APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikah Akibat Salah Culik

Menikah Akibat Salah Culik

Kirana, seorang driver ojol, diculik oleh miliarder Rasta Emilio yang salah mengira dirinya sebagai Chloe, sang musuh. Akibat kekeliruan ini, Kirana mengalami luka fisik yang keji. Meski salah paham terungkap, nestapa Kirana belum usai. Ia difitnah di rumah bordil tempatnya mencari uang demi melunasi utang. Rasta datang menolongnya, namun pria itu malah menodainya hingga hamil. Kirana pun kini menyimpan dendam yang sangat mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kirana mengemudikan motornya dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit. Tampak dia kurang konsentrasi saat ini, beberapa kali nyaris menyerempet atau ditabrak kendaraan lain, sehingga memutuskan menepi sejenak di satu tempat. Dia tidak menyadari sedari keluar dari kantor Jakjol Company dibuntuti dua mobil jip.

Setelah motornya berada di tepi bahu jalan, dilepas helm dari kepalanya, ditarik napasnya dalam-dalam, lantas dilepas perlahan. Seiring dengan itu bilur air mata jatuh bergulir dari kedua manik indahnya.

“Ayah,” dari bibir indahnya dipanggil sang ayah, “Maafkan Rana. Rana sungguh anak yang tidak berbakti ke ayah. Rana tidak mendapatkan uang untuk operasi itu, bahkan Rana dipecat dari tempat kerja Rana.” Diluapkan sesak hatinya dalam linangan air matanya.

“Rana juga tidak bisa menghubungi Datuk Sangka kakak ayah untuk meminta bantuannya.” Imbuhnya masih melepas beban dihatinya. “Ayah dan beliau tidak akur.” Imbuhnya lagi.

Malin memiliki dua kakak laki-laki yaitu Datuk Sangka dan Sutan Amir, lantas ada satu adik perempuan yaitu Puti Manik. Pria itu anak kesayangan orangtua mereka, membuat ketiga saudaranya iri. Ketika orangtua mereka meninggal, ternyata semua warisan diberikan ke ayahanda Kirana agar membantu perekonomian pria itu tersebut yang terperosok ke dalam lumpur.

Hal ini membuat iri menjadi benci, sehingga memutuskan hubungan persaudaraan. Malah di antara mereka ada yang berusaha mencelakai Malin dan Kirana. Perampokan toko sembako Babah Suk sebenarnya dibikin oleh Sutan Amir dan Puti Manik, agar membuat kehidupan Malin lebih terpuruk, berharap bisa mengambil rumah warisan orangtua mereka yang ditempati pria itu.

Namun Tuhan berkehendak, Kirana menjual rumah itu ke Babah Suk, lantas membawa Malin pindah ke Jakarta tanpa diketahui saudara-saudara pria tersebut. Di Jakarta, sang gadis berjuang sendirian demi mempertahankan kehidupan dia dan sang ayah.

Kirana menghela napas, menyeka air matanya, lantas bergegas memakai kembali helm, tidak lama melajukan motor. Dia memutuskan untuk tetap tegar, dan meyakini pasti Tuhan memberikan bantuan untuk mengatasi masalahnya saat ini. Sayangnya dia masih tidak menyadari dibuntuti dua mobil tersebut.

Hingga saat berada di jalanan sepi, salah satu mobil cepat menyalip dan berhenti tepat di depannya. Dia terkaget segera menghentikan motornya. Belum lagi dia sempat bersuara, dari dalam mobil turun beberapa pria yang memakai masker wajah berwarna hitam. Dia segera melepas helm, lantas terkaget lagi sebab dari arah belakang ada yang menariknya kasar sehingga terjatuh dari motornya.

“Chloe Bianco!” terdengar suara salah satu dari pria yang kini mengepung Kirana.

Kirana terkesiap mendengar ini, dipandang si pria dengan keheranan. Dia bukan Chloe Bianco, tapi Kirana Pratama.

Si pria menarik gadis ini berdiri, ditatap dengan sengit,

“Kamu Chloe Bianco kan?” ditanya si gadis dengan suara garang.

“Bu, bukan!” sahut sang gadis dengan suara gemetaran, “Aku bukan Chloe Bianco! Kalian semua ini siapa?” dipandang si pria dan rekan-rekan pria tersebut dengan sorot mata ketakutan.

“Kamu bohong kan?”

“Saya tidak bohong!”

“Hei nona!” terdengar seruan pria lain, “Lebih baik mengaku saja kamu itu Chloe Bianco, atau,” tidak diteruskan perkataannya, lantas segera ke dekat motor Kirana, tidak lama dipukul beberapa kali dengan keras menggunakan besi panjang.

“Akh!!” jerit Kirana pun terdengar, “Jangan lakukan itu!” dia hendak menyelamatkan motornya, tapi pria di depannya cepat membekap mulutnya dengan saputangan berbubuhkan obat bius.

Seketika dia jatuh pingsan, langsung di gendong dibawa masuk ke mobil terdepan. Sedangkan rekannya yang lain kembali menghantam motor sang gadis hingga mengalami kerusakan berat dan ditinggalkan begitu saja di jalanan.

+++

Tubuh Kirana digeletakan di atas lantai marmer yang dingin di dalam satu kamar mewah. Tampak di sana ada seorang pria tampan yang berpostur tubuh tinggi atletis. Pria itu adalah Rasta Emilio cucu tertua Bastian Emilio billionaire dari Italy yang bermukim lama di Jakarta ini.

Sang pria pun adalah presiden direktur dari perusahaan pribadinya yang bernama Emerald Company yang bergerak di bidang bisnis manufacture penyediaan spare part mobil balap di Grand Prix F1, dan juga perminyakan dunia di dua negara timur tengah.

Pria itu mengamati Kirana yang sedang diupayakan siuman oleh Vian asisten pribadinya dengan mengenduskan harum colonge menyengat di kedua lubang hidup si gadis. Tampak wajah pria tersebut arogan, dingin, dan penuh dendam.

‘Akhirnya,’ terdengar suara hati sang presdir, ‘Aku dapatkan juga kamu, Chloe Bianco!’ dia merasa puas bisa mendapatkan target incarannya, ‘Malam ini kamu akan menjadi perempuan paling menyedihkan, Chloe Bianco! Ini harga yang harus kamu bayar karena menghinaku dengan lantang di depan para pengunjung di night club sebulan lalu.'

Rasta tetap mengingat saat Chloe putri tunggal Karan Bianco salah satu saingan bisnisnya di sebuah night club. Saat itu sang gadis mengatakan dia adalah pria cabul yang hanya mampu bermain di ranjang sesaat saja dengan banyak perempuan selepas bercerai dari Lita istri pria tersebut.

Perkataan ini dirasa sangat menghina sang presdir. Saat itu kalau saja tidak dicegah Vian dan para ajudannya, ingin sekali dirobek-robek bibir seksi si gadis, ditelanjangi pula, dan diperkosanya di depan para pengunjung night club.

Sebenarnya Chloe berkata demikian karena kesal tidak berhasil membuat si duda tampan tersebut jatuh hati ke dia. Bahkan tidak berhasil membuat sang presdir mau mencumbunya di ranjang. Jika dia hina, pasti sang duda mencarinya, bisa langsung ditaklukan dengan pesonanya.

Tapi dia tidak mengenal si pria seutuhnya. Jika tersakiti, mampu membuat orang yang menyakiti hidup segan mati menderita. Bukan cumbuan yang akan di dapat si nona jika sudah begitu kan?

Kirana mulai siuman, di mana kedua matanya dikerjap-kerjapkan, lantas menyisiri ke sekitar. Melihat si nona siuman, Rasta segera bergerak mendekati, lantas mencengkram kedua sisi pipi sang gadis, ditatap sengit penuh dendam. Pria itu tidak menyadari yang dihadapannya bukan lah Chloe Bianco karena profil wajah dan bentuk tubuh Kirana sama persis dengan target si pria.

“Tu, tuan siapa?” terdengar suara Kirana yang gemetaran bertanya siapa Rasta.

“Jangan berlakon Chloe Bianco!” Rasta menghardik kasar sang nona, “Kamu mengenalku, Chloe!”

“Saya tidak mengenal anda, tuan.”

“Begitu kah? Lantas siapa yang kamu hina sebulan lalu di depan semua pengunjung night club?”

“Apa maksud anda? Saya tidak mengenal anda, mengapa bisa dikatakan menghina anda? Saya pun tidak pernah ke night club.”

Rasta mendengar ini merasa sedikit terheran, karena sorot mata Kirana saat bicara tiada berbohong. Namun dia meragukan itu karena kadung dendam ke Chloe. Diberi satu hadiah di pipi si gadis dengan keras, membuat gadis itu tersuruk mencium lantai. Setelah itu dia mendekati Vian, mengambil cambuk dari tangan sang asisten, lantas dilayangkan cambuk tersebut dengan keras ke lantai.

Kirana mendengar suara cletar dari cambuk terkaget, langsung memandang ke sang presdir. Tubuhnya menjadi gemetaran sebab sorot mata pria itu sangat kejam, dirasa sangat ingin mengakhiri hidupnya.

“Akh!” terdengar pekikannya karena terkena satu cambukan kuat dari Rasta, “Tuan!” jeritnya memandang sang presdir, “Anda ini siapa? Mengapa melakukan ini ke saya?” ditanya kembali siapa pria itu. “Akh!” pekiknya lagi karena cambuk kembali mengenainya.

“Berhenti berlagak tidak mengenalku, Chloe Bianco!” jerit Rasta yang dipenuhi kemarahan, “Aku Rasta Emilio yang kamu hina di night club sebulan lalu!”

“Aku bukan Chloe Bianco!” jerit Kirana lantang membantah dirinya bukan Chloe, “Aku Kirana Pratama, driver ojol!”

Rasta tersentak kaget mendengar ini, segera ke hadapan sang nona, dicengkram kembali sisi-sisi wajah cantik tersebut,

“Sejak kapan Chloe Bianco menjadi driver ojol?”

“Hais tuan! Saya sudah katakan bukan Chloe. Saya Kirana, dan bekerja sebagai driver ojol!”

Rasta terdiam, lantas tertawa sarkas, “Jangan membohongiku, Chloe!” dia masih tidak menyadari Kirana memang bukan Chloe, lantas menjauhi si nona, kembali diberi beberapa kali hadiah dengan cambuknya.

Tidak lama dia berhenti sebab Vian melihat si gadis tidak bisa bertahan lebih lama. Sangat sayang jika berakhir ke alam abadi, karena sang gadis begitu cantik dan lembut. Sang asisten pun mulai merasa nona ini bukan Chloe.

“Mengapa kamu hentikan aku?” Rasta menatap tajam asistennya.

“Tuan, saya merasa kita salah sasaran.”

“Salah sasaran katamu? Hei, Chloe itu perempuan penuh tipu muslihat! Buktinya sebulan ini kita tidak bisa menemukannya!”

“Tuan, saya merasa nona ini memang bukan nona Chloe, selain dari perkataannya yang berulang kali mengatakan bukanlah nona Chloe.” Vian mengemukan pendapatnya, “Lantas Riko dan orang-orang utusan anda mengatakan nona ini mengendarai motor matic, memakai jaket ojol, dan keluar dari gedung kantor Jakjol Company.” Imbuhnya mengatakan alasan lainnya mengapa merasa Kirana memang bukan Chloe.

Rasta terkesiap mendengar ini, segera di dekati Kirana yang sudah megap-megap kesakitan. Dicengkram wajah gadis itu, diamati dengan lebih teliti. Dia sangat ingat wajah Chloe yang menghinanya. Sang gadis dihadapannya sama persis dengan Chloe, bagai pinang dibelah dua.

Tidak lama dia menarik kasar sang gadis berdiri, diseret ke ranjang, lantas dilecuti pakaian si gadis yang sudah tercabik akibat hadiah-hadiah darinya tersebut.

“Jangan!” rintih Kirana memandang Rasta penuh ketakutan karena sang pria yang tanpa sehelai benang siap menerkamnya, “Akh!” pekiknya karena presdir itu memberinya serangan di oase miliknya yang masih perawan.

Rasta terkesiap mendengar pekikan ini, “Kamu masih perawan?” dipandang Kirana yang kesakitan kena serangannya tersebut, “Apa kamu operasi keperawanan?” ditanya pula sang gadis, mengira perawan karena operasi keperawanan.

“Anda memang tidak waras!” jerit sang gadis, “Aku memang masih perawan, bukan perawan karena operasi keperawanan!”

“Tidak mungkin!” hardik Rasta masih tidak percaya dengan kenyataan yang ada pada Kirana.

Sang gadis memang masih perawan, tidak seperti Chloe. Chloe sudah mengobral oasenya ke beberapa pria seperti Rasta untuk kesenangan semata.

“Akh!” terdengar lagi jeritan si gadis sebab Rasta melanjutkan aksinya itu, “Hentikan tuan! Akh!” jeritnya kesakitan sekaligus panik.

Vian melihat semua ini menghela napas, merasa tuannya dikuasai dendam semata, sehingga tetap tidak menyadari sudah salah sasaran.

Rasta akhirnya berhenti setelah mendapat puncak kenikmatan sekaligus kepuasan merusak si gadis. Namun dia terkaget ketika menemukan bercak red liquid di permukaan luar oase sang nona. Segera saja dia mengecek lengan nona ini, lantas terhenyak karena tidak menemukan tanda lahir di sana yang dimiliki Chloe.

“Tuhanku!” desaunya tersadar sudah menyasar ke orang yang salah, “Vian!” dijeritin sang asisten, “Vian! Lekas minta Darno bawa mobil saya ke teras depan hotel! Lekas Vian, saya mau gadis ini selamat!” jeritnya panik karena melihat Kirana terkulai di ranjang antara sadar dan tidak dengan tubuh terhias red liquid.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Beetwen love and hate
9.2
Hati Hendra hancur setelah dicampakkan Luna yang memilih mengejar karier model dan lelaki lain. Di masa terpuruknya, sebuah kecelakaan mempertemukan Hendra dengan Nita, sosok tulus yang menyelamatkannya. Perlahan, kebaikan Nita berhasil menyembuhkan luka di hati Hendra yang sempat menutup diri. Namun, saat hubungan mereka mulai erat, Luna kembali hadir dan meminta Hendra kembali. Kini, Hendra bimbang memilih masa lalu kelamnya atau masa depan hangat bersama Nita.
Sampul Novel Broken
9.5
Dunia Risa Aulia runtuh saat suaminya, Danuarta Prasetya, berselingkuh dengan Karina Jelita yang merupakan sahabatnya sendiri. Saat duka kehilangan sang ayah belum reda, Risa harus tertatih menyembuhkan luka batinnya seorang diri. Di tengah keterpurukan, kehadiran pemuda blasteran bernama Dio Al Gazali perlahan membawa secercah harapan. Namun, jalan pemulihan Risa terusik ketika Danu tiba-tiba datang lagi untuk memohon kesempatan kedua guna memperbaiki rumah tangga mereka.
Sampul Novel My Destiny (Pewaris untuk Sang Kaisar)
9.1
Putri Xiara dari Kerajaan Guangshu harus rela menikahi Kaisar Li Qiang yang kejam demi kedamaian rakyatnya. Di dalam Istana Jin yang penuh intrik dan kebencian para selir, ia berjuang bertahan hidup sendirian. Selain melindungi diri, Xiara mengemban misi berat untuk melahirkan pangeran penerus takhta. Mampukah ia menghadapi kerasnya kehidupan istana dan meluluhkan hati dingin sang kaisar demi menuntaskan takdirnya?
Sampul Novel Obsesi dan Cinta
8.8
Hubungan harmonis Lifah Putri Sanjaya, sang putri konglomerat yang sempat menyembunyikan identitasnya, bersama sang tunangan, Bara Wicaksono, kini diuji. Ketenangan hidupnya terusik sejak mulai bekerja di kantor baru. Di sana, ia justru dipertemukan kembali dengan Anggara Prampayoga, sosok masa lalu yang ingin dilupakannya. Terjebak dalam satu tim kerja, Lifah kini bimbang antara kenangan lama atau kesetiaan pada cinta barunya.
Sampul Novel PENGAKUAN ANAKKU
7.8
Larissa kini harus menghadapi kenyataan yang sangat menyakitkan. Niat tulus serta kebaikan yang ia berikan justru berbalik menjadi senjata yang melukai dirinya sendiri, alih-alih mendapatkan penghargaan. Pengorbanan besarnya terasa sia-sia, bagaikan air susu yang dibalas dengan air comberan. Kini, Larissa terjebak dalam dampak buruk yang sangat merugikan akibat kemurahan hatinya sendiri yang justru berubah menjadi bumerang yang menghancurkan.
Sampul Novel TERPAKSA MENIKAHI MANTAN
8.9
Tak pernah terbayang aku harus menjadi pengantin pengganti untuk Uswa, mantan pacarku semasa SMA. Takdir berubah saat Ilham, calon suaminya, mendadak kritis menjelang akad. Dalam kondisi darurat, Bang Adam dan keluarga besar Uswa mendesakku menggantikan posisi mempelai pria. Walau diliputi keraguan dan rasa syok, pernikahan ini akhirnya tetap digelar. Bagaimanakah kelanjutan kehidupan kami setelah takdir menyatukan kami kembali dalam ikatan ini?