APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjaga Jodoh Orang

Menjaga Jodoh Orang

Lima tahun menjalin hubungan tidak menjamin kesetiaan Terry pada Candice. Setelah menunda pernikahan mereka, Terry justru melamar Vivian dengan alasan memenuhi permintaan terakhir wanita yang sedang sakit itu. Terry sangat yakin Candice yang begitu mencintainya tidak akan pernah pergi. Namun, keyakinan itu runtuh di hari pernikahan Terry dan Vivian. Saat mencoba menyembunyikan pernikahannya, Terry justru mendapati kenyataan pahit bahwa Candice juga melangsungkan pernikahannya sendiri hari itu.
Bab
Bagikan

Bab 8

Setelah kembali ke kamarnya, Candice berbaring di atas ranjang sambil menatap langit-langit. Air matanya tiba-tiba mengalir deras dari matanya.

Lima tahun berlalu, dia tidak pernah membayangkan suatu hari akan berpisah dengan Terry, apalagi menikah dengan pria lain. Dalam hitungan hari, semuanya berubah drastis.

Ponselnya yang ada di samping berbunyi beberapa kali. Dia mengambilnya dan menerima beberapa pesan.

[ Candice, tebak aku di mana? ]

Pesan itu dari Vivian, disertai dengan beberapa foto.

Itu adalah rumahnya dan Terry! Ada juga foto Vivian dan Terry yang sedang bermesraan di atas ranjang, tepat di ranjang pernikahan mereka.

[ Setelah kamu pergi, Terry langsung membawaku masuk ke rumah kalian dengan penuh semangat dan memerintahkan semua pelayan untuk jangan kasih tahu kamu! ]

[ Ranjang pernikahan kalian benar-benar nyaman. Aku dengar sprei dan selimut ini kamu yang pilih sendiri, ya? Motif burung pasangannya benar-benar mirip seperti aku dan Terry!]

Kata-kata provokatif dan foto-foto dari Vivian tidak lagi membuat Candice tersulut emosi. Dia hanya melihatnya dengan tenang, lalu mematikan ponselnya.

Tidak apa-apa. Bagaimanapun, dia tidak akan pernah kembali ke sana lagi. Beberapa hari berikutnya, orang tuanya sibuk mengatur persiapan pernikahan untuknya. Candice juga sangat sibuk. Dia diajak ke sana kemari untuk mencoba gaun setiap hari dan membeli berbagai barang.

Semua hal tentang Terry hampir selalu dia dengar dari Vivian. Vivian terus mengirimkan foto dan pesan, melaporkan semua yang terjadi antara dia dan Terry.

Candice hanya menganggapnya sebagai bahan hiburan, lalu menyimpan foto-foto itu satu per satu dan mengambil tangkapan layar dari setiap pesan.

Sementara itu, Terry juga terus berusaha menghubunginya. Dia sering meneleponnya, tetapi Candice tidak pernah menjawab.

Terry juga mengirimkan banyak hadiah lewat jasa pengiriman. Namun, Candice bahkan tidak melihatnya dan langsung membuang semuanya.

Akhirnya, menjelang hari pernikahan, Terry mulai merasa ada yang aneh. Di pesta malam bujangnya, dia mengeluh kepada teman-temannya.

"Belakangan ini Candice nggak mau menghiraukanku dan nggak jawab teleponku. Jangan-jangan dia tahu sesuatu?"

"Mana mungkin? Kami menyembunyikan semuanya dengan sangat baik. Dia nggak mungkin tahu. Tenang saja, besok menikahlah sama Vivian."

"Iya, temani Vivian baik-baik. Lagi pula, waktunya dia tinggal sudah nggak lama, 'kan? Setelah satu bulan ini terlewati, Candice pasti akan kembali padamu dengan patuh."

Terry masih merasa sedikit khawatir, tetapi hari pernikahannya dengan Vivian sudah tiba, dan dia tidak bisa memikirkan hal lain.

Pagi berikutnya, Candice duduk di depan cermin di kamarnya, sementara ibunya menyisir rambutnya dengan mata sembap.

"Anakku, hari ini kamu akan menikah."

"Bu, menikah itu hal yang baik, kenapa harus menangis?"

"Bagaimana ibu nggak menangis? Ibu nggak rela melepaskanmu."

Sambil terisak, ibunya berkata, "Tapi untungnya, Keluarga Jaufar adalah keluarga yang kita kenal baik. Gian itu anak baik. Ibu sudah beberapa kali ketemu sama dia."

"Dia baru saja kembali dari ibu kota. Kabarnya, dia adalah seorang perwira militer, tampan pula, dan latar belakangnya nggak kalah dari Terry."

Sambil berbicara, ibunya bersiap mengambil ponsel untuk menunjukkan foto Gian. Namun, Candice menghentikannya. "Sudahlah, Bu. Sebentar lagi aku juga akan bertemu orangnya langsung, kenapa harus lihat fotonya?"

Candice melirik jam di dinding. Pukul tujuh pagi. Sudah waktunya dia berangkat ke hotel. Terry seharusnya juga sudah dalam perjalanan sekarang.

Saat itu pula, Candice merasa inilah waktu yang tepat untuk memberi tahu semua orang bahwa dia akan menikah. Dia mengambil ponselnya dan memposting di media sosial.

[ Hari ini aku menikah, doakan aku ya. ]

Tak butuh waktu lama, komentar mulai berdatangan.

[ Selamat selamat! Akhirnya cinta lima tahun kalian berbuah manis. ]

[ Akhirnya menikah sama Terry, aku iri banget sama kalian! ]

[ Semoga bahagia selalu sama Terry ya, selamanya! ]

Candice membaca komentar-komentar itu dengan senyum getir di bibirnya.

Lihatlah, semua orang mengira dia akan menikah dengan Terry, padahal Terry akan menikahi kekasih lamanya, Vivian. Sementara itu, dia sendiri akan menikah dengan pria yang hampir tidak dia kenal.

Di sisi lain, sejak pagi, Terry merasa gelisah tanpa alasan yang jelas. Seperti ada firasat buruk yang mengganggunya. Teman-temannya mencoba menenangkannya, mengatakan semuanya baik-baik saja dan Terry hanya terlalu banyak berpikir.

Akhirnya, Terry melanjutkan perjalanan dengan mobil pengantin untuk menjemput Vivian dan menuju hotel yang semula dipesan untuk pernikahan dengan Candice.

Begitu tiba di hotel, beberapa teman lama yang sudah lama tidak dia temui menghampirinya sambil tertawa.

"Selamat, selamat, Terry. Akhirnya menikah juga!"

"Iya, mana Candice? Kok belum kelihatan?"

"Candice?" Terry dengan canggung menjawab, "Hari ini, yang aku nikahi bukan dia."

"Ah, jangan bercanda!" Teman itu tampak bingung.

"Nggak mungkin. Tadi pagi, Candice memposting di media sosial kalau dia akan menikah hari ini. Kalau bukan sama kamu, lalu sama siapa?"

Teman lain menimpali, "Nggak masuk akal. Bukankah tanggal hotel ini sesuai sama tanggal pernikahanmu? Jadi, bagaimana bisa dia menikah sama orang lain?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Mengungkap Istriku yang Dijauhi: Dia Menyembunyikan Seribu Identitas
9.4
Kehilangan orang tua akibat pembunuhan, Kathryn kembali untuk menuntut hak warisnya. Dia kerap dicaci sebagai anak haram yang tak layak bersanding dengan Evan. Namun, sang suami justru sangat mencintai wanita misterius ini. Di balik keanggunannya, Kathryn menyimpan rahasia sebagai peretas andal, dukun legendaris, dan peracik parfum istana. Saat Evan memanjakannya di hadapan publik, satu per satu topeng Kathryn terbuka, memaksa para pembencinya tunduk.
Sampul Novel MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMIKU
7.9
Kehidupan pernikahan Amira hancur seketika saat perselingkuhan suaminya, Bagas, terungkap. Selama ini, wanita berusia 26 tahun tersebut selalu patuh dan setia mendampingi sang suami tanpa pernah mengeluh. Meski dikhianati dan terluka sangat dalam, Amira menolak untuk menjadi korban yang lemah. Ia mulai merancang strategi matang untuk membalas rasa sakit hatinya. Mampukah Amira melewati rintangan berat ini? Ikuti kisah perjuangannya menuntut keadilan atas pengkhianatan Bagas.
Sampul Novel Mencintai Dalam Luka
7.9
Selama lima tahun, Vanessa menyerahkan seluruh hidup dan cintanya demi mendampingi Clayton. Namun, kesetiaan itu diuji secara kejam saat sang miliarder dengan sengaja melempar tas Vanessa ke bendungan demi sebuah taruhan status. Tanpa ragu, Vanessa melompat ke dalam air dingin, memicu kepanikan langka di mata Clayton. Ia berhasil kembali ke darat dengan paha yang bersimbah darah dan gelang pemberian Clayton yang telah hancur di tangannya, menyisakan luka fisik dan batin yang mendalam.
Sampul Novel Mencintai dia
8.6
Mencari pasangan hidup sejati bukan sekadar tentang rupa yang menawan. Kisah romansa modern ini memberikan sudut pandang mendalam bahwa keindahan fisik tidak menjamin kebahagiaan sebuah keluarga di masa depan. Seorang pria dituntut menyadari bahwa anak-anaknya kelak membutuhkan figur ibu yang bijaksana, bukan sekadar cantik. Fokus utama dalam hubungan ini adalah menemukan sosok wanita yang mampu mendidik generasi penerus dengan limpahan kasih sayang tulus serta nilai moral yang kuat.
Sampul Novel Salah Melamar
9.7
Bagaimana jadinya jika suami Anda ternyata mencintai adik kandung Anda sendiri? Akibat kelalaian fatal orang tua saat proses lamaran, seorang wanita terjebak dalam pernikahan tanpa cinta. Ia harus menelan pil pahit kehidupan rumah tangga yang dipenuhi ketidakpastian, sembari menghadapi kenyataan bahwa hati suaminya milik wanita lain. Di tengah luka batin dan kekecewaan yang mendalam, ia terpaksa bertahan menjalani takdir pernikahan yang salah sasaran ini.
Sampul Novel Satu Talak Seribu Luka
8.4
Setahun menjalani pernikahan hampa, Aurelia Shanum langsung diceraikan Damian Revan Alveric begitu ayah mertuanya tiada. Dua tahun berlalu, kini Aurelia telah bangkit menjadi perempuan mandiri yang sukses memimpin bisnis EO pernikahannya sendiri. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali lewat cara yang tak terduga. Damian mendadak datang sebagai klien baru yang meminta Aurelia merancang hari bahagianya. Kini, ia dituntut profesional di hadapan mantan suami yang dahulu telah mematahkan hatinya.