APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kebersamaan Tanpa Cinta

Kebersamaan Tanpa Cinta

Sepuluh tahun bertahan tanpa cinta di sisi Arga membuat Amanda menyerah. Setelah masa kesepakatan mereka berakhir, ia bertekad membawa putrinya, Adele, pergi jauh. Hubungan dingin ini sempat menghasilkan kehamilan setelah satu malam Arga mabuk dan kehilangan kendali. Walau difasilitasi sebuah vila untuk melahirkan, Amanda harus menerima syarat kejam: anaknya dilarang memanggil Arga sebagai ayah. Arga tetap berlagak lajang di depan publik dan menegaskan tidak akan pernah mengakui keberadaan darah dagingnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Amanda langsung panik.

Adele selalu menjadi anak yang penurut dan tidak pernah terlibat masalah selama di taman kanak-kanak. Ini pertama kalinya guru meneleponnya karena sesuatu yang serius.

Dengan cemas, Amanda buru-buru menuju kantor sekolah. Begitu masuk, dia langsung melihat Adele berdiri di pojok ruangan sambil menangis. Wajahnya merah padam, tubuh mungilnya gemetar hebat.

Di sisi lain ruangan, Arga berdiri dengan wajah dingin tanpa ekspresi. Di sampingnya, ada seorang gadis kecil dan seorang wanita bertubuh ramping. Hanya dengan satu pandangan, Amanda langsung mengenali wanita itu adalah Helen, cinta pertama Arga.

Wanita itu berdiri sangat dekat dengan Arga dan menggandeng lengannya dengan mesra. Mereka tampak serasi seperti pasangan suami istri. Anak kecil di sisi Arga ini adalah anak Helen.

Baru saja Amanda masuk, dia melihat anak itu memeluk lengan Arga sambil menangis keras, "Papa Arga, dia jahat! Dia ganggu aku!"

Mendengar panggilan "Papa Arga", mata Adele langsung membelalak tak percaya. Arga tidak pernah mengizinkannya memanggil "Papa".

Semua guru di taman kanak-kanak juga mengira Adele berasal dari keluarga ibu tunggal. Namun sekarang, ada anak lain yang bisa memanggil Arga sebagai papa terang-terangan. Yang lebih menyakitkan lagi, Arga memeluk Fiona dengan sangat lembut dan membisikkan kalimat penuh kasih, "Fiona jangan takut, Papa akan melindungimu."

Raut wajah yang lembut, mata yang penuh cinta ... semua itu tak pernah Adele rasakan.

Namun ketika tatapan Arga berpindah ke Adele, seketika sorot matanya menjadi sedingin es. "Siapa yang ngajarin kamu main tangan sama teman sekolah? Nggak sopan sama sekali. Cepat minta maaf ke Fiona!"

Adele gemetar ketakutan dan menangis sambil berkata dengan suara parau, "Tapi ... dia yang duluan merobek mainanku."

Di atas meja kantor, tampak boneka kelinci kecil yang rusak. Mainan itu dibawa pulang Arga semalam dalam keadaan mabuk, lalu diberikan kepada Adele. Adele sangat bahagia malam itu. Dia memeluk boneka itu tidur sepanjang malam, bahkan enggan melepaskannya saat berangkat sekolah.

Namun sekarang, Fiona malah berteriak marah, "Mainan apa milikmu?! Itu jelas-jelas mainan yang dibelikan Papa Arga untukku! Kamu pencuri! Pencuri mainan!"

Kata "pencuri" terlalu berat untuk anak berusia lima tahun. Mata Adele langsung memerah, tangannya mencengkeram ujung bajunya erat-erat. "Aku bukan pencuri ...."

Adele menoleh dengan panik ke arah Arga, berharap pria itu mau membelanya. Namun, Arga hanya mengalihkan pandangannya dengan dingin.

Helen kemudian angkat bicara, "Kemarin Arga memang membelikan beberapa mainan untuk Fiona, tapi Fiona nggak suka boneka kelinci, jadi Arga membawanya kembali. Mungkin saja Adele kebetulan membeli boneka yang sama."

Mendengar hal itu, kesedihan di mata Adele semakin dalam. Ternyata, mainan yang begitu dia sayangi hanyalah barang buangan milik orang lain. Meski demikian, itu tetaplah satu-satunya hadiah dari papanya.

Adele masih berkata lirih, "Tapi itu Papa yang kasih ke aku ...."

Arga mengernyit mendengar itu. Dia menghindari tatapan Adele, lalu berkata dingin, "Lalu kenapa? Cuma mainan murahan. Kamu tetap salah karena memukul orang. Minta maaf."

Setelah itu, dia menoleh tajam pada Amanda. "Ini hasil didikanmu? Anakmu nggak menyesal setelah memukul teman. Ibu macam apa kamu ini?"

Dada Amanda terasa perih. Dia hendak menjawab, tetapi Adele lebih dulu menarik bajunya.

Dengan mata memerah, suaranya terdengar tergesa-gesa, "Itu bukan salah Mama! Mama adalah mama terbaik di seluruh dunia!"

Lalu sambil menangis, dia menengadah dan tersenyum kecil ke arah Amanda. "Nggak apa-apa, Mama. Aku bisa minta maaf."

Adele tahu, kalau hari ini dia tidak meminta maaf, Arga tidak akan membiarkan mereka pergi dengan tenang. Ibunya juga pasti akan ikut disalahkan. Dia tidak ingin ibunya diperlakukan tidak adil.

Dengan hati penuh luka, Adele menatap Arga lalu membungkukkan badan, "Maafkan aku, Paman Arga."

Suaranya kecil dan lirih, tetapi setiap katanya seolah-olah menancap ke dalam hati Amanda. Dengan mata penuh kesedihan, Amanda menatap putrinya.

Lalu Adele melanjutkan, "Maaf, Fiona."

"Maaf, Bibi Helen."

Setelah berkata demikian, Adele menggenggam tangan Amanda, lalu berbalik dan pergi.

Melihat sikap Adele yang tidak seperti biasanya, gurunya sempat tertegun, lalu mengambil boneka kelinci di atas meja dan mengejarnya. "Adele, kamu lupa mainanmu."

Adele menghentikan langkahnya dan menoleh sekilas ke arah boneka itu. Akhirnya dengan mata berkaca-kaca, dia berkata pelan, "Aku nggak mau lagi."

Amanda menatap putrinya dengan ekspresi tak percaya. Arga pun terdiam di ambang pintu, tidak tahu harus bagaimana bereaksi.

Hidung Amanda mulai terasa perih menahan gejolak di dadanya.

Arga .... Kamu masih punya dua kesempatan lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cahaya Pelangi dari Surga
8.0
Penderitaan Rubby akibat kekejaman ibu tirinya mulai terobati sejak kehadiran Rain, sahabat setia yang mencintainya dengan tulus. Namun, saat perasaan mereka mulai berkembang, Rubby justru dipaksa menikahi Halilintar yang berniat buruk padanya. Di tengah ancaman tersebut, pesona Halilintar tetap berhasil memikat hati Rubby. Kini ia terjebak dilema besar, harus memilih antara kesetiaan Rain atau daya tarik Halilintar untuk sisa hidupnya.
Sampul Novel Cool vs Cold
8.4
Hidup Avril berubah total sejak kehadiran Jay yang tiba-tiba. Sosok pria itu perlahan membangkitkan kembali emosi yang sekian lama ia kubur dalam-dalam. Lewat ketulusan dan kasih sayang yang nyata, Jay mampu meruntuhkan pertahanan dingin di hati Avril. Momen ini menyadarkan Avril bahwa menerima cinta sejati menuntut keberanian besar untuk melangkah. Sebuah kisah hangat tentang bagaimana ketulusan mampu mencairkan kebekuan jiwa yang paling rapat.
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek
8.5
Viona sengaja menyamar jadi perempuan berwajah buruk dan tidur dengan Daniel, paman tunangannya, demi membatalkan pernikahan dengan pria yang berselingkuh. Namun, setelah malam itu, Daniel yang sangat disegani justru enggan melepaskan Viona. Meski diterpa berbagai gosip miring tentang hubungan mereka, Daniel tetap menunjukkan kesetiaannya. Pria terpandang itu bahkan tak ragu berlutut untuk memakaikan sepatu Viona demi memperoleh kecupan manis dari sang istri.
Sampul Novel Since I Found You
8.5
Bagi Juan Keegan, cinta bukanlah takdir melainkan sebuah pilihan. Namun, asmaranya dengan Kirana Wakely kini terancam runtuh akibat restu keluarga yang terhalang dan kemunculan Dahlia Risma. Di satu sisi, Kirana berjuang keras menjaga Juan yang sangat berarti baginya. Di sisi lain, Dahlia merasa kehadiran Juan telah mengisi hatinya. Di tengah kekacauan ini, siapakah yang akhirnya mendampingi Juan? Temukan kelanjutan kisah rumit bagian kedua Trilogy of Love Chaser ini.
Sampul Novel Sugar Baby
9.0
Terdesak biaya kuliah, Vanya terpaksa mendaftar di situs kencan elite sebagai sugar baby. Takdir mempertemukannya dengan Erick, CEO berparas menawan yang tidak lagi memercayai ketulusan cinta. Hubungan mereka awalnya murni didasari kontrak bisnis yang sangat kaku. Namun, daya tarik kuat di antara keduanya tidak dapat dibendung. Kini, kesepakatan profesional itu perlahan beralih menjadi pergulatan emosi penuh risiko yang mengancam hati mereka.
Sampul Novel Sweet Divorce
9.3
Pravara Pranatha tak pernah mencintai Pandu Laksamana selama lima tahun pernikahan mereka, dan ia yakin suaminya pun demikian. Namun, saat ibu mertuanya meminta mereka bercerai, Pandu justru menolak keras. Prava sangat terkejut ketika suaminya tiba-tiba mengajak memperbaiki hubungan yang retak. Di tengah rasa muak yang mendalam, Prava mempertanyakan motif di balik perubahan sikap Pandu yang mendadak setelah sekian lama mengabaikan dirinya.