APKDock Logo
Sampul Novel MANTAN NARAPIDANA ITU SUAMIKU

MANTAN NARAPIDANA ITU SUAMIKU

8.5 / 10.0
Dunia Shara runtuh ketika sang ayah terjerat utang riba yang teramat besar. Di tengah keputusasaan, sesosok mantan narapidana misterius datang melunasi seluruh utang tersebut. Namun, bantuan itu tidak gratis; ia menuntut Shara menjadi istrinya. Terperangkap dalam pernikahan tanpa cinta dengan pria asing yang penuh rahasia gelap, Shara merasa hidupnya telah dirampas. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: menyerah pada nasib atau nekat melawan sang suami.

MANTAN NARAPIDANA ITU SUAMIKU Bab 1

HARGA YANG HARUS DIBAYAR

Ponsel Shara bergetar di meja, menampilkan nama yang jarang sekali muncul di layarnya: Ibu.

Jantungnya mencelos. Sejak meninggalkan kampung halaman tiga tahun lalu, ibunya hampir tidak pernah menelepon kecuali ada hal yang benar-benar mendesak.

"Ibu?" Shara menjawab cepat.

"Shara..." Suara ibunya terdengar parau, seperti seseorang yang telah lama menahan tangis. "Nak... pulanglah. Ayahmu... kami dalam masalah besar."

Shara mengernyit. "Masalah apa?"

Ada jeda panjang, seolah ibunya ragu untuk menjawab. Lalu, dengan suara yang lebih seperti desa*han putus asa, ia berkata, "...Ayahmu terlilit hutang. Mereka... datang hari ini, Shara."

Dada Shara mengencang. "Hutang apa, Bu?"

"Tolong pulang dulu," suara ibunya bergetar, seakan ketakutan. "Kami butuh kamu di sini."

Sebelum Shara bisa bertanya lebih jauh, panggilan sudah terputus.

Dan tanpa ia sadari, itu adalah panggilan yang akan mengubah jalan hidupnya selamanya.

***

Malam telah turun saat Shara tiba di kampung halamannya. Udara dingin menusuk kulit, tapi bukan itu yang membuat dadanya terasa sesak.

Ia turun dari ojek, langkahnya cepat menuju rumah. Begitu pintu terbuka, suasana di dalam membuatnya terpaku.

Ibunya terduduk di kursi tua, wajahnya sembab. Ayahnya berdiri di dekat jendela dengan bahu merosot, seperti seseorang yang telah kehilangan seluruh harapan. Pipinya nampak tirus dan hilang aura wajahnya.

Dan seorang pria duduk di sofa, tampak begitu tenang seolah ruangan itu adalah miliknya.

Shara langsung tahu bahwa dialah pusat dari semua kekacauan ini.

Pakaiannya sederhana, kemeja hitam dengan lengan tergulung, celana panjang gelap. Tubuhnya tegap, rahangnya kokoh, tapi yang paling mencolok adalah sorot matanya.

Dingin dan mengintimidasi.

Seolah ia melihat dunia dari balik dinding es yang tebal, tanpa sedikit pun emosi.

Shara berusaha menelan kegelisahannya dan bertanya dengan suara yang lebih tegas dari yang ia rasakan, "Ibu... siapa dia?"

Ibunya hanya menangis, sementara ayahnya tetap diam.

Hingga akhirnya, dengan suara hampir tak terdengar, ibunya berbisik, "Ayahmu... terlilit hutang. Riba, Shara... bunganya membengkak... kami tidak bisa membayarnya."

Shara mengepalkan tangannya. "Berapa?"

Ayahnya akhirnya berbicara, tapi suaranya terdengar seperti gumaman penuh rasa malu. "Tiga ratus juta."

Darah Shara berdesir. "Tiga ratus..."

Bagaimana bisa?

"Kami... tidak punya jalan keluar." Mata ibunya penuh permohonan.

"Lalu... dia datang."

Shara menoleh kembali ke pria itu, tatapannya curiga.

"Apa maksudnya?"

Pria itu akhirnya bersuara. Nada suaranya rendah, tapi tidak bernada permintaan lebih seperti pernyataan yang tak bisa dibantah.

"Aku yang melunasi hutang orangtuamu."

Shara membeku. "Apa?"

"Ayahmu tidak punya uang," lanjutnya, tenang seperti membicarakan cuaca. "Jadi aku membayar untuknya."

Shara menelan ludah. "Kenapa? Apa maumu?"

Pria itu tidak langsung menjawab. Ia hanya menatapnya, lama, seolah sedang menilai sesuatu.

Lalu, dengan suara sedingin baja, ia berkata:

"Menikahlah denganku."

Ruangan terasa seperti runtuh di sekeliling Shara.

Matanya membelalak, kepalanya berputar. Ia menoleh ke orang tuanya, mencari penolakan, tetapi yang ia temukan hanyalah kepasrahan.

"Apa?" lirihnya.

"Aku tidak butuh mereka untuk menebusnya." Pria itu mengangkat satu alis. Dan menggantung ucapannya.

"Aku menginginkan istri."

Shara merasakan tubuhnya menegang. "Aku bukan barang yang bisa kau beli."

Ayahnya menunduk semakin dalam, ibunya menangis lebih keras. "Shara, Nak... tolong."

Shara tertawa pendek, pahit. "Tolong apa, Bu? Menyerahkan aku pada pria yang bahkan aku tidak kenal?"

Pria itu akhirnya berdiri. Gerakannya begitu terukur, begitu tenang, tapi justru terasa lebih berbahaya.

"Kamu tidak punya pilihan."

Shara mencengkeram dadanya, amarah mendidih dalam dirinya. "Aku tidak akan menikah dengan seseorang yang bahkan aku tidak tahu namanya."

Pria itu menatapnya tanpa ekspresi.

"Damian."

Satu kata. Dingin. Tanpa emosi.

"Lalu apa?" Shara mendengus. "Sekarang aku seharusnya menjatuhkan diri dan bersyukur di kakimu?"

Damian tersenyum kecil, senyum tipis yang lebih terasa seperti ancaman.

"Tidak perlu bersyukur." Tatapannya menusuk.

"Cukup tunduk."

Shara melangkah mundur, jantungnya berdegup kencang.

"Aku tidak akan menyerahkan diriku untuk membayar kesalahan orang lain."

Damian tidak langsung menjawab. Ia hanya menatapnya, lama, seolah menyimpan sesuatu di balik matanya yang gelap.

Lalu, dengan nada yang membuat udara di ruangan itu semakin dingin, ia berkata,

"Kita lihat... seberapa lama kamu bisa melawan."

Dan saat itu juga, Shara tahu, tidak peduli seberapa keras ia mencoba melarikan diri, hidupnya tidak akan pernah sama lagi.

Apa ceritanya seru? Kalo seru aku update chapter baru lagi besok.

Lanjut Membaca

Daftar Isi MANTAN NARAPIDANA ITU SUAMIKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bekas Pacar ( Indonesia )
7.9
Zetaya Diajeng Jayanti memilih mengunci rapat perasaannya akibat trauma masa lalu dari pengkhianatan cinta dan perceraian. Namun, takdir mempertemukannya lagi dengan Andaru Ansel Bratadikara, mantan pacarnya saat SMA yang kini juga seorang duda. Walau Zeta menolak keras kehadirannya, Daru tiada henti mendekat lewat kenangan indah dan rayuan yang gencar. Di antara rasa benci dan luka lama, sanggupkah Zeta bertahan atau justru kembali luluh oleh pesona sang mantan?
Sampul Novel Di Ranjang Majikanku
8.3
Binar baru memulai pekerjaannya sebagai asisten rumah tangga di kediaman keluarga kaya raya. Namun, ia justru tidak sengaja menyaksikan sang tuan sedang memuaskan diri di kamar. Ketegangan meningkat saat Binar kembali tertangkap basah menguping pertengkaran sang majikan dengan istrinya. Kemarahan pria itu memicu serangkaian kebetulan yang tak terduga. Binar pun kini semakin terjerat dalam pusaran hubungan terlarang yang melibatkan dirinya dan sang majikan.
Sampul Novel Kasih Sayang Mendalam: Sayang, Kembalilah Padaku
8.7
Selama dua tahun, Nina menjalani pernikahan kontrak dengan suami misterius yang tak pernah ia temui. Suatu malam, sebuah kekeliruan fatal membuatnya salah masuk kamar dan menyerahkan kesucian kepada pria asing. Akibat pelanggaran ini, ia terancam denda besar dan memutuskan untuk meminta cerai. Namun, saat menyerahkan berkas perceraian, Nina syok mendapati bahwa suaminya ternyata adalah pria yang sama yang menghabiskan malam bersamanya.
Sampul Novel Kini Aku Melupakanmu
9.3
Demi mewujudkan pernikahan impian Clara yang sekarat karena kanker, Ryan Badawi meminta Mona meminum obat amnesia sementara selama tiga hari. Ryan berjanji akan memberikan obat penawar setelahnya agar mereka bisa kembali bersama. Mona langsung menelan obat itu demi memenuhi desakan Ryan. Namun, Ryan tidak menyadari bahwa formula amnesia tersebut adalah hasil penelitian Mona sendiri yang sebenarnya tidak memiliki penawar sama sekali. Dalam tiga hari, Mona akan melupakan Ryan untuk selamanya.
Sampul Novel Pras and his destiny
8.8
Di usia kepala empat, Pras, seorang CEO bergelimang harta, hidup dalam bayang-bayang luka masa lalu. Status duda dan vonis mandul membuatnya menutup diri dari pernikahan. Namun, takdir mempertemukannya dengan Laurent, wanita panggilan kelas atas yang perlahan meluluhkan hatinya. Dari sekadar hubungan profesional, rasa cinta yang mendalam pun tumbuh. Kini, mereka terjebak dalam dilema, saling menyembunyikan rahasia besar karena takut kehilangan satu sama lain.
Sampul Novel Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku
7.8
Ketika badai topan besar melanda, sahabat dari putri sang protagonis terpaksa menginap di kediamannya. Suasana malam yang sunyi berubah drastis saat gadis itu menghampirinya dengan pakaian tidur tipis, berpura-pura mencari mentimun untuk meredakan rasa lapar. Namun, gelagat malu-malu dan penampilannya justru memicu ketegangan intim di antara mereka. Alih-alih mentimun biasa, pria itu menawarkan sesuatu yang jauh lebih menggoda, memulai hubungan rahasia yang penuh gairah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan