APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU

MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU

Demi bertahan hidup, Zio terpaksa mengambil keputusan nekat untuk menemani seorang wanita dalam satu malam. Alih-alih bertemu perempuan paruh baya seperti dugaannya, ia justru dihadapkan pada sosok muda yang luar biasa menawan. Kejutan tak berhenti di sana; wanita tersebut justru memintanya untuk menghamili sekaligus menikahinya. Di tengah himpitan kesulitan hidup yang menderanya, sanggupkah Zio memenuhi tuntutan ekstrem dari miliarder misterius itu?
Bab
Bagikan

Bab 2

“Iya.”

“Tapi ... bukankah harusnya kamu itu ....”

“Kenapa kamu terkejut sekali? Apa kamu sudah membayangkan yang tidak-tidak tentang aku?” tanya wanita itu.

Zio seperti terpaku. Karena yang ada di hadapannya saat ini bukanlah wanita tua dan jelek seperti dalam benaknya. Wanita di depannya justru sangat cantik dan masih muda.

Wanita cantik dengan dress hitam yang seksi itu berjalan semakin dekat ke arah Zio. Tatapannya begitu erotis dan menggoda.

“Perkenalkan, aku Evelyn!”

Zio masih tak mengedip menatapnya. Ia terdiam dengan lidah yang kelu.

“Hallo! apa kamu mendengar aku?” Evelyn melambaikan tangan di depan wajah Zio yang mulutnya terbuka.

“Eh, i-iya. Aku ... Zio. Zionathan.” Zio mengulurkan tangan, ia mendadak gugup.

Evelyn tersenyum dan berkata. “Ya, aku kan sudah tau nama kamu.”

“Jadi gimana, kamu bersedia melakukannya denganku?” Evelyn tanpa ragu mengalungkan tangannya di leher Zio.

Zio merinding sendiri merasakan sentuhan itu. Degup jantungnya berdetak lebih cepat. Wanita di hadapannya sungguh sangat cantik dan menggoda.

“Bagaimana dengan bayarannya?” Zio berusaha tetap pada kewarasannya. Terlebih pada tujuannya untuk mendapatkan uang malam ini.

Wanita bernama Evelyn itu tersenyum manis dan berkata, “Aku hampir lupa. Kalau kita belum membuat kesepakatan baru. Aku terlanjur terpana melihat kamu sedekat ini, Zio.”

Zio pun tersenyum tipis. Sudut bibirnya pun terlihat bergetar.

“Apa yang biasanya kamu lakukan pertama kali dengan pacarmu di kamar seperti ini?” Evelyn kembali bersuara. Melontarkan pertanyaan yang agak aneh menurut Zio.

“Aku tidak pernah melakukannya. Dan, aku tidak punya pacar.” Zio berujar serius dan lugas.

Evelyn mengangkat kedua alis. Sedetik berikutnya ia tertawa lepas. “Sungguh? Kamu tidak pernah melakukannya?”

Zio hanya mengangguk kecil dan terus menatap lurus wanita cantik di depannya itu.

“Kamu polos sekali. Tapi wajahmu terkesan seperti pemain kelas kakap. Mau aku ajari cara bermainnya?” Evelyn kembali meledeknya. Namun, bukan tanpa alasan dia mengatakan hal itu. Karena memang wajah Zio terlihat sangat tampan dan menggoda, hanya saja Zio bukan lelaki liar seperti yang Evelyn bayangkan.

Sial. Aku dikatai player. Zio menggerutu sendiri dalam hati. “Iya. Para gadis memang sering mengatakan itu padaku. Tapi aku juga tidak terlalu bodoh soal itu!”

“Wow. Sudah aku duga, fans wanitamu pasti banyak. Aku senang sekali karena sudah mendapatkan kesempatan besar ini untuk bisa menikmati malam bersamamu, Zio.” Evelyn tersenyum sensual.

Zio pun tersenyum manis dan berkata, “Aku juga tidak menyangka, ternyata kamu lebih muda dan cantik dari yang aku bayangkan.”

“Jangan katakan kalau kamu membayangkan aku seperti tante-tante girang kesepian?” kekeh Evelyn, membuat Zio pun menunduk dan menyembunyikan tawanya.

“Dugaanmu benar. Karena … informasi yang aku dapatkan memang begitu.” Zio tertawa getir.

“Oh ya? Apa kamu sudah memasang peraturan dalam bermain nanti?” tanya Evelyn sembari berjalan menuju meja dan menuangkan sebuah wine.

“Peraturan? Aku malah baru tahu kalau harus membuat peraturan.” Zio mengernyitkan dahi.

Evelyn meneguk segelas wine dan tersenyum lebar menatap betapa lugunya lelaki yang ia pesan malam ini.

“Baiklah. Kalau kamu tidak punya peraturan, biar aku saja yang memberimu peraturan. Malam ini, aku tidak ingin menggunakan pengaman apa pun!” seru Evelyn dengan serius.

Zio mengangkat wajah dan menatap serius pada Evelyn. “Bagaimana jika kamu hamil?”

Evelyn tertawa kecil. “Pikiranmu cukup jauh juga ya, handsome!”

“Karena tugasku hanya malam ini saja. Aku tidak mau meninggalkan jejak apa pun!” balas Zio. Itu membuat Evelyn malah semakin tertarik padanya.

Evelyn kembali melangkah ke arah Zio yang masih mematung di dekat jendela kaca besar, yang memperlihatkan pemandangan gemerlap lampu kota dari lantai 5 hotel berbintang itu. Evelyn memberikan wine dalam gelas untuk dinikmati juga oleh Zio.

“Kamu sangat membutuhkan uang bukan?” tanya Evelyn yang bersandar santai di sofa dekat jendela.

Zio menatap minuman merah dalam gelasnya. Ekspresinya datar dan teringat dengan masalah hidupnya.

“Ya. Jadi, bagaimana dengan bayarannya? Kita belum membahas hal itu.”

“Berapa yang sedang kamu butuhkan?” tanya Evelyn dengan santai.

Zio terdiam. Apa harus dia mengatakan jumlah yang sedang ia butuhkan? tentu saja sangat banyak. Hatinya mendadak resah, cemas kalau saja permintaannya tak dapat dikabulkan. Apalagi ini adalah pengalaman pertamanya.

“Lima belas ribu dollar.” Zio menatap jauh dan kosong. Ia benar-benar sudah pasrah dan lelah. Pantas saja para penagih hutang itu gencar sekali mengejarnya, karena hutang yang harus dibayarkan cukup besar. Hutangnya setara dengan hampir tiga ratus juta rupiah.

Sebenarnya jumlah segitu adalah akumulasi dari seluruh kebutuhan yang mendesak hidupnya. Hutang sang ayah, hutang pada atasan, juga biaya pengobatan ibunya di rumah sakit. Sekaligus biaya untuknya melanjutkan kuliah yang tinggal setahap lagi.

“Woah. Itu hampir 10 kali lipat dari imbalanmu malam ini. Harga yang sangat mahal untuk aku bayar. Tapi, apakah lelaki seperti kamu layak untuk mendapatkan sebanyak itu?” tantang Evelyn.

“Aku bisa melakukan apa saja yang kamu inginkan.” Zio berujar santai tapi serius. Baginya sudah menyetujui hal ini saja berarti ia sudah berani mengambil resiko yang lebih jauh. Soal harga diri itu di nomor sekian. Yang penting harga yang akan ia terima bisa segera menyelesaikan problematika hidupnya.

Evelyn tersenyum tipis dan menatap lamat pria tampan itu. Ekspresinya mendadak iba. Lalu ia berjalan dan semakin dekat dengan Zio. “Aku bisa membayarmu lebih dari yang kamu butuhkan. Asalkan satu syarat ini dapat kamu penuhi dengan baik. Yaitu, hamili aku!”

Zio menoleh cepat dan sangat terkejut mendengarnya. Dia malah merasa salah mendengar. Suatu hal yang aneh menurutnya. Atau, wanita ini gila?

Next ...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dive In You
9.2
Maryam dan Alaska menghadapi ujian berat saat cinta tulus mereka terbentur perbedaan keyakinan. Jurang iman yang membentang luas ini menjadi rintangan menyakitkan di antara keduanya. Situasi kian rumit ketika mereka terpaksa menerima rencana perjodohan dari keluarga masing-masing. Walau mencoba pasrah pada garis takdir dan simbol agama masing-masing, perasaan mereka tidak begitu saja padam. Akankah ada celah bagi cinta mereka untuk bersatu kembali di tengah tuntutan bakti dan konflik batin?
Sampul Novel Love Over Everything
9.2
Demi menjauh dari rahasia kelam sang suami, Zanara memilih kabur hingga bertemu Jayme yang mencintainya dengan tulus. Di tengah trauma masa lalu yang membuatnya enggan membuka hati, ia terjerat asmara pelik saat bayang-bayang masa lalunya kembali datang mengancam. Kini, nyawa Marion, putri tunggalnya, berada dalam bahaya besar. Zanara pun terjebak dilema rumit: tetap menutup diri namun kehilangan putrinya, atau bersedia menikah demi bisa melindungi sang buah hati.
Sampul Novel My Bule Husband
8.1
Demi membalas budi, Naina yang sederhana terpaksa menikahi seorang miliarder asal Jerman. Ekspetasi pernikahan yang tenang sirna saat ia mendapati kenyataan pahit tanpa cinta. Suami bulenya yang dingin menganggap Naina tak lebih dari pengasuh bagi anaknya yang berumur tujuh tahun. Tak hanya itu, Steven, sang putra sambung, juga bersikap acuh dan menolak kehadirannya. Kini, Naina harus berjuang bertahan menghadapi perlakuan kasar dari dua sosok kaku tersebut.
Sampul Novel PELACUR DI RANJANG SUAMIKU
9.7
Gava, pengusaha sukses nan rupawan, memiliki hidup yang tampak sempurna. Namun, sifat pemalunya membuat hubungan intim dengan Rasyid, suaminya, menjadi dingin. Rasyid pun tergoda oleh pesona Putri, pemilik hotel yang agresif. Dengan alasan menghindari dosa, Rasyid berniat poligami. Perselingkuhan ini akhirnya diungkap oleh Viko, pengacara yang memendam rasa pada Gava. Di hadapan Gava, Putri dengan tidak tahu malu memamerkan detail hubungan ranjangnya bersama Rasyid.
Sampul Novel Suami pura-pura
8.9
Demi membahagiakan Nenek Laila, Alan nekat mengaku sebagai suami Adinda. Kebohongan mendadak ini membuat Adinda panik dan cemas jika rahasia mereka terungkap. Ia pun menolak keras sandiwara tersebut hingga memicu pertengkaran sengit di antara keduanya. Namun, saat Adinda berusaha keras untuk menyangkal pernikahan pura-pura ini, Alan justru melontarkan pertanyaan tak terduga yang membuatnya bungkam: apakah Adinda bersedia menjadi istri aslinya?
Sampul Novel Surgaku Yang Hilang
8.2
Tujuh tahun membina rumah tangga yang indah, kebahagiaan seorang ibu satu anak runtuh seketika akibat pengkhianatan suaminya sendiri. Dalam kepedihan mendalam, wanita berhijab ini menangis pilu meratapi nasibnya yang kini dilingkupi kegelapan. Fisiknya tak lagi kuat menahan beban duka yang teramat berat setelah semua keindahan hidupnya dirampas paksa. Di tengah hancurnya dunia yang ia miliki, mampukah ia bangkit dan menemukan kembali senyumnya yang hilang?