APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka

Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka

Haura Ghania Eftikhar, eks tentara bayaran, luluh oleh kesabaran CEO karismatik Sean Wijaya dan bersedia menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan mereka hancur seketika saat Haura memergoki perselingkuhan Sean. Di tengah penyesalan Sean yang memohon kesempatan kedua, hadir seorang remaja tampan yang menawarkan cinta tulus namun obsesif, kian memperumit luka batin Haura yang mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 1

Hujan turun deras malam itu, membasahi jalanan Jakarta yang padat. Lampu jalan memantul di genangan air, menciptakan kilau warna-warni yang memecah kegelapan malam. Di antara kerumunan manusia yang tergesa-gesa mencari tempat berteduh, Haura Ghania Eftikhar melangkah dengan mantap. Jaket hitam yang menempel di tubuhnya basah oleh hujan, namun langkahnya tak terganggu. Matanya yang tajam memindai setiap sudut jalan, setiap bayangan yang bergerak, setiap kemungkinan bahaya yang mungkin muncul.

Haura bukan wanita biasa. Di balik wajah cantik dan raut wajahnya yang tenang, tersembunyi kehidupan yang keras-seorang tentara bayaran yang sudah menjalani berbagai misi berbahaya sejak usia muda. Tidak ada ruang untuk cinta atau kelemahan dalam hidupnya. Semua yang dia tahu adalah tugas, strategi, dan keberanian. Kata hati yang lemah tak pernah menjadi bagian dari dunianya.

Namun malam itu, sesuatu di dalam dirinya terasa berbeda. Meskipun hujan dan malam menakutkan, ada perasaan aneh yang berbaur dengan dinginnya udara. Haura tidak menyadari bahwa hidupnya akan segera berubah-selamanya.

Ia memasuki sebuah gedung pencakar langit yang menjadi markas salah satu perusahaan terbesar di Jakarta. Perusahaan itu bukan miliknya, tapi pamannya, seorang taipan yang mempercayakan sebagian besar urusan bisnis kepada Haura karena kecakapannya yang luar biasa. Pekerjaan Haura sebagai CEO di sana hanyalah salah satu sisi kehidupannya; sisi yang harus ia pertahankan untuk menjaga rahasia terbesar dalam hidupnya. Rahasia bahwa ia bukan sekadar wanita biasa, melainkan seorang tentara bayaran yang lihai, terlatih, dan tak kenal takut.

Pintu lift menutup dengan bunyi halus, dan Haura menatap pantulan dirinya di cermin lift. Rambut panjangnya yang basah menempel di pipi, dan matanya yang tajam menatap seolah menantang dunia. "Haura, kamu ini benar-benar gila," gumamnya pada dirinya sendiri. "Menjadi CEO di siang hari, tentara bayaran di malam hari. Hidupmu benar-benar... gila."

Belum sempat ia menatap lagi, pintu lift terbuka, dan seorang pria berdiri di depannya. Tinggi, tegap, dengan setelan jas hitam yang pas di tubuhnya, dan wajah tampan yang memancarkan karisma. Matanya menatap Haura dengan campuran penasaran dan kekaguman, seolah melihat sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya.

"Haura Ghania Eftikhar?" pria itu menegaskan, suaranya hangat dan tegas. "Saya Sean Wijaya. Senang bertemu dengan Anda."

Haura mengerutkan alis. "Ya... dan Anda siapa?" Suaranya dingin, tetap menjaga jarak. Tak ada yang bisa menembus dinding hatinya, dan ia berniat mempertahankannya.

Sean tersenyum tipis, tak terpengaruh oleh sikap Haura. "CEO baru perusahaan ini. Sebenarnya, saya datang untuk membicarakan proyek kerja sama dengan paman Anda."

Haura mengangguk, tetap tenang, meskipun hatinya sedikit berdebar. Ada sesuatu tentang pria ini-sesuatu yang membuatnya tidak bisa sepenuhnya bersikap dingin. Namun, ia segera menepis perasaan itu. "Baiklah, mari kita bicara di ruang konferensi," jawabnya.

Mereka berjalan bersama menuju lift yang membawa mereka ke lantai atas. Sepanjang perjalanan, Sean terus menatap Haura, seolah mencoba membaca rahasia yang tersimpan di matanya. Haura, di sisi lain, tetap tenang, mencoba menutupi rasa penasaran yang muncul. Ia tidak pernah membiarkan orang lain menembus dirinya. Tidak pernah.

Di ruang konferensi, Sean memulai pembicaraan dengan profesional. Ia menjelaskan visi perusahaan, strategi ekspansi, dan proyek-proyek ambisius yang akan dijalankan. Haura mendengarkan dengan seksama, mencatat setiap detail, tetapi pikirannya tidak sepenuhnya fokus pada pekerjaan. Ada sesuatu tentang ketenangan dan karisma Sean yang mengganggu perhatiannya.

Setelah pertemuan selesai, Sean menatap Haura dengan serius. "Haura, saya tahu ini mungkin terdengar aneh, tapi saya ingin mengenal Anda lebih jauh. Bukan hanya sebagai CEO, tapi sebagai Haura-seorang wanita yang terlihat memiliki dunia sendiri."

Haura terkejut. Ia tidak pernah membayangkan ada seseorang yang ingin mengenalnya di luar pekerjaan. "Maaf, saya tidak percaya pada cinta," katanya singkat, mencoba menutup pembicaraan itu.

Sean tersenyum, tanpa sedikit pun kehilangan keyakinan. "Saya tidak meminta Anda percaya sekarang. Tapi percayalah, saya tidak akan menyerah begitu saja."

Malam itu, Haura pulang dengan pikiran campur aduk. Sean Wijaya bukan sekadar CEO tampan yang pandai berbicara; ia adalah sosok yang mampu membuat hatinya bergetar-sesuatu yang tidak pernah ia rasakan selama hidupnya sebagai tentara bayaran. Perasaan itu membuatnya takut, karena ia tahu terlalu banyak rahasia yang harus dijaga, terlalu banyak luka yang tersembunyi.

Hari-hari berikutnya, Sean terus muncul dalam kehidupannya, menawarkan bantuan, perhatian, dan senyum yang tulus. Ia tidak hanya mengejar Haura, tapi juga memahami dunianya yang keras dan penuh rahasia. Lambat laun, Haura mulai merasakan sesuatu yang asing di hatinya-rasa nyaman, rasa ingin dilindungi, dan bahkan... rasa cinta.

Namun, cinta bukanlah hal mudah bagi Haura. Setiap kali ia mulai membuka hati, bayangan kehidupannya sebagai tentara bayaran menghantui. Ia tahu, jika Sean mengetahui siapa dirinya sebenarnya, semuanya bisa hancur. Rahasia itu harus tetap tersembunyi, bahkan dari orang yang paling dicintainya.

Suatu malam, saat hujan turun lagi, Haura menemukan dirinya berdiri di balkon apartemennya, menatap kota yang basah dan terang oleh lampu. Teleponnya bergetar-sebuah pesan dari Sean. "Apakah kau ingin makan malam bersama besok? Aku ingin mendengar lebih banyak tentang dunia yang hanya kau tahu."

Haura tersenyum tipis. Ia tahu ini langkah berbahaya, tapi ada sesuatu yang membuatnya ingin menyerah pada perasaan itu. Untuk pertama kalinya, ia mempertimbangkan untuk membiarkan seseorang masuk ke dalam dunianya-meskipun hanya sedikit.

Malam itu, Haura tidak menyadari bahwa hidupnya akan berubah lebih cepat daripada yang ia bayangkan. Sean bukan sekadar pria yang menawarkan cinta; ia adalah badai yang akan menghantam dunia Haura, menguji batas kesetiaan, keberanian, dan rahasianya.

Dan di sisi lain, ada peringatan yang berbisik dalam hatinya: jangan terlalu percaya. Jangan terlalu mudah luluh. Karena dunia yang Haura tinggali adalah dunia keras, di mana cinta dan pengkhianatan sering berjalan berdampingan.

Namun, Haura Ghania Eftikhar bukanlah wanita yang mundur dari tantangan. Dengan mata yang bersinar tajam dan tekad yang tak tergoyahkan, ia bersiap menghadapi badai yang akan datang, tanpa menyadari bahwa badai itu sudah ada di hadapannya-dalam sosok Sean Wijaya yang tampan, karismatik, dan tak kenal lelah mengejar cinta yang diyakininya tulus.

Malam itu, Haura menarik nafas dalam, menatap kota di bawahnya, dan untuk pertama kalinya, hatinya mulai membuka sedikit celah. Cinta mungkin bukan sesuatu yang ia percayai, tapi Sean... mungkin saja, mampu membuatnya percaya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam dan kehilangan
9.1
Hidup Ardian, seorang polisi muda berprestasi, seketika hancur saat sang istri tercinta, Mira, ditemukan tewas secara tragis. Mira yang bekerja sebagai wartawati kriminal gugur di tengah tugasnya meliput kasus pembunuhan berantai, kasus yang juga sedang ditangani oleh Ardian. Di depan jasad Mira dan sang ayah mertua, Ardian mengucap sumpah setia untuk mengungkap misteri ini. Ia bertekad memburu sang pelaku dengan tangannya sendiri guna menuntut balas atas kematian istrinya.
Sampul Novel Jadi Istri Kedua Sang Ceo
9.4
Kematian tragis Fero demi menyelamatkannya dari kecelakaan membuat Lania Herbert begitu terpukul. Di tengah keputusasaan, ia mencoba bunuh diri dengan menabrakkan diri ke mobil. Bukannya tewas, Lania justru terlempar ke dimensi asing yang mengerikan, tempat monster-monster ganas keluar dari Dungeon dan menghancurkan peradaban modern. Demi bertahan hidup di dunia baru yang kacau ini, ia terpaksa menjalani peran tak terduga sebagai istri kedua dari seorang CEO yang sangat kuat.
Sampul Novel Matahari di Atas Benua
8.2
Saat menuju resor mewah di Swiss, penulis muda ambisius bernama Bella dipertemukan dengan Alex, fotografer sinis yang tidak lagi percaya cinta. Di balik petualangan tak terduga yang menyatukan mereka, keduanya memendam rahasia besar. Bella menghadapi tekanan karier dari keluarganya, sedangkan Alex terus dibayangi masa lalu yang kelam. Di tengah pesona pegunungan Alpen, mereka kini dihadapkan pada pilihan sulit: berani bertaruh demi cinta sejati atau membiarkan kesempatan itu pergi selamanya.
Sampul Novel Pemburu Iblis
8.6
Skylark, putra angkat saudagar kaya di zaman dinasti, menyimpan rahasia besar. Ia mewarisi kekuatan dahsyat Raja Iblis sekaligus kelembutan sang ibu yang tewas dibunuh rival ayahnya. Berbekal umur panjang, Skylark terus membasmi monster hingga zaman modern. Di tengah misi membalaskan dendam kematian ibunya, akankah jati diri aslinya terbongkar? Simak kisah perjuangan epik sang pemburu iblis dalam menuntaskan dendam masa lalu yang kelam.
Sampul Novel Pengantin Pelarian, Menemukan Cinta
9.8
Di hari pernikahan, aku diperlakukan layaknya boneka rapuh oleh keluarga dan tunanganku, Marco. Namun, pengkhianatan terungkap saat aku mendengar rencana jahat mereka yang ingin membiusku agar pesta pernikahan ini bisa diubah menjadi acara ulang tahun keponakan. Merasa tak berharga, aku memilih kabur tanpa alas kaki. Berbekal kartu nama Julian Suryo dari nenek, aku mencari cara tidak biasa untuk meloloskan diri dari konspirasi busuk mereka selamanya.
Sampul Novel Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius
8.3
Wira, seorang sarjana genius dari masa depan, tiba-tiba terlempar ke masa lalu dan mendapati dirinya terbangun di sebuah rumah kumuh tanpa harta sedikit pun. Lebih buruk lagi, ia merasuki tubuh seorang sarjana tidak berguna yang gemar berfoya-foya dan kerap menyakiti istrinya sendiri. Enggan menyerah pada takdir barunya yang kelam, Wira bertekad mengubah nasib buruk ini. Menggunakan seribu satu pengetahuan modern dan teknologi dari masa depan yang ia kuasai, ia memulai langkah ambisius untuk membalikkan keadaan dan membangun kekayaan besar hingga menjadi sosok paling kaya di seluruh kerajaan.