APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Demi mendampingi Yuki, cinta masa kecilnya yang divonis sisa hidup satu bulan, seorang ilmuwan otak bernama Oscar tega mencekoki tunangannya dengan obat penghapus ingatan eksperimental. Selama sebulan masa amnesia itu, Oscar menikahi Yuki dan merajut kenangan indah bersamanya. Namun, saat waktu kesepakatan usai dan Yuki telah tiada, efek obat tersebut ternyata menjadi permanen. Sang tunangan melupakan Oscar untuk selamanya, meninggalkan sang ilmuwan dalam penyesalan yang mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 1

Tunanganku adalah ilmuwan otak terkemuka di dalam negeri. Kekasih masa kecilnya, Yuki, didiagnosis kanker dan hanya bisa hidup selama sebulan.

Demi menemaninya melewati hari-hari terakhirnya, Oscar memaksaku meminum obat penghapus ingatan yang baru dikembangkan agar aku melupakannya selama sebulan.

Dalam sebulan itu, dia menikahi Yuki, berbulan madu, dan berjanji untuk bertemu kembali di kehidupan berikutnya di tengah lautan bunga.

Sebulan kemudian, Oscar menangis darah, berlutut di tengah hujan. Dengan suara serak, dia bertanya kepadaku.

"Obat itu seharusnya hanya bekerja selama sebulan. Kenapa kamu melupakanku seumur hidup?"

Cinta pertama Oscar, Yuki, telah kembali ke tanah air.

Dengan santai, Oscar menuangkan segelas air gula merah dan menyerahkannya kepadaku. "Yuki mengidap kanker stadium akhir, hidupnya hanya tersisa sebulan. Dia ingin aku menemaninya di akhir hayatnya."

Ekspresinya tenang, sama sekali tak terlihat ada emosi.

Aku bertanya dengan bingung, "Di saat seperti ini bukankah seharusnya dia mencari keluarganya? Kenapa malah mencarimu?"

Yuki adalah kekasih masa kecil Oscar. Oscar pernah berkata, meskipun mereka putus, mereka tetap seperti keluarga. Dulu aku sering cemburu pada Yuki. Namun, sebentar lagi aku dan Oscar akan menikah.

Oscar menunduk, menghindari tatapanku. "Paman dan Bibi baru saja meninggal dalam kecelakaan mobil, sekarang dia sendirian."

"Kamu merasa kasihan padanya," kataku yang menangkap emosinya dengan peka.

"Ya, hanya merasa iba." Oscar mengangkat bahunya, lalu mengusap ujung hidungku dengan manja, mengalihkan topik pembicaraan. "Gugup nggak? Sebentar lagi kamu jadi pengantinku."

"Cih." Aku memutar bola mata. "Masih lama."

"Sebentar lagi." Dia tersenyum lembut, lalu menatapku dengan serius. "Kamu satu-satunya istriku. Aku mencintaimu, selamanya."

Oscar adalah orang yang tenang dan pendiam, jarang sekali mengucapkan kata-kata cinta. Bahkan saat menyatakan cintanya dulu, dia hanya menyusun diagram EEG-nya menjadi bentuk hati untuk mengungkapkan perasaannya.

Dia tidak pernah mengungkapkan cinta dengan kata-kata. Namun sekarang, dia tiba-tiba berjanji akan mencintaiku selamanya.

Aku bersandar di pelukannya, mengajaknya memilih foto penyambutan bersama. Dia hanya mempererat pelukannya sambil berkata, "Kamu saja yang pilih. Pernikahan kita sudah dekat, aku harus ke lab untuk serah terima pekerjaan."

Oscar pun pergi berganti pakaian. Dia selalu memperhatikan penampilannya dan aku selalu terpesona olehnya. Namun, tadi saat dia keluar rumah, kemejanya hanya diselipkan ke celana secara asal dan kaus kakinya sepertinya berbeda warna.

Aku menggigit bibirku, tak berkata apa-apa. Kemudian, aku turun dan memesan mobil, mengikuti dari kejauhan.

Aku melihat Oscar mengemudi melewati laboratorium tanpa berhenti. Dia langsung menuju rumah sakit.

Aku tidak mengikutinya lebih jauh. Dia mungkin pergi menjenguk kekasih masa kecilnya itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Putri Liar Sang CEO
9.3
Dikhianati sang ayah yang menjualnya pada CEO dingin, Fahreza Murni, wanita ini mengira telah menemukan cinta sejati. Namun, Fahreza justru memberikan pusaka ibunya kepada Elok, perempuan manipulatif yang menghina warisan itu. Setelah dipaksa masuk rehabilitasi, kasih sayang kini berubah jadi benci. Saat Fahreza datang memohon ampunan, ia menerima pria itu kembali demi satu tujuan: menghancurkan Murni Group dari dalam sebagai pembalasan dendamnya.
Sampul Novel DINIKAHI KONGLOMERAT
9.3
Lamaran Ashraf, sang pewaris takhta kekayaan, membawa badai dalam hidup Sinta. Ia dituduh memakai guna-guna melalui teror gelap, sementara sepupunya terus menghina latar belakang sosialnya yang miskin. Di tengah tangis sang ibu yang meratapi nasib mereka, Sinta memilih tetap teguh berdiri. Berbekal keyakinan bahwa kehormatan sejati bersumber dari Tuhan, bukan materi, ia melangkah maju demi meraih restu tulus ibunya.
Sampul Novel Hati yang Sedang Berperang
8.9
Bahar Asian menjalani hidup penuh tekanan di Midyat akibat kebencian kakeknya, Nasuh, yang memandang rendah statusnya sebagai anak luar nikah. Di tengah penderitaan itu, ia bertemu Emir Demir, pria yang bertekad membalas dendam atas kematian orang tuanya kepada keluarga Asian. Hubungan mereka rumit karena terjebak intrik perjodohan dan manipulasi, namun cinta perlahan tumbuh. Kini, mereka dihadapkan pada pilihan sulit antara loyalitas keluarga atau perasaan cinta.
Sampul Novel Love & Destiny
8.1
Mikaela Cassandra Djuanda ditinggalkan suaminya pada hari pernikahan demi perempuan lain. Tiga tahun kemudian, ia kembali dipertemukan dengan Marcel Arya Buana yang telah memiliki kehidupan baru. Marcel sangat terkejut saat mengetahui bahwa pernikahan mereka belum berakhir dan dirinya telah menjadi seorang ayah. Kini, Marcel menghadapi dilema berat untuk memilih antara cinta barunya atau memikul tanggung jawab terhadap anak kandungnya.
Sampul Novel Married by Accident
8.7
Kehidupan Clara runtuh akibat pelecehan oleh sang dosen, yang justru memfitnah Dev, seorang mahasiswa hukum. Terdesak keadaan, Clara terpaksa menikahi Dev walau ia sudah punya kekasih. Di tengah rumitnya situasi, janji Dev untuk memperjuangkan keadilan lewat jalur hukum perlahan menumbuhkan rasa cinta di hati Clara. Namun, bahtera rumah tangga mereka seketika goyah saat rahasia masa lalu Dev terkuak. Sanggupkah Clara bertahan menghadapi misteri suaminya?
Sampul Novel Menghadapi Kematian di Depan Mata
8.3
Saat kurir pria mabuk mendatangi rumahnya, sang protagonis memilih melapor polisi dibanding menghubungi kedua kakaknya. Di kehidupan lalu, panggilan darurat itu membuat kakak-kakaknya mengabaikan pertunjukan adik angkat mereka, Hilda, yang berujung insiden tragis. Akibatnya, sang protagonis disiksa sebagai pelampiasan amarah. Kini, setelah terlahir kembali di hari yang sama, ia membiarkan kakak-kakaknya fokus mendukung Hilda. Namun, keputusan itu justru mendatangkan penyesalan mendalam bagi mereka.