APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan

Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan

Selama tiga tahun, Claire Nolan merawat suaminya, Julian Westwood, yang lumpuh. Bukannya dihargai, Julian malah membencinya hingga tega mengunci Claire di luar rumah selama 99 hari. Saat bisa berjalan lagi, Julian justru langsung menjemput cinta pertamanya di bandara. Sadar kasih sayangnya tak dihargai, Claire memutuskan mengakhiri kontrak dan meminta cerai. Kepergian Claire akhirnya meninggalkan penyesalan mendalam bagi Julian yang terlambat menyadari segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 6

Tiga puluh hari masa tenang untuk perceraian berlalu dengan cepat. Claire sudah memesan tiket untuk ke luar negeri, hanya tinggal menunggu hari terakhir tiba.

Hari itu, dia mulai mengemas semua barang bawaannya dan bersiap untuk mengirim sebagian besar ke luar negeri lebih dulu. Namun, saat dia memeluk koper dan hendak keluar rumah, dia berpapasan dengan Amber dan Patricia yang tiba-tiba masuk.

Barang-barang dalam koper terjatuh dan berserakan di lantai. Claire buru-buru memungutnya kembali, tapi tetap saja gerak-geriknya menarik perhatian mereka.

"Kamu bawa barang sebanyak ini buat apa?" tanya Patricia dengan curiga.

Claire asal menjawab, "Cuma barang-barang yang nggak terpakai. Mau aku sumbangkan ke panti asuhan."

Patricia langsung mencibir. "Barang rongsokan kamu ini disumbang ke panti asuhan? Kasihan banget anak-anak panti itu."

Claire tidak menanggapi hinaan itu. Dia hanya diam, lalu menutup koper dan bersiap untuk keluar.

"Tunggu dulu." Amber menghentikannya, lalu dengan seenaknya mengambil sebuah gelang dari dalam koper. "Yang ini kelihatannya menarik. Aku ambil, ya."

Mata Claire langsung tertuju pada tangan Amber. Wajahnya berubah panik dan dia buru-buru merebut kembali gelang itu.

"Nggak bisa! Itu nggak termasuk barang yang disumbangkan. Aku salah taruh, itu mau aku simpan!"

Itu adalah satu-satunya peninggalan dari almarhum ibunya. Dia selalu menjaganya dengan sangat hati-hati. Claire tidak menyangka Amber malah kebetulan melihat gelang itu.

"Kenapa nggak bisa? Cuma gelang jelek. Kalau Kak Amber suka, itu keberuntunganmu. Cepat kasih dia, lihat penampilan miskinmu itu!" cerca Patricia dengan penuh penghinaan.

"Aku bilang nggak bisa ya nggak bisa! Itu barangku! Kenapa aku harus kasih dia?!" Claire membentak, wajahnya memerah karena emosi yang membuncah.

Patricia tertegun. Claire berani membentaknya? Dia pikir siapa dirinya!

Baru saja Patricia hendak menyerang balik, pintu tiba-tiba terbuka. Julian masuk ke dalam rumah.

"Dari jauh saja sudah kedengaran berisik. Apa yang kalian ributkan?" Sorot mata Julian terlihat tidak senang saat menyapu ruangan, hingga akhirnya tertuju pada Claire.

Claire belum sempat bicara, Amber sudah lebih dulu menunduk dan mulai menangis tersedu-sedu. "Julian, ini semua salahku. Claire bilang dia mau nyumbang barang-barang ke panti. Aku lihat ada gelang yang bagus, jadi cuma nanya apakah dia mau jual ke aku, tapi dia nggak mau ...."

"Benar tuh, nggak pernah lihat orang sepelit kamu!" Patricia ikut-ikutan memperkeruh suasana. "Kami mau bayar juga kok, masalahnya di mana?"

Mendengar hal itu, Julian langsung mengerutkan kening dan menatap Claire dengan tajam.

"Cuma gelang bekas yang sudah nggak kepakai, kalau Amber suka, kasih saja. Nanti aku belikan yang baru buat kamu."

Nada bicaranya yang menganggap semuanya wajar itu begitu menusuk perasaan Claire. Dia menggigit bibirnya erat dan menarik napas dalam-dalam, berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh.

Dia mengulurkan gelang itu ke arah Julian dan berkata dengan suara gemetar, "Julian, lihat baik-baik. Gelang ini peninggalan ibuku sebelum meninggal. Kamu tahu apa artinya gelang ini buatku?"

Saat ibunya baru meninggal, Claire memakainya setiap hari, bahkan saat tidur pun tidak mau melepasnya. Namun saat membantu Julian menjalani terapi pemulihan, gelang itu sempat terbentur. Sejak saat itu, Claire melepasnya dan menyimpannya baik-baik.

Claire mengira setelah tiga tahun hidup bersama Julian, dia seharusnya tahu betapa pentingnya benda ini bagi Claire. Namun Julian hanya menatap gelang itu lama, tanpa perubahan ekspresi di wajahnya. Bahkan saat akhirnya dia buka suara, nada bicaranya malah semakin kasar.

"Claire, kamu benar-benar keterlaluan. Cuma karena sebuah gelang, kamu sampai mengarang cerita soal peninggalan orang tua? Kamu pikir aku bakal percaya?"

"Yang kulihat, kamu sengaja mau menyusahkan Amber. Semakin dia menginginkan sesuatu, kamu semakin nggak rela memberikannya. Kamu lebih memilih menyumbangkannya daripada memberikan padanya."

"Claire, aku benar-benar kecewa. Nggak nyangka kamu ternyata sepicik ini."

Setelah berkata demikian, Julian menggandeng Amber dan keluar dari rumah sambil membanting pintu keras-keras. Tubuh Claire limbung, lalu perlahan jatuh terduduk di lantai.

Tidak peduli apa pun yang dikatakan Amber, Julian selalu memilih untuk percaya. Sementara dirinya ... bahkan saat berkata jujur pun, dia tidak dipercaya sama sekali.

Claire memeluk gelang itu erat-erat. Air matanya akhirnya tumpah membasahi pipinya tanpa henti.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
8.9
Pamela harus menelan kepahitan saat cintanya ditolak dan dihina oleh Zero, sahabatnya yang posesif. Setelah berhasil bangkit dan menemukan kebahagiaan baru bersama Tirta, masa lalunya kembali mengusik. Menjelang pernikahan mereka, Zero tiba-tiba hadir untuk merusak segalanya. Meski bayang-bayang mantan kekasih Tirta ikut mengintai, ancaman terbesar tetaplah Zero. Dengan kekuasaan dan obsesi gilanya, putra konglomerat itu bertekad merebut kembali Pamela.
Sampul Novel DESTINY
9.5
Zeline Zakeisha kerap dikhianati akibat genophobia yang dideritanya. Sang sahabat yang ingin ia sembuh akhirnya mendaftarkan Zeline ke situs kencan global. Lewat platform itu, ia terhubung dengan Ricardo Fello Daniello, triliuner asal New York yang jenuh dengan wanita materialistis. Walau terpisah jarak Indonesia-New York, keunikan Zeline sukses memikat Ricardo. Kini, keduanya harus menghadapi trauma masa lalu dan bentangan jarak demi membuktikan kekuatan takdir cinta mereka.
Sampul Novel Hari-hari Dimanjakan Paman
8.7
Demi menghindari kencan buta yang buruk, Pamela nekat mencium pria asing tampan yang lebih tua bernama Agam. Tindakan ini membuat Agam menuntut pertanggungjawaban penuh. Pamela mencoba mengelabui Agam agar memejamkan mata lalu melarikan diri, tetapi rencananya gagal. Agam justru menangkap dan memanjakannya siang malam. Ketika Pamela kembali mencoba kabur, sang paman terus mengejarnya dan memastikan bahwa gadis itu tidak akan pernah bisa lolos dari genggamannya.
Sampul Novel Ketika Suami Mulai Bosan
8.7
Dalam pernikahan, cinta tidak selalu berjalan mulus. Kejenuhan kerap hadir dan mengikis kehangatan hubungan hingga menyisakan kehampaan. Saat dihadapkan pada pilihan sulit antara bertahan atau berpisah, perjuangan mengembalikan rasa yang hilang menjadi ujian yang sangat berat. Melalui doa dan usaha tanpa henti untuk merajut kembali kasih sayang yang pudar, mereka berharap mukjizat Tuhan dapat menyatukan kembali hati mereka sebelum semuanya terlambat.
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dengan tragis setelah tubuhnya dipinjam oleh Elizabeth, hantu istri dosennya, Daniel Danuarja. Elizabeth ternyata memanfaatkan raga Jelita untuk bercinta dengan Daniel hingga merenggut kesuciannya. Saat sadar, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir musnah. Di tengah amarah besar akibat dikhianati, kini Jelita harus terjebak dalam pusaran skandal yang rumit bersama dosennya tersebut.
Sampul Novel Suami Rahasia Sang Bintang
9.2
Karier menyanyi Anastasia Noire hancur akibat fitnah keji. Saat terpuruk, ia menyelamatkan nyawa seorang pria dan mengklaimnya sebagai suami demi keselamatan. Publik pun mencelanya. Namun, mereka tidak tahu bahwa lelaki misterius itu adalah Maximilian Kingsley, seorang miliarder rahasia. Di tengah kepungan pengkhianatan, Anastasia kini harus mencari tahu apakah Maximilian adalah penyelamat sejati atau justru ancaman baru bagi hidupnya.