APKDock Logo
Sampul Novel KUBALAS SAKIT HATIKU

KUBALAS SAKIT HATIKU

8.4 / 10.0
Kebahagiaan Kienan atas kehamilan pertamanya setelah lima tahun menikah seketika sirna. Ia mendapati Akbar, suaminya, berselingkuh dengan wanita lain yang kini sedang hamil tua. Penderitaan Kienan kian mendalam saat mengetahui perusahaan milik keluarganya terancam bangkrut akibat tindakan korupsi yang dilakukan Akbar. Di tengah pengkhianatan ini, Kienan harus berjuang keras menyelamatkan diri sekaligus melindungi bisnis warisannya dari kehancuran total.

KUBALAS SAKIT HATIKU Bab 1

Bab 1

AKBAR SELINGKUH?

"Selamat, Bu Kienan! Usia kehamilan anda sudah sembilan Minggu. Janinnya kembar. Tolong dijaga baik-baik, ya!" ucap dokter Rita.

Kienan tak mampu menahan air matanya. Penantian panjangnya membuahkan hasil, bahkan dua anak sekaligus. Akbar pasti bahagia mendengar berita ini, pikirnya.

Kienan dan Akbar telah menikah selama lima tahun dan belum dikaruniai buah hati. Mereka sudah memeriksakan kesehatan mereka.

Menurut dokter, kondisi mereka sehat semua. Hanya, belum diberi saja. Mereka harus lebih bersabar.

Sudah dua bulan Kienan telat datang bulan. Dia sudah memeriksanya menggunakan tespek dan hasilnya positif. Karena belum yakin, dia memeriksakan diri ke dokter.

Dia tidak berani meminta tolong Akbar mengantar untuk periksa. Takut mengecewakan suaminya lagi.

Sepanjang lorong rumah sakit, dia tidak berhenti tersenyum. Dia membayangkan betapa bahagianya Akbar saat mendengar kabar ini. Dia pasti akan lebih romantis dan perhatian lagi kepadanya. Memang, akhir-akhir ini, Akbar terlihat cuek dan sering lembur.

Saat Kienan memasuki pelataran parkir menuju mobilnya, dia melihat seseorang yang begitu familiar. Setelah diperhatikan, benar, itu suaminya.

Dia sedang memapah seorang wanita yang sedang hamil besar. Rachel. Dia adalah mantan kekasih Akbar sebelum menikah dengannya.

Perlahan, Kienan mendekati mereka.

"Mas, apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu bisa sama dia?" tanya Kienan kepada suaminya.

"Kienan!" Akbar terkejut mendapati Kienan ada disini.

"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Akbar lagi.

"Seharusnya aku yang tanya, Mas! Apa yang kamu lakukan disini? Kenapa bisa sama dia?" tanya Kienan sambil menunjuk Rachel.

"Kienan … sayang … ini …." Akbar gugup. Dia bingung harus mengatakan apa.

"Apa, Mas? Tolong jelaskan!"

"Sayang, ayo kita pulang! Kita bicara di rumah!" ujar Akbar kepada Kienan.

"Mas, sebaiknya aku pulang sendiri saja!" ujar Rachel.

"Gak. Aku gak akan biarin kamu pulang sendiri," ujar Akbar kepada Rachel.

"Tapi, Mas, aku tidak mau ada kesalahpahaman antara kamu dan Kienan," ujar Rachel sedih.

"Sudahlah! Aku akan mengantarmu pulang!" ujar Akbar tegas kepada Rachel.

"Sayang, kamu bawa mobil, kan? Kamu pulang sendiri, ya? Kita ketemu di rumah," ujar Akbar, lalu meninggalkan Kienan di pelataran parkir sendiri.

Kienan seperti orang linglung. Dia belum bisa mencerna apa yang terjadi. Perlahan, dia meninggalkan pelataran parkir menuju mobilnya, lalu bergegas pulang.

Di tempat lain, Akbar mengantar Rachel pulang.

"Maafkan aku, Mas! Gara-gara aku, Kienan jadi salah paham!" ujar Rachel sedih.

"Tidak ada yang perlu dimaafkan. Mungkin, memang sudah waktunya Kienan tahu," jawab Akbar.

"Bagaimana kalau Kienan tidak bisa menerima hubungan kita? Aku tidak mau kalau sampai kalian bercerai."

"Sudahlah, jangan pikir macam-macam. Lebih baik, fokus saja sama kandunganmu!" ujar Akbar sembari mencium tangan Rachel.

"Mas …," panggil Rachel lirih.

"Hm … ada apa?"

"Kalau seandainya Kienan meminta kamu untuk memilih …."

"Sudah ku bilang, kan, jangan mikir macam-macam," sahut Akbar.

Rachel menunduk.

"Aku cuma mau bilang, kalo seandainya Kienan memintamu untuk memilih, tolong, lepaskan saja aku! Aku akan membesarkan anak ini sendiri!"

Akbar menghentikan mobilnya di pinggir jalan.

"Dengarkan aku. Aku tidak akan pernah melepaskanmu. Kamu tahu kenapa? Karena di sini ada anakku. Anak yang sudah kami tunggu selama lima tahun. Jadi, aku tidak mungkin menyia-nyiakannya. Oke?" ujar Akbar.

Rachel tersenyum.

"Terimakasih, ya, Mas! Kamu mau bertanggung jawab sama kehamilan aku!"

"Tentu saja. Itu kan anakku," jawab Akbar sembari mengecup kening Rachel. Dia melajukan kembali mobilnya ke jalanan.

Rachel tersenyum licik. Niatnya untuk menguasai Akbar sebentar lagi terlaksana. Sebentar lagi, dia akan menjadi nyonya Akbar satu-satunya dsn akan menempati rumah mewah yang saat ini ditempati oleh Kienan.

***********

Sesampainya di rumah, Kienan segera membersihkan diri. Tak lama kemudian, Akbar datang.

"Kienan sayang …," sapa Akbar, lalu mengecup kening istrinya.

"Jangan panggil aku sayang lagi. Sekarang jelaskan padaku!" tantang Kienan.

Akbar menghela napas panjang.

"Maafkan aku Kienan! Aku khilaf! Aku sudah melakukan kesalaham besar. Tapi, aku harus bertanggung jawab. Apapun alasannya, itu adalah anakku. Kita bisa membesarkannya sama-sama."

"Tega kamu, Mas! Ini balasanmu atas kesetiaanku selama ini?" teriak Kienan emosi.

"Aku mohon … maafkan aku, Kienan! Tolong, terima dia jadi madumu! Aku janji akan adil!"

"Tidak, Mas! Aku tidak mau! Ceraikan aku!" ujar Kienan. Dia berusaha tegar walaupun hatinya begitu sakit. Dia tidak mau terlihat lemah.

"Baik. Maafkan aku, Kienan. Aku tidak bisa meninggalkan Rachel. Dia sedang hamil anakku. Kienandra Salshabilla kujatuhkan talak satu untukmu."

Setelah mengatakan itu, Akbar bergegas keluar dari rumah. Kienan terduduk lemas. Di menangis tergugu. Rumah tangga yang dia jaga selama ini,akhirnya kandas juga.

Bukan jalan yang mudah mempertahankan pernikahan mereka hingga lima tahun. Kienan kerap diejek sebagai wanita mandul oleh keluarga suaminya.

Bahkan, kata-kata pedas kerap keluar dari mulut wanita yang bergelar mertua tersebut. Sakit hati,itu pasti. Dia berusaha menahan perasaannya demi mempertahankan pernikahannya. Selama Akbar tidak berkhianat dan menduakannya, dia akan bertahan.

Dia sempat berpikir, mereka akan menua bersama. Ada atau tidaknya anak, mereka akan tetap bersama. Tapi kini, semuanya hancur.

"Aku tidak akan memaafkan kamu, mas! Ingat itu! Aku akan membalas penghianatan kamu!" ujar Kienan dalam hati.

Selama ini, dia sudah memberikan segalanya untuk Akbar dan keluarganya. Rumah reyot mereka telah berubah menjadi rumah mewah dua lantai. Bahkan, kini menjadi lebih luas karena membeli tanah di sebelahnya.

Perusahaan yang dipimpin Akbar adalah milik keluarganya. Dia membiarkan Akbar memimpin perusahaan karena ingin menghargainya sebagai suami.

Kienan sendiri, lebih memilih menjadi ibu rumah tangga. Hanya sesekali saja dia dia bertandang ke kantor.

Semua kebutuhan keluarga Akbar, dia yang menjamin. Kebutuhan sehari-hari, biaya kuliah Aira, bahkan gaya hidup mewah adik dan mertuanya itu berasal darinya.

Akhir-akhir ini, Akbar memang terlihat berbeda. Dia sering lembur dan keluar kota. Dengan polosnya, Kienan selalu percaya dengan semua alasan yang diberikan suaminya.

Bahkan, kemarin, Akbar izin akan keluar kota selama tiga hari untuk menangani proyek di Bandung.

Kamu sudah mengecewakan aku, Mas! Kamu akan kehilangan segalanya! Aku bisa memaafkan kesalahanmu yang lain, tapi tidak dengan penghianatan!

Maafkan Mama, nak! Bahkan, sebelum kalian lahir, kalian sudah kehilangan papa. Tapi, mama janji, kalian tidak akan kekurangan apapun. Entah itu materi maupun kasih sayang. Mama akan memberikan segalanya untuk kalian!

Semalaman Kienan menangisi nasibnya. Dia biarkan air matanya terus mengalir. Dia tidak akan menghapusnya. Karena mulai besok, tidak ada lagi air mata. Dia akan bangkit dan mengambil semua yang menjadi hak anaknya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi KUBALAS SAKIT HATIKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel DANCING WITH DESTINY
8.2
Jane Miles sangat menikmati hari-harinya yang tenang sebagai dokter hebat. Namun, kecelakaan tragis masa lalu merenggut seluruh memorinya akibat Amnesia Retrograde. Kehidupan damai Jane seketika sirna begitu Rafael Klein hadir. Pria tersebut datang membawa kekacauan demi mendesak Jane agar bersedia menerima takdirnya sebagai pewaris tunggal dinasti Klein yang sangat berpengaruh. Hubungan romansa dewasa ini diwarnai oleh benturan konflik dan misteri masa lalu.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Sampul Novel KuNikahi Mantan Istri SahabatKu
9.3
Sejak suaminya wafat, Aleesya Belva Cristabell mengisolasi diri dalam kesedihan. Berkat sokongan mertua dan teman-temannya, ia berjuang menafkahi sang anak. Namun, keteguhan sikap Aleesya diuji oleh kehadiran sahabat mendiang suaminya. Lelaki yang sempat merasakan pahitnya pengkhianatan itu datang menawarkan ketulusan bagi Aleesya dan buah hatinya. Akankah Aleesya terus menutup diri, atau ia bersedia membuka lembaran cinta yang baru?
Sampul Novel Langit Jam 4 Sore
8.2
Divia Putri Gayatri selalu mendambakan takdir seindah langit pukul empat sore yang sangat ia kagumi. Di tengah penantiannya, takdir mempertemukannya dengan Arman melalui momen sinematik yang begitu membekas di hati, meski saat itu ia tidak sedang mencari cinta. Namun, hubungan romantis yang baru tumbuh ini harus menghadapi ujian berat. Ketika bayang-bayang masa lalu muncul dan mengancam kebahagiaan mereka, sanggupkah cinta keduanya bertahan melewati rintangan tersebut?
Sampul Novel Mencintai ayah angkat ku
8.6
Adam memendam obsesi kelam pada Hana, anak angkat yang dirawatnya sejak kecil. Ketika Hana berniat menyudahi hubungan tabu ini agar Adam bisa bahagia bersama perempuan lain, kemarahan Adam memuncak hingga berujung kekerasan. Ia berjanji tak akan membiarkan lelaki lain memiliki Hana. Di tengah konflik batin dan penolakan moral, Adam tetap memaksakan perasaan egoisnya. Sanggupkah ikatan penuh derita ini bertahan dari tentangan dunia?
Sampul Novel Pembalasan Silvia
9.7
Silvia hancur saat tahu tunangannya berselingkuh dengan adik tirinya demi menguasai hartanya. Dipicu rasa sakit hati yang mendalam, ia merancang pembalasan dendam yang rapi. Silvia sengaja membiarkan kedua pengkhianat itu menikmati kebahagiaan palsu sebelum akhirnya menghancurkan mereka tanpa ampun. Ia bersumpah akan menyeret mereka ke dalam penderitaan yang begitu hebat, memastikan keduanya jatuh miskin dan tidak akan pernah bisa bangkit lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan