APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN

MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN

Lavendra hancur setelah tahu pernikahannya dengan Daza, CEO yang sangat angkuh, cuma kedok demi harta warisan kakeknya. Kepedihan itu kian perih karena sang suami masih mencintai Lora, kekasihnya. Sempat berniat berjuang demi mewujudkan rumah tangga yang bahagia, usaha Lavendra sia-sia. Kehadiran Lora yang terus mengusik ditambah sikap dingin Daza membuat batinnya lelah. Kini, ia terjebak dalam keputusasaan dan meratapi kenaifannya yang mendambakan cinta sejati.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mendengar ucapan dari Daza, sontak membuat Lora terbakar api cemburu. Ia benar-benar tidak terima bahwa baru saja Daza memuji masakan milik Lavendra dengan suara yang tidak tinggi seperti sebelum-sebelumnya. Lora dengan cepat mencoba menepiskan piring berisi makanan yang ada di depan Daza.

GRABBB. Tangan Lora langsung ditahan oleh Daza, sebelum sempat memegang piringnya tersebut. Lavendra tidak tahu harus memberikan respon seperti apa lagi. Jadi dia hanya diam dan menonton, sembari sedikit demi sedikit memakan makanan yang telah ia buat.

Lora melihat ke arah dari Daza dengan wajah yang pastinya kaget sekali, “Apa yan-“

“Berani kamu mengusik makananku, kamu yang aku lempar keluar!” gertak Daza.

Lora langsung ciut di kala tersebut. Dia langsung duduk kalem dan tidak berani berbicara apa-apa. Dia benar-benar kalah dan tentunya sudah tidak bisa menang lagi. Lavendra yang tidak tahan melihat kejadian barusan, tanpa sengaja hampir menertawakannya.

“Pffftt,” tawanya nyaris keluar.

Sadar akan dirinya yang hendak tertawa, Lora langsung melihat ke arahnya dengan wajah yang cukup sinis dan juga pandangan yang tentu saja tidak senang. Tangannya yang tengah memegang garpu tersebut dikepalkan dengan sangat kuat sekali.

Karena makin kesal, Lora memilih meninggalkan meja makan. Bukan, bukan ke salah satu ruangan lagi perginya wanita tersebut, melainkan keluar dari dalam rumah sana. Dia pasti sangat tidak terima akan ucapan Daza yang bisa terbilang cukup kasar.

Sangat disayangkan. Tapi Lavendra berusaha abai. Dirinya melihat ke arah sang suami, dia sedang makan dengan tenang. Sepertinya tidak ada yang salah dengan masakannya. Lalu kenapa orang itu malah mengatakan makanan Lavendra seperti sampah?

“Lain kali, buatkan aku sarapan,” celetuk dari Daza.

“Ha? Apa?” bingung Lavendra.

Daza yang sudah selesai makan, melihat ke arah dari Lavendra. Amarahnya yang dari kemarin mendadak saja terlihat redup. Dan sekarag dia bisa berbicara dengan halus kepada dirinya ini.

“Buatkan aku sarapan atau makan malam untuk lain waktu. Ternyata masakanmu tidak buruk juga,” sahut Daza.

Ishh, katakan saja kalau makanan Lavendra itu rasanya enak, apa susahnya? Apa dia terlalu gengsi untuk mengatakan hal tersebut kepada dirinya ini, ha?

Tidak dijawab dengan suara oleh Lavendra, namun ia menganggukkan kepala. Daza segera pergi meninggalkannya. Sementara Lavendra segera membereskan meja makan dan sisa perabot yang telah dirinya gunakan. Baru dirinya mandi, dan kembali mengurung diri di kamarnya yang kecil.

Saat itu, Lavendra mencoba memikirkan kembali kata-kata dari para mertuanya yang sempat berkunjung. Sepertinya, tidak ada salahnya mencoba membuat Daza jatuh hati kepadanya, kan? Dilihat dari gaya bicaranya tadi, sebenarnya Daza orangnya cukup baik, bahkan dia bisa menghargai. Apa jangan-jangan, Daza seperti itu karena wanita itu, ya?

Sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya. Segera Lavendra melihatnya. Nomor tidak dikenal. Namun, isi pesannya sudah langsung menjelaskan siapa pengirim dari pesan tersebut.

(Besok langsung saja datang ke perusahaan StarryB. Tunjukkan foto ini pada orang yang di depan nantinya.) Bunyi pesan tersebut, dibarengi dengan adanya sebuah foto dari kartu nama beserta tanda tangan dan juga pesannya.

Huhh, sepertinya dirinya benar-benar harus bekerja esok. Tapi, mau bagaimana pun, Lavendra sudah memutuskan. Ia akan mencoba membuat Daza jatuh hati kepadanya! Dia sudah terlanjur menikah dengan Daza, jadi, setidaknya Lavendra ingin membuat Daza menjadi orang yang lebih baik.

***

Huhhh, Lavendra sudah berdiri di depan perusahaan tersebut. Dia membawa sebuah kotak kecil, beserta dengan perlengkapan kantor yang dirinya miliki. Untung saja dirinya dulu pernah bekerja begini, kalau tidak, mungkin dirinya akan percuma masuk ke sana.

Dia menunjukkan foto tersebut, dan langsung di arahkan ke ruang kerjanya tersebut. Ia diberitahukan dimana tempat duduknya, dan juga sudah diberitahukan apa saja nantinya pekerjaan yang pantas dia lakukan di sana.

“Halo…, kamu karyawan baru, ya?” sapa orang yang ada di sampingnya.

Diberikannya senyum yang tulus dan juga dirinya memberikan tatapan yang ramah kepada orang tersebut. “Halo juga. Iya, namaku Lavendra,” jawab dirinya.

“Aku Rosa. Kalau butuh apa-apa, nanti beritahu aku, ya?” ucapnya.

Lavendra menganggukkan kepala. Dan benar saja, dirinya belum apa-apa sudah mendapatkan pekerjaan yang bukan terbilang normal lagi untuk karyawan baru. Tapi, untungnya dirinya bisa mengerjakan.

Pintu lift terbuka, Lavendra yang tidak menoleh ke sana, tidak tahu siapa yang barusan datang. Nyatanya, ternyata yang datang adalah Daza. Dirinya yang tidak sadar, tak tahu kalau ternyata Daza kaget melihat dirinya tengah duduk di dalam kumpulan karyawan yang bekerja.

Namun, anehnya dirinya tidak dipanggil sama sekali. Lavendra baru tahu ketika Rosa memanggilnya.

“Hei, gila, belum apa-apa, sepertinya bos sudah menandaimu,” ucap dari Rosa.

Lavendra menoleh melihat ke arah dari Rosa, “Oh, begitu ya? Bagus lah, mungkin kinerjaku di hari pertama bagus, kan?” jawabnya sambil cengengesan.

Tapi, entah kenapa setelah itu malah Lavendra dipanggil oleh manajer. Katanya dipanggil bos? Wah, ada masalah apa sampai dirinya dipanggil. Tapi, berhubung jam makan siang sudah datang, Lavendra sekalian menggandeng tas makannya tersebut sambil berjalan menuju ke ruangan bos.

Tidak ada rasa takut sama sekali, karena Lavendra tidak merasa melakukan kesalahan, dan juga tidak ada hal berat yang dirinya lakukan. Jadi, untuk apa merasa takut, kan? Lavendra justru merasa sangat dan amat berani untuk saat ini. dia masuk ke ruangan dari bosnya.

Baru saja masuk, Lavendra melihat Daza duduk di sana. Ternyata bos yang tadi berkunjung adalah Daza. Tidak mengapa, lagipula dirinya tidak mengacau, jadi tidak ada masalah seharusnya, kan? Lavendra mendekat sambil membawa kotak bekal yang sudah dirinya buat.

“Hai, aku bawa bekal, mau minta?” Lavendra secara tidak langsung menawarkan makanan dengan tidak sopan.

Daza meliriknya dengan tatapan yang sangat tajam sekali. Dia melihat Lavendra seolah dirinya ini adalah ulat yang tidak layak ada di sana pastinya. Dirinya ini tidak bergeming sama sekali. Memang apa salah dirinya kan?

“Ka-“

“Ssshhhtt. Sudah jam makan siang, sebaiknya kita makan. Mau?” ajak dari Lavendra yang menyela. Ia segera menuju ke kursi sofa yang ada di ruangan Daza. Dikeluarkannya semua makanan yang ia bawa ke atas meja, “har ini aku membuat ayam pop saos bbq,” ujar dari Lavendra.

Tampak penasaran, Daza datang mendekat meski wajahnya masih masam dan sangat tidak senang sama sekali. Namun, ketika dia melihat makanan yang dibawa oleh Lavendra, wajahnya berbeda daripada sebelumnya. Karena merasa penasaran, akhirnya Daza ikut duduk.

Meski tahu bahwa suaminya ini masih tidak senang dengan keberadaannya, Lavendra langsung menyiapkan piring kecil yang ia bawa. Diberikannya setiap potong ayam pop kepada Daza. Awalnya memang tatapan sang suami seperti ogah-ogahan memakan makanan Lavendra. Namun, karena baunya yang cukup kuat dan pastinya sangat enak, Daza mulai mencoba.

Di suapan pertama saja sudah kelihatan jelas, kalau dia langsung terbelalak merasakan bagaimana makanan yang dimasak oleh Lavendra. Bahkan, tanpa pikir panjang sekali pun, Daza mengambil nasi yang sudah dirinya bawa. Lavendra merasa senang, dia pun ikut makan.

Tetapi, di tengah ke tentraman dimana mereka sedang makan tersebut, mendadak saja hawa di sekitar mereka terasa tidak nyaman. Dan, beberapa saat kemudian, pintu terbuka, dan datangnya seseorang dengan wajah sumringah.

“Sayang…., aku belikan ayam untukmu…,” seru dari wanita bernama Lora, dengan wajah bahagia.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baru Dicintai Suami Setelah Meninggal
8.8
Dalam novel Baru Dicintai Suami Setelah Meninggal, Sheny tewas bersama janinnya setelah dipaksa sang suami mendonorkan sumsum tulang demi kekasih lamanya. Tujuh hari setelah kematiannya, sang suami justru membawa wanita itu ke ranjang pernikahan mereka. Namun, kepuasan itu segera berubah menjadi penyesalan histeris. Pria itu kini menangisi barang peninggalan Sheny dan memohonnya pulang, seolah lupa bahwa dialah yang telah merenggut nyawa istri dan calon anaknya.
Sampul Novel Bidadari Untuk Tuan Mafia
9.3
Silvana Aramazd, gadis lembut bercadar yang terbiasa hidup tenang, harus menikahi Don Vincent Corleane. Pernikahan ini bukan sekadar perjodohan bagi sang pemimpin mafia yang kejam, melainkan jalan keluar dari dunia hitam yang kelam. Di sisi lain, persatuan mereka menjadi kunci untuk menguak misteri di balik kematian orang tua Silvana. Mampukah Silvana bertahan mendampingi Vincent di tengah benturan dua dunia mereka yang jauh berbeda?
Sampul Novel Hanya Istri Kedua
9.3
Demi menyelamatkan sang ayah dari ancaman kebangkrutan, Anyelir rela mengorbankan impian masa depannya. Ia bersedia menjadi istri kedua dari Serkan Alvaro, seorang pengusaha muda sukses yang dikenal sangat dingin. Namun, alasan sebenarnya di balik keputusan Serkan menikahi Anyelir dengan imbalan bantuan keuangan masih menjadi misteri. Anyelir pun harus menjalani kehidupan pernikahan yang penuh teka-teki. Sanggupkah ia menemukan kebahagiaan sejati dalam rumah tangga ini?
Sampul Novel Putri Yang Ditukar
8.8
Dibuang sejak kecil ke panti asuhan, Syaqilla harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya kembali. Alih-alih kasih sayang, kepulangan sang ibu justru membawa penderitaan baru. Dua tahun kemudian, ia bahkan tega menjual Syaqilla kepada rentenir demi melunasi tumpukan utangnya. Mengapa sang ibu begitu membencinya hingga merusak masa depannya? Kini, Syaqilla terjebak dalam dilema batin antara bakti anak dan kepedihan yang mendalam.
Sampul Novel The Devil's Gift
9.8
Saat menyelesaikan konflik di Philadelphia, bos mafia Italia yang kejam, Cerano Acheron, bertemu Raveena Hesper. Lama terperangkap di rumah bordil, Raveena memberanikan diri bersujud di depan sang 'iblis' demi bebas. Ia menyerahkan jiwa dan raganya sebagai imbalan agar Cerano meratakan tempat terkutuk itu. Terkesan oleh nyali Raveena yang siap mati, Cerano menyetujui kesepakatan tersebut. Kini, Raveena selamanya terikat dalam pelukan sang Underboss yang sangat berbahaya.
Sampul Novel Warisan Sang Monster
9.6
Bosan dengan kekayaannya, triliuner Alexander Volkov memilih menyamar sebagai tunawisma. Di jalanan, ia bertemu Elara, seorang ibu tunggal miskin yang dibuang keluarganya demi mengobati sang putri yang sakit keras. Kebaikan Elara yang tulus berbagi makanan menyentuh hati Alexander. Saat Elara terancam kehilangan hak asuh anaknya, Alexander membongkar identitas aslinya. Ia siap menolong, asalkan Elara bersedia menjadi kekasihnya dan menyerahkan satu malam bersamanya.