APKDock Logo
Sampul Novel Malam Jahanam

Malam Jahanam

9.5 / 10.0
Kehancuran rumah tangga orang tuanya menyisakan kepedihan mendalam bagi sang anak. Di tengah badai emosi tersebut, sebuah peristiwa tak terduga yang dijuluki malam jahanam mendadak terjadi. Tanpa pernah direncanakan, momen yang kerap jadi fantasi ini memutarbalikkan takdir hidupnya. Kini, ia terjebak dalam realitas getir yang anehnya terasa begitu indah. Inilah kisah cinta modern penuh rahasia dan takdir kelam.

Malam Jahanam Bab 1

Aku tidak menyangka kalau semuanya ini bakal terjadi. Aku memang sering mengkhayalkannya. Tapi tidak pernah merencanakannya. Dan begitulah, kehidupanku jadi banyak liku - likunya. Liku - liku yang indah mau pun yang jahanam. Tapi aku harus mengakuinya, bahwa semua itu jahanam tapi indah… indah sekali.

Perkenalkan dulu namaku Chepi

Aku hanya mendengar ceritanya saja, bahwa Papa menikah dengan Mama pada saat Mama berusia 22 tahun dan Papa sudah berusia 41 tahun. Lalu Mama hamil dan melahirkanku ketika usia Mama sudah 23 tahun.

Kemudian pada saat aku baru berumur 9 tahun, Papa bercerai dengan Mama.

Pada saat itu aku masih kecil. Sehingga aku tidak punya inisiatif untuk bertanya kenapa mereka harus bercerai. Aku hanya menurut saja. Bahwa aku harus ikut pada Papa, meski pun Mama berusaha untuk membawaku ke rumah orang tuanya.

Dan yang sangat menyedihkan (tapi aku tak berani melawan), aku dilarang mengunjungi rumah Mama di kampung yang lumayan jauh dari kotaku. Aku menurut saja, meski hatiku berontak, karena merasa masih membutuhkan pelukan kasih sayang Mama.

Setelah aku besar, barulah aku tahu bahwa Mama minta diceraikan, karena Papa menikah lagi dengan seorang gadis yang usianya hanya 10 tahun lebih tua dariku. Gadis yang dinikahi oleh Papa itu adalah anak buah Papa sendiri di kantor.

Hanya beberapa hari setelah Mama pulang ke rumah orang tua di kampungnya, seorang wanita yang masih sangat muda dibawa ke rumah Papa. Wanita yang baru berusia 19 tahun itu Papa perkenalkan padaku sebagai ibu tiriku. Dan sejak saat itu aku harus memanggilnya Mamie.

Aku yang merasa sangat disayangi oleh Papa, tidak pernah complain dengan kenyataan ini.

Memang aku sering mendengar tentang kejamnya ibu tiri. Tapi ternyata aku mendapatkan ibu tiri yang sangat lembut dan baik sekali padaku. Karena itu aku tak punya alasan untuk tidak menghormati ibu tiri yang sudah dibiasakan kupanggil Mamie itu, sebagai pengganti Mama kandungku.

Aku pun lalu tahu bahwa aku ini anak bungsu Papa. Karena sebelum menikah dengan Mama, Papa sudah menikah dua kali. Dari perkawinan sebelumnya itu Papa mendapatkan dua orang anak perempuan. Tapi kedua - duanya sudah pada punya suami. Aku hanya pernah berjumpa dua kali dengan kedua kakak seayah berlainan ibu itu, pada saat aku baru duduk di TK dan ketika Papa sudah membawa Mamie ke dalam rumah ini.

Kakak seayahku yang pertama bernama Susie. Sedangkan kakak seayah yang kedua bernama Nindie. Karena aku orang Jabar, aku memanggil mereka Teh Susie dan Teh Nindie.

Aku masih ingat benar, pada kedatangan yang kedua itu, kakak - kakak seayahku menasehatiku agar jangan nakal, karena aku tidak tinggal bersama ibu kandung lagi. Mudah - mudahan aja Mamie menyayangimu, kata Teh Susie saat itu.

Dalam kenyataannya Mamie memang sangat baik padaku. Memarahiku pun tidak pernah. Bahkan aku merasa dimanjakan olehnya, baik dalam membelikan pakaian mau pun membelikan coklat atau permen buatku. Ketika Mamie tahu aku ini senang baca komik, dia pun membelikanku beberapa buah buku komik yang sangat kusukai.

“Iya Mam,” sahutku saat itu.

Tadinya kupikir kebaikan Mamie hanya bermuka - muka, agar Papa makin sayang padanya. Tapi ternyata tidak seperti itu. Setiap kali Papa bertugas ke luar kota dan terkadang menginap sampai 3 - 4 malam di luar kota, Mamie malah semakin baik padaku. Bahkan boleh dibilang Mamie itu sangat memanjakanku pada saat Papa di luar kota.

“Tetap baik Pap,” sahutku.

“Makanya kamu harus bisa menyesuaikan diri padanya ya Chep. Jangan nakal dan turuti apa pun yang Mamie minta dan suruh.”

“Iya Pap.”

Mamie memang sangat baik padaku. Jadi, tidak ada hal yang harus kulaporkan kepada Papa.

Yang paling menyenangkan, setiap aku berulang tahun, Mamie selalu memberikan kado ulang tahun yang bagus - bagus. Bahkan pada saat aku berulang tahun yang ketujuhbelas, Mamie menghadiahkan sebuah motor bebek baru. Dengan pesan cepat bikin SIM A dan C, jangan dipakai ngebut - ngebutan, karena Mamie tidak ingin melihatku mengalami kecelakaan.

“Iya Mam,” sahutku, “Aku kan gak suka kebut - kebutan. Ohya… SIM A untuk apa Mam?”

“Kalau kamu sedang nyantai bisa kan nyetirin mobil mamie?”

“Owh… siap Mam. Aku kan udah bisa nyetirin mobil Papa. Tapi belum punya SIM, karena belum tujuhbelas tahun.”

“Iya, makanya nanti sekalian bikin SIM A. untuk biayanya sih nanti mamie transfer ke rekening tabunganmu.”

“Siap Mam.”

Sebelum menikah dengan Papa, Mamie harus resign dari perusahaan. Karena di dalam perusahaan itu tidak boleh ada dua orang atau lebih yang ada pertalian darah. Tidak boleh pula ada suami - istri yang sama - sama bekerja di perusahaan itu.

Itulah sebabnya harus ada yang resign salah seorang, Papa atau Mamie. Maka Mamielah yang resign, karena kedudukannya lebih rendah daripada Papa. Gajinya juga jauh lebih kecil daripada gaji dan penghasilan sampingan Papa.

Tapi Mamie sangat rajin berbisnis. Setelah resign dari perusahaan dan menikah dengan Papa, Mamie mencari uang sendiri di rumah. Sehingga banyak ibu - ibu berdatangan ke rumah sebagai rekan bisnis Mamie. Aku tidak tahu persis apa saja yang diolah oleh Mamie untuk bisnisnya. Kelihatannya Mamie menjual kebutuhan wanita semua.

Dan tampaknya Mamie sukses dalam bisnisnya. Sehingga ruang tamu dijadikan kantornya. Ada dua orang cewek yang bekerja di ruang tamu yang sudah dijadikan kantor itu.

Sukses Mamie memang mengagumkan. Sehingga dalam tempo singkat Mamie bisa membeli sebuah sedan yang harganya lebih mahal daripada mobil SUV Papa.

Ya… aku kagum pada gesit dan lincahnya Mamie dalam berbisnis.

Tapi… ada kekaguman lain yang kurahasiakan di dalam hati. Kagum pada kecantikan Mamie yang luar biasa pengaruhnya ke dalam batinku ini.

Yang membuatku heran adalah, sudah sekian lamanya Mamie jadi istri Papa, tapi tidak hamil - hamil juga. Apakah Mamie wanita mandul atau bagaimana? Entahlah. Aku tak berani menanyakannya.

Yang jelas, setiap kali aku berdekatan dengan Mamie, sudut mataku selalu “rajin” mencuri - curi pandang pada keelokannya. Bahwa Mamie berperawakan tinggi langsing, namun sepertinya padat berisi dan tidak kurus.

Kulitnya putih kekuningan. Sepasang matanya bundar bening. Hidungnya mancung meruncing. Bibirnya tipis merekah. Dan yang paling kukagumi adalah giginya itu. Putih dan rapi sekali, seolah sudah diatur semuanya. Maka kalau Mamie sedang tertawa, aku suka terlongong memperhatikan dua baris gigi yang rapi dan “tertib” itu.

Namun kekagumanku tentang daya pesona Mamie itu tetap kurahasiakan di dalam hati. Karena aku pun sadar bahwa Mamie itu milik Papa yang paling berharga.

Hari demi hari, minggu demi minggu dan bulan demi bulan berputar terus dengan cepatnya. Tanpa terasa nanti tengah malam jam nol-nol, umurku akan menjadi 18 tahun.

Aku malah teringat Papa yang sedang di luar kota. Kalau usiaku 18 tahun, usia Papa pun akan genap 60 tahun, karena Pazpa menikah dengan Mama waktu berusia 41 tahuyn dan katika aku lahir usianya sudah menjadi 42 tahun. Sedangkan Mama waktu melahikan aku usianya baru 20 tahun. Berarti sekarang usia Mama sudah 38 tahun.

Yang membuatku bersemangat di usia 18 tahun ini, karena Papa sudah berjanji bahwa kalau usiaku sudah 18 tahun, aku boleh menemui Mama di kampungnya yang masih kuingat jalannya. Bahkan bentuk rumahnya pun masih kuingat (kalau belum dirombak). Pokoknya rumah Mama itu hanya terhalang 1 rumah di samping Puskesmas.

Memang jam 00.00 nanti usiaku genap 18 tahun. Tapi kegiatanku di kampus tadi sangat meletihkan. Sehingga aku hanya kuat melek sampai jam 22.00, kemudian mengganti pakaianku dengan kaus oblong dan celana pendek serba putih, lalu terlelap tidur setelah mematikan lampu utama, tinggal lampu LED biru yang cuma 2 watt kubiarkan tetap menyala seperti biasanya.

Bersambung...

Lanjut Membaca

Daftar Isi Malam Jahanam

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel A Love Betrayal
8.9
Kehidupan rumah tanggaku hancur dalam sekejap setelah menyaksikan suamiku bermesraan dengan seorang wanita asing. Perempuan berambut panjang nan jelita itu merangkul lengannya begitu erat. Keduanya saling melempar tawa bahagia, layaknya pengantin baru yang sedang kasmaran. Siapa sebenarnya sosok wanita misterius tersebut? Rahasia besar apa yang mereka sembunyikan dariku? Inilah kisah penuh misteri tentang kepedihan dan pengkhianatan cinta.
Sampul Novel Gue Bukan P*****
9.0
Dana terjebak dalam dilema moral yang menyiksa akibat perintah sistem aneh yang mengikatnya. Kemarahannya memuncak saat sistem menargetkan gadis di bawah umur untuk misi tertentu. Meski sangat muak dan menolak keras tuduhan sebagai pedofil, ia tidak berdaya melawan otoritas tersebut. Sambil meratapi nasib tragisnya, Dana terpaksa mengikuti alur permainan gila ini tanpa bisa menghindar sedikit pun.
Sampul Novel Istriku Yang Seksi
8.1
Kehidupan Alden hancur usai memergoki pengkhianatan Synthia, sang istri tercinta. Didorong amarah dan niat balas dendam, ia menjebak Saskia, sahabat istrinya yang polos, dalam pernikahan paksa. Alden awalnya hanya ingin meluapkan rasa sakit hatinya, namun ketulusan Saskia perlahan mulai mengikis kebekuan jiwanya. Di sisi lain, Saskia harus tegar menghadapi dinginnya sikap sang suami yang angkuh. Mampukah benih cinta sejati bersemi di atas puing luka masa lalu mereka?
Sampul Novel Last Twilight
8.5
Senja Aluna selalu bingung dengan sikap dingin kedua orang tuanya. Saat adiknya sakit keras, ia malah menjadi pelampiasan amarah sang bunda. Beruntung, ada Dilan, sahabat setia yang selalu melindunginya di tengah kehampaan kasih sayang keluarga. Namun, hidup Senja kian goyah saat takdir mengancam akan memisahkan Dilan darinya. Di ambang keputusasaan, Senja hanya mendambakan pelukan hangat dan perhatian tulus ibunya. Akankah impian sederhana itu terwujud?
Sampul Novel Sekretaris Pengkhianat
9.1
Dituduh tidak setia oleh Daniel Lee, Scarlett Chen diusir dalam kondisi mengandung. Sebagai bos besar berdarah dingin dengan latar belakang mafia, Daniel sangat membenci pengkhianatan. Lima tahun kemudian, Scarlett kembali memakai identitas lain demi menuntut keadilan. Akankah momen reuni ini menjadi pembalasan dendam yang sempurna, atau justru menyeret mereka berdua kembali ke dalam pusaran obsesi kelam yang tak berujung?
Sampul Novel Thief of Heart
9.5
Kehidupan Emma, staf baru H&D Group, berubah total sejak bertemu Devan, sang putra pemilik perusahaan. Akibat skandal saat bertugas di Kalimantan, mereka nekat menikah siri demi melegalkan hubungan, meski Emma memiliki tunangan dan Devan telah beristri. Awalnya, pernikahan siri ini disepakati akan berakhir begitu Emma menikahi tunangannya. Namun, benih cinta justru tumbuh di antara mereka. Akankah Devan jujur pada istrinya, atau Emma rela menjadi istri kedua?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan