APKDock Logo
Sampul Novel KUTEBUS TALAKKU

KUTEBUS TALAKKU

9.7 / 10.0
Indah berjuang keras mengumpulkan uang demi menebus talak dari Raqeef, yang justru bertekad mendapatkan kembali hatinya. Sementara itu, amarah Hairi memuncak akibat jebakan kamera tersembunyi di klub malam. Ketegangan keluarga kian memanas karena Lovena menolak keras anggota keluarga baru dan mengancam mengusirnya. Di sisi lain, Teddy mendesak agar sosok misterius itu segera dihadirkan dalam pertemuan keluarga besar guna menyelesaikan konflik.

KUTEBUS TALAKKU Bab 1

PLAK !!!

Kelopak mata bundar itu terbuka lebar ketika kaget mendengar benda jatuh kelantai. Tangannya langsung memegang dada, karena jantungnya berdetak hebat. Dia terlelap rupanya, hanya di atas lantai yang dingin dan berbantalkan tangan . Cukup nyenyak. Mungkin karena kelelahan. 

Indah kembali ke realita, matanya melilau mencari benda yang jatuh tadi. Dia menghela nafas lega saat melihat hanya tupperware kosong yang jatuh saat terkena gorden yang bergerak saat terkena tiupan angin dari luar jendela. Mata yang bundar itu sekali lagi melihat ke arah luar jendela, melihat awan yang mendung dan tiupan angin yang sedikit kencang. Sepertinya hujan akan segera turun hanya beberapa saat saja mungkin. Cuaca redup, pantas saja dia bisa tertidur saat membereskan gudang di sebelah dapur itu. Biarpun hanya gudang, Indah memastikan ianya tetap bersih dan rapih.

Ah ! Sudah jam berapa ini ?! Berapa lama kau tertidur Indah !

Wanita itu segera bangun mengambil tupperware kosong dan di taruh di tempat semula. Dia menarik daun jendela dan menutupnya rapat. Indah mencapai keranjang baju di belakang pintu gudang tersebut, dia bergegas keluar untuk mengangkat baju di jemuran.

Tangannya gesit seperti kecepatan kecoa. Kesemua baju seisi rumah itu diangkat dan di masukkan ke dalam keranjang yang sama. Ya, dia juga harus melipat baju baju itu dan mengasingkan kepada pemiliknya masing-masing. Setelah selesai mengangkat jemuran, dia bergegas juga kedapur mau menyiapkan makan malam untuk keluarga besar itu.

Sepertinya dia terlambat sore ini, jadi dia hanya memasak menu yang lebih mudah saja. Beberapa menit dia berdiri di depan kulkas yang terbuka. Semua barang tersusun dan tersimpan rapih. Matanya terkunci pada bungkusan pasta di rak sebelah dan langsung terfikir mau menyediakan spaghetti goreng saja. Udang dan cumi di keluarkan dari frizer.

Tangan yang kecil, tetapi cukup gesit saat menyediakan hidangan. Ketika selesai memasak dalam waktu 30 menit. Indah mengambil piring Porcelain berwarna putih dan menaruh spaghetti yang sudah di masak ke atasnya. Lengkap dengan hiasan untuk meningkatkan hasil yang lebih cantik di piringnya. Indah mencapai ponselnya yang bermerek Samsung dan sudah lama belum di ganti yang baru, layarnya juga sudah retak.

Klik!

Bibir yang kering dan pucat itu akhirnya mengukir senyuman. Foto hidangan itu cantik di pandangannya. Secarik kebahagiaan tumbuh mekar di dalam hatinya walaupun hanya sekeping foto.

Tepat jam 18.30 sore hidangan sudah siap sedia di meja makan. Bersamaan dengan itu terdengar bunyi derum mesin mobil memasuki halaman rumah. Pasti ahli keluarga rumah ini baru pulang kerja. Dan kemudian satu buah lagi mobil memasuki garasi. Indah menyangkutkan kain lap dan mencuci tangannya.

"Laparnya.... makanan sudah siap ..?" Aina langsung terus menuju kedapur.

Indah masih di wastafel, dia hanya terdiam dan kaku. Menarik nafas tetapi tersekat !

"Hanya Spaghetti saja ?! Eh... kita ini lapar tau. Seharian bekerja. Mana nasi ? Lauk dan sayur ?"

"Tidak ada nasi ? Dia ngapain seharian di rumah? Hanya tidur saja kerjaannya " Suami Aina, Arman ikut memasuki ruangan dapur dan mengangkat tutup saji.

"Ribut ribut apa nih?" Sandra turun dari lantai atas ketika mendengar anak dan menantunya pulang.

Anak sulung Halim bekerja sebagai juru teknis di sebuah perusahaan swasta. Istrinya Imelda bekerja sebagai sekertaris di departemen pemerintah. Mereka memiliki seorang anak laki-laki bernama Donny. Sedangkan anak keduanya Aina, bekerja sebagai dosen di universitas swasta sedangkan suaminya Arman bekerja sebagai surveyor bahan. Mereka berdua memiliki anak kembar iaitu Nana dan Nunu.

Dan anak bungsunya.... sepertinya masih belum pulang. Bekerja di sebuah perusahaan besar dan akan di naikkan pangkat menjadi Menejer. 

Sandra bangga dengan anak menantunya, masing-masing mempunyai pekerjaan yang menjamin masa depannya. Mereka semua tinggal di rumah warisan merupakan banglo lama peninggalan ayah mertuanya. Suaminya juga sudah meninggal dua tahun yang lalu. Tetapi, hubungan antara anak-anak masih erat dan mereka mau tinggal bersama biarpun mereka masing-masing sudah berkeluarga. 

Tetapi....

Ada sesuatu yang menyakitkan mata di rumah itu pada pandangan Sandra. 

"Lihatlah perempuan ini mak. Kita semua ini pulang kerja lapar, dia hanya masak spaghetti saja. Sudahma kita semua yang bayar tagihan di dalam rumah ini. Pajak lah semuanya. Dia tinggal senang lenang, satu pekerjaan pun enggak bisa di harapkan. " 

Ani mendengus marah, dan memamerkan wajah menyebalkan 

"Siang tadi guru telpon, kau terlambat ngambil si kembar kan ? Itu kan pekerjaan kau, kami ini tidak sempat untuk mengurus Nana dan Nunu." Kata Arman dengan lantang, agar Ibu mertuanya dengan mereka tau kalau Indah itu takut dengan Sandra.

"Minta maaf, siang tadi saya terlupa, karena saya sedang masak ." Jawab Indah pelan. Entah kenapa rasa di permalukan membuat keyakinan dirinya menurun hingga merasa berada di bawah telapak kaki. Bahunya juga menciut setiap kali berhadapan dengan mereka. 

"Kau pakai alasan memasak segala. Memanglah setiap hari kau harus masak, tapi sudah tugas kau untuk menjemput si kembar. Terus kau tinggal di rumah ini hanya mau tumpang kaki saja menjadi putri..?" Sepertinya marah Aina belum selesai. Matanya merenung tajam ke arah Indah yang membuatnya menciut.

"Ani, sudah lah. Baru pulang kerja kan, capek . Naik dulu mandi. Setelah itu makan malam ini kita keluar makan. Mak juga tidak ada selera mau makan pasta. Fikirnya kita Nana dan Nunu keh...?" Sandra biarpun hanya bersuara tenang cukup untuk mengirim sindiri halus.

"Oke. Kita tunggu kak Halim dan Ka Imel pulang. Kau makan semua ini sendiri." Kata Aina sambil melangkah keluar dari dapur sepertinya marah dia masih tersisa.

Sandra hanya merenung Indah, Arman seperti ingin berkata sesuatu tetapi melihat ibu mertuanya berada di situ akhirnya dia ikut beredar.

"Minta maaf mak, Indah enggak tau kalau semua orang mau makan nasi malam ini." Luah Indah pelan. Kedua belah tangannya yang kasar di genggam erat.

"Kau sengaja kan ? Mau bikin anak anak aku marah saat pulang kerja. Kau tau mereka itu capek ? Setelah itu kau mau tanya dulu ke semua orang mau makan apa. Baru 10 jenis kau mau bikin. Tinggal di rumah bukannya kerja capek pun." Sandra menjawab. Hati yang panasnya terpaksa di tahan. Bimbang jika Indah kabur lagi seperti beberapa tahun yang lalu. 

Kali ini Indah tidak bisa bersuara. Hatinya terasa sangat perih. Biarpun sudah terbiasa dengan sindiran seperti itu 5 tahun lamanya. Tinggal di rumah tidak buat pekerjaan yang capek ? Indah mau tertawa takut nanti di bilang gila pulak!!

Lanjut Membaca

Daftar Isi KUTEBUS TALAKKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta tulusku pada Bima Wijoyo berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang di studio seni yang terbakar demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun di masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga berlangsung. Dengan memori kelam tentang kobaran api dan pengkhianatan mereka, kini aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami. Aku bersumpah tidak akan membiarkan diriku hancur untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.3
Delapan tahun menikah, Jessica selalu memercayai alasan pekerjaan Rio Aditya setiap hari jadi pernikahan mereka. Namun, rahasia busuk terungkap saat ia mendengar rencana Rio untuk menceraikannya demi Nadia. Di tengah pengkhianatan tersebut, Jessica justru menerima diagnosis medis yang fatal: kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya tidak lagi mencintainya sejak ia keguguran, Jessica memutuskan untuk merelakan hubungan mereka dan pergi dalam damai tanpa pernah bertemu lagi.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya saat koma, tetapi setelah sadar, ia malah menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi meninggalkan segalanya dan menuju bandara.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung pelik. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke dalam lingkaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi kata kasar dan adegan dewasa, gadis lugu ini terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Saksikan perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Neva terpaksa bertahan hidup di tengah tekanan batin yang begitu menyiksa. Hubungan yang penuh ketimpangan ini menuntut pengorbanan luar biasa dari Neva, yang rela melakukan apa saja demi keselamatan buah hatinya tercinta.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan