APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MAFIA DI KEJAR GADIS OBSESI

MAFIA DI KEJAR GADIS OBSESI

Seorang bos mafia kejam yang ditakuti dunia mendadak tak berkutik di hadapan gadis pemberani berjiwa pejuang. Alih-alih takut dengan intimidasi sang mafia, pebisnis tangguh ini justru berani membangkang, berdebat, hingga menggoda dirinya. Segala upaya sang bos untuk menundukkannya sia-sia karena keberanian luar biasa gadis tersebut. Akankah ketangguhan sang mafia akhirnya luluh oleh obsesi unik sang gadis?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Bos, menurut saya ada yang tidak beres dengan gadis itu, dia seorang gadis kecil tapi bisa memukuli kami separah ini." Kata salah satu anak buahnya beranjak dari lantai dengan menahan rasa sakit yang masih terasa.

    "Tidak, kalian berdua tidak berguna. Bagaimana seorang gadis bisa mengalahkan kalian, malulah pada diri kalian sendiri. Aku tidak ingin melihat wajah kalian lagi." Kata Alan, lalu berjalan keluar dari ruangan itu dengan rasa kesalnya.

    Diluar klub, Alan masih berusaha mencari gadis itu. Namun, ia tak menemukan gadis itu lagi di dalam maupun di luar klub. Alan pun memutuskan untuk menghubungi Justine dan memerintahkan anak buahnya yang lain untuk menemukan gadis asing yang mencurigakan itu.

    "Hallo bos." Kata Justine begitu panggilan mereka terhubung.

    "Justine, cepat datang kesini!." Perintah nya.

    "Oke bos." Jawab Justine, lalu mengakhiri panggilan mereka dan memasukan ponselnya kedalam saku jasnya.

    Salah satu anak buah Alan telah memberitahukan pada Justine jika gadis asing yang dicari oleh Alan telah pergi meninggalkan klub. Alan menatap lurus ke depan dengan raut wajahnya yang serius.  Karena saat ini, Alan dan Justine tengah berada di dalam ruang keamanan, memeriksa rekaman cctv saat gadis asing itu memasuki klubnya. "Jeda!." Alan menginstruksikan dan penjaga keamanan menghentikan video rekaman itu.

    "Aku ingin tau segalanya tentang dia!." Perintah Alan pada Justine.

    "Baik, bos. Saya akan segera menyelesaikannya." Balas Justine sembari mengamati seorang gadis yang berada di rekaman cctv tersebut.

    Sementara itu, Alan juga mengamati gadis itu dan tenggelam di dalam pikirannya.

    ***

    Keesokkan harinya, sebuah file berisi informasi tentang gadis asing itu telah ada di atas meja kerja Alan. Pria itu meraih dan membaca tentang latar belakang seorang gadis yang ternyata bernama Alexa Veronica. Dengan cermat Alan membacanya.

    Sementara itu Justine berdiri tak jauh dari meja kerjanya.

    Alexa Veronica merupakan seorang fashion blogger muda yang berbakat, seorang gadis yang kuat dan mandiri, juga pandai dalam mengelola bisnis ayahnya.

    Tak ada satu pun informasi yang Alan baca mampu memberikan informasi yang jelas dengan apa yang telah ia curigakan pada gadis asing itu.

    Alan menutup file tersebut dan kekecewaan terlihat jelas di raut wajahnya yang tampan.

    "Bos, mungkin saja gadis itu memang bukan mata-mata." Kata Justine berasumsi.

    Alan melayangkan tatapan tajamnya ke arah Justine dan menggelengkan kepalanya. "Tidak, Justine. Aku punya firasat jika gadis itu menyembunyikan sesuatu, dari cara dia menatapku kemarin dan ketika dia memukuli orang-orang kita di klub, itu menunjukkan jika dia bukan gadis biasa." Kata Alan menjelaskan dengan nada serius dan Justine mendengarkan dengan penuh perhatian.

    "Sekarang, aku sendiri yang akan berbicara dengannya malam ini. Kau bilang dia selalu mengunjungi klub ku setiap akhir pekan. Apa dia akan datang malam ini juga?." Tanya nya dan Justine menganggukkan kepalanya.

    Kemudian Alan menjelaskan semua rencananya pada Justine.

    "Bersiap bertemu dengan orang yang tak mengenal kata maaf ini, Nona Alexa Veronica." Bisik Alan, bibir sensualnya membentuk seringaian yang menakutkan.

    ****

    Alan tiba di klubnya dengan sedikit lebih cepat dari biasanya, setelah menerima telpon dari anak buahnya yang memberitahukan padanya jika Alexa telah tiba di klub.

    Hari ini, Alexa mengenakan jumpsuit merah strapless dan sepatu hitam. Dia masuk dengan langkahnya yang anggun dan terlihat berkelas, rambutnya diikat seperti ekor kuda.

    Saat dia berjalan ke kamar kecil, seseorang tiba-tiba mengunci pintunya dari luar.

    Alexa yang terkejut, lantas berbalik badan. "Apa-apaan ini, siapa yang berani mengunci pintunya dari luar?." Alexa berteriak dan mencoba membuka pintu.

    "Jadi, kau kesini?." Saat sebuah suara yang dalam masuk ke dalam indera pendengarannya, Alexa berbalik membelakangi pintu dan matanya melebar, terheran melihat apa yang di liat oleh kedua matanya.

    Alexa tidak ingin melakukannya, tetapi perasaan nya tak bisa berbohong. Jantungnya berdegup kencang dan ia terpana melihat seorang pria tampan yang sangat ia kagumi berdiri di hadapannya dengan jas hitam yang menutupi tubuh kekarnya.

    "Katakan padaku, untuk siapa kau bekerja?." Tanya nya dengan nada yang tegas juga dingin. Melangkah mendekati Alexa yang masih terdiam melamun.

    Alan menjentikkan jarinya dan membuat Alexa tersadar dari lamunannya.

    "Aku bekerja untuk diriku sendiri, aku adalah bosnya." Balas Alexa jujur, menatap takjub pada wajah tampan pria jangkung itu.

    "Mengapa kau memata-matai ku?." Lagi, Alan kembali mengajukan pertanyaan.

    Sementara itu, Alexa yang mendengar pertanyaan aneh Alan. Lantas mengernyitkan dahi nya. "Kenapa aku harus memata-matai mu?." Bukan jawaban melainkan pertanyaan yang Alexa lontarkan, karena gadis itu tak mengerti dengan maksud perkataan Alan.

    "Aku melihatmu menatapku tadi malam, jadi jangan berani-berani berbohong padaku!." Alan memperingatinya setelah berjalan lebih dekat dengan Alexa.

    Sementara itu, jantung Alexa hampir berdetak kencang karena posisi mereka yang berdekatan seperti saat ini, dia menatap bola mata cokelat pria misterius itu.

    "Itu salahmu." Kata Alexa dengan santainya. "Kau sangat menarik dan saat itu aku sedang memperhatikanmu." Gadis itu memberikan jawaban yang jujur, tetapi sepertinya Alan tidak mempercayainya.

    Alan berjalan mundur dan menyeringai. Membuat Alexa kebingungan.

    "Jadi kau tidak akan langsung menjawab pertanyaanku." Pria itu mengeluarkan pistol dari dalam saku celananya dan mengarahkannya ke arah Alexa. "Katakan yang sebenarnya atau kau akan mati ditangan ku!."

    Mata Alexa terbelalak saat gadis itu melihat pistol yang di todong kan di depannya secara langsung, tetapi ia membuang rasa takut nya dan menjawabnya dengan percaya diri. "Kau terlihat lebih menarik dengan pistol ditangan mu, sungguh aku tidak berbohong. Aku baru saja mengangumi semalam."

    Alan merasa kesal ketika Alexa justru tak merasa takut padanya.

    Alan menggertakkan gigi nya dan bertanya. "Jika kau tidak berbohong, lalu bagaimana kau bisa mengalahkan anak buahku yang sudah terlatih dengan begitu mudahnya?."

    "Karena aku lebih terlatih daripada mereka dalam hal bela diri." Dia memutar bola mata nya dan tersenyum, seakan membanggakan dirinya sendiri.

    "Kau hanya membuang-buang waktuku, jika kau tidak memata-matai ku, maka kau tidak boleh terlihat lagi di klub milikku!. Kata Alan memperingatinya dan kembali memasukkan pistolnya kedalam sakunya.

    "Apa? Kenapa aku tidak boleh datang ke klub ini lagi? Kau memang menarik tapi kau juga aneh, kau tidak boleh menghentikan ku untuk datang ke sini!.'' Balas Alexa tak terima.

    "Aku pemilik klub ini dan seorang pria yang di takuti banyak orang." Alan terlihat kesal.

    "Tapi aku tidak takut padamu." Kata Alexa menatap bola mata coklat Alan.

    Alan menghela napasnya kasar. "Katakan padaku apa motif mu yang sebenarnya?." Alan kembali mendesak, karena dia masih tidak yakin bahwa gadis asing itu bukan mata-mata.

    "Baiklah, aku akan memberitahumu motifku yang sebenarnya."

    Saat mendengar Alexa setuju untuk mengakui nya, mata Alan berbinar dan ia tau dirinya akan menang.

    "Sekarang kau langsung menjelaskan saja! Aku tau ada motif nyata di balik pemukulan anak buahku dan ketika memperhatikan ku semalam."

    Alexa dengan berani berjalan mendekati Alan dan berbisik di tertelinga pria itu. "Motifku yang sebenarnya adalah merayu mu karena kau membangkitkan hasrat batinku dengan kepribadian mu yang berbahaya dan misterius."

    Kesemutan Alan rasakan di punggungnya saat napas hangat Alexa membelai telinganya. Pria itu berharap bisa mengungkapkan niat yang sebenarnya dari gadis asing itu, tetapi jawaban berani yang gadis itu lontarkan benar-benar mengejutkan dirinya.

    Alexa tersenyum dan Alan melayangkan tatapan tajam nya sebelum akhirnya berjalan mendekati pintu. " BUKA PINTU NYA!." perintah Alan dan pintu pun segera terbuka.

    Alexa mengangumi nya dengan mata penuh hasrat, gadis mandiri itu benar-benar terhipnotis oleh daya tarik dan kepribadian misteriusnya. Hari ini, pria asing itu menodongkan pistolnya ke arah nya, tetapi Alexa tidak takut karena gadis itu memang tidak menakuti apa pun. Hidup nya telah membuat dirinya kuat dan tak kenal takut.

    Sementara itu, Alan berbalik dan menatap Alexa. "Kau seharusnya tidak terlihat lagi di Klub ini." Pria itu memperingati Alexa dengan nada bicara nya yang serius. Lalu berjalan keluar.

    "Aku tidak takut, aku akan datang ke sini lagi dan lagi untuk menemui mu, tampan. Aku ingin melihat bagaimana kau menghentikan ku!." Gadis itu bergumam, senyuman nakal muncul di wajah cantiknya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bercinta dengan werewolf
8.3
Kecewa karena patah hati, Alexa meluapkan kesedihannya dengan minum hingga mabuk di sebuah bar. Di sana, ia bertemu Michael, seorang pemimpin mafia sekaligus werewolf yang menguasai tempat tersebut. Di bawah pengaruh alkohol, Alexa merayu Michael karena mengiranya seorang gigolo. Malam panas itu pun menjadi awal hubungan kasual yang terus terulang setiap kali mereka berjumpa. Akankah jalinan penuh gairah ini berkembang menjadi cinta yang sesungguhnya?
Sampul Novel Budak Seksi Tuan Cedric
8.2
Kehidupan Falisha Marbella hancur seketika saat kekasihnya, Ben Andrigo, tewas di dekatnya. Tragedi mahasiswi 19 tahun ini berbuntut panjang ketika ayah Ben, Cedric Andrigo, menuduhnya sebagai penyebab kematian sang putra. Sebagai miliarder kejam yang memimpin bisnis ilegal, Cedric bersumpah membuat hidup Falisha menderita. Didorong dendam, pria arogan itu memaksa Falisha menjadi budak pemuas nafsunya. Akankah Falisha sanggup membebaskan diri dari belenggu kekejaman Cedric?
Sampul Novel Dipaksa Menikahi Mafia Kejam
9.1
Niat baik Grazella Elnara Wesley menolong orang asing berujung petaka. Dia dipaksa menikah oleh Gabriel Leonard Mattew, bos mafia kejam asal Italia yang terobsesi padanya karena kemiripan fisik dengan masa lalunya. Meski terjebak di dunia Leon yang keji, mahasiswi psikologi ini bertekad melindungi hatinya. Sembari berjuang demi kesembuhan sang adik, Grazella harus bertahan menghadapi kekejaman pria yang merasa dirinya tuhan tersebut.
Sampul Novel Kini Ku Hilang Selamanya
9.6
Merayakan tujuh tahun pernikahan dengan Lionel, sang bos mafia, sang istri awalnya berniat membagikan kabar kehamilannya. Namun, kemesraan mereka hancur saat ia mendengar obrolan rahasia Lionel dan anak buahnya dalam bahasa Iltan mengenai wanita lain bernama Sofia. Tanpa mereka sadari, sang istri memahami bahasa tersebut karena asal-usul neneknya. Menahan rasa sakit hati dan amarah di balik senyum palsunya, ia diam-diam mengambil keputusan besar. Melalui ponselnya, ia menerima tawaran proyek riset medis internasional, bersiap untuk pergi dan melenyapkan dirinya dari kehidupan sang suami dalam waktu tiga hari.
Sampul Novel Mahkota Murka
8.3
Amelia Hopewell tidak pernah menduga bahwa Edmund Nash, tunangan tercinta yang pernah ia selamatkan, tega menghancurkan bisnis keluarganya. Sebagai bos kriminal kejam, Edmund bahkan menutup akses dana saat ayah Amelia kritis demi menuruti keinginan Rosalyn. Setelah tiga tahun menderita akibat pengkhianatan keji ini, kebenaran akhirnya terungkap. Dipenuhi amarah mendalam, Amelia segera mengerahkan pasukannya untuk membalas dendam dan menghancurkan Edmund hanya dalam waktu tiga hari.
Sampul Novel Obsesi Mafia Tampan
9.0
Terperangkap dalam dunia model dewasa, nasib Haruka Arsya kian malang setelah diculik oleh penggemar fanatiknya, Agaskara Angkasa. Demi memiliki Haruka, pria itu nekat memakai obat terlarang untuk merusak hubungan Haruka dengan kekasihnya. Upaya kabur Haruka justru membawanya ke dalam bahaya baru ketika ia disandera oleh musuh Agaskara. Kini, Haruka terjebak di tengah perseteruan kejam dunia mafia dan obsesi gila yang mengancam keselamatan jiwanya.