APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Miliki Mu

Miliki Mu

Demi menyelamatkan bisnis sang ayah yang kolaps dan membiayai pengobatan ibunya, Cherly terpaksa menyetujui rencana Hartono. Tugasnya adalah mendekati Edward, cucu Hartono yang berhati dingin, untuk memberikan seorang penerus. Di usia 33 tahun, Edward masih dilingkupi kesedihan mendalam akibat kepergian Yuni, tunangannya yang wafat lima tahun lalu. Ia pun sangat membenci Cherly yang dianggap licik dan murahan. Akankah kehangatan Cherly mampu mencairkan dinginnya hati Edward?
Bab
Bagikan

Bab 3

Kebencian dan amarah kian memuncak kala sang kakek datang esok harinya bersama dengan wanita yang berani naik keranjangnya kemarin.

"Apa-apaan ini, dan wanita sialan itu..." Edward sampai terbata melihat kakeknya membawa wanita liar yang tak ingin dia lihat lagi.

Hartono menatap sepintas Edward, wajahnya terlihat serius. Setelah memasang wajah dingin  dia masuk ke dalam kediaman Edward.

Rahang Edward mengeras kala Cherly dengan santai ikut melenggang masuk mengikuti kakek nya. Terlebih Cherly duduk di sofa dengan wajah tebalnya. Sejatinya, Cherly berusaha keras menunjukan bahwa dia sungguh wanita nakal. Meski hatinya bergejolak.

"Jika kau tak menikahi wanita ini, kau sama saja menunjukan bagaimana mendiang orang tuamu mendidik dirimu!! ku harap kau masih memiliki rasa malu." baru saja Hartono duduk di sofa nya dia langsung mencerca Edward dengan kalimatnya.

Edward seketika menoleh, menatap tajam kakeknya yang baru saja melayangkan kalimat menohok.

"Jangan menyebut mendiang orang tuaku. Aku atau mereka tak ada sangkutnya dengan wanita itu." Edward yang masih berdiri di dekat pintu lantas menutup pintu kasar.

"Untuk apa aku malu atas tindakan yang tak ku perbuat kakek. Apa yang wanita itu katakan sampai kakek begitu percaya padanya!!" tekan Edward.

"Edward!! wanita mana yang tak sedih jika prianya tak mengakuinya!!" ucap lantang Hartono.

"Bersikap dewasa Edward dan bertanggung jawablah." tegas Hartono.

Edward berusaha menahan amarahnya dengan mengepal kuat jemari nya. "Kakek kau yang harus berpikir logis. Aku sama sekali tak mengenalnya apalagi sampai menyentuhnya!!"

"Kakek sungguh kecewa atas sikapmu ini Edward." Hartono menggelengkan kepala nya sebagai bentuk kekecewaannya.

Hartono sungguh serius agar cucunya segera menikah dan memberikannya cicit. Dengan Edward yang menikah maka garis keturunannya akan tetap berlanjut. Edward cucu satu-satunya yang menjadi harapan besarnya. Terlebih dia tak ingin melihat Edward kesepian dan terus terbayang cinta masa lalunya.

Meski tindakannya terkesan jahat, namun ini demi kebaikan Edward juga demi mempertahankan garis keturunan. Hartono akan melakukan segalanya cara agar Edward menikah dan memberikan nya cicit. Kesedihan tak berguna yang menenggelamkan Edward dalam kesedihan harus segera dia musnahkan.

Edward menyibak kasar rambutnya. Dia mendekat lantas duduk di sofa seberang kakeknya. Dia menunjuk ke arah Cherly dengan tatapan muak. "Lihat dia. Apa mungkin aku tertarik dengan wanita sepertinya?! dia sangat berbeda jauh dari Yuni yang anggun. Dia glamor dan memuakkan!!"

"Yuni telah lama mati untuk apa kau terus membandingkannya." ucap Hartono begitu terang-terangan.

"Kakek!! Aku sungguh tak suka mendengar itu." Edward menatap marah kakeknya.

"Oh, kau terus saja terbayang dia yang telah tiada. Aku juga yakin Yuni sangat kasihan padamu yang masih saja menginginkan orang yang telah tiada. Yuni pasti tak akan tenang karena dirimu yang tak melepaskannya." cerca Hartono, dia berusaha agar Edward segera melepaskan cinta masa lalunya dan membuka lembaran baru.

Edward mengusap kasar wajahnya, sungguh dia berusaha agar emosinya tak memenuhi. "Apapun yang kakek katakan Aku tak akan menikahinya!!"

"Jangan membohongi diri, Cherly mengatakan kau lah yang membawanya paksa ke atas ranjangmu." ucap Harto berusaha menyudutkan Edward. Kalimat yang penuh kebohongan yang telah di siapkan.

Edward tak menyangkal kalimat kakeknya, dia masih mengingat-ingat mungkinkah memang ia sendiri yang membawa Cherly ke atas ranjang nya?! dia menjadi ragu akan pendiriannya bahwa dia tak menyentuh wanita itu.

"Nikahi dia!! Jika tidak Villa yang ditempati oleh Yuni semasa hidupnya akan kakek jual. Villa itu masih milikku. Semua  kenangan Yuni akan ikut kakek lenyapkan." ancam Hartono.

Sorot Mata Edward tajam, namun dia terdiam tak melawan, sepatah kata penolakan tak terucap dari bibirnya lagi. Meski begitu, kemarahannya terlihat jelas di wajahnya, dia juga menunjukan kebencian besar pada Cherly.

Edward kian geram kala mengingat bagaimana Cherly dengan berani mencumbu bibirnya kemarin. "Aku ingin mengusirnya!!" benaknya kesal, tatapannya menusuk terarah pada Cherly.

Cherly bak berpura tak tahu bahwa Edward menatap nya penuh amarah. Dia berusaha terlihat santai bahkan dia tampak centil dengan mengedipkan mata kananya pada Edward, dia menggodanya.

Bibir kanan Edward terangkat, dia terlihat muak.

Cherly sudah menduga reaksi Edward. Dia mengepal kuat jemarinya, pikirannya tengah berisik, dia tengah berperang dengan batinnya. Dia merasa buruk. Edward masih begitu mencintai Yuni. Bagaimana dia bisa menggeser posisi Yuni yang begitu melekat di hati Edward?! Wanita yang sampai detik ini berhasil membuat Edward melajang.

Cherly merasa sangat bersalah masuk dalam kehidupan Edward secara paksa. Ini terjadi karena dia tak memiliki pilihan.

Pikiran Cherly melayang dengan perasaan bersalah. Namun, tiba-tiba saja Edward bangkit dari duduknya. Itu mengenutkan bagi Cherly terlebih Edward berdiri diepannya sekarang.

Cherly menelan ludah. Situasi tiba-tiba menjadi mencekam. Tatapan mematikan Edward membuat Cherly bergidik. Dia tadi nya ingin terlihat bisa saja dengan sikap kasar Edward pada nya, namun bersikap santai sekarang itu tak mungkin.

Edward meraih tangan Cherly dengan  mencengkeram tangannya kuat. Nyaris membuat Cherly mendesis kesakitan.

"Kau ingin ku nikahi, kakek juga berharap begitu. Akan ku kabulkan!!" Edward menarik lengan Cherly dengan kasar. Dia membawa paksa Cherly keluar dari kediaman nya.

"Ini sakit, lepaskan." pinta Cherly.

Edward mengabaikan perpintaan Cherly dan terus menarik tangannya dengan kasar.

Cherly menatap punggung Edward yang begitu lebar. Di kondisi ini harusnya dia marah, namun dia tak bisa menghindari pandangannya dari punggung Edward yang tampak menawan.

Sampai di luar kediaman nya, Edward melepaskan cengkeramannya. "Besok datang lah kembali kemari dan pernikahan yang kau nanti-nantikan itu akan terjadi." ucapnya ketus.

Cherly membelalak, dia terkejut sekaligus tak menyangka. Kemudian senyum kecil merekah di bibirnya, dia juga tampak lega karena Edward akhirnya bersedia menikah, dan pengobatan Ibunya akan tetap berlanjut. Dia sangat takut bahwa Edward tetap menolak menikah.

Edward tiba-tiba mendekat, lalu berbisik di telinga Cherly dengan penuh penekanan. "Ah!! Ingat kau jangan besar kepala dulu. Menikah dengan ku tidak akan membuat mu hidup bak tuan putri dalam dongeng!! Ku berikan waktu sampai besok untuk mengurungkan niat mu itu. Aku bukan pria yang bermurah hati!!"

Sudah sejauh ini, dia tak akan menyerah. Cherly balik berbisik. "Aku tau dan aku suka apapun itu tentang mu!!" jawabnya penuh menggoda. Dia mengatakan itu dengan spontan tanpa ada perasaan di hatinya.

Seketika tatapan Edward berubah tajam, dia kesal atas jawaban Cherly.

"Haa!! lucu sekali. Kau wanita kotor yang telah terlatih rupanya!!" Edward kian memandang Cherly sebagai wanita liar.

Edward kemudian berbalik dan meninggalkan Cherly dengan wajah penuh amarah. Dia bergegas masuk dan menemui kakeknya. Dia akan berbicara serius mengenai masalah ini. Tentu saja sebagai orang dewasa. Dan baginya Cherly tak sepantasnya mendengarkan pembicaraan penting mereka, karena bagi Edward Cherly hanya orang luar yang berusaha menaikan derajatnya dengan cara kotor.

Saat Edward masuk dia mendapati kakeknya yang menyeringai penuh kepuasan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayo Bercerai!!
8.4
Batas kesabaran Adeline akhirnya habis setelah sekian lama direndahkan oleh Devon, suaminya yang kini ia anggap lebih tidak berharga dibanding sampah. Konflik memanas di ruang makan ketika Devon mendengar langsung hinaan tersebut. Dengan emosi meluap, sang tuan muda mencengkeram dagu Adeline, memberi ancaman keras agar istrinya tidak memicu masalah. Namun, Adeline kini tidak lagi gentar untuk menentang dominasi dingin dari pria itu.
Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Bekerja sebagai pelayan di rumah keluarga Austin, Marla tidak pernah menyangka bahwa Margaret berniat menjodohkannya dengan cucu tertuanya, Richard Branson Austin. Karakter Richard yang sangat kaku dan pendiam sangat berbeda dengan Ascar, adiknya yang pemberontak. Terperangkap di tengah perbedaan sifat ekstrem kedua pria tersebut, Marla kini dihadapkan pada pilihan sulit: mengikuti skenario perjodohan itu atau melarikan diri dari sana.
Sampul Novel Gairah Liar Setelah Menikah
9.6
Kebahagiaan seorang miliarder membubung setelah berhasil menikahi wanita muslimah impiannya. Namun, baru satu pekan berjalan, sang istri mulai merasa kewalahan menghadapi hasrat suaminya yang begitu membara. Pria itu kerap meminta bermesraan di berbagai tempat, mulai dari ruang tamu hingga area dapur saat istrinya memasak. Sempat menolak karena sibuk, ia akhirnya pasrah pada keinginan suaminya. Ketangguhan sang suami yang luar biasa pun membuatnya lemas tak berdaya.
Sampul Novel Hello Wife The Tyran CEO!
8.5
Ellina meregang nyawa secara tragis akibat dikhianati keluarganya dan kekejaman sang suami. Saat terbangun, ia mendapati dirinya kembali ke masa lalu sebelum pertunangan terjadi. Bertekad mengubah nasib, Ellina memutuskan hubungan dengan keluarga angkatnya dan berusaha menjauhi pria kejam tersebut. Namun, sang CEO tirani justru menjadi sangat terobsesi padanya. Meski Ellina mencoba kabur, pria itu siap melakukan apa pun untuk mengurung dan mengikatnya selamanya.
Sampul Novel Malam Gairah: Cinta Adalah Game Pemberani
7.9
Pernikahan impian Camila hancur seketika saat sang calon suami tidak datang, menjadikannya bahan tertawaan para tamu. Dalam balutan amarah dan rasa kecewa, ia nekat melewati malam bersama seorang lelaki asing. Camila mengira kisah itu selesai begitu saja, tetapi pria misterius tersebut justru menolak pergi dari hidupnya. Kini, Camila dihadapkan pada pilihan sulit: mengabaikan godaan pria itu atau kembali membuka hatinya untuk asmara yang baru.
Sampul Novel MENIKAHI BILLIONAIRE
8.8
Zyan Liu harus segera menemukan istri pilihan keluarganya demi menyelamatkan posisinya sebagai pewaris utama bisnis Liu. Tak disangka, sosok yang dianggap memenuhi kriteria tersebut adalah Mu Tian Rui, seorang gadis desa yang sangat sederhana. Pernikahan kontrak pun terpaksa dijalani oleh dua orang yang hidup di dunia yang sangat berbeda ini. Di tengah jurang perbedaan status sosial yang begitu lebar, mampukah Zyan dan Rui mempertahankan bahtera rumah tangga mereka?