APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketagihan dengan anak tiri

Ketagihan dengan anak tiri

Steiner Limson memutuskan menikahi seorang janda demi memulai hidup baru. Ia berkomitmen penuh untuk menyayangi istri serta anak tirinya dengan tulus. Namun, pernikahan mereka justru dilanda prahara hebat hingga berada di ambang kehancuran. Di tengah konflik rumah tangga yang kian retak, Steiner malah terjebak dalam dilema moral yang fatal. Ia jatuh cinta pada putri tirinya sendiri, memicu gejolak batin yang merusak batas hubungan keluarga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang sekertaris cantik dengan bentuk tubuh yang seksi tengah berjalan menuju salah satu ruangan di perusahaan iklan terbesar milik group Limson. Netra Hilton berusia 36 tahun, merupakan sekertaris sekaligus kekasih dari CEO di perusahaan iklan tersebut bernama Steiner Limson.

Tok.

Tok.

Tok.

"Masuk,"

Ceklek..

Dengan berjalan dengan gaya seksinya Netra memasuki ruangan CEO sekaligus ruangan yang sudah satu tahun terakhir ini menjadi tempat Netra dan Steiner menumpahkan segala hasrat keduanya jika sedang tidak kuat menahan.

Terlihat punggung laki-laki berusia 36 tahun itu yang begitu tegap dengan tubuh yang tinggi dan kekar sempurna. Steiner Limson dan Netra telah menjalin hubungan satu tahun lamanya sejak Netra diterima sebagai sekertaris pribadinya.

"Hai sayang,"

Kedua tangan Netra menelusup dari belakang tubuh kekar Steiner.

"Kau darimana saja sayang?"

"Tentu saja menggantikanmu meeting dengan klien yang kau sebut tidak penting itu!"

Steiner membalikkan badannya menghadap Netra kemudian membelai wajah cantik Netra dengan sentuhan tangan besarnya.

"Kenapa kau tetap mengurus klien kecil seperti itu, sudahlah akhiri saja kerjasama dengan perusahaan itu,"

"Sutt, jangan begitu Stein semua klien itu berharga untuk perusahaan kita sayang,"

Jari tangan Netra mengusap lembut bibir Steiner membuat Steiner langsung menyesap jari telunjuk kecil milik Netra.

"Oh my God, jangan sekarang sayang aku sedang tidak bisa,"

"Ayolah sebentar saja!"

Inilah kegilaan Steiner pada Netra dia tidak pernah bisa menahan gairahnya setiap kali berdekatan dengan kekasihnya itu, meskipun Netra bukan lagi gadis muda bahkan Netra adalah seorang single mom dengan memiliki satu orang anak, akan tetapi tubuh Netra masih seperti tubuh gadis berusia dua puluh tahun.

Kencang dan gesit itulah yang membuat Steiner memilih Netra sebagai wanita yang akan dia nikahi dalam waktu dekat. Bibir Steiner sudah mendarat dileher jenjang Netra untuk meminta hal seperti biasanya.

"Jangan Stein, aku baru dari luar dan tadi itu panas tubuhku berkeringat sayang,"

Netra sedikit mendorong tubuh kekar Steiner untuk menolak ajakan laki-laki itu disiang hari begini. Netra merasa tubuhnya sedang berkeringat karena dia sibuk mondar-mandir mengurus meeting dengan klien-klien yang tidak mau didatangi Steiner.

Begitulah Steiner sikapnya sebagai seorang CEO sekaligus salah satu pewaris group Limson, membuat hidupnya sebagai milayder kaya raya yang bisa melakukan apapun sesuka hatinya, tetapi sikap lembut dan kasih sayang Netralah yang mampu menaklukkan seorang Steiner Limson.

"Ayolah sayang, layani aku!"

Tanpa menunggu persetujuan dari Netra langsung saja Steiner mengangkat tubuh Netra dibawanya keatas meja kerjanya.

"Stein stop, nanti malam saja please,"

"Tidak bisa sayang kau tau kan gairahku selalu meledak-ledak ketika melihat tubuhmu ini,"

"Ya, aku tau kau memang sangat buas,"

Keduanya sudah mulai berciuman kedua tangan Netra melingkar dileher Steiner sementara kedua tangan Steiner melingkar dipinggul Netra.

Kring.

Kring.

Dering handphone milik Netra membuat Netra menghentikan ciumannya dengan Steiner.

"Netra, ayolah rijek saja!"

"Tunggu sayang, ini dari putriku,"

Meskipun hubungan keduanya sudah berjalan selama satu tahun, tetapi tidak pernah sekalipun Steiner bertemu dengan putri satu-satunya Netra dari laki-laki lain.

Semua itu sengaja Netra lakukan karena putrinya sangat galak dan tidak mudah didekati dengan orang baru, apalagi jika mengetahui Netra akan segera menikah dengan Steiner sudah pasti putrinya itu akan menolak dengan tegas memiliki ayah tiri.

Sebenarnya Netra tidak pernah menikah, putrinya itu lahir akibat pergaulan bebas Netra dengan teman SMAnya dulu, membuat Netra harus membesarkan putrinya sendiri karena laki-laki itu tidak bertanggungjawab dan memutuskan hubungan dengan Netra begitu saja.

Sebagai singel mom dari putri cantik yang sedang tumbuh menjadi remaja, Netra sangat menjaga hubungan dan komunikasi dia dengan putrinya, Netra tidak mau putrinya itu mengalami hal yang sama dengan dirinya dulu.

Karena itu kapanpun putrinya menelpon, Netra akan buru-buru mengangkat teleponnya.

"Halo Lau,"

"Halo mom, mom please aku bosan libur sekolah tapi hanya menghabiskan waktu di rumah ataupun mall,"

"Lalu kau maunya kemana Lau? Kau kan tau momy sedang kerja,"

"Cuti saja mom, gampang kan lalu kita pergi berlibur,"

Huhh.

Netra menghembuskan nafas panjangnya, memang selama ini Netra hanya sibuk kerja dan kerja terus tanpa pernah memberikan perhatian lebih pada putrinya yang bernama Laura Hilton, gadis yang biasa disapa Laura itu berusia 17 tahun dan sudah memasuki semester kedua kelas 3 SMA.

Laura Hilton mewarisi wajah cantik Netra bahkan kecantikan Laura jauh berkali-kali lipat kecantikan Netra saat Netra masih muda, jangan ditanya apakah Netra kewalahan memiliki putri secantik Laura? Tentu saja jawabannya iya, karena setiap malam Minggu akan selalu ada teman sekolah prianya yang datang mengajak Laura untuk kencan.

Tetapi dari banyaknya laki-laki yang mengajak kencan Laura, tidak ada satupun yang diterima oleh Netra tekadnya kuat Laura harus lulus sekolah dulu.

"Ya sudah nanti coba momy izin pada atasan momy ya Lau,"

"Oke mom, bye!"

Panggilan telepon terputus dan Steiner yang sejak tadi menguping pembicaraan Netra dengan putrinya, langsung paham apa yang akan Netra bicarakan dengannya.

"Stein, aku,"

"Aku setuju sayang, kita pergi liburan kali ini ajak putrimu,,"

"Kau yakin?"

"Sudah waktunya dia mengenalku bukan? Aku mencintaimu Netra, dan itu artinya aku juga harus bisa menyayangi dan mencintai putrimu,"

Cup..

Steiner kembali mendaratkan ciuman dibibir Netra.

"Oughttt sit manis sekali sayang," kata Steiner.

"Apa keluargamu bisa menerima statusku yang merupakan single mom?"

"Tidak akan ada masalah bagi keluargaku, asalkan aku bahagia orangtuaku pasti merestui pernikahan kita,"

"Oke, aku akan bicara pada Laura tentang liburan yang dia mau,,"

"Oke sayang, tapi sekarang layani aku dulu!"

Dengan sigap Steiner langsung menyingkap dress berwarna hitam yang digunakan oleh Netra, tanpa menunggu lama Steiner secepat kilat menurunkan penutup bagian favoritnya itu dan detik selanjutnya.

Didalam ruangan itu hanya ada suara-suara dari kedua insan yang sedang sama-sama hanyut dalam kenikmatan-kenikmatan duniawi, tidak ada kata yang bisa keduanya ungkapkan dalam mengekspresikan apa yang sama-sama mereka rasakan saat ini.

Kedua tangan Netra mencengkram erat ujung meja kerja Steiner, sementara Steiner masih sibuk dengan hentakan-hentakan luar biasanya.

Sungguh kegiatan inilah yang setiap hari Steiner inginkan, rasanya dia tidak pernah puas apalagi bosan Netra mau melayaninya setiap jam pun Steiner tidak akan menolaknya.

Sebegitu kekarnya tubuh Steiner sampai-sampai Netra sering kali kewalahan mengimbangi permainan dahsyatnya, wanita mana yang akan menolak jika memiliki kekasih setampan dan sekekar Steiner Limson.

Netra begitu pasrah dibawah penguasaan tubuh kekar Steiner, dilihatnya oleh Netra wajah Steiner yang terlihat sangat menikmati permainan yang dia ciptakan disiang hari ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
9.7
Dituduh sebagai penyebab kematian Charlene, cinta sejati suaminya, seorang istri tewas mengenaskan setelah diracuni dan ditikam oleh suaminya sendiri yang berprofesi sebagai dokter. Namun, ia mendapat kesempatan kedua dan terbangun di masa lalu, tepat di hari ia menderita pankreatitis akut demi suaminya. Kali ini, sang suami memilih mengabaikannya dan berlari menyelamatkan Charlene. Saat sang istri memutuskan untuk melepaskannya, pria itu justru berlutut memohon agar ia kembali.
Sampul Novel Camelia Sinesis
8.3
Pertemuan Jean dan Camila pada tahun 1941 membawa kehangatan baru bagi Jean, seorang mantan narapidana kasus pembunuhan. Camila, janda dari pria Belanda, menerima kehadiran Jean dengan tulus hingga pria itu merasa dihargai lagi. Namun, sebuah rahasia gelap tersimpan rapat: korban pembunuhan Jean sebenarnya adalah mantan suami Camila. Ketika kebenaran akhirnya terkuak, segalanya telah berubah rumit. Jean terlanjur mencintai Camila, sementara Camila telanjur menganggap Jean sebagai figur ayah terbaik bagi anak-anaknya.
Sampul Novel Jiwa Pengganti
8.5
Pasca tewas tragis akibat patah hati di usia 27 tahun, Amelia terbangun di tubuh Castarica, putri bangsawan kejam berjuluk iblis. Di kehidupan barunya ini, ia terjebak dalam pernikahan dengan seorang pria berhati dingin yang menyimpan ambisi rahasia. Kini, Amelia harus berjuang bertahan hidup di raga sang antagonis, sembari menghadapi suaminya yang penuh misteri dan rencana tersembunyi. Mampukah ia melaluinya?
Sampul Novel Menikah Demi Perceraian
9.3
Sebastian Alvero Abraham terjebak pernikahan dengan Latasha Revalina Mahendra yang berusia delapan tahun lebih muda. Awalnya, Vero merasa bagai pengasuh karena sifat kekanak-kanakan Reva. Namun lambat laun, keceriaan gadis itu membawa kebahagiaan tak terduga. Sayangnya, saat benih cinta mulai tumbuh, niat terselubung Reva menikahi Vero justru terbongkar. Akankah rasa kecewa Vero menghancurkan rumah tangga yang baru seumur jagung setelah rahasia besar ini terungkap?
Sampul Novel POTRET KEHIDUPAN SANG PELAKOR
8.3
Kanya telah tiga tahun menjadi selingkuhan Donny, seorang pria kaya raya yang sudah beristri dan memiliki tiga anak. Walau tahu status Donny, Kanya selalu luluh oleh daya pikatnya. Donny kerap berjanji akan memberi pengakuan di hadapan sang istri sah, tetapi komitmen itu tak pernah ditepati. Kini, Kanya dihadapkan pada ketidakpastian. Apakah ia hanya akan dicampakkan, ataukah Donny justru rela meninggalkan keluarganya demi hidup bersama Kanya?
Sampul Novel RAHIM GADIS SEWAAN
7.8
Zevanya menghadapi kesulitan finansial yang sangat berat. Demi membayar utang yang menumpuk dan membiayai operasi jantung sang ayah, ia terpaksa mengambil jalan pintas dengan menyewakan rahimnya. Harapan untuk merasakan pernikahan yang bahagia pun lenyap seketika karena ia harus mengandung anak dari pasangan suami istri lain. Kini, Zevanya harus berjuang menjalani hidup sebagai ibu pengganti. Mampukah ia bertahan melahirkan bayi yang tak bisa ia miliki demi menyelamatkan keluarganya?