APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Love & Destiny

Love & Destiny

Mikaela Cassandra Djuanda ditinggalkan suaminya pada hari pernikahan demi perempuan lain. Tiga tahun kemudian, ia kembali dipertemukan dengan Marcel Arya Buana yang telah memiliki kehidupan baru. Marcel sangat terkejut saat mengetahui bahwa pernikahan mereka belum berakhir dan dirinya telah menjadi seorang ayah. Kini, Marcel menghadapi dilema berat untuk memilih antara cinta barunya atau memikul tanggung jawab terhadap anak kandungnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Perumahan Puri Indah, Jakarta Barat

‘TING-TONG’, Marcel menekan bel rumahnya dan keluarlah seorang pria tegap berseragam satpam menghampirinya dari Pos Satpam.

“Pak Marcel? Ya Tuhan! Akhirnya Bapak pulang, saya buka pagarnya ya pak," sambut pak satpam terkejut sekaligus senang melihat kepulangan majikannya. Marcel hanya mengangguk dan masuk setelah sang satpam membukakan pagar besar rumah itu.

“Makasih ya, Pak Sudir” Marcel berucap pada Pak Sudir yang adalah satpam di rumahnya. Bisa dibilang, rumah keluarga Buana adalah yang terbesar dan termewah di perumahan elit ini.Marcel juga terkenal sebagai pria yang ramah dan mudah didekati oleh sekitarnya. Dia juga tidak sombong dan bicara dengan sangat santun kepada siapapun.

“Marcelll!!!” Sang ibu langsung menyambut kedatangan putranya itu. Dia berlari ketika melihat siluet putranya di depan rumahnya. Sejujurnya, Marcel sangat merindukan keluarganya. Terlebih lagi, kesan terakhir dia dan keluarganya sungguh tidak baik.

“Cepat juga mama sampai” kata Marcel memeluk ibunya.

“Mama kan naik pesawat, dari semalam juga udah sampai," jawab Ribka terus memeluk erat putra sulungnya itu. Setelah melepas pelukannya, Ribka melihat di sekitar Marcel seperti mencari seseorang.

“Michelle tidak ikut bersamamu?”, tanya Ribka dibalas gelengan oleh Marcel.

“Ah, ya sudahlah! Kamu mau bertemu Michael?” ajak Ribka diangguki cepat oleh Marcel. Merekapun berjalan menuju kamar Michael dan Ribka membuka kunci kamar Michael.

“Kenapa kamar Michael dikunci ma? Memangnya dia penjahat?” Marcel heran melihat kamar adiknya harus dikunci.

“Papamu malu kalau ada rekan bisnis yang datang dan tahu anaknya mengidap depresi berat," jawab Ribka sendu. Mendengar itu, Marcel mengepalkan tangannya kuat. Dia sangat sedih ayahnya bukannya kasihan tapi malah malu dengan anaknya sendiri.

‘Papa sama sekali gak berubah’, pikir Marcel.

‘CEKLEK’

Pintu kamar terbuka, terlihatlah seorang pria yang sedang terduduk sambil memeluk kakinya di atas ranjang dengan keadaan yang buruk dan kaki kirinya dirantai. Ya, pria itu adalah Michael Arya Buana, adik dari Marcel Arya Buana. Hati Marcel langsung hancur berkeping-keping melihat keadaan adik tersayangnya saat ini. Saat diperjalanan, memang Marcel sudah membayangkan keadaan adiknya itu. Tapi saat melihatnya langsung, Marcel bahkan tak sanggup bernapas.

“Michael” suara lembut Ribka mengalihkan perhatian Michael. Dia melihat ibunya dengan tatapan kosong. Ribka memang selalu menangis setiap melihat keadaan putra bungsunya itu. Dia tak sanggup menahan air matanya melihat betapa teganya suaminya memperlakukan putranya seperti binatang. Dia menyesal terus mendiami sikap suaminya yang sombong dan egois dan menyimpan semuanya sendiri.

Flashback

“Mas, kenapa kamu harus merantai Michael? Kamu pikir dia itu hewan? Aku gak terima mas!” teriak Ribka pada Elmand, suaminya.

“Kau tahu sudah berapa dokter yang dilukainya? Kau mau media mengetahui kalau putra kita mengidap depresi? Cih! Menganggapnya putraku saja membuatku muak! Bagaimana dia bisa selemah itu karena cinta? Dia sama sekali tak bisa menjadi pemimpin kelak! Mentalnya lemah!” balas Elmand dengan nada meremehkan dan sombong.

“Kamu gak punya hati mas! Dia begini juga karena kamu! Marcel juga pergi karena kamu! Kamu selalu mementingkan posisi dan martabat di masyarakat! Tapi sikapmu membuat keluarga kita terpecah belah!" Ribka sudah kehabisan kesabaran melihat kesombongan suaminya itu.

“Mau nyalahin aku, hah!Kamu yang mendidik mereka terlalu lemah! Sekarang lihat hasilnya! Anak kamu lemah dan tidak bisa diandalkan! Buat malu nama besar keluarga Buana saja!” Elmand menyalahkan istrinya lalu meninggalkan Ribka pergi karena tak mau melanjutkan perdebatan dengan sang istri.

“Mas! Tolong jangan seperti ini mas! Hiks…jangan sakiti anakku hu…hu…hu” tangis Ribka di ruangan megah itu hanya disaksikan kebisuan oleh para pelayan yang diam-diam menguping pertengkaran majikannya itu.

End of Flashback

“Mama…kakak…” gumam Michael lemah. Marcel sungguh tak sanggup dan langsung memeluk erat adiknya itu. Marcel menangis sejadi-jadinya sambil memeluk Michael. Tapi, Michael hanya diam dengan tatapan kosongnya.

“Kakak…” Michael bergumam lagi.

“Ya?” balas Marcel dengan nada sendu.

“Kau baru pulang dari Amerika? Kemana saja kau hah? Kau sama sekali tidak mengabariku?” tanya Michael bertubi-tubi pada sang kakak. Marcel terdiam seribu bahasa mendengar penuturan sang adik. Dia tak sanggup mau menjawab apa pada Michael.

“Kalau kau ada, kau pasti bisa membantuku kan? Aku ingin menemukan Michelle, dia menghilang tanpa jejak kak! Aku ingin menebus semua rasa bersalahku padanya! Aku ingin menjelaskan semuanya kak!” Michael sudah mulai banyak bicara. Marcel masih diam mendengarkan penuturan adiknya.

“Mama …dia hanya diam saja kak! Mama selalu takut pada ayah! Mama tidak menyayangiku! Hanya kakak yang paling mengerti aku! Mama juga baru kali ini masuk ke sini kan? Untuk apa, ma? Untuk apa!” Michael mulai membentak sang ibu dan hanya dibalas kebungkaman dan isakan sang ibu. Ribka putus asa dan merasa bersalah pada putra bungsunya itu.

“Kak, tolong! Carikan Michelle kak! Dia adalah hidupku! Rasanya mau mati kalau dia tak ada disini kak! Tolong kak!” Mohon Michael sambil memegang erat tangan kakaknya itu. Tubuh Marcel semakin bergetar karena merasa bersalah luar biasa pada adiknya.

“KAK! Kenapa Diam?! Kakak mau bantu aku kan?! Kakak tidak akan seperti papa dan mama kan?” Michael mulai mengotot dengan suara yang besar. Marcel masih terbisu tak sanggup menjawab sepatah katapun.

“Kakak tahu, orang tua kita berusaha melenyapkan Michelle, kak! Mereka angat sombong dan angkuh hanya karena Michelle anak yatim dan miskin. Apa salahnya dia miskin? Michelle itu baik hati kak! Aku tak sanggup melihatnya menderita dan memilih mengikuti kemauan papa dan mama!" kata Michael lagi sambil memukuli dadanya sendiri. Saat mendengar perkataan Michael, Marcel tersadar apa yang sebenarnya terjadi.

Ini sebenarnya sudah dia perkirakan. Ternyata, keluarga ini memang mementingkan kehormatan mereka daripada kebahagiaan anak mereka.

‘Harusnya aku tidak pernah mencintaimu, Michelle’, sesal Marcel dalam hatinya.

“Kak…aku…aku sangat mencintainya kak! Aku rela mati buatnya kak! Aku tidak bisa hidup tanpa Michelle kak!!” teriak Michael sambil menarik rambutnya sendiri. Marcel yang melihat itu langsung menenangkan adiknya itu.

“Jangan seperti ini! Kakak mohon, tenanglah," bujuk Marcel dengan suara lembutnya.

“Berjanjilah kak! Satukanlah kami, kak! Janji ya?!” Michael memaksa Marcel berjanji padanya.

“Iya, kakak akan mempertemukan dan mempersatukan dengan Michelle. Tapi kakak mohon kamu jangan begini terus. Kakak mohon pulihkan dirimu," janji Marcel sambil memohon agar adiknya mau sembuh.

“Iya! Apapun akan kulakukan demi Michelle! Dia…tidak boleh melihatku seperti ini kan kak? Dia pasti sedih kan kan?” ucap Michael diangguki oleh Marcel.

“Sekarang minum obatmu ya? Kamu sudah sarapan?”, tanya Marcel.

“Tadi sudah, mereka mencampurkan obatku di makananku kak. Mana ada yang mau mengurusku disini," jawab Michael dengan nada kesal.

“Sekarang ada kakak. Jangan khawatir, kakak akan selalu di sisimu”, ucap Marcel. Jujur, Marcel kecewa dengan ibunya membiarkan adiknya seperti ini.

“Kakak keluar sebentar ya, nanti kakak kembali. Kakak ingin membereskan barang-barang kakak dulu. Istirahatlah!" pinta Marcel diangguki oleh Michael. Marcel pun keluar bersama ibunya. Sekeluarnya dari situ, Marcel langsung menatap marah ibunya.

“Ternyata kalian tega membiarkan Michael seperti itu!” marah Marcel pada ibunya.

“Nak…ini tidak seperti yang kamu pikirkan, nak," ucap Ribka dengan nada sendu dan rasa bersalah.

“Tidak ada pelayan yang berani pada Michael. Dia berulang kali melukai para pelayan dan dia juga pernah mendorong ibu hiks… Ja-jadi mereka tidak ada yang mau mendekati Michael. Mereka hanya akan memberikan makanan dengan campuran obat yang akan menidurkan Michael lalu melepas rantainya. Hati mama selalu tersiksa, nak!” sambung Ribka lagi membuat Marcel semakin sakit hati dengan kenyataan akan keadaan adiknya.

“Apa yang terjadi kalau depresinya kambuh?” tanya Marcel.

“Michael…dia…akan menghancurkan barang-barang disekitarnya lalu melukai siapapun yang ada disekitarnya. Ketika sudah begitu, dia bisa melepaskan rantai dari kakinya. Dia terus berteriak, ‘Michelle maafkan aku! Aku sangat mencintaimu! Tolong beri aku kesempatan!’. Itu yang selalu dikatakannya. Dia hanya ingin bertemu Michelle," jelas Ribka pada Marcel.

Mendengar itu,Marcel terdiam dan terus berpikir apakah mempertemukan Michael dan Michelle adalah jalan terbaik atau bukan. Di satu sisi, Michael harus sembuh dan bisa menjalani kehidupan normal seperti biasa, tapi disisi lain Michelle pasti merasa dipermainkan oleh keluarga Buana. Marcel harus memilih antara cinta dan adiknya. Dan dia sudah bertekad dalam hatinya.

“Ma, aku akan melepaskan Michelle dan berusaha menyatukannya dengan Michael. Akulah yang hadir diantara hubungan mereka. Jika aku tidak mencintai Michelle mungkin semua ini tidak akan terjadi," ucap Marcel sebagai tekad. Ribka terkejut mendengar penuturan Marcel.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Boy and Secret
9.2
Kenzo dan Alesha terpaksa menikah demi menuruti keinginan orang tua mereka. Tanpa rasa cinta, hubungan ini kian rumit karena status pernikahan tersebut harus dirahasiakan rapat-rapat dari publik. Konflik mencapai puncaknya ketika Alesha mendapati dirinya hamil, memicu ketakutan besar di dalam batinnya. Di tengah badai emosi dan tekanan yang mendera, keduanya kini harus berjuang membangun komitmen demi menghadapi rahasia besar serta tanggung jawab baru yang tak terduga.
Sampul Novel Dinikahi Ceo Angkuh
9.0
Impian Nadia menjadi pramugari kandas akibat ambisi sang ayah terhadap harta, yang memaksanya menikahi Allard. Sosok suami barunya ini adalah pemuda kaya raya yang berwatak dingin serta sangat sombong. Kini, kehidupan Nadia dilingkupi tekanan besar karena Allard terus membatasi ruang geraknya dan menuntut kepatuhan tanpa syarat. Di tengah kekangan dan keangkuhan sang suami, sanggupkah Nadia bertahan, atau ia akan melangkah pergi demi meraih kembali kebahagiaannya?
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Sampul Novel Pasti Ada yang Mencintaimu
9.7
Setelah enam tahun mendampingi Felix Darian, Silvia akhirnya mengutarakan keinginannya untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Namun, Felix menolaknya dengan canggung, berdalih bahwa fokus utamanya saat ini adalah mengamankan pendanaan penting bagi perusahaannya. Menanggapi penolakan tersebut dengan senyuman tenang tanpa beban, Silvia membiarkan Felix tenggelam dalam kesalahpahamannya. Felix tidak menyadari bahwa keputusan Silvia untuk menikah sudah bulat, hanya saja sosok pengantin pria yang dipilihnya bukanlah dirinya.
Sampul Novel Skandal Pengasuh Tua dan Putraku
8.4
Setelah memergoki Bi Tati membawa keluarganya makan kerang dan lobster secara diam-diam, sang majikan luluh oleh permohonan ampun serta bujukan kakak iparnya. Demi kekerabatan, ia hanya memberi sanksi potong gaji. Namun, keputusan itu berujung petaka. Baru dua hari ia pergi ke luar negeri, putranya yang baru lulus kuliah menelepon sambil menangis di tengah pesta perayaan rumahnya, mengaku telah tidur dengan pengasuh tua tersebut.