APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku

Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku

Kehidupan Aisyah hancur seketika saat sang suami meminta restu untuk menikahi sahabat karibnya. Demi mempertahankan rumah tangga, ia rela dimadu meski hatinya sangat terluka. Sayangnya, keputusan itu justru membawanya pada penderitaan baru. Suaminya berubah menjadi dingin, kasar, dan enggan memberikan kasih sayang. Di tengah cercaan dan ketidakadilan yang terus menerpa, sanggupkah Aisyah bertahan dalam pernikahan poligami ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

Kini Aisyah melaksanakan Shalat Dzuhur bersama sang suami. Walaupun hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja, tetap keduanya melaksanakan Shalat berjamaah seperti biasanya.

Setelah selesai Shalat, Aisyah mencium tangan suaminya dengan lembut. Setelah itu dia berdoa kepada Allah SWT, agar segala urusannya dipermudah oleh sang pencipta.

Tanpa sadar, air mata wanita muda itu mengalir deras membasahi seluruh wajahnya. Hal itu tak luput dari pandangan Putra. Namun, ia tidak bisa mengubah keputusannya.

'Ya Allah, jika memang ini yang terbaik untuk kami. Hamba ikhlas Mas Putra menikah lagi,' doa Aisyah dalam hatinya dengan lirih.

Setelah selesai berdoa, Aisyah membereskan mukenah dan sajadah yang ia pakai untuk Shalat tadi. Setelah itu, ia duduk berhadapan dengan suaminya.

Aisyah mengatur napasnya dengan perlahan. Karena, dia takut tidak bisa menahan kesedihan dan menangis di hadapan sang suami.

"Mas, aku mengizinkan kamu menikahi Difa. Mungkin ini memang yang terbaik untuk kita," ucap Aisyah dengan tutur kata yang lembut, dan bergetar menahan tangisan.

Putra langsung tersenyum. Kemudian, dia memegang tangan Aisyah dengan lembut dan mengecupnya. Sontak membuat wanita muda itu menangis tersedu-sedu.

Entah mengapa, rasanya dia sangat sedih saat melihat kebahagiaan yang terpancar dari raut wajah sang suami.

"Terima kasih Aisyah, aku sangat mencintaimu. Aku berjanji akan adil pada kalian berdua," sahut Putra lembut sambil mengecup kening Aisyah.

Aisyah hanya mengangguk pelan. Karena, hatinya sangat sakit mendengar janji yang diucapkan oleh sang suami barusan.

'Adil katanya? Sedangkan saat ini aku masih menjadi istri satu-satunya. Tetapi dia masih belum diberikan gula jiwa. Apa lagi jika Mas Putra menikahi Difa,' batin Aisyah lirih.

Putra tersenyum bahagia. Kemudian, pria itu bergegas pergi dari hadapan sang istri untuk memberikan kabar baik pada Difa. Sedangkan Aisyah masih diam di tempat dan menangis tersedu-sedu.

Hati wanita mana yang tidak sakit melihat kebahagiaan suaminya dengan wanita lain. Bukan hanya itu saja, ia juga tidak akan sanggup jika tinggal satu atap dengan sang suami dan madunya.

"Ya Allah, kuatkan hamba agar bisa melewati ujian ini." Aisyah berucap lirih sambil bergegas pergi dari sana.

***

Satu Minggu Kemudian...

Pagi ini Aisyah sudah rapi dengan pakaian syar'i serta cadar yang ia kenakan. Sebab, sang suami akan melangsungkan pernikahan di kediaman Difa yang berada di Kota Banda Aceh.

Wanita muda itu terlihat bersedih, walaupun ia menggunakan cadar. Terlihat jelas dari bola mata Aisyah yang mengeluarkan butiran kristal.

"Aisyah, jika kamu tidak bisa pergi. Jangan di paksakan! Tidak masalah Nak," ujar Maryam, ibu mertua Aisyah.

"Tidak apa Bu, Aisyah akan tetap pergi menemani Mas Putra menikah," jawab Aisyah dengan lirih.

Walaupun wanita muda itu mengucapakan dirinya kuat. Namun, terlihat jelas kalau dia bersedih dari suaranya.

Maryam membawa sang cucu bersamanya. Karena, dia tahu Aisyah pasti bersedih dan membutuhkan waktu untuk sendiri saat ini. Wanita paruh baya itu paham betul seperti apa perasaan menantunya. Sebab, dia juga merasakan hal yang sama 25 tahun silam.

Aisyah menghapus air matanya. Kemudian, dia berjalan ke luar dan masuk ke dalam mobil pengantin, duduk di samping sang suami yang terlihat sangat bahagia.

"Aisyah, kumohon jangan ada tangisan nanti ya!" pinta Putra pada Aisyah, tanpa memikirkan perasaan sang istri saat ini bagaimana.

Aisyah menganggukkan kepala. Karena, dia tidak bisa berjanji kepada suaminya kalau ia tidak akan menangis nanti.

'Ya Allah, aku pasti kuat menghadapi semua ini. Mungkin dengan Mas Putra menikah lagi, dia bisa adil kepada kedua istrinya,' batin Aisyah lirih dan penuh harapan.

Selama diperjalanan, Aisyah dan Putra hanya diam dalam pikiran masing-masing. Wanita muda itu memikirkan apakah dia sanggup hidup bertiga dalam satu atap yang sama? Sebab, suaminya yang meminta hal tersebut.

Sedangkan Putra, memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa menghabiskan malam bersama Difa tanpa memikirkan Aisyah. Wanita yang sangat ia cintai sejak dulu.

'Aku akan memikirkan cara, agar Aisyah tidak terluka dengan sikapku ini. Jujur, aku sangat mencintai dia. Tetapi aku juga ingin merasakan keperawanan,' batin Putra bingung harus berbuat apa.

Putra melirik ke arah Aisyah, terlihat wanita itu memandangi kaca mobil. Namun, ia tahu sang istri sangat sedih. Walaupun istrinya mengunakan cadar.

Putra memegang tangan Aisyah, membuat wanita muda itu langsung menoleh dan menatap mata sang suami dengan lirih.

"Aisyah, kumohon berjanjilah jangan tinggalkan aku!" pinta Putra dengan lirih.

Sontak saja membuat Aisyah sedikit kesal. Karena, pria itu meminta dia tetap bertahan. Sedangkan selama ini ia tidak pernah merasakan gula jiwa yang menjadi hak-nya.

"Mas, coba lihat burung yang ada di depan rumah orang. Apakah dia bahagia selalu dimanja oleh tuan-nya? Tidak. Sebab, ia merasa tidak bebas. Karena, dia selalu di kurung," jawab Aisyah bijak.

Putra mengerutkan keningnya. Karena, dia sama sekali tidak mengerti apa yang diucapkan oleh sang istri barusan.

"Maksudnya? Burung dan kamu tidak ada hubungannya?" tanya Putra bingung.

Aisyah tersenyum. Kemudian, dia memegang tangan Putra dengan lembut sambil mengucap tangan pria yang dicintai.

"Aku ini sama seperti burung yang ada di dalam kandang. Kami sama-sama terkurung dan tidak mendapatkan hak kami walaupun kami sering di manja," jawab Aisyah dengan tutur kata yang lembut.

Putra hanya diam. Karena, dia masih tidak mengerti dengan ucapan sang istri dan meminta Aisyah menjelaskan lebih detail lagi.

"Jika Mas masih belum bisa memberikan aku gula jiwa. Maaf, aku tidak bisa bertahan dalam pernikahan ini," jelas Aisyah lirih.

Putra terdiam. Karena, dia belum sanggup menyentuh Aisyah. Sebab, bayang-bayang pria yang menyentuh sang istri masih terus berputar jelas di kepala-nya.

Bersambung.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Derita berujung bahagia
8.3
Arini harus berjuang keras membesarkan anaknya seorang diri. Begitu sang buah hati berhasil meraih kesuksesan, mantan suaminya yang dahulu mencampakkan mereka kembali hadir demi mengincar harta atas nama hubungan darah. Di tengah kemarahan dan luka masa lalu, takdir mempertemukan Arini dengan sosok jodoh tak terduga yang rupanya berhubungan erat dengan keluarga Hakam. Mampukah Arini menemukan kebahagiaan sejatinya kini?
Sampul Novel Dilema Hati
8.3
Kehidupan mandiri Leonard Mahendra yang berusia 38 tahun berubah drastis sejak kedatangan Evelyn. Putri sahabatnya itu menumpang hidup karena sang ayah berdinas di luar negeri. Kepribadian Evelyn yang periang memberi warna baru pada hari-hari Leonard. Lambat laun, kepedulian Leonard berkembang menjadi cinta terlarang. Evelyn pun bimbang karena memendam rasa pada teman ayahnya. Hubungan rahasia ini terancam hancur saat ayah Evelyn pulang dan mengetahui segalanya.
Sampul Novel MENANTU KONTRAK
9.2
Pasca diusir ibu tirinya, hidup Anindya yang sulit berubah saat ia menerima pernikahan kontrak dengan Reivan. Reivan adalah miliarder dingin yang trauma akan masa lalunya. Pernikahan ini diatur oleh Nyonya Nadia demi mengabulkan keinginan terakhir Nenek Zylvana yang sakit keras. Kehadiran sang nenek yang manja perlahan mencairkan jarak di antara mereka. Sayangnya, ego Reivan memicu konflik hebat yang memaksa Anindya mempertaruhkan nyawa demi cinta saat rahasia mulai terungkap.
Sampul Novel Rasa Sakitku, Kesalahanmu
8.4
Kehidupan Rafaela runtuh seketika saat anak laki-lakinya meninggal dunia. Tragisnya, di momen krusial tersebut, Naren sang suami malah pergi demi menyambut cinta masa lalunya. Kepergian sang buah hati pun menjadi penutup kelam bagi kisah cinta sepuluh tahun dan pernikahan tiga tahun mereka. Kini, Rafaela tidak lagi memiliki air mata. Di tengah kehampaan yang dingin, ia memilih menyerah dan tenggelam dalam kesunyian yang menyiksa akibat pengkhianatan Naren.
Sampul Novel Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian
9.8
Hidup Angga berubah total setelah patah hati menyerangnya. Akibat rencana gila Doni, ia harus menemani Riri, sepupu temannya sendiri, hingga kehilangan keperjakaannya dalam sebuah malam tak terduga. Menyadari potensi besar Angga, Doni menawarinya pekerjaan sebagai penghibur para wanita kesepian. Walau awalnya Angga menolak karena merasa tak berbeda dengan gigolo, bayaran yang melimpah serta bakatnya sebagai pemuas hasrat membuatnya tak mampu mundur dari dunia baru tersebut.
Sampul Novel Suami Cacatku Ternyata Sultan
9.1
Tepat sebelum akad, Vani dikhianati oleh Wisnu, calon suaminya yang berselingkuh dengan adiknya sendiri. Demi melunasi utang-utang Wisnu, ia terpaksa menikahi Gerry, kakak tiri mantan kekasihnya yang mengalami kelumpuhan. Di tengah kepedihan dan kekecewaan yang mendalam karena pernikahan paksa ini, Vani perlahan mulai menyadari bahwa di balik keterbatasan fisiknya, Gerry ternyata menyimpan rahasia besar mengenai identitas aslinya yang sebenarnya.