APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Little Wife

Little Wife

Di usia 18 tahun, Elsa Putri harus menjalani pernikahan dini dengan pria yang terpaut sembilan tahun lebih tua. Belum paham arti cinta sejati, ia justru didera cemburu karena suaminya tampak dimiliki wanita lain. Konflik batinnya kian rumit saat sebuah kenyataan besar datang mengubah segalanya. Kini, dalam segala kebingungan emosi yang ada, Elsa harus menerima kenyataan bahwa dirinya tengah berbadan dua di usia yang masih sangat muda.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sepanjang hari yang cerah ini, Leon memperhatikan Elsa mengenakan gaun putih berjalan di atas rerumputan di antara keluarganya yang hadir. Kenangan dua tahun lalu pada gadis pemberi payung itu tidak pernah luput dari benak Leon. Bagaimanapun, dia seseorang yang beradap dan tentu tahu apa itu ucapan terima kasih.

Leon pernah berpikir untuk mencari gadis kumuh itu dan menampungnya di salah satu panti asuhan milik keluarganya, tapi niat itu Leon urungkan. Dan lihatlah, betapa takdir kehidupan begitu enjoy mempermainkannya, sekarang gadis itu ada di sini, bahkan telah menyandang status sebagai istrinya.

Leon merasakan luapan amarah yang tidak terbendungkan. Bukan hanya kepada orangtuanya yang telah merencanakan semua ini, tapi juga kepada dirinya sendiri karena menyetujui hal itu dengan mudah. Sekarang setelah dipikir-pikir, Leon menyesali keputusannya. Elsa berusia 18 tahun. Leon selalu merasakan kepalanya berdenyut sakit setiap kali mengingat fakta itu.

Gairahnya.

Leon menggeram, bagaimana dia bisa memiliki gairah sebesar ini pada gadis belia seperti Elsa Putri? Tubuhnya sangat mungil, Leon masih ingat ketika mereka berdiri berdampingan tadi dan tinggi Elsa hanya sampai pada dadanya saja. Kulit mereka juga tampak sangat kontras pada perbedaan, Elsa berkulit putih pucat, sedangkan Leon cokelat tan seolah dia baru saja kembali sehabis berjemur di pantai.

Rambut gadis itu hitam panjang, mengilap lebat, dan Leon tidak bisa berhenti penasaran akan bagaimana rasanya helaian rambut itu menyelip di antara jemarinya, apakah sehalus kelihatannya?

Lalu mata Elsa berwarna senada dengan rambutnya, hitam kelam yang jernih. Hidungnya mancung dengan bibir ranum. Dan wajahnya dibingkai oleh rahang kecil yang tampak rapuh, Leon lagi-lagi penasaran akan bagaimana rasanya ketika tangannya menangkup wajah Elsa, apa tangannya yang besar ini akan menutup habis wajah itu, atau bagaimana? Leon nyaris terkekeh memikirkannya jika saja dia benar-benar kehilangan akal dan berpikir bahwa Elsa adalah istri normal untuknya.

Tidak, Elsa Putri, atau (dengan sangat enggan Leon mengakui) Elsa Fernandez, adalah sebuah kesalahan yang tidak seharusnya hadir di dalam kehidupan Leon. Pernikahan ini hanya semata-mata sebuah formalitas belaka. Entah apa tujuan orangtuanya sampai memiliki rencana seperti ini. Leon tidak seputus asa itu dalam memilih pasangan. Seriously?! Usianya baru saja 27 tahun. Yang artinya usianya terpaut 12 tahun dengan sang istri. Gila!

Ya, gila, karena untuk sesaat Leon nyaris membenarkan bahwa dirinya seorang paedofil. Hasrat yang menghantam tubuh Leon ketika pertama kali menatap mata istrinya, akan lenyap begitu saja dalam beberapa hari. Sama seperti ketika dia bersama kekasih-kekasihnya yang lain.

Dia hanya perlu mengabaikan kehadiran Elsa dalam hidupnya, atau dia juga bisa memanfaatkan gadis naif itu jika mau. Tapi tidak. Memiliki gairah dengan seorang gadis belia berusia 18 tahun ini saja sudah terasa sangat salah, Leon tidak akan melakukan lebih dari itu.

Kepala Leon pusing, dan dia percaya segelas kafein akan membantu.

***

Keluar dari kamar mandi, Elsa mendapati mami mertuanya tengah duduk di ranjangnya sambil memainkan ponsel.

Elsa berdehem dan Maya pun mengalihkan pandang menuju gadis itu. Maya tersenyum lembut.

“Pakaian kamu yang lain sudah mama pindah dan rapihin ke kamar Leon, malam ini kamu nggak perlu lagi tidur di sini. Kalian sudah sah, jadi kamu tidur sekamar sama Leon, ya.”

Telinga Elsa langsung berdengung oleh alarm penuh antisipasi setelah Mami Maya menyelesaikan ucapannya. Elsa tidak mengerti kenapa dia harus sekamar dengan Leon, bukankah tidak apa-apa jika mereka memiliki kamar masing-masing? Bukankah hal itu lebih baik? Di rumah, dia bahkan tidak pernah melihat Ayahnya memasuki kamar Mamanya, lelaki itu selalu tiduran di sofa atau memilih kamar tamu.

Kesadaran itu menghimpit Elsa, bahwa keluarga ini berbeda. Jauh… jauh… sangat jauh berbeda dari lingkungan keluarga yang selama ini menjadi tempatnya tumbuh. Tentu saja Elsa harus sekamar dengan Leon dan seperti yang Mami mertuanya katakan kemarin, Elsa harus belajar menjadi istri yang baik karena gadis itu bukan lagi remaja seperti sebelumnya, di usia belia itu Elsa harus belajar mengemban tanggung jawab sebagai seorang istri.

Dan apakah Elsa harus melakukannya malam ini?

Maya menyadari kecemasan di wajah Elsa dan langsung bangkit untuk mengusap bahu menantunya, menenangkan.

“Jangan terlalu dipikirin, Sayang. Mami tahu ini pasti juga sulit untuk kamu, tapi percayalah… Leon bakal jadi suami yang baik untuk kamu. Dia nggak akan melakukan sesuatu hal diluar kehendak kamu. Mama juga sudah berbicara dengannya sebelum ini. Kamu jangan khawatir, oke?”

Elsa tidak mengerti maksud dari perkataan Mami mertuanya, tapi dia juga tidak membantah, dan dengan patuh menganggukkan kepala.

Maya lagi-lagi menampilkan senyum hangatnya khas keibuan, dan Elsa tidak berbohong bahwa senyuman sekecil itu mampu menghilangkan seluruh khawatir yang tadi membasuh tubuhnya. Senyum keibuan yang tidak pernah Elsa dapatkan dari sosok ibunya sendiri.

“Aku ngerti, Ma.”

“Syukurlah kalau begitu. Kamu pasti lelah, malam ini kamu istirahatlah dengan baik.”

Elsa memang sangat kelelahan. Dan dia nyaris menangis mendengar perkataan penuh perhatian itu. Sepertinya mulai sekarang dia harus membiasakan diri berada di lingkungan barunya ini. Elsa memiliki firasat bahwa hal itu tidak akan sulit. Satu-satunya kendala adalah… suaminya.

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Balas Dendam
8.0
Kehidupan Alena Geraldine hancur setelah orang tuanya tiada. Akibat keserakahan paman dan bibinya, ia dipaksa menikah dengan Azam Dirgantara, seorang CEO dingin yang menjadikannya tawanan. Pernikahan tanpa kasih sayang ini hanyalah alat bagi Azam untuk menuntaskan dendamnya pada Jonatan. Meski terus disakiti, Alena justru jatuh cinta pada suaminya. Sayangnya, hati Azam masih terpaku pada cinta pertamanya. Mampukah Alena bertahan di sisi pria yang mendambakan wanita lain?
Sampul Novel Cintaku Bagai Layangan Putus
8.5
Delapan tahun pernikahan Bella Winata hancur seketika saat ia mengetahui pengkhianatan suaminya, Alvaro Winata. Sang gembong mafia tersebut berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri, Cindy Martadina, dan menjadikan Bella sekadar alat politik demi memperkuat kekuasaannya. Alih-alih menangis atau memicu keributan atas dusta yang diterimanya, Bella memilih jalan senyap. Melalui sebuah transaksi rahasia di pasar ilegal, ia bersiap untuk melenyapkan dirinya dari dunia ini dalam waktu dua minggu.
Sampul Novel Cintanya, Penjaranya, Putra Mereka
7.9
Brama Wijaya memenjarakanku lima tahun akibat fitnah membunuh Kania. Pasca bebas, siksaan kejam di kandang anjing dan paksaan obat mandul harus kutanggung. Saat Kania terbukti hidup, Brama membiarkan adikku tewas di tangannya. Aku memilih mati demi balas dendam. Kini, aku terbangun di hari kebebasanku dahulu. Lewat kesempatan kedua ini, aku bersumpah menyeret Brama dan Kania ke neraka atas semua penderitaan yang mereka perbuat.
Sampul Novel Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter
9.4
Winda menemukan bukti mengejutkan yang memicu kecurigaan bahwa suaminya menjalin hubungan gelap dengan ibu kandungnya sendiri. Namun, saat ia mencoba membongkar skandal tersebut, sebuah pengakuan tak terduga dari sang suami justru mematahkan semua dugaannya. Teka-teki mengenai sosok selingkuhan yang sebenarnya pun mulai terkuak. Sanggupkah Winda menghadapi kenyataan pahit ini? Akankah ia memaafkan pengkhianatan itu atau justru memilih melabuhkan hatinya pada sosok lain?
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Duda bernama Barra Farzan ingin bahagia dengan menikahi Astra, anak konglomerat yang menawan. Sialnya, pesta pernikahan mereka yang meriah mendadak kacau saat seorang wanita datang menampar Astra. Perempuan itu mengaku istri sah Barra yang dicampakkan bersama anak mereka. Astra pun dituduh sebagai perebut suami orang. Apa misteri kelam yang ditutupi Barra? Akankah pernikahan mereka bertahan, atau Barra cuma berstatus suami bayaran?
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?