APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional

Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional

Memiliki produksi ASI yang berlebih membawa berkah sekaligus perubahan besar dalam hidup seorang wanita. Ia memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai seorang ibu susuan profesional. Pada awalnya, ia mengira tanggung jawabnya hanya sebatas memberikan ASI dan menyusui bayi yang membutuhkan. Namun, kenyataan yang ia hadapi di lapangan ternyata jauh lebih rumit dan tidak sesederhana bayangannya. Berbagai rahasia dan dinamika hubungan baru mulai mengubah arah hidupnya secara tidak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tangannya mulai meraba bagian sensitifku, sementara senyum nakal muncul di sudut bibirnya.

“Mbak Maya… anakku memang sudah kenyang, tapi aku…” Suaranya serak, penuh godaan, “Masih belum.”

“Jangan khawatir, aku bisa membayarmu lebih. Lagi pula, ASI-mu melimpah. Anggap saja aku membantumu mengurangi rasa sakit.”

Sepasang mata tajam Dimas menyala, penuh gairah. Tatapannya begitu menggoda hingga sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Jantungku langsung berdebar kencang. Tubuhku memanas tanpa alasan, kedua kakiku bergesek perlahan. Sensasi ini… lebih menggairahkan daripada sekadar menjadi istri, lebih nikmat daripada sekadar menjadi simpanan, dan lebih memabukkan daripada hubungan terlarang yang tak pernah bisa dimiliki.

Sensasi terlarang itu tiba-tiba memenuhi seluruh tubuhku, mengguncang setiap saraf sensitifku.

“Pak Dimas, aku … aku…”

Aku tak tahu harus bagaimana menjelaskan penderitaanku. Ingin menolak, tapi begitu melihat tatapannya yang dalam, semua kata penolakan langsung tercekat di tenggorokanku.

Sejak hamil hingga melahirkan, aku sudah lama sekali tak merasakan keintiman. Rasa haus akan sentuhan itu semakin menyesakkan. Jujur saja, aku juga ingin sekali merasakan pelukan yang membara. Namun, baik aku maupun dia, kami sama-sama sudah berkeluarga!

Belenggu ini membuatku tak pernah bisa benar-benar lepas.

Namun, setiap kali mengingat kebersamaan dengan suamiku, dia selalu melakukannya dengan setengah hati. Berbeda saat bersama Dimas… gairahnya membuat tubuhku merespons dengan jujur.

Dimas mendekat ke telingaku, berbisik dengan suara serak yang menggoda.

“Sayang... jangan pura-pura. Kamu juga menginginkannya,’kan? Kebetulan… aku juga.”

Setelah mengatakannya, dia langsung menggendongku dan membawaku ke kamar tidur.

“Bukan begitu, Pak Dimas, Bapak salah paham!” seruku panik. Aku berbicara secepat yang pernah kulakukan seumur hidup.

Dia justru tertawa kecil, lalu menggigit lembut daun telingaku. Tubuhku langsung bergetar hebat. Bibirku terkatup rapat, berusaha sekuat tenaga agar tak mengeluarkan suara.

Melihatku diam tak melawan, Dimas langsung melemparku ke atas ranjang. Tubuh besarnya menindihku dengan kuat.

Sesaat kemudian, telapak tangannya yang besar menyelinap masuk ke balik pakaianku, bergerak liar tanpa aturan. Kasar tapi membuatku menggigil. Bekas kapalan di tangannya bergesekan dengan kulitku yang lembut, membuat sensasi lama itu kembali menyeruak, menjalar hingga ke seluruh tubuhku. Kedua kakiku merapat refleks, suara lirih penuh godaan lolos dari bibirku.

“Nggak… jangan…”

“Baru segini saja kamu sudah nggak sanggup?” bisiknya sambil menggigit lembut daun telingaku. Nada suaranya penuh pesona berbahaya.

Hembusan napas panasnya menguar di leherku, hampir membuatku luluh.

“Pak Dimas, tolong… tolong jaga sikap Bapak…” ucapku parau, sisa-sisa akal sehatku masih berusaha bertahan.

Dia menunduk, wajahnya membenam di leherku, lalu menggerakkan giginya pelan di kulitku, membuatku bergidik.

Sebuah “mmhh” kecil keluar dari bibirku, terdengar seperti bisikan menggoda.

Sesuatu yang keras dan besar di bawah sana menusukku. Aroma maskulin dari tubuhnya membuatku terbuai.

“Sayang... kamu sudah basah,” bisiknya nakal di telingaku.

Tanpa kusadari, tangannya sudah menyusup ke balik rokku, menyentuh bagian paling basah dariku. Tubuhku menegang. Aku merinding dan seluruh sendiku lemas.

“Pak Dimas, jangan lakukan ini…”

“Kumohon jangan, Pak…” Aku memohon, hampir menangis.

Aku ingin menendangnya, kabur. Namun, kedua kakiku terkunci rapat di antara tubuhnya. Aku sama sekali tak bisa bergerak.

Dalam sekejap, bibirnya sudah berada di mahkota suciku, menghisapnya dalam-dalam...

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B78027" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B78027
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayangan Luka di Balik Seragam Putih
7.9
Demi membersihkan nama baik sang adik yang tewas dalam fitnah, Aldian menyelidiki seorang guru bereputasi bersih yang ternyata menyimpan rahasia kelam. Di tengah misi balas dendam itu, ia bertemu Aluna, putri guru tersebut yang hidupnya tertekan oleh ambisi sang ibu. Meski awalnya berniat memanfaatkan Aluna, Aldian menyadari gadis itu juga memendam luka yang sama. Kini, ia bimbang antara menuntaskan dendamnya atau memilih cinta yang tumbuh di tengah kebenaran pahit.
Sampul Novel Dibuang Seperti Sampah, Kini Dicari
8.9
Pernikahan rahasia Risa selama delapan tahun kandas setelah Teguh melamar Selia. Merasa dikhianati, Risa memilih bercerai dan pergi dari restoran mereka. Dengan angkuh, Teguh mengusir Risa dan Heru, adiknya, demi sang selingkuhan. Namun, kehancuran bisnis akibat ulah Selia memaksa Teguh menyusul Risa ke Swiss demi mengemis maaf. Kini, Risa yang telah bangkit siap membongkar kebenaran pahit masa lalu dan membiarkan Teguh tenggelam dalam penyesalan.
Sampul Novel Not Friend's With Benefit
8.3
Dua tahun lamanya Fernanda menjalani hubungan fisik tanpa status cinta dengan Daniel. Meski Daniel tulus mengasihinya, trauma akibat kegagalan tunangan masa lalu membuat Fernanda menutup rapat hatinya. Di bawah tekanan sosial dan ambisi menyenangkan orang tua, ia terus mengabaikan ketulusan Daniel. Namun, sebuah konflik pelik akhirnya menyadarkan Fernanda akan arti penting pria itu. Ini kisah perjuangan menyembuhkan luka batin demi menemukan cinta sejati.
Sampul Novel Sang Taipan Berdarah Dingin
7.9
Setelah tujuh tahun menjalani latihan keras, Arabella kembali untuk membalas dendam. Kemarahannya memuncak saat melihat bibinya bergelimang harta sementara kembarannya menderita. Mengandalkan kecerdasan luar biasa, ia menghancurkan bisnis sang bibi dan melindungi saudaranya dari perundungan. Sempat dipandang sebelah mata, jati dirinya terungkap ketika keluarga elite dan laboratorium nasional menyanjungnya. Asher, taipan kejam, justru terpikat dan mulai mengejar cinta si jenius.
Sampul Novel Shalawat Cinta
9.5
Demi menikahi lelaki idaman, Alisa nekat menolak perjodohan. Malangnya, pernikahan itu hancur karena obsesi adik ipar yang mencintai suaminya. Tragedi memilukan tersebut bahkan merenggut satu kaki Alisa saat persalinan. Di masa terpuruknya, hadirlah Dewa yang senantiasa mendampingi dengan setia. Kisah ini mengulas perjuangan penuh air mata saat cinta sirna, sekaligus upaya menyatukan kembali sisa-sisa kasih yang tersisa.
Sampul Novel Terlalu Lelah Untuk Bertahan
7.9
Demi menyambung hidup anaknya, Liana terpaksa mengais sisa makanan di pasar. Alih-alih dibantu, ia malah diberi nasi basi oleh Nina, sang mertua yang kejam. Penderitaannya kian lengkap akibat sikap dingin Damar, suaminya yang justru menuduhnya sebagai penyebab masalah keuangan keluarga. Di tengah kelaparan dan kepedihan mendalam, Liana sadar harus keluar dari lingkaran ini. Rasa lelahnya kini berubah menjadi tekad kuat untuk bangkit demi masa depan sang buah hati.