APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kehidupan Baru di Usia 60 Tahun

Kehidupan Baru di Usia 60 Tahun

Setelah ditabrak mobil di hari ulang tahun cucunya, seorang wanita berusia 60 tahun justru pulang ke rumah hanya untuk menghadapi ketidakpedulian keluarganya. Alih-alih mengkhawatirkan lengannya yang terluka, suami, anak, dan menantunya hanya menuntut pekerjaan rumah tangga diselesaikan. Lelah dituduh malas dan tidak masuk akal saat mencari ketenangan, ia mengambil keputusan besar ketika suaminya meminta cerai demi seorang pengasuh. Ia memilih menyetujuinya demi melepaskan diri dari pengabdian tanpa pamrih.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sahabatku mematikan kompor, lalu berkacak pinggang dan menyuruhku menjawab panggilan.

"Ibu! Kenapa kamu nggak antar Levin ke sekolah? Gurunya meneleponku! Gimana bisa kamu lupa soal ini! Sekolah sangat penting! Gimana bisa kamu membuat kesalahan seperti ini!"

Aku membuka mulut dan hendak menjelaskan, tetapi sahabatku tiba-tiba merebut ponselku.

"Cih! Ayahmu sudah mati ya! Dia nggak bisa antar cucunya ke sekolah? Semua-semua mau ibumu! Kamu kira ibumu pembantu? Pembantu sekalipun digaji! Memangnya apa yang kamu kasih ke dia? Dasar nggak tahu malu! Ibumu nggak mau tinggal sama kalian lagi! Terserah kalian siapa yang mau mengerjakan pekerjaan rumah!"

Sahabatku sudah mau berusia 60 tahun, tetapi dia masih sangat galak saat marah. Dia terlihat lebih berenergi daripadaku.

Makiannya itu membuat kekesalanku sirna. Air mataku menetes. Aku menepuk-nepuk sahabatku dan berkata, "Ayo makan, aku sudah lapar."

Tanpa perlu aku bicara panjang lebar, sahabatku ini bisa memahamiku. Aku berniat tinggal di tempatnya untuk sementara waktu, tetapi aku tidak membawa apa pun.

Sahabatku bilang tinggal beli yang baru saja. Namun, aku sudah terbiasa hidup hemat. Aku merasa lebih baik aku pulang untuk mengambil pakaian.

Sahabatku lantas mengemudikan mobil untuk mengantarku pulang. Begitu masuk, aku langsung melihat mereka sekeluarga sedang makan makanan yang dipesan dari luar.

Cucuku tampak sangat senang. "Ini jauh lebih enak dari masakan Nenek!"

Sahabatku terkekeh-kekeh sinis. Sikapnya tampak angkuh saat menyergah, "Makan saja setiap hari kalau suka! Siapa pula yang mau masak untukmu!"

"Bibi Tania, Levin masih kecil. Ngapain kamu bicara segalak ini padanya? Lagian, makanan ini memang lebih enak daripada masakan ibuku kok!" bela putraku.

Aku mengernyit dengan kesal. "Nggak masalah kalau kamu melawanku. Kenapa kamu melawan Tania juga? Tania lebih senior darimu! Di mana sopan santunmu!"

Suamiku merasa kesal melihatku menegur putranya. Dia membanting sendoknya, lalu memekik, "Sudah, sudah! Kamu mau tinggal di rumah orang lain, 'kan? Pergi sana! Kamu kira kami nggak bisa hidup tanpamu? Kalau memang hebat, jangan pulang lagi! Sombong sekali! Kamu kira kamu siapa?"

Sahabatku menunjuk suamiku dan hendak maju untuk memukulnya. Sejak pensiun, dia memang segalak ini.

Aku khawatir dia benar-benar memukul orang. Aku buru-buru menghalanginya supaya tidak terjadi masalah.

Mereka sekeluarga sepertinya sangat yakin aku akan kembali. Tidak ada seorang pun yang menghalangiku. Semuanya menatapku berkemas seolah-olah ini adalah pertunjukan yang sangat seru.

Sahabatku pun membantuku. Sahabatku membantuku memilih barang-barang yang diperlukan. Kemudian, dia membawaku keluar. Aku memang tidak ingin mengurus keluarga ini lagi.

Bersama sahabatku, kami bisa masak bersama atau makan di luar bersama. Saat senggang, kami ke taman untuk olahraga. Aku merasa ini adalah momen paling bahagia dalam hidupku.

Segera, uang pensiunku ditransfer ke rekeningku. Jumlahnya 18 juta.

Sahabatku melihat layar ponselku, lalu menepuk bahuku dan berseru, "Hore! Gajian! Kamu harus bawa aku jalan-jalan!"

Aku mengangguk dengan senang hati. Namun, sebelum kami memutuskan mau pergi ke mana, ponselku berdering. Putraku yang meneleponku.

Sahabatku mengerlingkan matanya. "Kamu sudah mau 60 tahun. Kamu nggak mungkin nggak tahu dia mencarimu karena mengincar uangmu, 'kan?"

Putraku memang tahu kapan uang pensiunku ditransfer ke rekeningku. Namun, aku masih memiliki sedikit harapan di dalam hatiku.

"Ibu, kamu sudah pergi begitu lama. Kamu nggak mau pulang?"

"Kita bicarakan nanti saja. Aku sangat senang belakangan ini. Ada urusan? Kalau nggak ada, aku tutup telepon," balasku dengan dingin.

Begitu mendengarnya, putraku langsung panik. "Sebentar, Ibu! Belakangan ini kami kurang uang. Aku dan istriku belum gajian. Hari ini kamu dapat uang pensiunmu, kan? Apa boleh ...."

Sebelum putraku menyelesaikan ucapannya, sahabatku sontak merebut ponselku. "Nggak boleh! Dasar nggak tahu terima kasih! Kamu cuma ingat ibumu kalau butuh uang? Sebelumnya ke mana saja kamu? Kamu kira kami bodoh? Jangan ganggu kami!"

Panggilan berakhir. Sahabatku memelototiku tanpa mengatakan apa pun. Aku pun tidak bisa menahan tawaku. "Aku nggak berniat kasih mereka uang kok! Ayo, kita pergi makan enak!"

Dengan demikian, kami pergi bersenang-senang. Kami minum-minum, lalu menyanyikan lagu lama di jalan. Banyak orang yang merekam kami dan memposting video kami di internet.

Namun, kami berdua tidak peduli. Kami cuma ingin bersenang-senang.

Aku mengira kehidupanku akan terus seperti ini. Siapa sangka, keesokan pagi, putraku meneleponku lagi.

"Ibu, Ayah diopname karena strok. Dokter bilang waktunya sudah nggak banyak lagi. Cepat pulang. Jenguk Ayah."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B82001" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B82001
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dipaksa Menikah
9.6
Demian Dewantara merasa sangat tidak beruntung karena dipaksa menikahi Hana Anindya Prayoga. Ia menuduh Hana menerima perjodohan ini demi ketampanannya, padahal Hana pun membenci situasi tersebut. Hana merasa terperangkap dalam pernikahan tanpa rasa cinta akibat manipulasi ayahnya, Guntoro Prayoga. Meski awalnya saling muak dalam ikatan demi bisnis ini, sebuah kejadian tak disangka perlahan meluluhkan kebencian mereka dan mengubahnya menjadi cinta.
Sampul Novel Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka
9.7
Saat Riko Fosa dan keluarganya bersiap menghalangi Nisa di rumah sakit demi kelahiran anak Erni, Nisa justru memilih tidak hadir. Riko yang mengira istrinya hanya egois karena tidak mau menerima anak tersebut, berniat memaafkannya jika Nisa bersedia meminta maaf. Namun, Riko tidak menyadari bahwa Nisa telah mengambil keputusan besar. Dia mendaftarkan diri ke PBB untuk menjadi dokter lintas batas dan bersiap mencabut kewarganegaraannya, meninggalkan Riko selamanya tanpa ada kesempatan untuk bertemu lagi.
Sampul Novel Menikah Kilat: Suamiku Ternyata Seorang Miliarder
7.8
Pernikahan kilat Scarlett dengan Dixon awalnya dikira hanya sebatas kontrak formal. Namun, ia terkejut saat suaminya meminta hubungan pernikahan yang sungguhan. Meski berusaha menjaga jarak, Scarlett tak kuasa menahan pesona Dixon. Kejutan besar terungkap saat pria biasa itu ternyata seorang miliarder. Di tengah situasi tersebut, Scarlett juga harus bersusah payah menyembunyikan identitasnya sebagai murid desainer ternama. Kini, hidupnya dipenuhi kejutan manis.
Sampul Novel Surga Dunia Ibu Kandung
8.5
Sam menjalani hubungan asmara terlarang bersama Mamie, ibu tirinya, yang ternyata telah direstui oleh sang ayah. Saat sedang memadu kasih dengan penuh gairah, Mamie mengutarakan harapannya untuk bisa menikah secara resmi dengan Sam. Meski begitu, Sam mencoba menenangkan Mamie dengan menegaskan bahwa kebebasan dari ayahnya sudah lebih dari cukup. Di sela kehangatan ciuman dan kemesraan yang intim, keduanya pun hanyut dalam tindakan impulsif yang membawa kepuasan mendalam.
Sampul Novel Terlambat untuk Pengampunannya
9.2
Hidup Alya hancur ketika tunangannya membatalkan pernikahan demi menikahi Bella, kembarannya, bahkan menuntut donor ginjal untuk wanita itu. Akibat fitnah masa lalu Bella, keluarga mengusir Alya tanpa tahu bahwa identitas Alya sebagai pendonor sang ayah dahulu telah dicuri Bella. Kini, dengan satu ginjal tersisa dan vonis sisa usia beberapa bulan saja, Alya yang berada di ambang kematian akhirnya terpaksa menyetujui tuntutan fatal tersebut.
Sampul Novel TULANG RUSUK
8.5
Kisah tentang lima pria mapan yang berjuang dalam misi menemukan pasangan hidup sejati mereka. Di balik kesuksesan finansial yang telah diraih, perjalanan mencari sang tulang rusuk impian justru dipenuhi dengan berbagai dilema emosional. Apakah perjuangan cinta mereka akan berakhir dengan kebahagiaan yang indah, ataukah justru berbagai rintangan tak terduga siap menguji keteguhan hati mereka dalam menemukan belahan jiwa?