APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalilah Cintaku

Kembalilah Cintaku

Intan dan Baskoro menikah ketika ayah Baskoro terbaring koma. Setelah siuman, sang ayah menolak keras pernikahan ini hingga memisahkan mereka. Di tengah pencarian melelahkan yang penuh kekecewaan, Intan tegar bertahan meski harus menghadapi kebencian Baskoro. Namun, sebuah rahasia besar mendadak terkuak. Baskoro terkejut saat menyadari keberadaan seorang anak yang sangat mirip dengannya. Bocah itu rupanya adalah darah dagingnya sendiri yang selama ini disembunyikan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Baskoro menutup telepon setelah berbicara sangat serius dengan seseorang. Dia lupa dua hari lagi adalah hari ditentukan pernikahannya dengan Wulan adik Waluyo, sahabatnya di kampung.Bagaimana bisa ia melupakan hal sepenting itu.

"Jika kamu menolaknya kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami hanya pasrah dan menerima karena hanya kamu yang bisa menolong kami," suara berat Pak Din ayah Waluyo mengalir bagaikan tumpahan darah di batin Baskoro.

"Saya akan melakukannya Pakde, semua demi kebaikan keluarga kita. Pakde tidak usah khawatir, saya akan menikahi Wulan. Tetapi...," Baskoro tidak melanjutkan.

"Katakanlah, saya akan mendengar pendapatmu!"

"Saya hanya akan menjadi suaminya sampai bayi itu lahir. Saya tidak bisa menjadi suami Wulan untuk selamanya Pak!" katanya pelan.

Pak Din terdiam, dia tak bisa memaksa. Sekarang ini yang terpenting adalah menyelamatkan nama baik keluarganya sebelum perut Wulan semakin membesar tanpa status perkawinan.

Didalam bincang ditelepon barusan Waluyo menginginkan agar besok Baskoro harus sudah ada dirumah calon mertuanya.

Waluyo dan ayahnya meminta maaf dengan musibah yang menimpa keluarga mereka yang akhirnya melibatkan Baskoro dengan menjadikannya suami bohongan untuk Wulan.

Dahulu, ayah Baskoro memiliki utang yang sangat banyak. Setelah utang yang menggunung itu, ditambah lagi penyakit stroke yang menimpa ayahnya, ayah Waluyo dengan besar hati menanggung semua utang dan biaya pengobatan ayahnya tanpa syarat. Hal itu membuat keluarga Baskoro semakin erat dengan keluarga Waluyo.

Itulah sebabnya ketika keluarga Waluyo tertimpa musibah, seakan Baskoro harus membayar tunai utang budinya. Selain itu kedua orang tuanya telah tiada. Maka Baskoro merasa berkewajiban untuk menolong Waluyo.

Baskoro mulai berkemas dengan wajah yang murung.

"Sayangnya aku gak bisa hadir Bas... anakku mau sunatan di kampung." Gendon menyayangkan dirinya tak bisa menghadiri pernikahan yang Baskoro khabarkan. Gendon adalah perantau dari Jawa tengah yang mengadu nasib diJakarta sebagai pekerja proyek.

"Tidak apa-apa Ndon, lagian kami gak pesta juga. Cuman makan-makan keluarga, sederhana saja.

"Jaman susah begini buat apa pesta pestaan yang cuma ngabisin duit aja, uang disimpen aja dan ditabung buat beli keperluan setelah menikah." Gendon menasehati. "Kalo maunya perempuan ya itu...semua orang diundang. Ini nih..boyok udah mau putus cari uang eh malah dibagikan buat sosialita." Gendon memencet pinggang dengan tangannya.

Baskoro hanya bisa tersenyum. Sangat mungkin itulah yang dialami Gendon saat ini, mungkin berkaitan dengan acara sunatan anaknya.

"Mau sunatan aja harus ngundang satu kelurahan. Itu kan cuma barang kecil segede jentikan buat apa di pamerin , kalo udah dipotong ya udah ditutup rapet rapet. Ya nggak?!" Gendon mengomel sendiri, tangannya tak berhenti mengaduk kopi.

Tebakan Baskoro sungguh tak meleset.

"Itu namanya membahagiakan keluarga Ndon. Aku saja merasa iri denganmu Ndon..Aku belum pernah ngerasain direpotin anak istri kayak kamu. Jadi kurasa nggak ada salahnya kan?" Tampak sekali ekspresi Gendon yang tercenung.

Dia ingat ekspresi Gendon seperti itu adalah seperti ekspresi bapaknya ketika dia memutuskan kuliah di Jogjakarta. Biaya kuliah tidaklah sedikit, Baskoro tahu itu. Tapi dia juga tak mau jadi pemuda kampung yang cukup jadi kuli bangunan atau penjaga toko. Mungkin itu juga penyebab utang bapaknya semakin menggunung, ayahnya hanyalah seorang pegawai rendahan. Namun Baskoro sudah bertekad untuk kuliah.

Syukurlah semester ketiga hingga lulus Baskoro berhasil membiayai kuliahnya sendiri karena mendapatkan beasiswa.

Sayangnya, Baskoro tidak punya kesempatan untuk membalas kebaikan kedua orangtuanya. Ayahnya meninggal sebelum sempat Baskoro mendapatkan pekerjaan. Dan ibunya meninggal setahun yang lalu saat dia baru mulai bekerja. Seorang adik perempuannya juga telah menikah dan tinggal di luar pulau.

####

Pesawat Garuda Boeing 737 mendarat dengan selamat di Bandara Juanda Surabaya. Wanita itu menggeret koper berwarna coklat tua ditangannya. Mini sling bag menggantung cantik bersilang dipinggangnya berpaut dengan gerai rambut indahnya. Intan menelpon seseorang yang katanya akan menunggu didepan manekin pramugari Batik Air. Dan benar saja seseorang melambaikan tangan ke arah Intan.

"Hai Intan !!" Jia memanggil Intan . Intan membalas lambaian Jia dan berjalan ke arahnya. Gadis keturunan Tionghoa ini adalah temannya waktu kuliah di Jogjakarta. Intan meminta agar Jia Li menjemputnya di bandara.

"Style kamu bikin aku pangling!" Jia mengomentari dandanan Intan.

Dulu intan yang selalu berpakaian casual dan sederhana. Dulu intan yang tak perduli dengan mode. Dulu Intan yang pendiam dan pemalu, tapi itu dulu. Dulu waktu dirinya masih berperan sebagai gadis biasa saja. Sekarang Intan tampak lebih dewasa dan percaya diri.

Tentu saja, Jia Li tak mungkin tahu sedetil itu kan tentang siapa Intan.

Yang jelas Intan sekarang adalah orang nomor satu di sebuah perusahaan dan dia adalah seorang ibu dengan anak satu, semuanya itu rahasia yang akan dibukanya suatu saat nanti.

Intan memeluk Jia Li.

"Kamu yang membuatku pangling Jia. Mana Jaka ?" Intan menanyakan Jaka suami Jia.

"Dia dimobil sama Bao yu."

"Bayu ?" Jia hanya mengangguk saja.

Keluarga Jaka lebih memilih nama Bayu yang berarti udara karena mereka berasal dari suku Jawa. Sedang keluarga Jia memanggilnya Bao yu yang berarti permata karena mereka keluarga Thionghoa. Keduanya sama bagusnya.

"Apa rencanamu selanjutnya Intan?" Jaka membuka percakapan sambil menyetir mobil. Dia sudah tahu apa yang dialami Intan karena mereka saling berhubungan lewat telepon.

"Tentu saja aku akan mencari Baskoro meskipun harus ke lubang semut." Intan mengedarkan pandangannya keluar. Melihat bagaimana kota Pahlawan ini sama padatnya dengan Jakarta. Dari mana dia akan memulainya, mencari keberadaan Baskoro yang entah di belahan bumi yang mana.

####

Baskoro sudah siap mengenakan jas pernikahan ala pedesaan. Brewok sedikit dirapikan dan memakai peci songkok berwarna hitam. Begitu juga Wulan yang sudah mengenakan kebaya berwarna silver dengan make up sederhana. Mereka duduk berdampingan mengahadap penghulu. Sekitar 20 orang hadirin di ruangan itu yang sebagian besarnya adalah keluarga dari Waluyo sendiri.

Wulan saat ini berusia 22 tahun. Bagi Baskoro,. Wulan sudah seperti adik sendiri. Mereka biasa berkumpul bersama dalam sebuah acara keluarga.

Acara berlangsung hikmat dan tenang. Yang secara kasat mata berarti Baskoro dan Wulan adalah suami istri secara sah.

Seluruh keluarga Wulan bersuka cita, terlebih lagi ibu Waluyo, mereka seakan terbebas dari sebuah bencana yang menakutkan.

Sejenak Baskoro termenung.

Apa yang telah dilakukannya? Pernikahan seperti permainan baginya? Baskoro semakin tak mengerti.

Dengan kamar pengantin yang sudah di hias sedemikian rupa.Dengan nuansa sakral seperti ini, berada berduaan dengan seorang wanita yang telah ia nikahi?

Dalam keadaan yang sama-sama canggung mereka hanya saling diam membisu.

"Maafkan Wulan ya mas, membuat mas jadi begini..." Wulan memecah kebisuan. "Saya tahu ini sangat memalukan." Sangat tampak kesedihan diraut wajahnya.

"Saya tahu ini adalah hal yang sangat memberatkan mas Baskoro." Katanya lagi sambil mulai terisak.

Mendengar isakan itu, Baskoro bingung dengan apa yang harus ia lakukan.

"Wulan, pelankan tangismu...masih banyak orang diluar.." Baskoro mengingatkan. "Percayalah, ini sudah menjadi kewajiban ku untuk menolongmu dari musibah ini. Dan aku cukup senang karena orang tuamu tidak menyuruhmu melakukan aborsi." Baskoro berusaha menenangkan Wulan.

Wulan mengangguk, tapi tetap tak bisa menghentikan deraian airmata yang membanjir.

"Wulan sudah menjadi istriku sekarang walaupun itu hanya sementara, berusahalah untuk tenang apapun yang terjadi !" Baskoro menepuk pundak Wulan agar Wulan tenang.

Dalam hati Baskoro sangat takut. Trauma itu belum menghilang dari dirinya. Penyesalan membuatnya seperti orang bodoh. Sebenarnya ia belum menginginkan pernikahan walaupun hanya pura-pura.

Dia takut jika suatu saat dia hanya akan menyakiti gadis ini.

Dia merasa, harapan keluarga Wulan tidaklah sekedar menjadikan dirinya suami palsu untuk Wulan. Pada dasarnya mereka menginginkan Baskoro benar-benar menerima keadaan Wulan apa adanya. Baskoro tidak bisa lari dan membiarkan mereka tercoreng oleh masyarakat di desanya. Tapi mungkinkah suatu saat nanti ia akan bisa mencintai Wulan?

Baskoro tidak yakin. Tetapi tidak ada buruknya dia menjadi bagian dari keluarga Waluyo. Andaikan kedua orangtuanya masih hidup, mereka pasti akan senang mendengar ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Balik Topeng Cinta Pertama
8.5
Kehilangan putri tercinta akibat serangan jantung menyisakan duka mendalam bagi sang ibu. Kehancuran itu memuncak saat tahu sang suami menyuap dokter demi memindahkan jantung anak mereka ke putri teman masa kecilnya. Di saat suami merayakan keberhasilan itu, sang istri justru divonis menderita leukemia stadium lanjut. Sambil mendekap guci abu anaknya, ia pulang dan mendapati suaminya bersiap keliling dunia bersama teman masa kecilnya itu.
Sampul Novel Gamelan Retak
8.4
Benih cinta tumbuh di antara Watining dan Fakhri karena kedekatan mereka yang begitu intens. Namun, asmara ini terhalang rintangan besar karena Fakhri masih berstatus sebagai suami sah Arianti, dan ia enggan menceraikan istrinya tersebut. Badai besar pun datang saat hubungan rahasia ini terbongkar. Arianti yang enggan dikhianati langsung menggugat cerai. Di tengah konflik pernikahan dan dilema moral yang pelik, mampukah cinta terlarang mereka bersatu?
Sampul Novel KECELAKAAN SEMPURNA
8.9
Demi membiayai pengobatan kanker sang ibu, Qarletta Averly yang berumur 21 tahun melamar sebagai fotografer di Heston Corporation. Namun, harapan Arlett pupus setelah berurusan dengan sang CEO, Carl Heston. Sebuah kecelakaan fatal justru menyeretnya ke dalam skandal besar yang telah direncanakan oleh Carl. Kini, Arlett terjebak dalam pusaran masalah rumit bersama pria berkuasa tersebut, yang membuat seluruh kehidupannya berubah total.
Sampul Novel Living with Mr. Arrogant
9.2
Insiden tabrakan tangga mengubah total hidup Zinnia Shafira. Jiwanya misterius tertukar dengan Reyner Eka Sukmajaya, atasannya yang dingin dan angkuh. Meski sempat pulih, fenomena aneh ini terus berulang. Demi melindungi reputasi, Reyner memaksa Zinnia tinggal serumah lewat pernikahan kontrak. Di tengah situasi rumit ini, perasaan cinta perlahan tumbuh di antara mereka, walau berbagai luka juga turut mengiringi perjalanan hubungan tersebut.
Sampul Novel Love a Sweet Psycho
7.9
Kehidupan tenangku berubah drastis sejak Hun, pria tampan mirip pangeran dongeng, mulai terobsesi mengejarku. Meski aku tak tertarik, sosok berdarah dingin ini justru bertindak ekstrem demi melindungiku, seperti membunuh ular hingga nyaris mencekik penggangguku. Aku sangat benci menjadi pusat perhatian dalam drama gila ini. Mengapa takdir mengubah hidup mediokerku menjadi serumit ini hanya karena campur tangan seorang psikopat?
Sampul Novel Mantan Suami yang Gigih: Tetaplah Bersamaku
9.0
Tiga tahun menikah, Linsey justru pertama kali bertemu Bryson dalam kondisi memalukan. Sang suami bahkan tak mengenalnya dan malah merendahkannya. Usai resmi bercerai, takdir kembali mempertemukan mereka di dunia kerja, saat Linsey menjadi penasihat hukum di perusahaan mantan suaminya tersebut. Kini, Bryson yang mulai jatuh cinta justru memohon agar Linsey tidak pergi. Akankah pria itu rela membuang harga dirinya demi mengejar kembali cinta Linsey yang dulu pernah ia sia-siakan?