APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel KuNikahi Mantan Istri SahabatKu

KuNikahi Mantan Istri SahabatKu

Sejak suaminya wafat, Aleesya Belva Cristabell mengisolasi diri dalam kesedihan. Berkat sokongan mertua dan teman-temannya, ia berjuang menafkahi sang anak. Namun, keteguhan sikap Aleesya diuji oleh kehadiran sahabat mendiang suaminya. Lelaki yang sempat merasakan pahitnya pengkhianatan itu datang menawarkan ketulusan bagi Aleesya dan buah hatinya. Akankah Aleesya terus menutup diri, atau ia bersedia membuka lembaran cinta yang baru?
Bab
Bagikan

Bab 3

Menit kemudian. Sesampainya di depan ruangan Aleesya, Rivaldi tidak melihat Selly di meja kerjanya, ia sudah bisa menebak kalau Selly ada di dalam bersama Aleesya. Dengan pelan Rivaldi mengetuk pintu ruangan Aleesya beberapa kali. Walaupun Rivaldi sendiri yang memiliki perusahaan itu, ia tetap menjaga etikanya sekalipun ke bawahannya. Tidak semena-mena untuk masuk ke ruang kerja orang lain. Itulah yang membuatnya semakin menjadi di segani para karyawannya. Hal-hal yang kecil yang tidak semua pemimpin perusahaan lakukan.

Sedangkan dari dalam, Aleesya terlihat sibuk menandatangani berkas-berkas di atas meja miliknya itu. Dan di bantu oleh Selly membuka tiap-tiap lembar berkas tersebut.

Tok! Tok! Tok!

Pintu kembali terketuk oleh Rivaldi. '' Masuk; saut Alessya dari dalam tanpa mengalihkan pandangannya dari berkas yang berada ditangannya.

Kemudian Rivaldi membuka pintu ruangan Aleesya ketika mendapatkan jawaban dari dalam oleh pemiliknya.

'' Permisi Nyonya muda Grandville! Bisakah saya masuk? '' gurau Rivaldi sambil mengulum senyum di bibirnya.

Aleesya terkekeh ketika mendapatkan perkataan manis dari ayah mertuanya itu. Dengan segera Aleesya menghentikan aktivitasnya dan menyimpan penanya di atas meja kerjanya. Pun dengan Selly, ia tersenyum ramah dan sedikit menganggukkan pelan kepalanya tanda memberi hormat pada Rivaldi.

''Silahkan masuk Dad; ujar Aleesya mangkat bokong nya dari kursi kebesaran nya itu. Kaki jenjangnya melangkah pelan ke arah sangat Ayah Mertua. '' Duduk Dad; kembali.

''Ada yang bisa aku bantu Tuan besar Grandville? Balas Aleesya, membalas gurauan Ayah mertuanya, Rivaldi. Sejenak, Rivaldi menatap Aleesya sebentar setelahnya mereka bersama.

Menit kemudian. Keduanya sudah duduk di atas sofa, sementara Selly tetap dengan posisinya, yaitu berdiri di samping Aleesya.

''Dad ingin berbicara sebentar denganmu, Nak; ujar pria paruh bayah itu. Selly yang berdiri di samping Aleesya, mengetahui keseriusan di antara kedua Bosnya bergegas meninggalkan ruangan itu.

''Permisi Tuan, Al; pamit Selly pada keduanya, kemudian keluar dan menutup rapat pintu ruangan Aleesya dari luar.

Detik kemudian. Rivaldi mulai membuka suara baritonenya. ''Begini Nak, untuk jamuan makan malam nanti biar Dad dan Gio saja yang pergi. Sementara kamu, pulanglah jika pekerjaanmu itu sudah selesai; ujar Rivaldi langsung pada inti kedatangannya ini. Sejenak Aleesya melipat sedikit keningnya bingung.

''Ke -Kenapa begitu Dad? tanya Aleesya terbata. Sebab ia takut kalau ada kekurangan atau melakukan kesalahan dalam pekerjaan yang membuatnya tidak perlu ikut.

''Tidak apa-apa. Tadi Mommy mu menghubungi Dad. Arsenio bangun tidur dan menangis karna dia rindu dengan Mommy nya dan ingin makan makam bersamamu ; ucap Rivaldi hati-hati.

Seketika tubuh Aleesya melamas dan pandangannya mulai sayu. Ia ingat hampir sebulan ini bahkan ia tidak pernah lagi makan malam bersama putranya, Arsenio karena kesibukan nya.

Dan Rivaldi menyadari akan tatapan perempuan di hadapannya ini yang sudah memberinya seorang cucu laki-laki tampan nan gemaskan. Detik kemudian Rivaldi langsung berkata.

''Maafkan Daddy, Aleesya; Dad terlalu keras memaksamu bekerja, sampai Dad lupa kau juga mempunyai tanggung jawab dalam keluargamu. Yaitu memberi perhatian pada Arsenio cucu kami. Dan hanya kau orang tua satu-satunya yang saat ini dia miliki. Dad melakukan ini semua bukan tanpa alasan, tentu kau tahu bukan? Dad melakukan ini untuk masa depanmu dan Arsen. Karena Dad juga ingin kau diterima di dunia bisnis, bukan karena kau adalah menantu Dad! Tapi karena hasil kerja kerasmu yang bagus dan kau layak diperhitungkan dalam dunia perbisnisan. Dad melihat kemajuanmu sangat baik, selalu meningkat setiap waktunya. Jika nanti kau sudah mengerti, kau pasti bisa menyelesaikan pekerjaanmu dari rumah dan memiliki banyak waktu luang bersama Arsen; ujar Rivaldi menjelaskan panjang lebar.

'' Yeah Dad, tidak apa-apa, aku mengerti. Justru aku sangat berterima kasih pada kalian. Dan bahkan apa yang kalian berikan padaku sejak pertama kita bertemu sampai hari ini, tidak sebanding dengan apa yang bisa aku berikan untuk kalian dan perusahaan ini. Aku hanya bisa bekerja dengan baik dan bersungguh-sungguh sebagai bentuk pengabdianku kepada mendiang suamiku, Alvaro; balas Aleesya mulai berkaca-kaca.

''Lalu, kenapa kau tidak pernah memproteskan Dad, Aleesya?'' tanya Rivaldi. Ya, Aleesya memang tidak mengeluh pada kedua mertuanya. Ia hanya akan mengeluh pada Selly sekretarisnya sekaligus sahabatnya itu.

''Tidak Dad. Jika aku melakukan itu, aku akan merasa egois jika memprotes mu, Dad; ujar Aleesya dengan senyum manis di bibirnya.

Rivaldi terenyuh oleh kata-kata menantunya ini. Ia sangat bersyukur memiliki menantu seperti Aleesya. Renaldi juga sangat mengasihi Aleesya, sikap dan tutur katanya tidak pernah tercela di hadapan Rivaldi dan Reva sejak pertama bertemu sampai masuk menjadi bagian dari keluarga Grandville. Walaupun menantunya itu besar di panti asuhan tetapi Aleesya sangat tahu tata krama. Rupanya ia dididik dengan begitu baik di sana.

''Baikalah, setelah semua pekerjaanmu selesai segeralah pulang. Nanti Dad akan meminta Jayden mengantarmu. Dan sebagai apresiasi, kau boleh libur selama 7 hari mulai besok. Apakah kau mau berlibur ke luar negeri ke tempat-tempat yang kau ingin datangi bersama Skylar untuk refreshing? Katakan mau ke mana, agar Dad meminta Gio mempersiapkan semuanya; tawar Rivaldi antusias sekaligus untuk menebus rasa bersalahnya pada Aleesya dan Arsen.

Aleesya tertawa kecil melihat bagaimana Ayah mertuanya ingin menebus rasa bersalahnya.

''Tidak perlu Dad; 7 hari adalah waktu yang cukup bagiku dan Arsen. Aku tidak ingin pergi ke mana-mana ataupun keluar negeri. Aku takut terlalu lelah dan itu malah membuat perjalanan kami yang harusnya jadi senang malah jadi tidak berkesan. Oh iya Dad, mungkin aku ingin mengunjungi panti tempat aku tinggal dulu, aku akan membawa Arsen dan Mom jika ia tidak keberatan. Aku merindukan panti itu! ''ujar Aleesya.

Ternyata pilihan Aleesya berbeda jauh dengan apa yang dibayangkan Rivaldi. Rivaldi semakin kagum akan sosok menuntunnya ini dan dengan segala kebaikan hatinya. Ia tidak pernah lupa dari mana ia berasal.

''Baiklah, kalau itu yang kau inginkan. Manfaatkan waktumu sebaik mungkin; balas Rivaldi seraya menggenggam tangan putih nan halus Aleesya penuh kasih sayang.

''Oh iya Dad, bolehkah aku mengajak Selly juga? Sebab aku yakin, dia pun butuh istirahat sepertiku! Ia bahkan lebih lelah dari aku! Karena selalu membantu mempersiapkan segala kebutuhanku. Dan aku tidak tahu bagaimana kalau tidak ada dia; pinta Aleesya lembut. Ya, Aleesya meminta pada ayah mertuanya untuk memberi Selly libur dari kerajaannya.

Rivaldi menganggukkan kepalanya, mengulum senyum di bibir tipisnya, dan mengatakan.

''Tentu saja boleh Nak! Nanti jika ada pekerjaan lain, Dad akan meminta Gio meng-handle nya untukmu; ujar Rivaldi hangat sebari menepuk- nepuk punggung tangan Aleesya dan melepaskannya.

''Terima kasih Dad; ucap Aleesya dengan senyum manis di bibirnya.

''Tidak, Aleesya! Di sini, Dad lah seharusnya yang berterima kasih. Kau memaafkan keegoisan Dad dan tidak mempermasalahkan itu. Terima kasih Aleesya; ujar Rivaldi kembali berterima kasih dan meminta maaf.

''Bersiaplah, jika suda selesai semua pekerjaan mu, segeralah kabari Dad, supaya Dad bisa langsung menyuruh Jay untuk mengantarkan mu pulang; Rivaldi mengakhiri percakapan mereka dan bangkit dari tempat duduk nya dan bergegas meninggalkan ruangan Aleesya.

''Baik Dad.''

Detik kemudian. Setelah Rivaldi pergi dari ruangan itu dan kembali ruang kerjanya. Tak lama Selly pun kembali masuk ke ruang Aleesya. Disana, Selly melihat tampak wajah Aleesya berseri-seri. ' Ini pasti ada sesuatu yang membuat hatinya senang seperti itu!? 'pikirannya.

''Aleesya ada apa? ''tanya Selly penasaran.

''Daddy mengizinkanku pulang setelah menandatangani semua berkas-berkas ini. Putraku merindukanku! '' kata Aleesya dengan senyum bahagia.

''Wah, syukurlah. Aku turut senang mendengarnya. Kalau begitu, ayo selesaikan dengan cepat agar kau bisa lekas pulang dan bertemu dengan Arsenio, putra tampan itu. Oh iya Al, sampaikan salamku padanya ya. Maaf aku tidak bisa kasih apa-apa, karena belum waktunya untuk keluar kantor bersantai dan ini masih jam kerja; jawab Selly.

''Kau juga akan ikut bersamaku, Sell; seru Aleesya tersenyum manis ke aras Selly.

''M-maksudnya?..; tanya Selly tidak mengerti sebari mengerutkan keningnya.

''Iya, Daddy memberi izin libur selama seminggu ke depan untuk kita. kamu juga pasti merindukan Arsen, kan? Maka dari itu, kita sama-sama pulang ke Mansion, dan kamu menginap di sana. Sebab besok aku akan ajak kamu ke Panti Asuhan tempat aku dibesarkan dulu. Aku tahu kau juga penat dengan pekerjaan yang menumpuk ini.'' Kekeh Aleesya.

''Aleesya, benarkah yang kamu katakan? Ujar Selly tak percaya.

''Yes, lagi pula untuk apa aku berbohong; jawab Aleesya.

''Terima kasih, Al.'' saut Selly, kemudian menggenggam lembut tangan sahabatnya itu.

''Sama-sama; Aleesya tersenyum manis.

Lalu setelahnya mereka melanjutkan penandatanganan berkas-berkas tersebut supaya bisa cepat pulang ke Mansion. Ternyata Selly lebih tidak sabar bertemu dengan Arsenio. Ia sudah memberi pesan pada Aleesya untuk mampir sebentar ke toko kue langganannya, ia ingin membelikan kue kesukaannya Arsenio sebagai buah tangan.

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Butuh Belas Kasihanmu!
9.2
Pasca diceraikan karena melahirkan anak yang sakit-sakitan, Kania berjuang mati-matian demi Arka, putranya yang kini kritis di ICU. Di tengah perjuangan itu, mantan mertuanya justru terus merintangi pengobatan sang cucu. Namun, saat dunia terasa begitu kejam menghimpitnya, sebuah peristiwa tidak terduga terjadi dan memaksa Bagas menghadapi kenyataan pahit yang selama ini ia hindari. Kania pun membuktikan bahwa ia mampu berdiri tegak tanpa butuh belas kasihan.
Sampul Novel Anak Yang Ku Bawa Dalam Rahimku
8.6
Baru seminggu bekerja di kediaman Arsanta, nasib tragis menimpa Alesha Devandra. Reiner yang mabuk akibat dikhianati kekasihnya melampiaskan amarah padanya. Trauma mendalam membuat Alesha melarikan diri ke desa, namun ia justru mendapati dirinya tengah mengandung. Kini, ia terjebak dalam pilihan sulit: menuntut pertanggungjawaban dari Reiner yang mungkin telah lupa kejadian itu, atau membesarkan sang anak sendirian di tengah gunjingan orang-orang sekitar.
Sampul Novel CINTA LAMA BELUM USAI
8.6
Hati Gina hancur mendengar Abian telah menikah dan segera menjadi ayah. Meski Gina memilih mundur, Abian menolak melepaskannya. Berdalih dipaksa sang ibu, Abian egois ingin mempertahankan Gina sebagai selingkuhan. Gina merasa muak dengan segala janji palsu pria itu. Di tengah kehamilan istri sah Abian, Gina kini terjebak dalam hubungan gelap yang rumit, karena Abian bersikeras bahwa kisah mereka tidak akan pernah berakhir.
Sampul Novel I Love You, Om Bodyguard!
8.6
Mayzura terjebak rencana pernikahan dengan pria tua akibat utang ayahnya. Ketika mencoba kabur bersama sang kekasih, ia diserang penjahat sebelum akhirnya diselamatkan oleh Sadewa. Sadewa kemudian didelegasikan sebagai pengawal pribadi Mayzura menjelang hari pernikahan. Siapa sangka, interaksi intens justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Sanggupkah Sadewa melindungi Mayzura di tengah rintangan yang menghadang? Apa rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard?
Sampul Novel Kasus 21+
9.3
Khusus pembaca 21 tahun ke atas. Sebagai ketua tim khusus kepolisian elit, Eva Avalon mengemban misi besar untuk memberantas kejahatan dan eksploitasi seksual yang merajalela. Di era modern dengan teknologi yang memicu berbagai modus operandi baru yang licin, ia harus memimpin penyelidikan kasus-kasus rumit. Ikuti perjuangan hebat Eva dalam mengungkap setiap misteri dan menegakkan keadilan di tengah tantangan yang berbahaya.
Sampul Novel Kini Ku Hilang Selamanya
9.6
Merayakan tujuh tahun pernikahan dengan Lionel, sang bos mafia, sang istri awalnya berniat membagikan kabar kehamilannya. Namun, kemesraan mereka hancur saat ia mendengar obrolan rahasia Lionel dan anak buahnya dalam bahasa Iltan mengenai wanita lain bernama Sofia. Tanpa mereka sadari, sang istri memahami bahasa tersebut karena asal-usul neneknya. Menahan rasa sakit hati dan amarah di balik senyum palsunya, ia diam-diam mengambil keputusan besar. Melalui ponselnya, ia menerima tawaran proyek riset medis internasional, bersiap untuk pergi dan melenyapkan dirinya dari kehidupan sang suami dalam waktu tiga hari.