APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah

Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah

Demi bertahan hidup dan membiayai kuliahnya di luar negeri, seorang mahasiswi terpaksa mengambil pekerjaan paruh waktu di sebuah tempat hiburan mewah di Aurelion. Keputusan tersebut membawanya pada suatu malam yang sangat mengerikan, sebuah peristiwa traumatis yang terus menghantuinya. Kini, setiap kali terbangun di keheningan tengah malam, ingatan akan teror malam itu selalu kembali membayangi pikirannya, menyeretnya ke dalam pusaran misteri dan romansa yang penuh ketidakpastian.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kalau Kak Lody setuju untuk mencoba dulu ... apa malam ini aku bisa merasakan apa yang dirasakan Winda?

Bukan hanya bisa menghasilkan uang dengan mudah, tetapi juga menikmati sensasi seperti itu .... Tidak bisa kubayangkan betapa menyenangkannya.

Sampai pagi tiba, aku masih terjebak dalam lamunan, baru bisa tertidur dengan pikiran kacau.

Saat bangun, hari sudah sore. Untuk pertama kalinya, aku berdandan dengan serius, melihat ke cermin kiri-kanan dan merasa cukup puas. Dengan penuh semangat, aku pergi ke klub.

Dari kawasan kumuh naik kereta bawah tanah ke daerah kaya, perjalanan memakan waktu lebih dari dua jam. Saat tiba, langit sudah gelap, dan banyak mobil sport yang namanya tak kuketahui diparkir di luar klub.

Aku berdecak kagum, menarik napas dalam-dalam, lalu melangkah ke tempat yang bisa mengubah takdirku ini.

Kali ini, karena sudah lebih familiar, aku langsung menuju area dalam. Masih di kolam renang yang sama, Kak Lody dan Winda duduk di pinggir kolam dengan pakaian renang minim.

Setelah memikirkannya semalaman, aku langsung bisa melihat perubahan pada Winda.

Setelah semalaman bersama Kak Lody, wajahnya justru terlihat lebih cerah. Bahkan setiap senyum dan ekspresinya terasa menggoda. Seluruh tubuhnya memancarkan aura kebahagiaan.

Aku menatapnya tanpa berkedip, tetapi Winda tetap tenang dan santai.

"Kak Lody hebat banget di bidang itu. Sayang kamu nggak tinggal semalam, kalau nggak kamu juga bisa mencobanya ...."

Kak Lody meremas dada Winda dengan tangannya yang besar, tersenyum tipis.

"Nggak usah buru-buru, malam ini dia sudah bisa menemani tamu."

Winda tiba-tiba teringat sesuatu dan mengingatkan Kak Lody, "Mirna ini masih pertama kali, lho. Apa nggak dicoba dulu?"

Mendengar itu, Kak Lody tampak lebih tertarik. Dia menatapku dengan serius untuk beberapa saat sebelum berkata, "Tubuh sebagus ini ternyata masih perawan? Jangan-jangan kamu lagi bercanda sama aku?"

Meskipun dia berbicara dengan Winda, matanya terus tertuju padaku, jelas menunggu jawabanku.

Aku segera mengangguk, "Sebelumnya aku sibuk belajar, jadi nggak pernah punya pacar."

Kak Lody melambaikan tangan, dan sebelum aku sempat bereaksi, Winda dengan bersemangat menghampiriku, menarikku ke kamar mandi.

Dia langsung melepas pakaianku. Dengan pengalaman sebelumnya, aku hanya agak canggung, tetapi tidak menolak.

"Mandi yang bersih, lalu cukur bulu di bawah sana. Kak Lody mau menjual keperawananmu dengan harga bagus!"

"Dengan kondisi tubuhmu seperti ini, selama kamu memuaskan tamu malam ini, pekerjaan ini bisa dianggap sukses!"

Aku tertegun. Meskipun aku tahu keperawananku akan diberikan kepada tamu, aku tidak menyangka itu terjadi secepat ini. Apakah malam ini benar-benar akan terjadi ....

"Melakukannya dengan pria asing … apa akan terasa nggak nyaman? Kudengar pertama kali itu sakit."

Winda tertawa, mencubit dadaku, "Bagaimana? Tangan orang lain terasa beda dengan tanganmu sendiri, 'kan? Pria itu lebih memuaskan!"

Dia memang berpengalaman. Aku menjadi lemas karena tindakannya, bahkan suaraku berubah menjadi tidak wajar.

"Aku mengerti ...."

Dengan perasaan tegang sekaligus penuh antisipasi, aku selesai mandi dan mengenakan gaun mini motif macan tutul yang sangat terbuka.

Aku ditempatkan di sebuah ruangan mewah, duduk dengan kaki terlipat, menunggu apa yang akan terjadi.

Namun, bukan Kak Lody yang datang, melainkan lima atau enam pria bertubuh besar. Mereka baru saja keluar dari kolam renang, hanya mengenakan celana renang basah yang menonjol di bawahnya.

"Wah, barang kali ini luar biasa!"

Mereka mengelilingiku. Aku yang ketakutan bertanya pada Winda.

"Yang mana tamu yang harus aku temani?"

Pria-pria itu tertawa, begitu juga Winda. Mereka semua menatapku dengan ekspresi aneh.

Aku mulai panik. Suasana menjadi tegang.

Winda akhirnya berbicara, "Mereka semua tamu yang harus kamu temani. Pertama kali memang lebih seru kalau banyak orang. Nikmati saja!"

Setelah itu, dia merobek pakaianku dan mendorongku ke pelukan para pria itu, sementara dia sendiri duduk di sofa dengan penuh semangat menonton.

Mereka makin mendekat. Aku yang ketakutan mencoba berdiri, tetapi tidak bisa. Aku bergerak mundur.

"Jangan .... Aku nggak mau .... Jangan mendekat!"

"Aku nggak mau uang ini .... Aku benar-benar nggak mau ...."

Namun, permohonanku seperti tetesan air di lautan. Mereka hanya tertawa penuh nafsu, sama sekali tidak peduli pada penolakanku.

Aku memohon bantuan kepada Winda, tetapi dia mengabaikan tatapanku dan malah menyuruh pria-pria itu untuk segera melakukannya.

"Dia nggak bisa berdiri! Pegang kakinya, jangan sampai dia lari!"

Pria-pria itu menjadi makin bersemangat. Dua dari mereka mendekat untuk memegang kakiku, sementara yang lain mencoba menahan lenganku agar aku tidak bisa bergerak.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B93452" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B93452
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
9.2
Pernikahan Airra, seorang yatim piatu, dengan miliarder bernama Arief hancur akibat fitnah kejam dari Garna dan Binar. Tanpa status yang jelas, ia diusir hingga terpaksa bekerja sebagai pembersih hotel demi menghidupi anak kembarnya. Tiga tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat kondisi fisik Airra sangat lemah. Pertemuan ini membangkitkan dendam membara di hati Airra akibat luka masa lalu. Akankah hubungan mereka bertahan di tengah badai yang belum usai?
Sampul Novel FINDING MOM
9.1
Seorang gadis nekat menjadi buruh migran di luar negeri demi melacak keberadaan ibu kandungnya. Di tanah rantau, pesonanya memikat beberapa pria, tanpa menyadari salah satu di antaranya adalah kekasih sang ibu. Di sisi lain, ibunya telah lama membuang masa lalu demi kebebasan. Takdir menjadi rumit saat sang gadis dilamar oleh kekasih ibunya tersebut, memicu pergolakan batin hebat di tengah pencarian jati diri dan cinta.
Sampul Novel His First Love
9.2
Demi membalas pengkhianatan suaminya, Zhepyr, Davira sang mantan putri rela dicap buruk. Perselingkuhan Zhepyr dengan cinta pertamanya membakar amarah Davira yang kini menyadari harga dirinya. Di depan ksatria setianya, ia bertekad tidak akan menangis dan siap membuat mereka berlutut. Davira kini dihadapkan pada pilihan sulit: memaafkan atau pergi tanpa belas kasih demi hidup baru. Akankah dendam ini berujung pada perpisahan?
Sampul Novel Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami
9.4
Tepat pada hari ulang tahun ke-27 sekaligus peringatan pernikahan ketiga mereka, Felisha menerima kejutan pahit dari suaminya, Zarend Richardy. Bukan hadiah manis, melainkan selembar surat cerai yang disodorkan pria itu. Zarend menandatanganinya dengan dingin demi menuruti keinginan Valerie yang keras kepala. Baginya, perceraian ini hanyalah formalitas belaka agar Valerie mau menerimanya kembali. Felisha kini harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya meminta tanda tangannya tanpa rasa bersalah.
Sampul Novel Perjuangan untuk Arda
8.9
Demi mengubah nasib, Arda nekat pergi dari kampung halamannya untuk mengadu peruntungan di Yogyakarta. Sebagai pendatang baru, ia dipaksa bertahan di tengah kerasnya lingkungan yang asing. Kisah ini menyoroti perjuangan batin dan fisik Arda saat merajut mimpi masa depannya. Di sela-sela adaptasinya dengan keunikan budaya lokal, ia harus menghadapi rentetan ujian berat yang terus menguji batas keteguhan hatinya di kota tersebut.
Sampul Novel Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
9.2
Amira selalu diremehkan sang mertua yang terus membandingkannya dengan Rista. Tanpa ada yang tahu, ia sebenarnya wanita mandiri yang tengah merintis kesuksesan finansial. Sementara itu, Heri yang bosan hidup susah memilih berselingkuh dengan Tania, mantan pacarnya. Pengkhianatan ini menghancurkan hati Amira yang selama ini berjuang berdagang demi menghidupi keluarga. Saat berniat melayangkan gugatan cerai, ia justru mendapati dirinya hamil. Haruskah Amira bertahan atau pergi?