APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Masa lalu Marni (Wewe gombel)

Masa lalu Marni (Wewe gombel)

Akibat dosa masa lalu dan fitnah kejam yang dipicu kebencian ibu tirinya, hidup Marni dipenuhi penderitaan. Pernikahannya dengan Ari kandas karena ia tak kunjung hamil, membuatnya kian dikucilkan tetangga. Tragedi memuncak saat Marni menjadi gila akibat pelecehan warga, hingga akhirnya tewas dibunuh secara brutal. Kini, arwahnya kembali untuk menuntut balas. Akankah rohnya yang penuh dendam bisa beristirahat dengan tenang?
Bab
Bagikan

Bab 3

Masih pov marni

Lalu secara tiba-tiba ada seorang dokter yang sudah lama menunggu ku didalam ruangan UKS ini lalu aku pun panik setengah mati kalau misalnya dia membeberkan masalah ini ke yang lainnya pasti pihak kampus akan kecewa jika hamil diluan dan beasiswaku akan dicabut oleh direksi kampus kemudian ia selalu berusahaa menenangkanku.

"Tenang- tenang kamu aman disini nak."imbuhnya yang berusaha menenangkan ku.

"Ya Bu ... Tapi kenapa bisa Aku berada disini bu."timpalku yang menanyakaan nya secara tiba-tiba.

" ya kebetulan kamu pingsan di sini nak makanya banyak teman-temanmu yang mengotongmu sampai kamu dibawa ke sini."jelas sih dokter itu yang memberitaukannya sampai pada akhirnya dokter itu mulai bertanya.

"Maaf apakah kamu hamil ?"imbuhnya yang mulai menanyakan itu.

di situ aku shock mendengar perkataannya itu lalu aku pun bingung harus bagaimana sehingga dokter pun sudah memeriksa perutku diluan yang terdapat zigot cabang bayi yang baru tumbuh kenapa bisa seperti ini ya allah kenapa mas aryo tega sekali melakukan ini padaku.

"Ya allah ... Kenapa hidupku bisa begini Sampai sampai diriku harus menanggung malu Padahal aku sedang belajar untuk kuliah aku takut kalo beasiswa ini akan dihapus oleh pihak direksi kampus ku ya allah."gumamku dalam hati.

hingga pada akhirnya aku pun tidak bisa tidur selalu memikirkan masalah ini kok bisa begini ya Tuhan sampai aku mendiamkan masalah ini lebih dari sebulan sampai hampir dua bulan maka janin ku akan membesar Aku bingung harus bagaimana sehingga aku tidak bisa berfikir jernih.

lalu aku pun terbenggong dan tidak makan berhari-hari karena takut janin ini akan tumbuh secara signifikan secara cepat dan tiba-tiba saja Ibu mulaii bertanya.

"Ada apaa sihh ni ?"

"Ga ... Papa bu."jawab ku yg tidak enak badan.

" Kok ... perutnya mba agak melendung dan gendut gitu sih." timpal Yuli secara tiba-tiba yang meledek secara tidak sopan kepada diriku padahal aku sedang kena musibah lalu aku ingin menjawab Belum sayang Ibu mulai menjawab.

" ehm .... mungkin kakakmu lagi stress makanya makan mulu makan mulu,jadi ya gitu tambah gendut hehe."imbuh ibu yg tertawa sampai ia tidak memikirkan perasaanku padahal perasaan ku sensitive saat anak kedua yg dulu pernah ku gugurkan.

" Hehehe... Aku kira dia hamil soalnya kan ciri-ciri orang hamil begitu bu perut melendung terus melendung terus bu." timpal Yuli yang meledek Secara tiba-tiba.

"Hahahahaha."tawa ibu dengan riang gembira.

"Hahahahaha."tawa sih yuli dengan keras juga.

Sehingga mereka berdua tertawa keras sampai kedengeran tetangga dan sampai bapak heran juga kepada mereka berdua Lalu yuli menceritakan kalo aku kaya orang hamil sampai ibu tertawa juga,Memang mulutnya Yuli tidak bisa dijaga apakah dia tidak tahu apa yang kurasakan selama ini kalo aku sedang mengandung anaknya mas aryo dan tiba-tiba saja emosi Bapak mulai memuncak lalu berkata seperti ini.

" Sudah ... Yul Jangan ngomong sembarangan ngawur aja kamu."timpal bapak yang berada dimeja makan sambil memukul Yuli dengan menggunakan koran yang ia gulung.

"Aduhh .... Ampun pak namanya juga bercanda hehehe."lirih yuli yang kesakitan.

"Lagian sama saudara gitu, kamu sebagai saudara harus akur jangan ngeledek-ngeledek begini." Timpal si bapak yang menasehati Yuli.

"Namanya juga bercanda pak."ucap nya lagi.

" itu ngejelekin namanya Yul."ketus bapak kepadanya.

"Maaf pak maaf."jawab yuli dengab rasa bersalah.

"Sabarr ... Pak sabarr namanya juga bercanda pak ya kan marni." Timpal ibu yang berusaha menenangkan bapak.

"ehm."timpalku yang bilang ehm sambil tersenyum terpaksa.

" Iya .... Lagian sih yuli tuh kalau ngomong sembarangan kan dodol itu namanya sama nyakitin perasan mu ni."jeletuk bapak dengan ketus sambil ia meniup kopi panas untuk ia minum sepertinya aku mulai sedikit tertawa mendengar jeletuknya bapak yang menghina Yuli.

" Ya ... Maaf pak maaf kan Yuli cuman bercanda hehee."ujar sih sih Yuli yg menyeleneh.

"Lagian becanda kaya Kelewatan,sampai ngatain mba mu segala ga boleh begitu Yul,... sama saja kamu membuat mbakmu menderita ...?"tanya bapak dengan tegas.

" Iya ... Maaf namanya juga bercanda iya kan mbak ni."jawab yuli dengan seribu alasan padahal ia mengancam sembari ia melotot meledekku.

"Ehmm ... Ya pak yuli cuman bercandaa kok." Timpal aku yang berusaha menenangkan emosi bapak agar emosi Bapak bisa turun lalu yuli pun tersenyum sambil mengangguk belaan dari aku lalu bapak mulai luluh dan juga tersenyum hingga pada akhirnya kita tertawa semua kecuali ibu.

" Sudah .... Sudah Jangan ketawa yo makan-makan."perintah ibu kepada kita semua untuk segera makan Kemudian Bapak pun mulai pergi.

" loh ... tumben cepet amat makannya pak biasanya lama sekali." Timpal ibu yang menanyakan ini kepada bapak.

"enjehh ... Bu soalnya bapak ada urusan yang harus bapak urus." jawab Bapak dengan serius.

"Oalaah ... Kiarin apaan."jawab ibu sambil mengambil air untuk ia tuang.

" Ya sudah kalau gitu Bapak pergi dulu ya Bu Yul ni." Timpal bapak yang meminta izin kepada kami untuk pergi.

"Yo hati-hati ya pak."jawab yuli dan ibu yang menyalim punggung tangan Bapa.

"ya pak hati-hati ." Timpalku yang menyalim punggung tangan Bapak juga.

"hati-hati ya pak dada."jawab yuli dengan semangat sambil menyalami dengan punggung tangan bapak.

"ya.,"jawab bapak yang melaju pergi.

"cepet-cepat habisin makananmu yul sebentar lagi kamu kan ada les buat ulangan semester akhir."timpalnya ibu yang menyuruh yuli untuk menghabisi makanannya.

"ya .... Bu."jawab yuli dengan pelan.

"Kamu juga ni."titah ibu kepadaku.

"Ya... odo opo bu."tanya ku dengan antusias.

"Jangan lupa habis makan cuci piring sama beres-beres itu-itu semua sampai memgkilap."perintah ibu kepadaku.

"Yo ... Bu."jawabku dengan pelan sambil makanan satu suap sendok.

sampai pada akhirnya aku pun mulai mengerjakan pekerjaan rumah karena Emang ibu selalu mengandalkanku untuk membersihkan karena semua pekerjaan rumah ini aku lah setiap hari membersihkan nya meskipun dalam keadaan hamil muda.

entah kenapa perasaan aku menjadi tidak enak dan tidak karuan  aku tidak bisa berbicara lagi ketika aku memberitahukan mereka bahwa aku sedang mengandung anaknya sih mas aryo.

" Ya .... Allah Apa yang harus kulakukan kenapa dia telah tega sekali menghamiliku lagi hiks hiks hks."guman ku dalam hati sampai air mata ku bercucuran

Kemudian aku mulai menangis sejadi-jadinya di dalam kamar dan aku merasa kecewa kepada diriku kenapa diriku bisa terjebak di dalam situasi ini selama bertahun-tahun aku harus gagal dalam menjalankan semua ini sampai aku harus mendapatkan hukuman dari Tuhan sehingga perutku lama-kelamaan mulai membuncit sudan hampir 1 bulan 2 minggu lagi mau setegah bulan lagi lalu ibu mulai menyadari perubahan selektifikasi dalam tubuhku.

" eh ni akhir-akhir ini aku lihat kamu badannya gede banget Kayak habis hamil sama ngidam gitu." tanya ibu yang secara tiba-tiba sehingga ia tahu apa yang ku rasakan saat ini.

kemudian aku terdiam dan binggung harus menjawab apa dan dengan terpaksa aku mengiyakannya bahwa aku sedang hamil anaknya Si Aryo itu kemudian aku mencaritakan kejadian itu disitu Ibu mulai kecewa saat tahu aku dinodai olehnya.

/Next Cerita Berikutnya/

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME
8.7
Kehidupan Adiba dan Syden di Rusia setelah pernikahan mereka di Pakistan berubah mencekam. Adiba bersama ibu mertuanya terus dihantui teror mistis di kediaman baru, meski Syden tetap tak percaya. Puncak kemalangan tiba saat Adiba kehilangan janinnya akibat keguguran. Dipenuhi murka, wanita Pakistan ini bersumpah atas nama Allah untuk menuntut balas atas kematian anaknya. Siapa sebenarnya sosok kejam yang tega menghancurkan hidup Adiba?
Sampul Novel Kisah Cinta di Batukarut
8.6
Lihar kini memimpin bisnis pasir di Batukarut, menggantikan Pak Ajat yang diam-diam menaruh dendam. Didampingi Dadun dan Om Joni, Lihar harus menghadapi sabotase pekerja serta teror mistis garam misterius yang memicu kecelakaan beruntun. Di tengah kekacauan itu, hubungan asmaranya dengan Yeti retak akibat kehadiran Erom hingga memicu konflik warga. Meski sukses mempertahankan bisnisnya dari serangan gaib, Lihar harus menerima kenyataan pahit saat kariernya stabil namun kisah cintanya hancur.
Sampul Novel Pekerjaan yang Mematikan Tantangan Seorang Test Sleepe
9.5
Tergiur upah tambahan, aku nekat menjadi penguji tidur di hotel misterius. Namun, keputusan ini membawaku ke dalam rangkaian tes tidur yang ganjil dan mengerikan. Mulai dari fenomena tubuh yang memuai secara aneh, teror penyanyi gaib, hingga ancaman sopir taksi berbaju kertas, maut kini mengintai setiap detik. Demi bertahan hidup, aku harus mempertaruhkan nyawa menembus zona mematikan dan membongkar rahasia kelam hotel ini sebelum terjebak selamanya di labirin maut.
Sampul Novel Pengkhianatan di Tengah Duka
7.8
Setelah tewas didorong dari tebing oleh suaminya sendiri saat hamil tua, sang istri bereinkarnasi. Di kehidupan lalu, ia mencegah suaminya pergi demi menyelamatkan mertuanya, namun hal itu membuat cinta pertama suaminya, Jessi, harus diamputasi hingga memicu dendam sang suami. Kini, ia memilih tidak menghalangi suaminya yang pergi memasak untuk Jessi meski ibu mertuanya diculik. Alih-alih mencegah, ia melaporkan suaminya ke polisi, membiarkan takdir pahit berbalik menghancurkan pria itu.
Sampul Novel TABIR HITAM
8.2
Kedamaian di sebuah kota kecil mendadak sirna, berganti menjadi rangkaian teror yang mencekam. Aku terperangkap dalam pusaran ketakutan saat dipaksa berhadapan dengan kekuatan supranatural yang menentang logika. Kenyataan pahit ini seketika menjungkirbalikkan hidupku. Kini, aku harus berjuang melawan entitas misterius yang terus mengintai di balik tabir hitam dalam kesunyian.
Sampul Novel The Cruel Prince
8.4
Nathasya terjebak dalam penderitaan akibat cinta pertama yang kini berubah menjadi obsesi kelam. Kehidupannya kini dikuasai oleh seorang pria kejam yang gila kendali dan pemenuhan hasrat seksual. Demi memilikinya seutuhnya, sosok maniak itu tidak ragu menggunakan kekerasan fisik maupun batin. Di tengah siksaan keji yang terus menderanya, seluruh impian masa depan Nathasya perlahan hancur dan lenyap. Akankah ia sanggup bertahan melewati segala penderitaan tanpa akhir ini?