-benar wanita licik yang kejam. Kamu membuatku muak."

Terence mencibir, lalu melemparkan surat perceraian ke arahnya. "Tandatangani. Aku tidak ingin melihatmu lagi."

Meskipun Terence sudah sering mengancam untuk bercerai, tapi ini adalah pertama kalinya dia benar-benar meminta Julia untuk menandatangani surat itu.

Rasanya seolah-olah Terence benar-benar menikamnya tepat di jantung.

"Apa kamu... apakah kamu benar-benar ingin bersamanya?" tanya Julia dengan terbata-bata.

Julia sangat membenci, membenci apa yang terjadi kepada dirinya.

"Iya. Kamu benar." Terence mengangguk tanda mengkonfirmasi. "Dia cantik dan lembut, tidak menyebalkan sepertimu. Kamu bahkan membuatku jijik dengan merebut tunangan adikmu sendiri."

"Baik. Ya, memang benar aku seperti itu. Apa kamu senang?" Julia tidak tahu apa yang menguasainya ketika dia mulai membalas perkataan Terence. Dia mengangkat kepalanya. "Ya, memang aku memasukkan sesuatu ke dalam anggurmu. Ya, aku mendapatkanmu. Terence, tidakkah kamu merasa terharu? Walaupun kamu bersikap begitu dingin padaku, tetapi aku sangat mencintaimu?"

Mata Terence melebar. Dia belum pernah melihat Julia seperti ini.

Pandangan matanya memancarkan keputusasaan.

Julia menyeka air matanya, melingkarkan tangannya di leher Terence. "Kamu bilang kamu tidak mencintaiku, tapi malam itu tubuhmu memiliki reaksi yang berbeda," katanya, tertawa terbahak-bahak. "Jika suatu saat nanti kamu merasa kesepian, kamu tahu di mana harus menemukanku."

Dia mengedipkan mata dengan air mata yang masih mengalir di wajahnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DARI MASA LALU
9.5
Pasca-skandal korupsi sang ayah, hidup Luwina hancur di negeri asing. Beruntung, Reyhan hadir menyelamatkannya sebagai kakak tiri. Namun, kepulangan Luwina ke Indonesia justru membuka luka lama. Ia harus berhadapan lagi dengan Hardin Putra Surawijaya, pria masa lalu yang sempat menghancurkan hidupnya hingga hamil. Situasi kian pelik karena Hardin kini berstatus sebagai sahabat karib Reyhan, sekaligus suami dari Katrina, mantan kekasih kakak tirinya tersebut.
Sampul Novel Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku
8.6
Pernikahan tujuh tahun hancur seketika saat seorang suami tega mencampur obat tidur ke susu anaknya demi berkencan dengan sang asisten, Nelly, di malam Natal. Saat sang istri melarikan anak mereka yang demam tinggi ke rumah sakit, ia justru memergoki suaminya sedang menggendong Nelly yang mengaku kakinya terkilir. Di tengah ketidakpedulian suaminya terhadap kondisi kritis sang anak di ruang gawat darurat, sang istri yang menggenggam tiket lotre di sakunya kini mantap untuk bercerai.
Sampul Novel FOTO SUAMI FAN KEPONAKANKU
8.9
Rumah tangga Arini hancur seketika setelah perselingkuhan suaminya terbongkar. Kepedihan kian mendalam karena wanita lain tersebut merupakan keponakannya sendiri. Di tengah badai pengkhianatan ini, Arini perlahan menemukan rangkaian kenyataan aneh yang tidak masuk akal tentang suaminya. Sanggupkah ia bertahan melewati konflik rumit ini saat satu demi satu misteri kelam mulai terkuak? Ikuti kisah penuh luka, intrik, dan rahasia yang mengejutkan.
Sampul Novel Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
9.4
Kehamilan tak terduga akibat cinta satu malam menghancurkan hidup Rossa. Di tengah keputusasaan, ia terpaksa menjalani pernikahan bisnis dengan tunangan masa kecilnya. Walau awalnya terasa hambar, cinta mulai tumbuh di hati Rossa. Tragisnya, menjelang persalinan, ia justru didepak dengan surat cerai. Rossa pun memilih pergi. Saat takdir mempertemukan mereka kembali, sang mantan suami memohon kesempat kedua. Akankah Rossa mau memaafkan?
Sampul Novel Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah
8.6
Di hari jadi pernikahan kelima, Diah memergoki Bara berselingkuh dengan sepupunya sendiri, Fathia. Bara bahkan menghina Diah sebagai istri yang menjemukan, tanpa menyadari istrinya itu tengah mengandung anaknya. Kecewa berat atas pengkhianatan ini, Diah memilih merahasiakan kehamilannya. Ia pun bersandiwara menjadi istri penurut selama tiga hari terakhir sebelum akhirnya pergi selamanya demi memulai lembaran hidup baru tanpa Bara.
Sampul Novel My Sweetheart is Nerd?
9.6
Shenia Ereshva, anak konglomerat yang aktif di geng motor penentang shadow economy, jatuh cinta pada Rafka, pemuda genius korban perundungan. Di balik kepolosannya, Rafka ternyata juga anggota geng motor. Mereka dipertemukan dalam misi besar meruntuhkan organisasi kuat bernama R Black. Di tengah tumpukan rahasia yang perlahan terungkap, mampukah cinta mereka bertahan tanpa mengacaukan misi berbahaya ini?