APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

Melihat kebahagiaan orang lain membuat Gilsha merasa hidupnya sangat tidak adil. Didorong rasa putus asa, ia bertekad merebut kembali apa yang diyakininya sebagai miliknya. Target utamanya adalah Noah, pria yang kini telah membangun rumah tangga bahagia bersama wanita lain. Demi obsesi tersebut, Gilsha nekat menghancurkan pernikahan mereka. Namun, akankah tindakan ini benar-benar membawanya pada kebahagiaan sejati yang ia impikan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Ubud, Bali 2021..

Melodi melemparkan kertas yang ia pegang. Fikri rekan kerjanya menarik napas lelah, Melodi yang tadinya sangat bersemangat dengan pekerjaannya untuk menuliskan perjalanan hidup Gilsha Alyne, kini ingin membatalkan pekerjaan tersebut.

"Gil...kita udah sampai disini, dan kita beruntung karena Bu Gilsha mau di wawancarai."

"Aku tidak bisa Fik! dia adalah wanita yang sudah merebut Papa ku." Fikri sudah tahu hal ini karena tadi saat di perjalanan Melodi sudah menceritakan amarahnya itu.

"Aku tahu, tapi kita tetap harus melanjutkan ini. Apalagi kalau sampai dia mau membuka hubungannya dengan papa mu dimasa lalu, itu akan menjadi artikel besar. Bukan hanya tentang perjalanan karirnya saja. tapi juga kehidupan pribadinya."

"Kau ini gila ya?! mau membuat nama baik keluargaku hancur begitu?"

Melodi masih tidak ingin menemui Gilsha hari ini untuk melanjutkan wawancaranya, Gilsha wanita itu adalah ketidaksempurnaan yang terus membayangi keluarganya. Hanya saja, jika dia terus melakukan wawancara ini, dia bisa kena pecat. Ini adalah pekerjaan yang dia inginkan, bukan karena uangnya, tapi dia mencintai pekerjaan ini.

"Pantas Mama selalu melarangku jika membeli poster Gilsha Alyne."

***

Jakarta 1997...

Seorang wanita yang membuka pintu itu tidak berkedip melihat pemandangan diruangan kerja suaminya. Wilya, kakinya terasa lemas saat ini matanya tidak lepas melihat suaminya memeluk tubuh wanita lain, dan mereka terlihat sangat akrab.

"Ah..sayang maaf, sini aku kenalkan kepada Gilsha." Keterkejutan Wilya menjadikan ia canggung, isi kepalanya masih mencerna semua ini. "Aku harap kamu tidak salah paham dengan pelukan kami tadi. Dia temanku, namanya Gilsha kamu pasti sudah kenal kalau namanya ya," ucap Noah yang membuat Wliya mengangguk tersenyum seadanya saja. Dia memang mengenali wajah Gilsha yang seorang artis ternama, tapi tetap saja sebagai seorang istri dia merasa cemburu melihat suaminya memeluk wanita lain. Dia pikir, wanita dari masa lalu suaminya yang pernah Ibu mertua ceritakan datang lagi.

Ya, Ibu mertua Wilya pernah bercerita kalau dia harus lebih ekstra membuat Noah mencintianya, karena dulu pernah ada seorang wanita yang begitu Noah cintai. "Hai...aku Wilya, istri Noah." Sengaja Wilya menekan kata istri kepada wanita berparas cantik didepannya itu. Gilsha tersenyum ramah, dia meraih uluran tangan tersebut.

"Aku Gilsha, senang bisa berkenalan denganmu. Oh..ya Noah aku pamit dulu, masih ada pekerjaan yang menunggu. Mengenai salinan surat kerja samanya bisa kau kirim saja kepada managerku. Sampai jumpa Wilya," ucap Gilsha jelas terlihat tidak ada yang wanita itu tutupi. Wilya bernapas lega, dia sudah berpikir macam-macam tadi.

"Kamu kenapa datang kesini tiba-tiba?" tanya Noah saat hanya ada mereka berdua saja.

"Kalau aku tidak datang kesini, mungkin lebih dari sekedar berpelukan yang terjadi. Iya kan?" Noah melirik Wilya sekilas, dia menggelengkan kepala.

"Jangan berlebihan, aku sudah jelas-jelas mengenalkannya kepadamu." Noah memang seperti itu, jika tidak suka aura dan nada bicaranya menjadi dingin. Wilya takut dibuatnya, dia juga merasa keterlaluan karena sudah mengatakan hal seperti itu, padahal Noah dan wanita itu hanya berteman.

"Apa kau berhubungan dekat dengan artis itu?"

"Ya, dulu. Kami hanya baru bertemu lagi karena masalah pekerjaan," jawab Noah tanpa menatap wajah istrinya. Dia terus fokus pada kertas dihadapannya, sementara Wilya duduk di kursi depannya.

"Maaf sayang...aku hanya takut, kalau kau berselingkuh dibelakang ku."

"Aku tidak akan melakukannya, jika aku ingin aku akan mengatakannya kepadamu." Noah menatap wajah Wilya yang membeku, sedetik kemudian dia tertawa. Wilya merasa sangat konyol karena suaminya sudah mempermainkannya.

"Ah...Noah itu tidak lucu."

"Tapi wajahmu lucu sekali Wilya," ujar Noah tertawa sambil memegang perutnya. Mereka tidak menyadari kalau dibalik pintu itu Gilsha masih mendengarkan semuanya. Sekertaris Noah yang tadi pergi kini sudah kembali ke mejanya, dia menyapa Gilsha.

"Maaf Nona Gilsha apa ada yang bisa saya bantu."

"Ah...itu ada apa-apa. Aku hanya sedang mengingat apakah meninggalkan sesuatu tadi." Aldi sekertaris itu mengangguk sambil tersenyum ramah. Gilsha melangkahkan kakinya, tidak jauh dari ruangan Noah, ada sebuah ruangan lagi yang pintunya terbuka. Samar-samar dia mendengar ocehan para wanita didalam sana.

"Oh..iya satunya cantik, dan satunya tampan. Bagaimana tidak seras sekali."

"Mereka juga selalu romantis kalau kita lihat kan, aku juga pernah loh..ketemu Bu Wilya dan Pak Noah saat berbelanja. Pak Noah sedang menggandeng tangan istrinya, tipe-tipe suami yang posesif itu loh...duh..idaman banget ya..."

Mendengar hal itu Gilsha tertegun, dengan berat kakinya melangkah meninggalkan kantor Noah. Dalam perjalanan dia memikirkan kehidupan sempurna yang Noah dan Wilya dapatkan, sementara hidupnya terasa sangat menyedihkan. Gilsha memakai kaca mata hitamnya saat turun dari dalam taksi. Kali ini dia harus bertemu dengan Sutradara, tidak ada Lina dia harus seorang diri kemana-mana.

Larut dalam perbincangan mengenai proyek film terbarunya, Gilsha lupa kalau dia harus menemani Dika. Gilsha kembali ke rumahnya yang terbilang cukup mewah, Gilsha menaiki anak tangga yang melengkung itu dan berpegang pada gagang spiral kayunya. Tubuhnya terasa lelah, baru saja masuk kedalam kamar tiba-tiba bel rumah itu berbunyi. Dia menerka siapa yang datang, tetapi dia tidak keluar dari kamarnya. Akan ada asisten rumah tangganya yang membukakan pintu, tetapi tiba-tiba Gilsha teringat sesuatu. Dia mulai cemas, tepat saat itu pintu kamarnya dibuka dengan kasar.

"Dika maaf," baru dia mengucapkan kata maaf rambutnya sudah ditarik oleh Dika. "Dika...lepaskan sakit," pinta Gilsha tetapi malah tamparan yang cukup kuat dia dapatkan. Gilsha memegang pipinya, bibirnya bergetar. Tidak sampai disitu, Dika kembali menarik rambut Gilsha dan menyeretnya keluar dari dalam kamar.

"Kau berani sekali mempermainkan ku hah?! kau ingin aku mengulanginya Gilsha IYA?!" Dika menampar Gilsha hingga tidak sengaja Gilsha jatuh dan berguling dari anak tangga itu. Dua pelayan disana mengejarnya, mereka menutup mulut saat Dika tidak terlihat kasihan sama sekali kepada Gilsha, bahkan dua tamparan lagi Gilsha dapatkan.

"Tuan Dika sudah tuan...kasihan Nona Gilsha, dia bisa mati jika terus tuan pukul seperti ini." Salah satu pelayan senior disana memegang kaki Dika sambil berlutut, sementara Gilsha sudah dipeluk pelayan satu lagi tubuhnya yang terkulai lemas itu. Ada darah yang mengalir dari sudut bibir dan juga kening Gilsha, wajahnya memar seperti habis mendapatkan tinju.

"Kalian....jangan ada yang memanggilkan Dokter untuknya, biar dia tahu rasanya jika tidak menuruti keinginanku."

"Aku akan melaporkanmu ke Polisi brengsek!" umpat Gilsha di sisa tenaganya. Selama ini Dika selalu mengancamnya dengan semua koneksi pria itu, dia juga yang merasa sangat bergantung kepada Dika dan merasa tidak memiliki siapapun yang bisa ia percaya selain pria itu. Hanya karena Dika lah yang pertama kali mengulurkan tangan untuk membantu Gilsha, disaat semua orang tidak yakin dengan bakatnya. Mendengar hal itu, Dika kembali memukul wajah Gilsha.

"DIKA!" teriak Lina yang untungnya datang tepat waktu. "Jangan menyentuh dia lagi, atau aku akan bertindak tegas kali ini." Dika tertawa mengejek Lina, wanita itu dia yang mengenalkan kepada Gilsha. Bisa-bisanya Lina mencoba mengancamnya.

"Kau beritahu kepadanya, jika tidak ingin wajah cantiknya itu rusak turuti kataku. Jika ingin melaporkan silakan saja, aku pastikan uang dan tabungan kalian habis, serta karir mu ini hancur, baru mungkin polisi akan datang menjemputku. Itu juga kalau aku bisa mereka tahan!" tantang Dika kemudian pria itu pergi setelah meludah di depan pintu rumah itu. Lina segera membantu Gilsha masuk ke kamar kembali setelah Dika pergi, dia juga menelpon Dokter untuk segera datang.

"Kau ingin aku membuat laporan untuk Dika?"

"Tidak perlu! dia benar, aku hanya akan menghabiskan serta menghancurkan karir ku saja. Aku yang salah karena lupa untuk menemaninya."

"Tapi Gil...kau bukan budaknya." Lina tidak habis pikir dengan jalan pikiran Gilsha. Tidak ada respon dari Gilsha, dia hanya menahan sakit yang kembali ia rasakan. "Gil, tapi kau belum melakukan hubungan it- tu dengannya kan?" tanya Lina ragu-ragu.

"Aku lebih baik dia pukuli daripada berhubungan badan dengan monster itu." Lina mengucap syukur karena Gilsha masih waras. Gilsha menutup mata, tiba-tiba air mata yang ia tahan tadi kembali ingin tumpah. Semua tidak lain karena dia menangisi jalan yang ia pilih, sementara ditempat lain banyak orang bahagia. Dia harus kesepian tanpa ada pasangan yang memperhatikannya, tanpa teman disetiap dia ingin pergi berlibur atau melakukan sesuatu berdua. Banyak yang mendekatinya, tapi itu hanya sebatas karena wajah, tubuh, dan popularitasnya saja. Tidak ada yang benar-benar ia rasakan tulus, seperti Noah dulu mencintainya.

Noah...pria itu begitu dia rindukan. Dia ingin memilikinya lagi, dia rindu perhatian Noah untuknya. Sudah sangat lama bahkan dia merindukannya, salahkah jika dia ingin pria itu kembali padanya?

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Absurd Boyfriend With Kianna
8.5
Kianna Augustephie, gadis pendiam yang suka menulis, memendam kekaguman pada Giorgio Fernandes. Ketampanan sang idola sekolah bahkan menginspirasi novel romantis karyanya. Namun, kejutan datang saat Gior tiba-tiba mendekat dan kerap melontarkan rayuan konyol yang tak terduga. Tingkah absurd cowok populer ini sukses membuat Kianna bingung sekaligus jatuh hati. Akankah kisah cinta fiksi dalam bukunya benar-benar terwujud nyata bersama Gior?
Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!
8.2
Chilla sukses dalam karier namun skeptis terhadap cinta akibat trauma kegagalan pernikahan kakaknya. Meski pesimis, ia sangat mendambakan anak. Demi mewujudkan impian tersebut, ia pun mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Namun, rencana yang awalnya murni demi keturunan ini menjadi rumit saat hasrat dan perasaan cinta mulai tumbuh di antara mereka, menyeret Chilla ke dalam pusaran emosi tak terduga yang menguji hidupnya.
Sampul Novel Cinta yang Membara: Tidak Bisa Melupakanmu
8.1
Diana, gadis yatim piatu, berhasil menjadi istri pria terkuat di kota walau tanpa rasa cinta. Tiga tahun berlalu, kabar kehamilannya justru dibalas dengan surat cerai akibat salah paham tentang kesetiaan mereka. Ketika Diana hendak melangkah pergi, suaminya malah berbalik arah dan mengakui cinta tulusnya. Kini Diana bimbang di antara benci dan kasih sayang. Haruskah ia menetap demi sang calon bayi, atau memilih pergi selamanya?
Sampul Novel DANGEROUS LOVE
8.3
Kehidupan Jenar, gadis lugu yang pendiam, berubah drastis setelah mendatangi sebuah pesta di klub malam. Di bawah pengaruh alkohol, ia melewati malam penuh gairah bersama Remo, seorang aktor terkenal. Kejadian tak terduga ini seketika mengacaukan hidup Jenar, apalagi ia sudah mempunyai kekasih. Namun, Remo yang terkenal posesif dan playboy justru siap bertanggung jawab. Akankah Jenar tetap setia pada pacarnya, atau malah terpikat oleh pesona Remo?
Sampul Novel ISTRI KEDUA TUAN KAIRO
8.0
Farah Maharani, gadis desa berumur 25 tahun, terdesak keadaan hingga bersedia menyewakan rahimnya pada pengusaha Kairo Juang. Hal ini terjadi karena Salsa, istri Kairo, kerap mendapat hinaan mandul dari sekitarnya. Agar suaminya punya keturunan, Salsa pun mengizinkan Kairo beristri lagi. Kesepakatan mereka awalnya berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Namun, sebuah petaka besar mendadak muncul dan mengancam kelangsungan hidup mereka semua.
Sampul Novel Never Ending Pleasure
8.3
Kehidupan biasa mahasiswi bernama Becca Willson berubah total setelah takdir mempertemukannya dengan Derren Lambert, CEO perdagangan besar di Chicago yang juga bos mafia ditakuti. Walau bahaya dari musuh-musuh Derren terus mengintai nyawanya, Becca menolak pergi. Ia memilih bertahan di sisi sang penguasa demi gairah membara yang mengikat mereka. Kisah penuh risiko dan hasrat dewasa ini menguji kesetiaan mendalam Becca di tengah dunia gelap.