APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kini Ku Hilang Selamanya

Kini Ku Hilang Selamanya

Merayakan tujuh tahun pernikahan dengan Lionel, sang bos mafia, sang istri awalnya berniat membagikan kabar kehamilannya. Namun, kemesraan mereka hancur saat ia mendengar obrolan rahasia Lionel dan anak buahnya dalam bahasa Iltan mengenai wanita lain bernama Sofia. Tanpa mereka sadari, sang istri memahami bahasa tersebut karena asal-usul neneknya. Menahan rasa sakit hati dan amarah di balik senyum palsunya, ia diam-diam mengambil keputusan besar. Melalui ponselnya, ia menerima tawaran proyek riset medis internasional, bersiap untuk pergi dan melenyapkan dirinya dari kehidupan sang suami dalam waktu tiga hari.
Bab
Bagikan

Bab 4

Wajah Lionel seketika berubah suram. Dia menggapai pergelangan tangan Sofia dan menariknya ke taman belakang.

"Kau mau cari mati ya? Bukannya sudah kubilang jangan menunjukkan wajahmu di sini?! Kalau kakakmu sampai tahu sesuatu, awas saja!"

Aku menghampiri jendela yang ada di lantai dua. Di sana, aku bisa melihat dengan jelas semua yang terjadi di taman belakang.

Lionel berkoar-koar seperti binatang buas, mendorong Sofia dengan begitu keras.

"Kau sudah gila, hah?! Kau mau seluruh keluarga ini hancur?!"

Sofia hanya bisa menunduk, seluruh tubuhnya gemetar saking takutnya. Dengan tangan yang tak bisa berhenti gemetar, dia mengeluarkan rekam medis dari tasnya.

Bahkan dari jarak yang jauh, aku bisa samar-samar mendengar ucapannya. "Aku tahu aku salah dengan datang kemari .... Tapi ... tapi aku hamil."

"Dokter bilang semalam kita melakukannya terlalu kasar. Usia kehamilanku sekarang 9 minggu dan sudah masuk dalam masa rentan."

"Lionel, aku tahu aku nggak seharusnya menyusahkanmu, tapi ... tapi aku takut. Apakah bayi ini akan baik-baik saja? Ini adalah pewaris pertamamu, masa depan garis keturunanmu."

Perkataan itu bagai semburan kilat yang menyambarku, meruntuhkan segala pertahananku.

Dadaku rasanya seperti dikeruk dari dalam, meninggalkan lubang yang besar, perih dan berdarah.

Sofia ... juga hamil? Anak Lionel? Pewaris Keluarga Mandala?

Aku jadi teringat, saat kami pertama kali menikah, kami sempat membahas tentang masalah melanjutkan keturunan.

Saat itu, Lionel berkata bahwa dia belum siap memiliki anak dengan alasan bisa mempengaruhi hubungan kami. Dia bilang dia ingin pernikahan kami tetap menjadi bentuk cinta yang paling murni.

Dulu, aku dengan gampangnya termakan oleh apa yang dia sebut sebagai "pengabdian cinta". Dia membuatku percaya dengan segala omong kosongnya dan sejak itu, aku harus menggunakan alat kontrasepsi setiap kali kami berhubungan.

Sekarang, aku akhirnya paham. Dia mencuci otakku dengan segala omong kosongnya itu agar dia bisa memiliki anak dari rahim perempuan lain.

Dari awal, dia memang tidak menginginkan memiliki anak dariku.

Begitu mendengar kata "hamil", Lionel seketika mematung.

Matanya kemudian mengarah ke bawah, ke perut Sofia. Sejenak, ada keraguan yang terpancar dari matanya.

Dia selalu berhati-hati, jadi bagaimana mungkin ....

Namun, dia menelan kembali pertanyaan yang sempat mengganggu pikirannya itu. Dia terlihat gugup, tetapi nadanya perlahan melembut.

"Sembilan minggu? Masa rentan? Kalau begitu, kita harus ekstra hati-hati."

"Pewaris keluarga ini harus dirawat dengan sangat baik."

"Untuk saat ini, kau tunggu di mobil dulu. Aku akan minta dokter keluarga terbaik yang kita punya untuk memeriksamu secara menyeluruh."

Sontak, ekspresi sedihnya berubah menjadi cerah. Sambil tersenyum, dia berjinjit dan hendak mencium Lionel.

Melihat itu, Lionel langsung mengernyit. Dia dengan lembut menghindari ciumannya. "Kita lagi ada di kediaman Keluarga Mandala. Hati-hati."

"Lagian, sekarang kau harus lebih mengutamakan keselamatan bayi yang ada di perutmu itu."

"Jangan coba-coba menggodaku."

Senyuman nakal terpancar di wajahnya saat berjalan masuk ke dalam rumah.

Aku buru-buru kembali ke kamar tamu dan duduk di meja makan.

Sembilan minggu. Semua itu pasti terjadi pada malam saat dia tidak pulang ke rumah waktu itu.

Aku memegang perutku, merasa kasihan pada jiwa kecil yang tidak tahu apa-apa ini.

Semua ini salah Ibu. Ibu tidak bisa memberi keluarga yang bahagia padamu.

Pada detik berikutnya, Lionel membuka pintu kamar itu.

"Sasa, aku harus keluar mengurus sesuatu."

"Keluarga Raharja belakangan ini mulai membuat beberapa pergerakan. Aku curiga mereka menargetkan bisnis kita."

"Aku harus pergi dan mengurusnya langsung. Aku mungkin nggak akan pulang dalam beberapa hari ini. Kau baik-baiklah di sini, tunggu sampai aku pulang ya?"

Aku pun mengangguk patuh.

Melihat ekspresiku yang tenang, dia merasa lega. Dia mencium dahiku sebelum akhirnya berbalik dan pergi.

Dia masih begitu lihai dalam memainkan perannya, berpindah-pindah dengan mudah antara aku dan Sofia.

Aku terdiam di tempat, menatap sosoknya yang perlahan menghilang di kejauhan, lalu mengalihkan perhatianku ke kalender yang tergantung di dinding.

Ini mungkin akan menjadi kali terakhir kita bertemu di kehidupan ini.

Sore itu, ponselku tiba-tiba bergetar, sebuah notifikasi masuk.

Aku mengetuk notifikasi di layar dan muncul sebuah foto laporan USG.

Kemudian, sebuah foto lain menyusul. Lionel menunduk hendak mencium perut Sofia yang sedikit membesar, tangannya yang besar memegang perut itu.

Senyum penuh kelembutan di wajahnya adalah hal yang belum pernah kulihat sebelumnya.

Meski aku tidak mengenali nomor pengirim foto itu, aku tahu jelas siapa orangnya.

Dengan mengandung anak pewaris Keluarga Mandala membuat adikku jadi berani memprovokasiku, istri sah Lionel.

Dia pikir dengan foto itu dia bisa mengguncangku? Dia salah. Hatiku sudah tidak ada lagi untuk Lionel, hatiku sudah mati.

Aku sudah bertekad untuk membuang mereka jauh-jauh dari kehidupanku. Begitu juga dari hatiku.

Dua hari berlalu dan, seperti yang kuharapkan, tidak ada kabar dari Lionel.

Aku memanfaatkan kesempatan ini untuk menghapus semua jejak diriku di rumah itu.

Perhiasan dan barang antik, semua yang bisa kutemukan kudonasikan. Sementara barang milikku yang lain? Aku bakar semuanya.

Aku hanya menyisakan barang-barang kebutuhan dasar yang akan kubawa.

Pada hari kepergianku, aku bangun sebelum fajar dan memasukkan semuanya ke dalam koper.

Aku melangkah keluar dari kediaman itu dan menunggu mobil dari lab dengan tenang.

Tepat saat aku hendak menelepon mentorku untuk menanyakan kepastian penjemputan, ada sebuah pesan lagi yang masuk dari nomor yang tak dikenali itu.

[Kak, dokter bilang anakku cowok. Aku sedang mengandung anak pewaris Keluarga Mandala.]

[Lionel bilang dia bakal menikahiku agar bayi ini bisa mempunyai figur ayah. Sementara kau? Kau cuma wanita mandul yang nggak berguna. Kalau kau masih ada kesadaran diri, mending segera tinggalkan rumah kediaman Keluarga Mandala!]

Kali ini, aku tidak mengabaikannya. Aku pun mengetik pesan balasan.

[Kalau begitu, selamat. Harapanmu hampir menjadi kenyataan.]

Kebetulan sekali. Setelah aku menekan tombol kirim, mobil jemputanku akhirnya datang.

Aku menarik koperku, memasukkannya ke bagasi, lalu masuk ke jok belakang dan menutup pintunya.

Saat kami melewati Katedral Suci Amandia, hujan tiba-tiba turun begitu deras.

Tetesan hujan menghantam kaca mobil, mengaburkan dunia di luar.

Saat itulah aku melihat barisan mobil hitam yang terparkir di depan katedral itu melalui kaca yang diterpa hujan.

Katedral ini juga menjadi tempat aku dan Lionel mengikat janji setia tujuh tahun lalu.

Di tengah hujan lebat yang mengguyur kota, sosok Lionel muncul dari dalam gereja, tangan satu memegang payung hitam, sementara tangan lainnya menggenggam erat tangan Sofia.

Dia mengenakan gaun putih untuk ibu hamil, tampak begitu mencolok di tengah hujan.

Mereka baru saja keluar dari gereja, seolah-olah baru selesai berdoa.

Saat Lionel sedang membantu Sofia masuk ke dalam mobil, embusan angin tiba-tiba bertiup kencang, memisahkan tirai hujan lebat.

Lionel menengadah dan kebetulan melihat ke arah mobilku.

Melalui dua lapisan kaca yang diburamkan oleh tetesan hujan, pandangan kami bertemu, tepat di tempat yang menjadi saksi bisu penyatuan cinta kami.

Begitu dia tersadar bahwa yang dilihatnya benar-benar adalah aku, matanya langsung terbelalak, syok, kebingungan, ketakukan, semua bercampur jadi satu.

Bibirnya bergerak, seolah sedang menyebut namaku.

Aku berpaling, membulatkan tekad untuk benar-benar memutuskan hubungan kami dalam sunyi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B32374" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B32374
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Billionare and His Secret Wife
8.8
Demi bertahan hidup, Michelle terbiasa memanfaatkan pesona fisiknya. Namun, malam itu ia terperangkap dalam bahaya setelah tidak sengaja mendengar niat jahat para kliennya. Di bawah pengaruh obat, Michelle melarikan diri dan menyusup ke kamar pria asing untuk memuaskan gairah yang membakar dirinya. Pertemuan tidak terduga tersebut menjadi awal baru yang mengubah seluruh hidup Michelle. Saksikan bagaimana takdir membawa mereka ke dalam hubungan penuh intrik dan romansa panas.
Sampul Novel Istri Di Atas Kertas
8.9
Queena Bulan Latief terperangkap dalam pernikahan perjodohan yang penuh kepedihan. Tepat setelah akad nikah, kenyataan pahit menghantamnya: sang suami ternyata telah mempunyai wanita lain. Walau hukum mencatat Bulan sebagai istri pertama yang sah, pada kenyataannya dia hanyalah yang kedua di hati sang suami. Impian Bulan untuk menjadi satu-satunya kini sirna. Ia pun terpaksa berjuang menjalani takdir yang rumit dan bertahan di tengah dilema berbagi cinta dengan madunya.
Sampul Novel MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU
8.4
Demi bertahan hidup, Zio terpaksa mengambil keputusan nekat untuk menemani seorang wanita dalam satu malam. Alih-alih bertemu perempuan paruh baya seperti dugaannya, ia justru dihadapkan pada sosok muda yang luar biasa menawan. Kejutan tak berhenti di sana; wanita tersebut justru memintanya untuk menghamili sekaligus menikahinya. Di tengah himpitan kesulitan hidup yang menderanya, sanggupkah Zio memenuhi tuntutan ekstrem dari miliarder misterius itu?
Sampul Novel Mrs Bodyguard
8.7
Nyawa Kendra, pewaris manja dinasti otomotif Tanaka, terancam akibat ulahnya sendiri. Sang ayah lalu menugaskan Drupadi, mantan anak asuh mafia yang berkarakter dingin, untuk menjadi pengawal pribadi. Menyamar sebagai laki-laki, Dru berkomitmen menjaga Kendra. Meski awalnya kesal, Kendra perlahan mulai bergantung pada Dru. Di tengah ikatan profesional dan beda usia empat tahun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara sang pengawal tangguh dan majikan manisnya.
Sampul Novel Pernikahan yang Gagal
9.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang protagonis meyakini bahwa hidupnya telah sempurna bersama Elina, istri yang penuh kasih, dan putra mereka yang menggemaskan. Namun, ilusi keluarga bahagia itu runtuh seketika saat ia pulang kerja lebih awal. Berniat memindahkan istrinya yang tertidur lelap di dekat ranjang bayi, ia justru melihat layar ponsel Elina menyala, menampilkan sebuah pesan singkat yang mempertanyakan apakah anak mereka sudah tidur. Kenyataan kelam pun mulai membayangi pernikahan mereka.
Sampul Novel She's Mine
9.3
Salju telah mencurahkan segalanya demi membawa merek fesyen She's Mine ke puncak kesuksesan. Namun, di tengah pencapaian kariernya, ia terjebak dalam dilema asmara masa lalu. Justin, sang mantan pacar, datang lagi untuk merebut hatinya. Di sisi lain, ada Mars yang selalu setia menyokong bisnisnya. Demi meredam rumor negatif yang mengancam citra perusahaannya, Salju kini dituntut segera memilih demi kelanjutan bisnis dan hidupnya.