APKDock Logo
Sampul Novel Madu Untuk Istriku

Madu Untuk Istriku

8.1 / 10.0
Kebahagiaan Reni hancur saat Dani, suaminya, meminta izin untuk berpoligami. Di tengah kondisi mengandung, Reni harus menghadapi kenyataan pahit ini. Ia meragukan komitmen Dani yang bahkan sering melalaikan ibadah, namun sang suami terus memohon hingga bersujud. Reni merasa muak dan menyadari pria yang ia cintai telah berubah total. Kini, ia terjebak dalam dilema besar antara mempertahankan rumah tangga demi calon bayinya atau menjaga harga dirinya yang terluka.

Madu Untuk Istriku Bab 1

[ Selamat pagi, Mas.] Sebuah pop up muncul di layar Dani. Iseng-iseng Reni membuka gawai milik suaminya itu.

'Deg!' Entah kenapa dia merasakan sesuatu yang berbeda. Dengan tangan gemetar Reni berusaha membukanya.

Muncul beberapa pesan lagi setelahnya yang bisa membuat Reni benar-benar sesak nafas.

'Apa sebenarnya yang menjadi bahan omongan?' Hatinya terus menduga-duga, dia berusaha berpikir positif, tapi kata-kata di pesan itu terus mendorongnya berpikir negatif.

[ Aku ingin Mas menjadi ayah dari Fandi. Kita akan bersama-sama membesarkan anak-anak kita.] Begitulah isi pesan itu. Diliriknya Dani yang masih terlelap dalam tidurnya.

Matahari sudah mulai terbit tapi suaminya itu bukan tipe orang yang biasa bangun pagi. Bahkan untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim saja, Reni jarang melihatnya.

'Apa setega itu Mas Dani sama aku?'. Sudut matanya mulai memanas. Dipandanginya wajah polos suaminya yang selama ini selalu manis padanya.

Memang benar, di usia pernikahan mereka yang menginjak angka tujuh tahun, pasangan itu belum juga dikaruniai momongan.

'Tapi, bukankah pernah ke dokter dan setelah tes lab, sperma Mas Dani yang bermasalah?' Sudah tak sanggup menahannya, air mata itu akhirnya luruh juga.

Dalam diam Reni menangis sesenggukan seorang diri. Dani, suaminya tak akan bangun. Dia hanya bisa bangun jika tubuhnya diguncang dengan sangat kencang.

'Apa yang harus aku lakukan?' Ingin rasanya saat ini juga dia menanyakannya pada suaminya. Tapi yang ada pasti bukan jawaban yang dia inginkan, melainkan sebuah kebohongan. Reni sangat hafal dengan sifat suaminya satu itu.

Wanita berusia dua puluh tujuh tahun itu akhirnya mengusap pipi dan sudut matanya. Dia tak boleh gegabah. Biarlah saat ini dia pura-pura tidak tahu, tapi dia harus mengumpulkan bukti untuk membalas keduanya.

***

Dani sudah sampai di pabrik tempatbya bekerja. Hari-harinya bekerja kini tidak akan membosankan lagi. Sejak Tari, janda anak satu, kini bekerja satu bagian dengannya.

"Mas," sapa Tari pada Dani ketika keduanya bertemu di halaman depan pabrik. Dani sumringah melihat kekasih hatinya itu.

Tari memiliki perawakan yang cukup berisi, beda dengan Reni, istrinya. Reni memiliki tubuh yang bisa dibilang kurus. Meski secara kecantikan sama saja. Tapi sekali-sekali Dani juga ingin merasakan yang berisi. Dasar laki-laki.

"Eh, sudah dari tadi, Yank. Tentu saja mereka saling memanggil dengan sebutan 'yank' jika sedang berdua saja. Teman-teman kerja Dani sudah tahu jika dia sudah punya istri. Jika mereka berjalan bersama pasti ngiranya cuma teman kerja yang sedang berbincang.

Tari merupakan karyawan baru di pabrik tempat Dani bekerja. Entah kenapa sangat mudah bagi Dani untuk merayu Tari.

Dani berpikir, dia bisa mencoba berhubungan dengan Tari untuk mengetahui apakah dirinya bisa punya anak atau tidak. Sudah jahat memang niat awalnya.

"Barusan aja. Kok pesanku nggak dibales, sih?" tanya Tari dengan nada manja.

'Pesan?' Dani mengernyitkan dahinya. Sedari pagi dia cek handphonenya tapi tidak ada pesan apapun dari kekasihnya itu.

'Apa Reni yang baca? Terus dihapus? Tapi kok nggak ngomong apa-apa? Gawat kalau Reni sampai curiga.' Segala pemikiran berputar di kepalanya. Bagiamanapun Dani masih mencintai Reni. Istrinya itu satu-satunya yang tetap bertahan dengannya.

Dari dia cuma pengangguran, sedang istrinya yang kerja. Punya usaha juga tidak berjalan mulus, istrinya tetap setia menyokongnya. Hingga kini dirinya punya pekerjaan tetap di pabrik. Semua tidak lepas dari bantuan istrinya yang menggunakan koneksi keluarganya.

Kini Reni memang tidak lagi bekerja karena ingin sekali memiliki momongan. Siapa tahu kalau tidak kecapekan karena bekerja, Reni bakal cepat hamil. Meski sudah 2 tahun sejak memutuskan resign, belum ada tanda-tanda rahim istrinya itu terisi benihnya.

"Mas ... Mas ...." Tari tampak menggoyang-goyangkan lengan Dani ketika melihat kekasihnya itu hanya melamun.

"Ha!" Dani segera sadar jika ada Tari di sampingnya. Tidak mungkin dia bilang kalau Reni yang membuka pesannya.

"Oh ... Mas lupa, Yank. Kesiangan tadi bangunnya. Nggak sempat bales pesanmu." Mereka berdua memang sepakat saling mengirim pesan lewat SMS saja, bukan lewat WA.

"Oh, kirain kenapa? Sudah sarapan, Yank?" Tari memang sangat perhatian, sehingga membuat Dani ingin sedikit bermain-main dengannya.

Salahkah perasaannya saat ini yang mencintai dua wanita di waktu yang bersamaan? Tapi, bukankah cinta tak pernah salah?

"Belum. Aku sengaja mau sarapan sama kamu." Lelaki itu menowel hidung kekasihnya yang membuat mereka terbahak bersama.

"Yaudah. Kita ke kantin aja dulu. Keburu bel masuk." Tari tersenyum ke arah Dani. Jika orang yang belum tahu pasti ngiranya, mereka ini adalah sepasang kekasih, meski nyatanya memang gitu.

Tapi, jika ditanya oleh teman kerjanya, Dani selalu beralasan jika memang mereka cuma teman yang kebetulan nyambung jika ngobrol.

[Nanti sore jadi 'kan, Mas?] Tari mengirimkan sebuah pesan pada Dani.

Mereka berdua kini sedang makan di kantin.

Tidak berdampingan dan agak jauh, agar orang lain tidak terlalu curiga.

[Aku antar istri dulu ke rumah orang tuanya. Biasanya dia akan lama di sana. Biar kita bisa bebas mainnya]. Dani tersenyum penuh arti pada wanita yang duduk di depannya itu, meski terhalang beberapa meja. Tari pun balas tersenyum. Birahi keduanya sudah di ubun-ubun.

[Baiklah, Mas Dani sayang. Aku udah nggak sabar nunggu. Aku pastikan aku bisa hamil dengam segera.] Sebulan mengenal Tari, Dani memang sering bercerita tentang rumah tangganya. Yang sudah menikah tujuh tahun tapi belum dikaruniai anak. Dan juga tentang tabiat istrinya yang sedikit keras kepala.

Seperti gayung bersambut, setiap keluahan Dani menimbulkan perasaan tersendiri di hati Tari. Dirinya yang sudah dua tahun ini hidup menjanda, menjadikannya haus akan belaian laki-laki.

Kata-kata manis Dani mampu membuat Tari bertekuk lutut. Dia pun yakin mampu memberikan putra untuk kekasihnya itu, karena dia sendiri sudah pernah melahirkan. Tak ada yang salah dengan rahimnya.

Bukannya tak ada pria lajang lain, tapi mungkin setan sudah menguasai keduanya, hingga rela menabrak norma dan aturan yang ada.

Agama yang dianut, hanya menjadi sebuah status di kartu pengenal.

[Kamu nggak papa jadi istri kedua, Tari?] Dani memang tidak menjanjikan akan menceraikan istrinya, karena bagaimanapun kebersamaan selama tujuh tahun tidak bisa dia hilangkan begitu saja. Sekeras apapun istrinya, dia masih sangat mencintainya.

[Aku nggak masalah, Mas. Yang penting aku bisa memilikimu.] Entah cinta apa yang dirasakan Tari pada suami orang itu, yang pasti cinta terlarang mereka akan menimbulkan mala petaka bagi keduanya.

Setelah pesan terakhir itu, keduanya saling tersenyum. Seolah ini adalah jatuh cinta yang pertama bagi mereka. Tak peduli dengan status ataupun perasaan orang lain. Yang pasti hanya nafsu yang akan mereka turuti untuk saat ini.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Madu Untuk Istriku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel BECOME YOURS
9.4
Ditinggal menikah membuat Rayya hancur hingga ia mabuk dan tak sengaja masuk ke kamar Lydon Zimmerman, CEO kejam di tempatnya bekerja. Hubungan satu malam itu memaksa mereka menikah tanpa cinta. Bagi Lydon yang belum bisa lepas dari masa lalunya, Rayya hanyalah alat pemuas serta penerus keturunan. Situasi kian pelik saat mantan kekasih Lydon kembali hadir. Kini, Rayya dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam kepedihan atau pergi dengan merelakan anaknya.
Sampul Novel Gita Sukma : Lagu Dari Jiwa
9.4
Narendra Wilaga tak bisa lepas dari jerat melodi mistis yang mengusik hidupnya. Alunan magis itu membimbingnya menemui kembali Oceana Bluesha, sosok masa lalu yang menyimpan rahasia besar. Pertemuan tersebut membuka tabir takdir mereka, memicu penyembuhan luka lama sekaligus memulai petualangan penuh bahaya demi memburu pusaka gaib. Kini, keduanya harus menghadapi misteri semesta demi menentukan masa depan mereka.
Sampul Novel Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling
9.4
Saat disiram air oleh klien, Yoga hanya menerima makian dingin dari Raisa Gunawan, yang justru sibuk melindungi asistennya. Alih-alih membela, Raisa malah mencap Yoga sebagai pekerja tidak kompeten. Muak dengan ketidakadilan dan sikap dingin tersebut, Yoga memutuskan untuk membalas perlakuan kasar itu secara langsung sebelum akhirnya memilih pergi. Kisah drama modern dan romansa miliarder ini menyoroti keputusan berani Yoga untuk berhenti peduli dan meninggalkan posisinya.
Sampul Novel Setelah Malam Pertama
8.4
Kehidupan rumah tangga Maya hancur total akibat sebuah insiden fatal pada malam pertamanya. Kejadian kelam itu tidak hanya mengakhiri pernikahannya, tetapi juga memicu pengkhianatan dari orang-orang terdekat yang selama ini ia percayai sebagai pelindung. Kini, dunia Maya sepenuhnya runtuh. Ia harus bertahan menghadapi kenyataan pahit saat seluruh aspek hidupnya porak-poranda dan rasa percaya telah sirna, semua akibat satu malam yang mengubah segalanya secara tragis.
Sampul Novel Suami CEO-ku yang Suka Memerintah
8.2
Rosalynn lelah diabaikan oleh Brian, suaminya yang dingin dan kerap digosipkan dengan selebritas. Ia pun mantap meminta cerai. Pascaperceraian, Brian justru terpikat oleh kecerdasan seorang desainer anonim di perusahaannya sendiri. Saat Brian begitu terobsesi mengungkap sosok misterius tersebut, ia tidak menyadari bahwa kebenaran di balik identitas wanita itu akan menghancurkannya dengan penyesalan masa lalu yang sangat mendalam.
Sampul Novel Surgaku Yang Hilang
8.2
Tujuh tahun membina rumah tangga yang indah, kebahagiaan seorang ibu satu anak runtuh seketika akibat pengkhianatan suaminya sendiri. Dalam kepedihan mendalam, wanita berhijab ini menangis pilu meratapi nasibnya yang kini dilingkupi kegelapan. Fisiknya tak lagi kuat menahan beban duka yang teramat berat setelah semua keindahan hidupnya dirampas paksa. Di tengah hancurnya dunia yang ia miliki, mampukah ia bangkit dan menemukan kembali senyumnya yang hilang?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan