APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikah dengan CEO Dingin

Menikah dengan CEO Dingin

Demi melunasi utang sang ayah, Jasmine Mariana terpaksa menikahi Kevin Prakarsa, seorang CEO dingin yang tidak memiliki kehangatan. Alih-alih menjadi solusi, pernikahan ini justru menyeret Jasmine ke dalam badai masalah baru. Ia tidak hanya harus menghadapi dinginnya sikap sang suami, tetapi juga gangguan dari mantan istri Kevin serta berbagai konflik tak terduga. Perjuangan berat Jasmine baru saja dimulai. Sanggupkah ia bertahan dalam ikatan pernikahan tanpa cinta ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Baiklah kalau begitu. Saya terima tawaran itu," ucapnya sembari mengambil cek di depannya.

Kevin mengangguk pelan. "Sore ini juga, kita ke rumah orang tua kamu. Tunggu saya di loby. Kita berangkat sama-sama."

Jasmine menganggukkan kepalanya. "Baik, Pak."

Kevin menatap dengan lekat wajah ayu perempuan itu kemudian menghela napasnya dengan pelan.

"Jika keberatan, tidak perlu diterima. Silakan keluar dari ruangan saya, dan jangan kembali ke sini lagi!"

Jasmine segera menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Nggak kok, Pak. Saya tidak keberatan. Malahan saya ingin mengucapkan terima kasih sama Bapak.

"Laki-laki tampan dan kaya seperti Bapak, siapa yang mau menolaknya. Hanya orang gila yang menolaknya," ucapnya kemudian meringis pelan sambil menggaruk rambut yang tak gatal itu.

Ucapan Jasmine nyatanya berbanding terbalik dengan perasaannya kini. Tapi, ia sudah menyetujui permintaan Kevin, juga tidak ingin keluar dari kantor tersebut.

Mengingat betapa susahnya mencari pekerjaan di Jakarta, membuat Jasmine harus menerima lamaran dadakan itu.

"Semoga saya bisa menjadi istri yang baik untuk Bapak," ucap Jasmine tulus.

Kevin hanya mengangguk. Tak ada lagi yang dia ucapkan karena memang dia adalah laki-laki yang minim bicara. Semua keceriaan dalam dirinya hilang setelah istri yang dulu ia cintai mengkhianatinya.

**

Di rumah sederhana milik orang tua Jasmine. Kevin dan Andrian duduk di ruang tengah bersama kedua orang tua Jasmine yang sudah diberi tahu oleh Jasmine jika dirinya akan menikah dengan Kevin.

"Apa benar Pak Kevin mau melamar anak saya, Jasmine?" tanya Dedi-ayah Jasmine

Kevin mengangguk. "Sebelumnya saya minta maaf, karena mengajak Jasmine menikah secara mendadak. Karena orang tua saya terus mendesak saya agar segera menikahi Jasmine. Kebetulan, kami memang sudah menjalin hubungan hampir enam bulan lamanya."

Kevin berbohong agar orang tua Jasmine tidak curiga padanya. Juga, ia tak ingin orang tua Jasmine tahu tentang utang yang akan dilunasi olehnya. Karena akan memperlambat proses pernikahan mereka.

Sementara Jasmine hanya memainkan jarinya. Tidak mau berkomentar karena rencana Kevin itu sama sekali tidak pernah ia tahu. Hanya dirinya yang tahu dan Jasmine cukup mengikuti apa mau calon suaminya itu.

Dedi manggut-manggut. "Kalau begitu, kapan rencananya? Mungkin, sebaiknya orang tua Pak Kevin bisa dibawa ke sini. Agar kita bisa merundingkan pernikahan ini."

"Saya akan membawa orang tua saya, setelah Bapak dan Ibu menerima lamaran saya. Karena Bapak dan Ibu sudah menerimanya, besok pagi saya akan kembali ke sini melamar Jasmine bersama orang tua saya.

"Perlu Bapak dan Ibu ketahui. Saya seorang duda beranak satu. Usia saya sudah kepala tiga dan terpaut cukup jauh dengan Jasmine. Dia sudah tahu status saya. Saya hanya memberi tahu Ibu dan Bapak saja."

Dedi mengulas senyum. "Status tidak penting bagi saya, Pak Kevin. Yang terpenting adalah kebahagiaan anak saya."

Kevin terdiam sejenak. Kebahagiaan seperti apa yang akan Kevin berikan pada Jasmine. Sementara pria itu hanya menginginkan status dari perempuan itu-status jika dirinya bukan lagi seorang duda.

Lalu, pria itu mengembuskan napas kasar. "Tentu saja. Hanya akan kebahagiaan yang saya berikan untuk Jasmine karena memang fungsi dari pernikahan adalah kebahagiaan dari kedua pasangan," ucapnya dengan asal. Padahal, dia belum tahu bisa atau tidak, memberikan kebahagiaan untuk Jasmine.

"Baiklah kalau begitu. Kami menerima lamaran Pak Kevin. Karena usia Jasmine juga sudah matang. Sudah waktunya membina rumah tangga." Dedi menerima lamaran Kevin.

Andrian yang mendengarnya ikut bahagia. Karena akhirnya bos dinginnya itu memiliki istri walau harus dengan cara terpaksa menikah dengan perempuan yang sedang butuh banyak uang itu.

"Terima kasih. Kalau begitu, saya pamit pulang. Besok, jam sepuluh saya ke sini lagi. Membawa kedua orang tua saya." Kevin beranjak dari duduknya. Keluar dari rumah tersebut. Diikuti oleh Andrian di belakang.

"Andrian?" panggil Kevin setelah mereka masuk ke dalam mobil.

"Ya. Kenapa, Pak?"

"Saya akan menikahi gadis itu dua minggu yang akan datang. Siapkan acara yang paling meriah. Undang semua staff kantor, para pengusaha dan yang lainnya. Biarkan semua orang tahu, jika saya sudah menikah. Bila perlu, Desi juga tahu."

Andrian mengangguk mantap. Karena itu yang dia inginkan. "Baik, Pak. Saya akan menyiapkan semuanya dengan matang. Hotel mana yang akan Anda pakai untuk resepsi nanti?"

"Terserah!"

"Baik, Pak." Andrian mengulas senyum lebar. Yang akan menikah Kevin dan dia yang sangat bahagia. Walaupun sebenarnya Kevin tidak pernah berniat untuk menikah.

Tiba di rumah. Andrian memarkirkan mobilnya dengan sempurna di garasi mobil. Kemudian kedua orang itu keluar dari mobil tersebut. Mengayunkan langkahnya menuju rumah.

Tiba-tiba, langkahnya berhenti kala melihat Desi dan anaknya tengah berdiri di ambang pintu masuk. Kemudian menghela napasnya dengan pelan. Kembali melanjutkan langkahnya menghampiri Arshi-sang anak.

"Papa!" seru Arshi menghampiri sang papa. Lalu memeluknya dengan sangat erat. "Arshi kangen Papa."

Kevin mengusapi punggung anaknya itu. "Papa juga kangen sama Arshi. Baru pulang les ya, Sayang?"

Arshi melepaskan pelukan itu kemudian menganggukkan kepalanya. "Iya, Papa. Mama ajak ke sini. Pengen ketemu sama Papa," jawabnya jujur.

Di belakang sana, Andrian memutar bola matanya dengan malas. 'Paling mau minta duit lagi. Emangnya enak ... punya suami pengangguran!' ucapnya dalam hati. Karena suami baru Desi tidak sekaya Kevin.

Perempuan itu hanya kesepian lantaran Kevin yang lebih banyak di luar karena banyaknya pertemuan dengan klien-klien. Kemudian setan masuk, merusak pikiran Desi. Akhirnya, perempuan itu mencari kesenangan dengan selingkuh di belakang Kevin.

"Ada apa?" tanya Kevin datar.

"Kamu belum transfer keperluan Arshi, Mas. Lupa?"

Kevin lantas menoleh ke arah Andrian. "Baru berapa hari ditransfer?" tanya Kevin kepada asissten pribadinya itu.

"Satu minggu yang lalu. Lima puluh juta," kata Andrian memberi tahu.

"Dan sudah habis lagi? Harus berapa banyak, uang yang aku berikan untuk Arshi? Harta yang aku kasih ke kamu, sudah habis juga?" Kevin tampak kesal pada mantan istrinya itu. Tidak bisa mengatur keuangan, alias boros.

"Itu untuk tabungan Arshi kelak, Mas. Aku simpan dan tidak pernah aku pakai," ucapnya bohong. Padahal, memang sudah habis untuk memenuhi kebutuhannya.

Kevin tersenyum miris mendengarnya. "Masa depan Arshi sudah aku siapkan. Kamu jangan takut. Setelah aku tua nanti, Arshi yang akan mengelola perusahaanku. Kamu tidak perlu nabung apa pun untuk anakku. Cukup rawat dia dengan benar."

Desi terhenyak. Tak bisa berkata apa-apa lagi. "Ya sudah kalau begitu. Aku akan memakainya."

Kevin mengangguk pelan. "Silakan pulang. Arshi menginap di rumahku malam ini. Aku mau membawanya besok, bertemu dengan calon mama barunya."

Desi membolakan matanya karena terkejut mendengar ucapan Kevin. "Mama baru? Ka-kamu mau menikah, Mas?" tanyanya seakan tak percaya. 

Kevin mengangguk kembali. "Ya. Dua minggu lagi aku akan menikah. Jangan lupa datang ke acara pernikahanku."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini mengikuti perjalanan emosional David dan Arina dalam menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan hati masing-masing. Hubungan mereka pun tumbuh dengan indah seiring waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam sebuah ikatan cinta yang tulus serta sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel Cinta Terhalang Restu Abi
8.2
Tujuh tahun berlalu sejak Aisyah Putri Rasyid terpaksa mengakhiri hubungannya dengan Malik Putra Narendra demi mematuhi sang ayah. Kenangan pahit di hari kelulusan SMA itu mendadak terkoyak saat tasbih yang dulu ia kembalikan kepada Malik tiba-tiba muncul di depan pintu rumahnya. Kehadiran benda tersebut membawa kembali sosok sang mantan kekasih ke dalam hidup Aisyah. Akankah takdir menyatukan kembali cinta lama mereka yang sempat terhalang restu?
Sampul Novel Don Juan
8.9
Miliarder asal Italia, Don Juan, dikenal memiliki ketampanan dan kekayaan melimpah. Baginya, wanita tak lebih dari sekadar mainan sementara yang mudah dicampakkan. Namun, prinsip hidup sang playboy seketika runtuh setelah takdir mempertemukannya dengan sosok gadis misterius. Perempuan tak biasa ini berhasil meluluhkan hati dingin sang pria tampan hingga membuatnya bertekuk lutut. Siapakah sebenarnya wanita yang mampu mengubah jalan hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters sirna seketika saat mengetahui dirinya hamil. Sang suami, Julian Ryder, sejak awal telah menegaskan keengganannya memiliki anak dalam pernikahan mereka. Berada di posisi sulit antara naluri keibuan dan penolakan keras sang suami, Aurora bertekad bulat untuk tidak menggugurkan kandungannya. Demi menyelamatkan sang buah hati, ia pun mulai menyusun sebuah rencana rahasia untuk pergi dan menyembunyikan kehamilannya dari Julian.
Sampul Novel Pernikahan Yang Dikhianati
8.3
Harapan Aruna membahas pernikahan bulan depan hancur saat calon mertuanya membatalkan rencana itu demi wanita lain yang lebih setara. Di tengah kepedihan dan harga diri yang terkoyak, ia secara tak terduga menerima lamaran dari Reza, seorang duda kaya raya yang juga cinta pertamanya. Keputusan nekat Aruna ini justru membawanya masuk ke dalam pusaran intrik penuh drama, pengkhianatan mendalam, serta jalinan asmara yang jauh lebih rumit dari bayangannya.
Sampul Novel Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui
8.3
Karena nyonya dari keluarga kaya tidak bisa menghasilkan ASI, protagonis wanita yang masih dalam masa menyusui disewa untuk datang langsung ke kediaman mereka demi menyusui sang bayi. Namun, sebuah kekeliruan besar terjadi di rumah megah tersebut. Ketika sedang menjalankan tugasnya menyusui si kecil, suami miliarder dari majikannya tiba-tiba salah mengenali identitasnya. Pria kaya itu mengira pengasuh bayinya adalah istrinya sendiri, memicu ketegangan dan situasi tak terduga.