APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kelakuan Suami dan Ibu Mertuaku di Balik Pintu

Kelakuan Suami dan Ibu Mertuaku di Balik Pintu

Mengetahui bahwa anak yang disayanginya selama ini merupakan hasil hubungan sedarah, sementara darah dagingnya sendiri telah meninggal secara mengenaskan, tidak membuat wanita ini menyerah pada keterpurukan. Alih-alih hancur, ia memilih bangkit dengan tekad membara untuk menuntut keadilan. Langkah pembalasan dendam pun dimulai dengan menyeret sang ibu mertua ke balik jeruji besi dan menelanjangi semua kebusukan suaminya di hadapan publik, sebelum ia melangkah pergi memulai lembaran hidup yang baru.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Maaf Pak, saya lupa."

Aku meminta maaf kepada teknisi tersebut dan segera membukakan pintu.

"Nggak masalah. Tapi lain kali jangan janjian waktu nggak ada orang di rumah."

Aku juga tidak menyangka rumah akan kosong sore ini. Ibu mertuaku mungkin sedang keluar.

Meski aku sudah tidak curiga, tidak ada salahnya memasang kamera.

Kebetulan ibu mertua dan suamiku sama-sama sedang keluar, jadi aku tidak memberi tahu mereka.

Teknisinya juga andal. Dia memasang kamera di tempat yang benar-benar tersembunyi dan baru pulang setelah memastikan sudut pandang kamera tidak terhalang apa pun.

Aku juga mencoba melihat rekaman pengawas melalui ponselku. Semuanya tampak sangat jelas.

Saat aku pulang di malam hari, kukira ibu mertua dan suamiku akan pulang malam. Tapi ternyata mereka berdua sudah makan di meja.

Aku melepas sepatu dan hendak berjalan mendekat. Suamiku tiba-tiba berkata.

"Sayang, kamu mandi dan ganti baju dulu sana. Makanannya aku panaskan lagi untukmu nanti."

"Oke, aku mandi dulu."

Rasa lelah di hatiku langsung hilang seketika menerima perhatian suamiku.

Aku berlari ke kamar untuk mandi dan berganti pakaian dengan hati gembira. Aku secara khusus memilih baju tidur yang seksi, lalu mengenakan jaket dan keluar untuk makan malam.

Mereka sudah selesai makan.

Aku duduk di samping suamiku, dan secara tidak sengaja memperlihatkan sisi di balik bajuku pada sudut yang hanya bisa dilihat oleh suamiku. Aku dapat mendengar suara napas suamiku tercekat.

Perutku kosong.

Aku duduk dan mulai makan. Ibu mertua berkali-kali mengambilkan sayur ke dalam piringku.

Penampilan lembut ini sama sekali berbeda dari perilakunya yang sangat lepas di tempat tidur tadi siang.

Memikirkan hal ini, wajahku memanas lagi.

Karena takut mereka melihatnya, aku buru-buru menundukkan kepala dan cepat-cepat melahap makan malamku.

Tapi aku malah melihat tubuh bagian bawah suamiku yang sudah bereaksi. Wajahku jadi semakin memerah.

"Mama tidur duluan saja. Kami juga mau langsung tidur."

"Iya, Mama duluan ya."

Ibu mertuaku segera kembali ke kamarnya. Aku diam-diam menghela napas lega. Jujur saja, aku masih khawatir ibu mertuaku ingin tidur di tengah-tengah kami lagi.

Selesai makan malam, suamiku sudah tidak sabar membawaku ke kamar.

Setelah melakukannya, suamiku juga menggendongku ke kamar mandi dan memandikanku.

Aku benar-benar merasa telah menikah dengan suami yang baik. Aku tertidur sambil memikirkan betapa beruntungnya aku.

Saat terbangun di tengah malam, aku mendapati suamiku tidak ada di tempat tidur. Mungkin pergi ke toilet, jadi aku tertidur lagi.

Ketika aku bangun di pagi hari dan keluar untuk menyiapkan sarapan, aku melihat suamiku mengikatkan celemek ibu mertuaku. Dia mengikatkan dari depan dan tangannya melingkari tubuh ibunya. Aku pun spontan bersuara.

"Sayang, kita makan apa pagi ini?"

"Sudah hampir siap, Rana, ayo duduk."

Melihat suami dan ibu mertuaku sama-sama kelihatan biasa saja, aku hanya berasumsi bahwa ini sudah kebiasaan yang lumrah.

Tapi aku tidak menyangka bahwa selama seminggu berturut-turut, suamiku selalu mendesakku untuk tidur siang.

Dan setiap kali aku bangun, suamiku tidak ada di sana. Kamar ibu mertuaku juga selalu mengeluarkan erangan kenikmatan itu. Kian hari, suaranya semakin keras. Dan suamiku juga mengaku lelah setiap malam dan langsung pergi tidur.

Tapi aku kadang-kadang terbangun di tengah malam tanpa melihat suamiku di ranjang.

Aku memeriksa kamera pengintai, tapi ternyata kameranya terhalang oleh tanaman di sebelah meja TV, jadi tidak bisa menangkap apa-apa.

Ibu mertuaku juga semakin aneh akhir-akhir ini.

Suatu kali ketika aku sedang bercumbu dengan suamiku, dia tiba-tiba membuka pintu kamar. Dia katanya perlu bantuan mendesak dari suamiku, jadi tidak mengetuk pintu.

Suatu kali, aku mencium suamiku di meja makan.

Saat berbalik, aku menemukan ibu mertuaku menatapku dengan ekspresi muram. Tapi saat kuperhatikan lagi, ekspresi itu hilang.

Masih banyak lagi masalah yang serupa.

Tapi kameranya terhalang, jadi aku hanya bisa menyerah.

Saat aku kebingungan, perusahaanku tiba-tiba memintaku pergi menangani pekerjaan di luar kota selama seminggu.

Setelah memikirkannya, aku memutuskan untuk memindahkan pot yang menghalangi kamera agar aku bisa mengintai rumah selama kepergianku.

Aku membicarakannya di meja makan ketika pulang di siang hari.

"Seminggu ke luar kota?"

"Bhaskara, jangan hentikan Rana. Siapa tahu ini kesempatan bagus untuk kariernya, biarkan dia pergi."

"Benar, Sayang, aku bisa dapat bonus."

Ibu mertua sangat senang, tapi suamiku tampak sedikit kecewa.

Aku memutuskan untuk memberitahunya tentang hal-hal aneh yang kuperhatikan dari ibu mertuaku.

Tapi suamiku bersikeras bahwa aku terlalu mengada-ada. Dia dan ibunya sudah saling bergantung satu sama lain sejak dia kecil. Ibunya adalah seseorang yang sangat lembut dan berpikiran terbuka.

Aku tidak memberi tahu suamiku tentang apa yang kudengar dari kamar ibu mertuaku. Setelah mengobrol, dia memintaku tidur siang seperti biasa.

Saat aku bangun, barang-barang yang kuperlukan selama perjalanan kerjaku sudah terkemas rapi.

Kamar ibu mertuaku masih dipenuhi dengan suara-suara yang membuat wajahku tersipu malu. Aku menyingkirkan pot tanaman yang menghalangi kamera dan berangkat ke kantor.

Di luar kota, pekerjaanku ternyata sangat sibuk sampai aku tidak punya waktu untuk memeriksa kamera pengintai.

Aku bahkan melupakannya sama sekali.

Tanpa diduga, hari itu aku pingsan di tempat kerja dan terbangun di rumah sakit. Rekan-rekanku langsung mengucapkan selamat dan mengatakan bahwa dokter menyatakan aku hamil.

Aku segera menelepon suamiku, dan dia sangat senang.

Aku dapat merasakan kegembiraannya melalui telepon. Ibu mertuaku juga sangat gembira.

Ibu mertuaku bahkan mengusulkan untung pergi ke kampung halamannya selama kehamilanku untuk belajar keterampilan merawat cucu dari teman-temannya.

Tentu saja aku sangat senang. Selama ini, hatiku masih menyimpan firasat buruk.

Dengan kepergiannya, aku dan suamiku bisa hidup bahagia bersama selama beberapa bulan sampai anak itu lahir.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B34090" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B34090
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kehadirannya Membuatku Tersiksa
9.8
Kehidupan Arlena berubah drastis setelah dinikahi pria asing secara mendadak. Meski awalnya mengira pernikahan mereka akan biasa saja, sang suami justru selalu ada untuk membantunya menyelesaikan setiap masalah dengan cara misterius. Misteri ini akhirnya terpecahkan saat Arlena melihat berita televisi tentang seorang miliarder tampan yang sangat mencintai istrinya. Arlena terkejut menyadari bahwa sosok di layar itu adalah suaminya yang selama ini menyembunyikan kekuasaan besar di balik kesederhanaan.
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Kekasih yang Dicemooh
9.1
Demi menyelamatkan keluarganya dari kehancuran finansial, Johanna terpaksa menjadi wanita simpanan Carson. Sempat dimanjakan, ia sangat terluka setelah menyadari dirinya cuma alat dalam rencana licik pria itu. Johanna akhirnya pergi untuk membangun kehidupan baru yang mandiri. Saat mereka kembali dipertemukan, Johanna telah menjelma menjadi sosok tangguh yang didekati banyak pria. Carson yang dirundung penyesalan memohon kesempatan kedua, tetapi Johanna menolaknya dengan dingin karena mengaku telah menikah.
Sampul Novel Love Me Om
9.4
Demi orang tua, Lala terpaksa menerima perjodohan dengan Ray yang berperangai kasar. Namun, segalanya berubah setelah pesta lajang di vila Daniel. Pertemuan tersebut membangkitkan kembali rasa cinta lama Lala pada Daniel hingga mereka hanyut dalam keintiman. Kasih sayang Daniel menyadarkan Lala untuk memperjuangkan kebahagiaannya sendiri dan membatalkan pernikahan. Akankah Ray melepasnya begitu saja, dan mampukah Daniel menyambut cinta tulus Lala?
Sampul Novel Mute Husband
9.7
Nasib malang menimpa Jihan, anak angkat keluarga Park yang dipaksa menggantikan Jira untuk menikahi lelaki misterius. Jihan sangat terkejut saat mengetahui bahwa suaminya ternyata seorang tunawicara. Kini, ia terjebak dalam mahligai pernikahan dengan pria bisu yang penuh rahasia tersebut. Harus menghadapi realitas hidup baru yang tak pernah terbayangkan, mampukah Jihan bertahan menjalani biduk rumah tangga yang sunyi tanpa suara ini?
Sampul Novel Permainan gila suami dan adikku
9.0
Wulan didera kepedihan mendalam setelah memergoki suaminya menjalin hubungan gelap dengan adik tirinya sendiri. Namun, kesedihan itu segera berganti menjadi kemarahan yang menuntut pembalasan. Wulan pun merancang strategi balas dendam yang matang untuk menghancurkan mereka berdua. Ia bertekad membuat suami dan saudaranya membayar mahal pengkhianatan keji tersebut, hingga mereka benar-benar hancur dan terjebak dalam perangkap yang mereka buat sendiri.
Sampul Novel SUAMIKU TIDAK TAHU AKU PEMILIK RESTO
8.8
Demi mewujudkan pernikahan impian dengan Aksa, Aira memilih menyembunyikan status aslinya sebagai pemilik restoran kaya raya lewat bantuan sahabatnya. Namun, ketulusannya dibalas pengkhianatan pahit saat suaminya berselingkuh dengan Selena. Enggan terus ditindas, Aira yang semula terlihat lemah kini bangkit untuk membalas dendam. Aksa akan segera menyadari bahwa mencampakkan sang istri adalah kesalahan terbesar yang akan menghancurkan hidupnya hingga jatuh miskin.