APKDock Logo
Sampul Novel Ketika Istriku Tidak Meminta Jatah Lagi

Ketika Istriku Tidak Meminta Jatah Lagi

8.8 / 10.0
Kehidupan pernikahan Habib dan Sheila terasa hambar karena sang istri tak kunjung hamil meski sangat agresif. Kejenuhan membuat Habib gelap mata hingga memutuskan bercerai demi menikahi wanita lain. Namun, tepat setelah perpisahan mereka, Sheila rupanya positif mengandung anak yang mereka dambakan. Habib pun didera penyesalan yang luar biasa setelah mengetahui rahasia kehamilan sang mantan istri. Apakah ia akan mencoba kembali merebut hati Sheila?

Ketika Istriku Tidak Meminta Jatah Lagi Bab 1

"Bang mau lagi!"

"Astaga dek, uda tadi loh. Abang capek mau istirahat, tolong ngerti lah."

"Baru sekali, dulu janjinya sampai pagi!" Sheila mengerucutkan bibirnya, dan berpaling dariku. Aku hanya bisa menghela nafas panjang dan beristighfar.

"Ya allah, kuatkan hamba." Tiba-tiba saja ucapanku membuat sheila murka, ia berbalik badan dan langsung menudingku dengan tatapan tajamnya.

"Abang bilang apa tadi!" serunya dengan nafas memburu seperti ingin menerkam.

"Gak ngomong apa-apa kok dek," sahutku cengengesan sambil menggaruk kepala bawah yang tidak gatal. Tiba-tiba saja sheila menepis tanganku.

"Kalo gatel juniornya, biar Adek aja yang garukkan," ucapnya sembari terus mengelus perkakasku. Aku hanya bisa menelan saliva dengan kasar, bagaimana bisa aku mempunyai istri seperti ini. Maunya setiap hari, dan bahkan gak cukup satu ronde.

"Mau lagi, pokoknya mau lagi!" Ia terus saja berseru dan memaksa melepas celana yang sudah aku pakai kembali tadi.

Alhasil ia kembali beraksi mengerjaiku, tidak ada kata ampun untukku. Walau aku sudah meminta ampun ia tetap tidak peduli, dan terus mengerjaiku.

Mungkin lelaki lain akan merasa iri jika mengetahuiku memiliki istri yang kuat, bahkan dari awal pernikahan kami aku sama sekali tidak pernah meminta duluan, karena setiap mau tidur istriku lah yang nyosor duluan, tetapi percayalah sebenarnya aku lelah dan bahkan bisa dikatakan bosan dengan sikapnya. Terkadang aku membayangkan memiliki istri pemalu yang tidak mau disentuh, bisa kurayu dengan jurus maut yang membuatku semakin panas dan menikmatinya. Tidak seperti sheila yang terlalu agresif seperti orang kehausan.

****

Saat itu aku sedang libur kerja, kunikmati hari liburku untuk duduk santai sambil menikmati secangkir kopi buatan Sheila. Tidak lama kemudian Sheila ikut duduk disampingku, ia terus menatapku sambil senyum-senyum tidak jelas. Aku merasa aneh dan risih ditatap seperti itu walau dengan istriku sendiri, dan aku mencoba bertanya padanya.

"Kamu kenapa Dek?"

"Gapapa."

"Jadi ngapain kamu liatin Abang sampai segitunya?"

"Abang ganteng," sahutnya menggodaku. Aku menghela nafas seraya menutup wajahku dengan koran, tetapi ia malah menarik koran yang menutupi wajahku.

"Jangan ditutup Bang, Sheila mau lihat pemandangan paling indah di dunia ini. Sheila mau lihat surga sheila lama-lama!" Ia terus saja merengek seperti anak kecil, dan jujur saja aku tidak menyukai sifatnya itu. Walau ia adalah wanita yang serba bisa, bisa masak, bisa nyuci, bisa angkat galon, bisa pasang gas, bisa benerin genteng, tetapi ia sangat manja padaku. Rasanya aku sangat kesal dengan sikapnya itu.

"Gak usah lebay! Kamu itu suka banget ya buat aku risih!" Aku membentaknya kuat sembari menggebrak meja, tetapi bukannya takut ia malah memelukku dengan erat.

"Jangan marah-marah sayang, nanti lekas tua loh," bisiknya di telingaku. Aku sangat frustasi menghadapinya, sampai tanpa sadar aku mendorongnya hingga tersungkur di lantai. Dengan tega aku meninggalkannya begitu saja pergi keluar, bukannya marah atau menangis ia malah melambaikan tangannya lalu berkata, "hati-hati dijalan sayang, pulangnya jangan lama-lama ya!"

Aku semakin kesal saja dengannya, hari itu mood ku benar-benar rusak dibuat oleh istriku sendiri. Sepanjang jalan aku terus saja uring-uringan, sampai tidak memperhatikan jalan. Tanpa sengaja aku menyerempet seorang wanita berhijab panjang, dan dengan segera aku turun dari sepeda motorku dan membantunya.

"Maaf Mbak aku gak sengaja, mari aku antar ke klinik," ucapku sembari membantunya berdiri.

"Gapapa kok Mas, saya gak luka parah." Wanita itu menatapku dengan wajah sendunya, entah mengapa hatiku berdesir saat melihatnya, terasa damai seperti di persawahan dengan angin sepoi-sepoi melanda hatiku. Aku mematung seketika sembari terus menatap wajah cantik gadis itu.

"Mas… Mas… Mas...."

"Eh, maaf mbak saya melamun tadi."

"Gapapa, kalau gitu saya permisi pulang ya Mas."

"Eh, tunggu mbak! Saya antar mbaknya pulang gimana? Gak ada maksud apa-apa kok, saya cuma mau nebus kesalahan saya tadi."

"Emm, boleh deh kalau gitu!"

Aku bersorak kegirangan dalam hati, rayuanku benar-benar mempan dan berhasil bonceng bidadari cantik hari ini. Entah setan apa yang merasuki ku, hingga aku melupakan bahwa aku adalah pria beristri saat itu. Kini aku hanya mencari kesenangan sejenak saja, untuk menghilangkan kejenuhan menghadapi istri kehausan yang ada di rumah.

Gadis cantik berhijab panjang itu langsung naik ke motor, ia duduk berjauhan denganku dan menjaga jarak duduk. Ia benar-benar beda dengan sheila yang suka nemplok sembarangan, wanita ini benar-benar yang aku idam-idamkan. Sepanjang perjalanan ia hanya diam tidak banyak bicara, aku mencoba mengajaknya bicara untuk memecahkan keheningan diantara kami berdua.

"Namanya siapa mbak?"

"Aisyah Mas." Wow, baru kali ini aku bicara di motor dengan wanita tanpa hah, hah, hah dulu, biasanya harus pake drama hah, hih, huh baru dijawab. Itu pun jawabannya pasti gak nyambung.

"Oh, namanya cantik seperti orangnya," godaku mengeluarkan jurus andalan, ia hanya tertawa kecil dan menutup wajahnya yang memerah dengan jilbabnya. Jangan tanya aku bisa lihat dia darimana, jelas saja sejak tadi aku mengajaknya bicara sembari memandang wajah cantik Aisyah dari spion.

"Masih single Mbak?" sambungku yang masih penasaran.

"Masih Mas."

"Oh, sama dong kalau gitu!" 

Duar… Tiba-tiba saja ucapan itu terlontar dari mulutku, tanpa memikirkan perasaan istri dirumah aku terus saja menggoda Aisyah. Tidak lama kemudian kami sampai dirumah Aisyah, kami disambut dengan hangat oleh Ayah dan Ibunya. Ternyata Aisyah adalah anak tunggal dari keluarga yang terbilang kaya, Ayah dan Ibunya juga sangat baik padaku. Kesempatan emas ini tidak boleh disia-siakan fikirku.

"Ini pacar kamu Aisyah?" tanya lelaki paruh baya yang rambutnya sudah mulai memutih.

"Bu… Bukan Pak, tadi Aisyah gak sengaja ketemu dijalan terus dianterin sama Masnya," sahut Aisyah menjelaskan.

Ayah Aisyah hanya mengangguk-angguk sambil tersenyum menatapku, sementara aku mati kutu dan hanya cengengesan tidak menentu.

"Siapa namanya nak?" sapa Ibunya Aisyah dengan ramah.

"Habib Bu."

"Masih single?"

"Masih Bu."

"Wah, kebetulan dong kami sedang cari menantu. Jika kamu berkenan dengan anak saya boleh ajukan proposal taaruf secepatnya."

Deg…

Aku tercengang setengah mati saat ditawarkan untuk mengajukan proposal taaruf, bagaimana bisa baru sekali ketemu sudah ditawari untuk menikahi bidadari cantik ini. Jelas saja aku tidak menolaknya.

"Inshaallah Bu, saya akan segera mengajukan proposal taaruf untuk meminang Aisyah. Kalau begitu saya pamit pulang ya Pak, Bu. Assalamualaikum!"

"Waalaikumsalam, hati-hati dijalan Nak."

Dengan segera aku pergi melajukan sepeda motorku, kebetulan rumah Aisyah bersebelahan dengan warung sayur, dan entah mengapa semua Ibu-Ibu yang sedang berbelanja sayur terus saja menatapku saat aku lewat dari sana. Masa bodo sih, mungkin gak pernah liat orang ganteng fikirku. Kini yang ada di pikiranku hanya Aisyah, dan jantungku benar-benar berdegup tidak karuan saat mengingat wajah Aisyah.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ketika Istriku Tidak Meminta Jatah Lagi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Namun, takdir membawanya bertemu Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket tanpa sengaja. Kini, Daiva berada di persimpangan asmara saat kedua pria itu mulai memperebutkan cintanya. Siapakah yang akan Daiva pilih sebagai pendamping hidupnya di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
8.0
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kejadian itu membuat nenek Cherish murka hingga muntah darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Dengan tegas, Cherish mengakhiri hubungan mereka dan pergi. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan rela memberikan segalanya demi Cherish kembali.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Pernikahan hasil perjodohan Mira Aditya dengan Rafiq Jaya berujung pilu. Di balik ikatan tersebut, Rafiq rupanya telah menikahi Elena Faris, cinta masa lalunya, secara diam-diam. Terasing di rumah sendiri dan terus didera kepedihan mendalam membuat Mira berada di titik nadir. Di tengah kekecewaan serta hampa yang kian menyiksa, ia pun kini harus menentukan pilihan sulit: tetap bertahan dalam kepalsuan atau melangkah pergi demi meraih kebebasannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan