APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Setelah terlahir kembali, Vivi bertekad menjauhi Jacky Halim demi menghindari nasib tragis disiksa hingga tewas seperti di kehidupan lalu. Ia menuruti semua penolakan Jacky dengan pindah rumah, pergi ke Hawaii, hingga meninggalkan kota setelah lulus. Demi ketenangan hidup, Vivi bahkan mencari kekasih baru agar wanita idaman Jacky tidak salah paham. Namun, saat Vivi telah melangkah maju bersama pacar barunya, Jacky justru datang menghadang dan memintanya kembali.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Vivi, kamu cari mati!"

Jacky sangat emosi, dia mendorongku sampai jatuh dengan kekuatan yang lebih besar.

Bagian belakang kepalaku membentur anak tangga. Kepalaku terasa sangat sakit, penglihatanku juga menjadi kabur.

Aku mendengarkan Jacky berteriak marah.

"Vivi, kamu kecanduan dalam menindas orang, ya?!"

"Tinggal bersama manusia yang nggak tahu terima kasih sepertimu, membuat udara di rumah ini menjadi kotor. Benar-benar menjijikan!"

Aku menahan rasa sakit dan membuka mulutku untuk menghentikan kata-katanya yang semakin lama semakin tidak enak didengar.

"Aku akan pindah, jangan khawatir."

"Sebaiknya kamu bisa lakukan sesuai apa yang kamu bilang itu."

Semua amarah Jacky tertahan di tenggorokannya.

Dia melototiku, hingga akhirnya dia merangkul Yuni, berbalik dan pergi.

Aku menyentuh darah yang terasa lengket di belakang kepalaku, entah kenapa aku tiba-tiba teringat sesuatu.

Saat berusia lima belas tahun, hubunganku dengan Jacky masih jauh lebih baik, tidak seperti sekarang.

Semua itu karena aku sudah mengetahui rencana pernikahan kami sejak dini, aku juga tahu kalau cepat atau lambat kami akan menjadi sebuah keluarga yang sebenarnya.

Jadi aku selalu menempel padanya.

Saat dia memberontak dan diam-diam pergi ke warnet untuk main game, aku juga ikut dia pergi ke sana.

Kemudian karena main game, Jacky berkelahi dengan orang lain.

Aku mencoba melalaikan mereka, tetapi malah aku yang terluka. Secara tidak sengaja, jariku teriris.

Pada saat itu, Jacky bagaikan binatang buas.

Dia memukul pria yang badannya jauh lebih besar darinya, sampai pria itu babak belur dan meminta ampun.

Dulu aku yang tidak sengaja terluka, bisa membuat dia panik bukan main.

Namun sekarang, tanpa pandang bulu, dia malah menyakitiku demi orang lain. Dia bahkan memarahiku “cari mati!”

Namun semua itu sudah bukan masalah lagi.

Tunggu Paman Johny dan Bibi Ida pulang, aku akan mengakhiri pertunanganku dengan Jacky.

Aku melihat pelayan di sampingku. Dengan susah payah aku menarik sudut bibirku.

"Bisakah kamu mengantarku ke rumah sakit? Aku bisa memberimu uang.”

Pelayan muda yang baru datang itu baru hendak bergerak, tetapi sebelum dia mendekat, dia sudah ditarik mundur oleh pelayan lama.

Suara bisikan mereka yang sengaja direndahkan itu terdengar sampai ke telingaku juga.

"Cari mati!"

"Kamu nggak tahu kalau Tuan Jacky paling benci Nona Vivi?"

"Kalau sampai terlihat dia, kamu pasti akan dipecat!"

Pelayan muda itu ketakutan, melirikku untuk terakhir kalinya dan kabur.

Aku menggelengkan kepala dan tersenyum kecut, merangkak ke sudut dan memunggut ponsel yang layarnya sudah rusak.

Paman Johny dan Bibi Ida jarang berada di rumah.

Dalam sebulan, hanya tiga atau empat hari di rumah.

Jacky adalah satu-satunya tuan rumah di sini. Tidak hanya sekali, Jacky sudah sering mengatakannya...

Aku bukan anggota keluarga Halim, aku harus lakukan sendiri semua hal yang menyangkut diriku.

Jadi tidak ada orang yang berani mendekatiku.

Setiap kali aku pulang, sisa makanan pasti sudah dibuang ke tong sampah dan diikat dengan baik.

Piring yang ada di atas meja sudah kosong melompong.

Untungnya, aku sudah terbiasa.

Aku berusaha memaksakan diriku sendiri sampai ke rumah sakit.

Dokter mengatakan aku mengalami gegar otak.

Aku harus menjalani rawat inap selama dua hari untuk pengamatan.

Setelah keluar dari rumah sakit, aku kembali ke kediaman Keluarga Halim untuk mengemas barang-barangku.

Para pelayan memperhatikannya dengan tatapan dingin saat aku mengemasi barang-barangku sendirian.

Sore itu, aku mengemas semuanya dan mengirim barang-barang itu ke rumah sewaan yang aku sewa agak tergesa-gesa.

Ini hanyalah tempat tinggal sementara.

Aku harus menunggu sementara waktu sampai aku mendapatkan ijazahku, mendapat tawaran kerja dan mengakhiri pertunanganku dengan Jacky.

Saat itu, aku bisa pergi meninggalkan semua ini.

Hari ketiga setelah meninggalkan kediaman Keluarga Halim...

Jacky menelepon, suaranya terdengar agak mabuk.

"Kamu ke mana?"

"Ruang A12, cepatlah kemari."

Aku sedang sibuk menulis resume, ketika jalan pikiranku terinterupsi, aku merasa sedikit bete.

"Jacky, ada apa?"

Orang di ujung telepon terdiam.

Bahkan suara desas-desus di sekitar mereka pun menjadi jauh lebih tenang.

Aku bilang “halo” lagi, tapi tidak ada suara, jadi aku hendak menutup telepon.

Jacky tiba-tiba berbicara.

"Vivi, kamu ke mana?"

Aku sambil mengetik, menaruh ponselku di samping dan berkata dengan santai.

"Bukankah kamu bilang tinggal seatap denganku, membuat udara terasa menjijikkan, jadi aku pindah."

"Jangan khawatir, kelak aku tidak akan kembali lagi."

Napas pria itu semakin berat, dia tiba-tiba mencibir.

"Vivi, sejak kapan kamu menjadi begitu patuh?"

"Jangan-jangan dulu yang suka ikuti aku itu, bukan kamu?"

"Karena kamu begitu patuh, aku minta kamu keluar dari kota ini, menjauh dari pandanganku, bisakah kamu pergi!?"

"Vivi, aku nggak peduli trik apa yang kamu mainkan. Kalau kamu mengusik Yuni terus, awas kamu!"

Mouse di tanganku sepertinya agak sulit bergerak. Aku menatapi layar komputer.

Setelah beberapa saat, aku menyadari apa yang Jacky katakan.

Suara sarkastik Jacky terdengar.

"Kenapa, tidak bisa bilang apa-apa lagi?"

"Apa kamu nggak bosan memainkan trik setiap hari?"

"Kalau kamu minta maaf pada Yuni, aku akan mengizinkanmu balik kembali."

Aku berkata perlahan, "Baiklah, aku berjanji padamu, aku akan pergi."

Setelah mengatakan itu, aku tidak menunggu respon Jacky, aku langsung menutup telepon.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai
7.8
Kayshila Zena menjalani pernikahan paksa dengan Zenith Edsel, penguasa Jakarta, akibat penolakan keluarganya sendiri. Namun, tuduhan miring tentang masa lalunya membuat pernikahan itu hancur hingga ia harus pergi setelah melahirkan dan menandatangani perceraian. Bertahun-tahun berlalu, Kayshila kembali membawa anaknya dan melamar sebagai dokter pribadi Zenith. Di luar dugaan, sang mantan suami justru menerima kehadirannya dengan tangan terbuka, bahkan menyayangi anak misterius tersebut seperti darah dagingnya sendiri.
Sampul Novel CEO Mesum
9.1
Alice Handerson, sekretaris berprinsip kokoh, selalu menghadapi sikap menggoda dari bosnya di tempat kerja. Di balik profesionalismenya, ia kerap terseret dalam ketegangan penuh sensasi di kantor. Ketika sebuah tawaran kontroversial datang dari sang atasan, Alice bimbang antara akal sehat dan gejolak batinnya. Hubungan penuh dinamika cinta dan benci ini menantang batas kekuasaan serta gairah mereka dalam kisah romansa modern yang berani.
Sampul Novel Hubungan Penuh Gairah
9.1
Trauma masa lalu membuat aktris Yuna menutup rapat hatinya untuk cinta. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang aktor papan atas dalam proyek video klip yang sama. Sebuah insiden tidak terduga membawa mereka ke dalam malam penuh gairah. Yuna mengira itu hanya cinta satu malam biasa, tetapi sang senior justru jatuh cinta dan terus mengejarnya dengan ketulusan. Akankah kegigihan sang aktor mampu menyembuhkan luka lama Yuna dan membuatnya kembali membuka hati?
Sampul Novel Istri Kecil Penebus Hutang
8.1
Lavira Amrin, gadis polos yang malang, harus menjadi penebus hutang ayahnya. Ia dipaksa menikah dengan Avram, konglomerat misterius yang terkenal kejam dan tertutup. Setelah sekian lama menderita akibat ketidakadilan ayah kandung serta kekejaman ibu dan adik tirinya, kini Lavira justru terperangkap dalam pernikahan dengan pria yang haus darah tersebut. Sanggupkah Lavira bertahan menghadapi takdir barunya bersama sang penguasa kegelapan?
Sampul Novel Janji yang Diingkari, Hati yang Sejati
8.7
Della terkejut saat matanya bisa melihat lagi dan mendapati dirinya telah menikah dengan Hurst Owen, adik dari kekasihnya. Kebenaran menyakitkan terungkap saat ia tahu Brady Owen, sang kekasih, sengaja meninggalkannya yang buta demi Betty Kirk. Brady berjanji akan kembali sebulan lagi dan menganggap pernikahan adiknya tidak sah. Namun, Hurst mulai jatuh cinta pada Della. Tanpa memberi tahu bahwa ia sudah sembuh, Della justru mengajak Hurst meresmikan pernikahan mereka agar sah seutuhnya.
Sampul Novel SUAMI TIGA RANJANG
8.5
Sebastian Narendra Gunawan, pebisnis mebel yang gemar balap mobil, telah hidup bersama dua istri rupawan. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang umbrella girl saat menjamu rekan bisnisnya. Pertemuan itu memicu obsesi baru dalam diri Sebastian untuk beristri tiga. Akankah kedua istrinya merelakan pernikahan ketiga ini, atau justru bersekutu menyusun rencana besar demi menghentikan ambisi sang suami mereka mereka?