APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Bertemu kembali dalam rapat kerja, Lunara Angkasa berusaha keras menjauhi sang mantan, Kayden Narasoma. Khawatir rahasia anak mereka terungkap, ia memilih bersikap profesional. Kayden yang salah paham berniat membalas dendam demi memuaskan luka lamanya. Namun, saat melihat Lunara terpuruk, ego miliarder itu runtuh dan ia justru ingin hidup bersama mereka. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, Kayden tersadar bahwa dendamnya hanya menyakiti dirinya sendiri, sementara Lunara tetap kukuh menjaga batas.
Bab
Bagikan

Bab 5

Saat kuliah dulu, Maeris cukup sering datang ke Universitas Andara untuk mencari Kayden. Setiap kali, dia selalu memakai nama kakaknya, Theron, sebagai alasan.

Pada masa itulah dia kerap melihat seorang wanita yang hampir selalu berada di sisi Kayden. Wanita itu bertubuh tinggi, bertubuh seksi, dan berpakaian mencolok. Auranya seperti matahari terik yang terang dan memesona. Sekilas saja sudah terlihat sebagai seseorang yang dibesarkan dengan kemewahan.

Dari mulut Theron, Maeris tahu bahwa wanita itu bernama Lunara, pacar Kayden, mahasiswa akademi seni.

Tak seorang pun menyangka bahwa pria sedingin dan seanggun Kayden yang memiliki aura tenang, akan bersama seorang nona besar yang tampak vulgar dan manja.

Theron pernah berkata, saat itu Kayden miskin. Kemungkinan besar Lunara menghamburkan uang untuknya. Maeris pun memercayainya.

Kemudian, lewat sebuah kerja sama, Maeris baru mengetahui bahwa Kayden sebenarnya adalah putra sulung Keluarga Narasoma dan calon pewaris grup di masa depan. Sejak saat itu, Maeris tahu bahwa hubungan Kayden dan Lunara kemungkinan besar hanyalah main-main.

Belakangan, dia juga mendengar pernyataan serupa langsung dari mulut Kayden sendiri. Namun entah kenapa, Maeris sama sekali tidak merasa senang. Kayden mengangkat mata dan menatapnya dengan dingin.

Maeris bergetar.

Kayden sudah meletakkan sendok di tangannya, lalu berdiri. "Aku naik dulu. Ke depannya, kalau mau kasih bunga, nggak perlu menjadikanku alasan."

Saphira mendengus, raut wajahnya langsung tidak enak dilihat. "Apa maksudmu? Aku kasih Maeris sebuket bunga, lalu kamu malah nggak senang?"

Kayden sudah melangkah ke lantai atas. Maeris menatap punggung Kayden yang menjauh, matanya dipenuhi rasa tidak rela.

Saphira menggenggam tangan Maeris, menenangkannya beberapa patah kata, lalu bertanya, "Maeris, siapa Lunara yang tadi kamu sebut itu?"

Kenapa Saphira sama sekali tidak pernah mendengar nama itu sebelumnya?

Maeris tahu dia telah salah bicara. Dengan susah payah akhirnya bisa bertemu Kayden, malah membuatnya marah dan pergi.

"Nggak apa-apa. Hanya teman lama. Tante, tadi aku lupa bilang ke Kak Kay kalau aku ingin magang di Grup Narasoma. Dia nggak akan keberatan, 'kan?"

"Ah, itu urusan kecil. Nanti aku bicarakan dengannya."

"Terima kasih, Tante."

....

Di lantai atas, di ruang kerja Kayden.

Di layar komputer, laporan keuangan grup bergulir. Informasi setiap kelompok proyek tersaji dengan jelas. Tanpa sadar, pandangan Kayden tertuju pada kelompok Lunara, yang mencatat kenaikan kinerja paling signifikan.

Saat melihatnya tadi siang, yang dia rasakan hanya satu hal. Lunara jauh lebih kurus. Dulu tubuh Lunara bisa dibilang proporsional. Dia bahkan sering mengeluh ingin menurunkan berat badan. Sekarang, bahu dan punggungnya tampak setipis selembar kertas A4 yang ringkih dan rapuh.

Kayden mengakui, saat pertama kali melihat nama "Lunara" yang tertera sebagai penanggung jawab proyek, hatinya sempat bergetar aneh.

Kenapa bisa ada orang lain yang namanya sama?

Namun, ternyata benar dia orangnya.

Lunara adalah anak seni. Dulu dia tidak suka belajar. Saat kuliah pun sering berkata bahwa kelak dia tidak akan bekerja. Uang keluarganya cukup untuk dia habiskan seumur hidup. Kini, Luanra bukan hanya bekerja, tetapi juga bekerja di Grup Narasoma.

Itu saja sudah cukup mengejutkan Kayden.

Yang lebih mengejutkan lagi, proposal proyek Lunara adalah yang terbaik di antara semua kelompok. Pada awalnya, hubungannya dengan Lunara hanyalah sebuah taruhan. Ditambah lagi Lunara yang terus mengejarnya tanpa menyerah, akhirnya Kayden menyetujuinya.

Saat itu dia berpikir, setelah lulus kuliah dan kembali ke Grup Narasoma, dia akan putus dengan Lunara. Namun perlahan, taruhan itu berubah arah. Kepribadian Lunara hangat dan ceria. Setiap kali melihatnya, sudut bibir Kayden tak kuasa terangkat.

Di depan orang lain, Lunara adalah nona besar Keluarga Angkasa yang angkuh. Namun di hadapannya, Lunara lembut dan patuh. Mereka pun berkali-kali melampaui batas. Kayden bahkan terkejut menyadari bahwa setiap preferensinya dapat dipenuhi Lunara dengan sempurna.

Seperti terkena penyakit kronis, Kayden tak bisa melepaskannya. Dia menyukai Lunara. Dia mulai merencanakan masa depan. Bahkan sempat berpikir, setelah lulus nanti, mereka akan putus lebih dulu, lalu dia akan kembali dengan identitas yang berbeda dan menjelaskan semuanya dengan jujur.

Jika Lunara tidak mau memaafkannya, dia akan memberinya banyak uang dan lebih banyak lagi cinta.

Setiap kali ada masalah, solusi Lunara selalu satu, yaitu uang.

Kalau tidak masuk kelas, tinggal sewa pengganti. Kalau tidak mau buat tugas, tinggal cari penulis bayangan. Bahkan mengambil paket pun menyuruh orang lain. Di matanya, uang bisa membeli segalanya.

Termasuk ketika Lunara berkata ingin berpacaran dengannya, sikap Lunara tampak begitu tinggi hari, seolah-olah dia sedang "membeli" Kayden. Padahal, sepuluh kali lipat harta Keluarga Angkasa pun tak akan menandingi satu tahun dana perwalian Grup Narasoma.

Namun pada akhirnya, malah Kayden yang diputuskan. Lunara pergi tanpa menoleh sedikit pun. Dia memblokir semua kontak Kayden, barang-barangnya dipindahkan, dan putus secara mendadak tanpa bersisa.

Kayden baru tahu setelah bertanya ke sana kemari bahwa Lunara sudah pergi ke luar negeri. Dia pergi begitu saja, tanpa meninggalkan sepatah kata pun.

Bahkan Theron pun tahu soal kepergiannya. Lunara sampai menjual akun gim yang sudah dia top-up habis-habisan dan perlengkapannya kepada Theron.

Kayden sampai tertawa sinis karena marah.

Jelas-jelas Lunara yang terlebih dulu mendekatinya, mengerahkan segala cara untuk menerobos masuk ke dunianya. Sekarang dia bisa pergi sesuka hati?

Benar-benar tidak masuk akal.

Siapa Kayden? Dia ini idola kampus Universitas Andara, pewaris Grup Narasoma. Sejak kecil, hidupnya selalu dikelilingi sanjungan. Dia tidak percaya Lunara akan benar-benar menghilang begitu saja.

Kayden mencarinya. Semua pesan yang dikirim tak pernah mendapat balasan. Dia bahkan sempat mengira Lunara mengalami sesuatu yang buruk, sampai-sampai berencana menggunakan koneksi Keluarga Narasoma untuk mencarinya.

Namun kemudian, dia mendengar Theron yang berbaring di ranjang sebelah, menjawab telepon dengan suara pelan sambil menutup mulutnya.

Telepon dari Lunara.

Pada saat itu, yang tersisa di hati Kayden hanyalah kebencian yang menjalar, nyaris ikut membakar dirinya sendiri dan meluluhlantakkan akalnya. Panggilan telepon itu seolah mengejeknya tanpa ampun. Setelah itu, tidak ada lagi yang menyebut nama Lunara.

Mengambil alih perusahaan memang sudah lama direncanakan. Kayden hanya tidak menyangka Lunara juga bekerja di perusahaannya.

Saat melihatnya, Kayden terpaku. Hidupnya sekarang tidak sebaik dulu. Namun alih-alih merasa puas, hati Kayden justru terasa seperti tertusuk duri, sesak dan tidak nyaman.

Lunara sudah menikah. Waktunya tepat setelah dia putus dengan Kayden.

Kayden bahkan mulai curiga, apakah Lunara terburu-buru memutuskan hubungan karena hendak menikah dengan pria lain? Bahkan sudah punya anak.

Dulu, Lunara sering berkata bahwa dia tidak suka anak-anak. Dia ingin menikmati dunia berdua terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan punya anak. Yang tidak disukai Luanra, mungkin adalah anak Kayden. Begitu hamil dengan benih pria lain, Lunara malah langsung melahirkan.

Hati Kayden seperti ditindih sebongkah batu besar. Yang tersisa hanya rasa sesak tanpa sebab yang jelas. Dia mengangkat kaki dan menendang kaki meja.

"Lunara, kamu memang hebat."

....

Pintu ruang kerja diketuk, Saphira masuk sambil membawa nampan makanan.

Tanpa bertele-tele dia berkata, "Kamu nggak suka Maeris? Aku lihat hubunganmu dengan Theron juga cukup baik. Aku sampai berpikir menjalin hubungan keluarga."

Kayden bahkan sudah berbalik dan pergi tanpa makan terlebih dahulu. Saphira pun merasa kasihan pada putranya. Kalau keluarga lain, banyak yang tidak akan tahan dengan sifat Kayden seperti ini.

Hubungan Saphira dan Kayden memang tidak terlalu dekat.

Sejak kecil, Kayden dibesarkan oleh kakek Keluarga Narasoma. Setelah dewasa, dia sibuk dengan urusan karier. Sejak Kayden memegang kendali selama beberapa tahun terakhir, auranya semakin tajam dan berwibawa. Saphira malah merasa agak segan pada putranya sendiri.

Kayden mengambil sendok dan menyuap satu suapan nasi. "Bukan nggak suka. Aku benci."

Kayden sudah terlalu sering melihat wanita seperti itu. Tatapan mereka penuh hasrat padanya dan begitu terang-terangan, dia merasa muak.

Tanpa sadar, pikirannya melayang pada sepasang mata lain. Tatapan yang dulunya lembut, kini terasa begitu dingin. Hati Kayden ikut mencelos.

"Kalau lain kali ada tamu di rumah, kasih tahu aku dulu."

Kalau ada tamu, dia tidak akan pulang.

"Apa maksudmu? Sekalipun nggak suka, setidaknya kamu hargai sedikit gadis itu!"

Saphira jelas merasa malu jika Kayden pergi begitu saja.

Kayden mengangguk ringan. "Mau pilih tamu atau pilih aku, terserah."

Amarah Saphira memuncak. Dia tidak bisa meluapkannya, juga tidak bisa memendam perasaan itu.

Setelah beberapa saat, dia berkata lagi, "Nggak banyak wanita yang sanggup menerima sifatmu ini. Maeris menyukaimu, kamu malah nggak senang?"

Kayden meletakkan sendok dan mengusap sudut bibirnya. "Ya."

Saphira mengangkat pandangan dan melihat bekas di leher Kayden. "Lehermu itu ...."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Be Your Pet
9.2
Erick, pemuda berusia dua puluh tahun, terpaksa mengambil langkah ekstrem demi melunasi biaya rumah sakit ibunya. Ia bersedia menjadi 'peliharaan' bagi Jason, seorang pria penyuka sesama jenis yang sangat dominan dengan kecenderungan BDSM. Kini, hidup Erick dipenuhi kekerasan, makian, serta penghinaan. Sanggupkah Erick bertahan melewati hubungan dewasa yang sangat ekstrem ini demi menyelamatkan sang ibu?
Sampul Novel Kau Menebar Dusta di Hatiku
9.3
Bekerja sebagai ART di kediaman Rafly dan Nadya yang penuh konflik, Liyana menyaksikan perselingkuhan sang nyonya. Kejadian itu membawanya masuk dalam rencana licik Alvin. Demi melunasi utang keluarganya, Liyana terpaksa menerima misi rahasia untuk memikat Rafly. Namun, kepolosan Liyana justru memicu gairah mendalam pada diri Rafly. Kini, rahasia demi rahasia mulai terbongkar. Liyana pun harus bertahan dari dominasi misterius Rafly agar hatinya tidak hancur dalam permainan ini.
Sampul Novel Keangkuhan dan Kesombongan
9.2
Di Jawa abad ke-19, Anisa yang cerdas berhadapan dengan Raditya, pemuda kota yang penuh keangkuhan. Pertemuan awal mereka dipenuhi prasangka; Raditya meremehkan Anisa, sedangkan Anisa menilai Raditya sangat sombong. Namun, di balik jerat perjodohan keluarga dan jurang status sosial, perasaan cinta perlahan tumbuh. Kini, keduanya harus berjuang meruntuhkan ego besar dan tradisi yang mengekang demi bersatu dalam ketulusan cinta tanpa sekat kasta.
Sampul Novel Menaklukan Hati Dokter Cantik
9.3
Demi memenuhi wasiat, Khalila Permata Sutama, dokter cerdas pewaris rumah sakit, terpaksa menikahi Zahran Fahad Auzan. Zahran yang masih SMA menggantikan mendiang kakaknya dalam perjodohan ini. Meski Khalila bersikap dingin dan malu bersuamikan anak sekolah, Zahran tetap tulus karena Khalila pernah menyelamatkan nyawanya. Ketulusan Zahran perlahan mulai meluluhkan hati istrinya. Akankah pernikahan beda usia ini bermuara pada cinta sejati?
Sampul Novel One Night With Mafia
8.1
Satu malam tragis bersama Jack Harrison menghancurkan hidup Pretty Jolie sepenuhnya. Kehilangan kesucian membuatnya dicampakkan calon suami dan diusir paksa oleh keluarganya sendiri yang menanggung malu. Di tengah keputusasaan yang mendalam, Pretty merasa kehilangan harapan hidup dan berniat mengakhiri segalanya. Akankah Jack Harrison bersedia bertanggung jawab setelah menyadari penderitaan hebat yang dialami oleh korbannya tersebut?
Sampul Novel Pernikahan Terpaksa Mafia
9.5
Demi melunasi utang sang ayah dan mendapatkan perlindungan, Laluna Cattline terpaksa menikah dengan Leonidas Draven. Pewaris teknologi yang berjiwa bebas ini kini terperangkap dalam dunia gelap bos mafia New York tersebut. Pernikahan ini hanyalah transaksi bisnis bagi Leonidas, namun menjadi penjara bagi Laluna. Di tengah intrik kejam dan rahasia masa lalu, keteguhan Laluna justru mulai menyentuh hati dingin Leonidas. Mampukah Laluna bertahan atau akan hancur?