APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Keabadian yang Tertunda Dendam

Keabadian yang Tertunda Dendam

Setelah 300 tahun berlatih di bawah Master Sun, si kembar Wulan dan Mulan turun gunung demi mengejar keabadian dan mencari ayah kandung mereka yang ternyata masih hidup. Namun, saat sang ayah ditemukan, rahasia kelam masa lalu justru terkuak. Kini, mereka dihadapkan pada pilihan sulit: membalaskan dendam sang ibu agar bisa meraih keabadian, atau melepaskan ambisi besar tersebut demi menjalani hidup sebagai manusia biasa di dunia fana.
Bab
Bagikan

Bab 3

Wulan melepas respirator dari hidung Lanlan agar dia bisa leluasa bergerak. Dia membiarkan Mulan bernapas tanpa respirator, supaya dia bisa beradaptasi dengan bernapas seperti biasa.

"Bagaimana, Lan? apa kamu sudah bisa bernapas normal?" tanya Wulan dengan lembut.

Mulan mengangguk dan berkata, "Kakak, aku mau minum. Tenggorokanku rasanya kering." 

Wulan melihat sekitarnya tapi tidak menemukan minum. Ketika dia akan keluar untuk minta air minum pada perawat tadi, Dokter Chen dan dua asistennya masuk bersama perawat tadi.

Dia tidak menghiraukan Dokter Chen, tetapi berkata pada perawat itu, "Kakak, bisa tolong carikan air minum untuk adikku?" 

"Oh ba..baik, Nona. Tunggu sebentar !" jawab perawat itu gelagapan. Dia masih trauma membayangkan kemarahan Wulan tadi.

Perawat itu bergegas lari keluar untuk mencari air minum.

Baru saat itulah Wulan menyapa Dokter Chen dengan hormat. "Maaf Dokter Chen, karena saya telah bersikap tidak sopan tadi karena panik. Sekaligus saya ingin berterima kasih pada Dokter Chen karena memberikan saya waktu untuk memeriksa adik saya." Wulan menundukkan kepalanya untuk memberi hormat kepada Dokter Chen.

Dokter Chen tersenyum mendengar ucapan . Dia juga berkata, "Tidak apa - apa Nona. Saya bisa memaklumi keadaan anda. Tapi boleh kami memeriksa kondisi adik nona nanti untuk memastikan kesembuhannya? Saya minta maaf, itu prosedur yang harus kami jalankan."

Wulan langsung menjawab, "Tentu saja Dokter Chen, saya juga ingin memastikan apa ada yang terlewatkan dari pemeriksaan saya, meskipun saya yakin kalau adik saya sudah sembuh."

"Ha ha ha Nona ini hanya terlalu merendah saja…" ucap Dokter Chen setelah tertawa keras.

Percakapan itu terhenti karena perawat sudah membawakan sebotol air mineral dan gelas untuk Mulan.

Sementara perawat itu melayani Mulan, Dokter Chen menggunakan kesempatan untuk bertanya pada Wulan."Maaf Nona kalau saya lancang.Tapi saya lihat dari luar tadi, apa anda menggunakan teknik akupunktur Sembilan Jarum Surgawi yang legendaris untuk mengobati adik nona?"

Wulan langsung menatap mata Dokter Chen, Dia balik bertanya, "Oh ternyata Dokter Chen juga mengenal teknik itu? Apa teknik itu bagus? " 

Dokter Chen berbinar - binar matanya setelah Wulan mengkonfirmasi tebakannya. " Terima kasih Dewa…Akhirnya saya bisa mendapat kesempatan untuk menyaksikan versi lengkap teknik Sembilan Jarum Surgawi itu!"

Wulan mengerutkan alisnya ketika mendengar kata - kata yang diucapkan Dokter Chen. Karena penasaran, dia bertanya pada Dokter Chen, "Maaf Dokter, apa maksud anda dengan berkata versi lengkap teknik itu? Setahu saya tekniknya hanya satu macam tadi saja," 

"Heeh..20 tahun lalu saya bertemu dengan seorang petapa tua di gunung. Karena saya pernah memberinya makanan pada waktu itu, sebagai balasan dia mengajarkan teknik Sembilan Jarum Surgawi kepada saya. Tetapi petapa itu hanya mengajarkan enam jarum saja. Dia berkata pada saya, kalau saya berjodoh saya akan bisa mempelajari tiga jarum terakhir. Setelah 20 tahun, akhirnya petapa tua itu benar - benar menepati janjinya," ucap Dokter Chen seraya mengenang kejadian itu.

"Tunggu dulu! Apa yang Dokter Chen maksud seorang petapa tua berjenggot putih dan memakai pakaian berwarna biru penuh tambalan?" tanya Wulan bersemangat.

"Hah? Iya, iya betul. Dia memakai pakaian dengan tambalan di mana - mana. Apa anda pernah bertemu dengannya?" jawab Dokter Chen tidak kalah senang.

Dia membayangkan akan bertemu dengan petapa itu lagi. Jadi dia sangat antusias.

Mendengar jawaban Dokter Chen, wajah Wulan berubah menjadi sedih dan pandangannya kosong. Dia baru sadar ketika Dokter Chen memanggilnya beberapa kali.

"Nona, Nona…! Anda kenapa? Apa anda baik - baik saja?" tanya Chen Sui dengan ekspresi wajah cemas.

"Hah? Oh tidak apa - apa. Saya hanya mengenang masa lalu saya," ucap Wulan.

Karena Chen Sui tidak menjawab, Wulan melanjutkan percakapan mereka.

"Petapa tua itu adalah Bai Sun namanya, Dia adalah Guru kami. 20 tahun yang lalu dia yang membesarkan kami," lanjut Wulan sambil mengingat masa lalunya bersama gurunya.

"Apakah kalian adalah murid petapa tua itu? Tidak heran.." Informasi yang dikatakan Wulan membuat Chen Sui terkejut sekaligus kagum.

Saat ini Chen Sui teringat sesuatu. Dia bertanya pada Wulan. "Hmm..begini Nona. Saya ingin minta tolong pada anda, kalau anda tidak merasa keberatan."

Wulan tersenyum dan berkata,"Saya tidak tahu apa yang Dokter butuhkan. Selama saya mampu, saya bersedia memberi bantuan." ujarnya.

Mendengar kata - kata yang diucapkan Wulan, Chen Sui ikut lega kalau Wulan mau membantunya. Selama ini dia sudah putus asa untuk mengobati pasien ini.

Dia pun mulai bercerita tentang kesulitannya kepada Wulan, sebab dia yakin selama Wulan bersedia membantu, pasien ini akan bisa diselamatkan.

"Begini ceritanya Nona, tiga bulan lalu saya kedatangan pasien yang menderita kanker hati stadium tiga. Saya sudah berusaha mengobati pasien ini dengan segala cara yang saya mampu. Tapi karena keterbatasan kemampuan saya sehingga sampai sekarang pasien tersebut masih koma." Dokter Chen menggelengkan kepala karena tak berdaya.

"Oh memangnya separah itu penyakitnya?" tanya Wulan terkejut.

"Itulah yang saya ingin minta bantuan anda untuk memeriksanya. Jangan khawatir soal biayanya, Nona. Tuan Ye tidak peduli soal uang selama ayah beliau bisa disembuhkan!" ujar Chen Sui sambil tersenyum simpul.

"Siapa namanya? Coba Dokter ulangi siapa nama pasien Dokter Chen yang ingin diobati?" tanya Wulan tampak bersemangat.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Aku dan Cinta Pertamanya
9.2
Saat hamil sembilan bulan, seorang wanita disandera di atap gedung. Di kehidupan lalu, ia memohon suaminya yang merupakan kepala penyelamat untuk datang. Meski selamat, cinta pertama suaminya tewas terbakar, memicu dendam sang suami yang tega menusuknya dan bayi mereka hingga tewas saat melahirkan. Begitu terbangun kembali di hari penyanderaan maut tersebut, ia memilih tidak memohon bantuan lagi. Kali ini, ia membiarkan suaminya pergi menyelamatkan cinta pertamanya tanpa menahan mereka.
Sampul Novel Collateral Fate
9.5
Dalam misi penyelamatan berisiko tinggi, Letnan Arya Pradipta dari pasukan khusus berjuang membebaskan Alana Weston, relawan yang ditawan teroris internasional. Namun, situasi berubah mencekam saat keduanya terjebak di wilayah musuh yang mematikan. Di tengah pelarian yang mengancam nyawa, Arya menyadari bahwa penculikan Alana bukanlah kriminalitas biasa, melainkan bagian dari konspirasi politik skala besar yang kini mengincar keselamatan mereka.
Sampul Novel Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
8.2
Gian selalu dirundung oleh keluarga dan teman-temannya. Hanya Alicia yang setia menemani, walau itu membuat Gian makin diintimidasi. Nasibnya berubah usai menolong seekor kucing, di mana ia mendapat kekuatan elektrokinesis dari sosok misterius lewat mimpi. Dipandu mentor berwujud tikus putih, Gian pun memulai misi balas dendam. Namun, saat dirinya dicap sebagai monster dan Alicia mulai menjauh, mampukah Gian memenangkan pertempuran ini?
Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince
8.6
Seorang pembunuh bayaran terlahir kembali sebagai Athea Dominic, putri bangsawan klan Api yang dibenci. Usai tewas tragis akibat mencintai Pangeran Alexander di masa lalu, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam atas pembantaian keluarganya. Athea lalu bersekutu dengan Azrael, sosok misterius yang merupakan Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang merebut takhta dari pangeran kejam itu demi menuntut keadilan bagi klan mereka.
Sampul Novel Ibu Tiri yang Buta Hati
9.1
Kiara kehilangan satu mata demi melindungi ayahnya, Ditya Danaraja, dari serangan perampok yang menewaskan ibunya. Sejak itu, sang ayah yang bipolar melindunginya secara ekstrem dari siapa pun yang mengusik Kiara. Setelah menjalani operasi pemulihan mata di luar negeri, Kiara pulang untuk menyambut pernikahan baru ayahnya. Namun, ibu tiri yang diklaim lembut justru menculik Kiara ke pabrik kosong. Menuduhnya ingin merebut suami orang dan mencuri perhiasan mendiang istri pertama, sang ibu tiri kini mengancam akan mengulitinya hidup-hidup.
Sampul Novel Mantan Kesayangan Menjadi Ratu Mafia
8.3
Dante Adiwangsa pernah menyelamatkan nyawaku, tetapi sepuluh tahun berlalu, dia justru berkhianat demi aliansi kriminal. Dia membiarkan tunangannya merendahkanku di tengah ancaman maut yang mengintai. Sadar diri ini hanya dianggap pajangan, rasa cintaku pun sirna. Pada hari perayaannya, aku memilih melarikan diri dari sangkar emasnya. Sebuah jet pribadi kini membawaku pulang ke pelukan ayah kandungku, sosok yang ternyata merupakan musuh bebuyutan dari sang bos mafia tersebut.