APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kau Tak Pernah Mencintaiku

Kau Tak Pernah Mencintaiku

Pernikahan Aurora dengan Leandro, seorang pengusaha sawit kaya raya, terasa hampa tanpa cinta. Di balik kemewahan hidupnya, Aurora harus menahan siksaan dari ibu mertua yang dominan serta kekejaman adik iparnya, tanpa pernah dibela oleh sang suami. Kepedihan ini kian mendalam saat kakak kandungnya sendiri, Ravela, datang dan merayu Leandro. Jiwa Aurora benar-benar hancur ketika ia memergoki Ravela keluar dari kamar suaminya di suatu malam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah malam itu, ketika Ravela memasuki kamar tanpa diundang dan melontarkan ancaman yang membekas dalam hati Aurora, segala sesuatu di rumah itu mulai berubah menjadi medan pertempuran yang sunyi namun membakar.

Pagi hari di kediaman keluarga Mahesa biasanya dimulai dengan hiruk-pikuk pelayanan dan perintah dari Ny. Diah, ibu mertuanya. Tapi kini, setiap gerak-gerik Aurora selalu diawasi dengan tatapan penuh curiga dan sindiran yang terselubung.

"Sudah makan, Nak? Jangan sampai tubuhmu lemas karena terlalu banyak berpikir," ucap Nadira, adik ipar Aurora, dengan senyum penuh kepura-puraan saat mereka bertemu di ruang makan. Kata-katanya seperti jarum yang menyakitkan, membuat Aurora berusaha menelan rasa sakitnya tanpa suara.

Namun di balik semua ini, Aurora bertekad untuk tidak menyerah. Ia tahu, Ravela bukan hanya datang untuk merusak pernikahannya. Ada sesuatu yang lebih gelap, sesuatu yang tersembunyi di balik senyum manis kakaknya itu.

Suatu sore, ketika hujan rintik mulai turun dan udara terasa dingin, Aurora memutuskan untuk berjalan-jalan sendirian ke kebun kelapa sawit yang membentang luas di belakang rumah. Ia ingin mencari ketenangan, melepaskan beban yang selama ini menyesakkan dadanya.

Langkahnya berat, namun hatinya penuh tekad. Di tengah kebun yang hijau dan sepi itu, ia merasa seperti hanya ada dia dan angin yang berbisik.

Tiba-tiba, dari balik deretan pohon, sosok Leandro muncul. Wajahnya terlihat lelah, mata yang dulu penuh semangat kini memancarkan kelelahan dan keraguan.

"Aurora," suara Leandro pelan, sedikit terputus. "Kita harus bicara."

Aurora menatapnya tanpa berkata, menunggu kata-kata yang akan datang.

Leandro menghela napas panjang. "Aku... aku tidak tahu harus mulai dari mana. Semua ini... aku merasa terjebak."

Aurora menatapnya dengan harap. "Terjebak? Karena apa?"

Leandro memandang jauh ke arah kebun, menghindari tatapannya. "Karena ada Ravela. Dia... dia bukan hanya sekadar kakakmu. Dia punya rencana sendiri, dan aku takut aku sudah terlalu jauh terlibat."

Aurora tercengang. "Apa maksudmu? Rencana apa?"

Leandro menggeleng pelan. "Aku tidak bisa jelaskan sekarang. Tapi aku ingin kau tahu, aku tidak pernah berniat menyakitimu."

Kalimat itu menggantung di udara, tapi Aurora merasakan getirnya. Kata-kata itu seperti gula yang pahit.

Malamnya, Aurora kembali ke ruang keluarga. Suara tawa dan obrolan hangat seharusnya mengisi ruangan itu, tapi malam itu penuh dengan ketegangan.

Ny. Diah duduk di kursi utama, matanya tajam seperti elang. Di sebelahnya, Nadira tersenyum penuh kemenangan saat melihat Aurora masuk.

"Aurora, kau masih belum mengerti tempatmu di sini, ya?" suara Ny. Diah dingin, menusuk ke hati. "Ini bukan rumah asal-asalan. Ini rumah keluarga Mahesa. Kau harus belajar untuk menyesuaikan diri."

Aurora membalas dengan kepala tegak, meski hatinya berontak. "Saya tidak bermaksud merepotkan. Saya hanya ingin hidup damai dengan keluarga ini."

Nadira tertawa kecil. "Damai? Kau pikir itu mungkin? Kau hanya penghalang di antara Leandro dan aku."

Aurora merasa darahnya mendidih. Namun ia menahan diri, berusaha tetap tenang.

Hari-hari berlalu dengan kegelisahan yang semakin menguat. Ravela makin sering hadir di rumah, dengan alasan bisnis keluarga dan urusan pribadi Leandro yang misterius. Namun kehadirannya selalu membawa badai.

Suatu pagi, Aurora menemukan sebuah amplop tebal di kamar suaminya. Hatinya berdebar saat membuka surat-surat itu. Di dalamnya, terdapat dokumen dan foto-foto yang menunjukkan bahwa Ravela terlibat dalam pengelolaan kebun sawit keluarga secara diam-diam, bahkan menguasai sebagian saham yang seharusnya milik Leandro.

Lebih mengejutkan lagi, ada catatan yang mengisyaratkan bahwa Ravela punya hubungan gelap dengan salah satu mitra bisnis Leandro yang selama ini dicurigai.

Aurora sadar, selama ini ia bukan hanya berperang dengan ipar dan mertua, tapi juga dengan kakak kandungnya sendiri yang ternyata punya niat tersembunyi untuk mengambil alih segalanya.

Konflik memuncak ketika Aurora berani menghadapi Leandro dengan bukti yang ia temukan.

"Aku tahu semua, Leandro," suara Aurora bergetar tapi penuh keberanian. "Ravela bukan hanya tamu biasa. Dia mengkhianatimu, dan dia mengkhianatiku juga."

Leandro menatapnya dengan mata yang penuh campur aduk. "Aku tahu, Aurora. Aku terluka karena tidak bisa mempercayai orang terdekatku. Tapi aku juga takut kehilanganmu."

Aurora menatapnya tajam. "Kalau kau tidak segera memilih, kau akan kehilangan semuanya."

Leandro terdiam. Keheningan di antara mereka begitu tegang, seperti ujung pedang yang siap menebas.

Di tengah badai konflik itu, Aurora mulai menyadari sesuatu yang lebih penting: dirinya sendiri.

Ia tidak ingin lagi menjadi perempuan yang lemah dan pasrah. Ia ingin berdiri tegak, melawan pengkhianatan, dan mencari kebahagiaan sejati.

Perjalanan itu tidak mudah. Ia harus menghadapi keluarga yang penuh tipu daya, suami yang terombang-ambing antara cinta dan kekuasaan, dan kakak yang menjadi duri dalam dagingnya.

Namun satu hal yang pasti-Aurora tidak akan menyerah.

Aurora menatap cermin, air mata mengalir perlahan. Wajahnya yang teduh kini memancarkan tekad yang kuat.

"Aku akan bertahan. Untuk diriku, untuk anak-anak, dan untuk cinta yang selama ini aku cari," bisiknya pelan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apakah Ini Cinta?
8.4
Menikah dengan Tristan yang super posesif karena sindrom Jacob membuat hidupku terkunci. Setelah memaksa tunanganku pergi dan menuntut pernikahan, Tristan memantauku selama sepuluh tahun dengan gelang pelacak. Meski sangat mengekang, sang miliarder juga melindungi dan memanjakanku tanpa batas dari siapa pun yang menghinaku. Namun, saat aku akhirnya hamil setelah dia membatalkan vasektominya demi mendapatkan hatiku, sebuah tragedi terjadi. Kakaknya menyerbu vila kami, menuduhku berselingkuh berdasarkan bukti palsu, dan memukulku hingga keguguran di hadapan Tristan yang baru tiba.
Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Demi lepas dari jeruji besi, pewaris bebal bernama Ananda Edward menyamar sebagai staf biasa bernama Ananda Iskandar. Sesuai perintah sang ayah, ia wajib mendampingi Erika Adhinata, manajer pintar yang perlahan mengikis kebekuan hatinya. Sayang, romansa Nanda terganjal bayang-bayang masa lalu Erika dengan seorang lelaki hedonis. Sanggupkah Nanda meraih cinta Erika di balik kebohongan identitasnya? Simak liku-liku perjuangan sang pewaris kaya.
Sampul Novel Istri Kontrak CEO Galak!
9.8
Kehidupan ceria Leora Adhisti, putri Prayoga Alexander, hancur setelah bisnis keluarganya di New York bangkrut. Demi membiayai operasi sang ayah, gadis berusia 20 tahun yang ceroboh ini terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Adnan Nicholas. Adnan adalah seorang miliarder tampan, dingin, dan angkuh yang dijuluki Mr. Devil. Di tengah kesulitan hidupnya, mampukah Leora bertahan menghadapi sikap kejam dari suami kontraknya tersebut?
Sampul Novel Kirana, Cinta Sejatiku
9.1
Pernikahan tanpa cinta membuat Sendra Wijayanto merasa hampa hingga menganggap hubungan intim dengan istrinya sebagai rutinitas belaka. Saat cinta sejatinya, Kirana Larasati, kembali dari luar negeri, keduanya langsung menjalin hubungan gelap. Menghadapi sikap sombong Kirana yang menuntutnya mundur, sang istri tidak tinggal diam. Ia justru melemparkan surat cerai dengan dingin dan menantang Kirana untuk membuat Sendra menandatanganinya, menolak untuk kalah dalam perebutan harga diri ini.
Sampul Novel ORINAKA (The Perfect Bodyguard)
9.3
Tiga tahun Naka setia mengawal keluarga konglomerat Anindito Asmoro. Namun, ketenangannya terusik oleh Orin, putri bungsu Anindito yang menjabat CEO tetapi memiliki gaya hidup liar. Akibat insiden tidak sengaja saat Orin mendatangi rumah Naka dalam keadaan mabuk berat, Anindito menuntut tanggung jawab. Demi melindungi kehormatan sang putri, Naka diminta menikahi Orin. Akankah Naka yang berusia lebih muda bersedia? Di balik itu, ada rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard.
Sampul Novel PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY
8.4
Briyan, miliarder berusia 35 tahun, diam-diam memendam hasrat dan perasaan mendalam kepada sekretarisnya, Sessyl. Kendati demikian, asmara sang CEO terhalang rintangan besar karena Sessyl ternyata sudah mempunyai kekasih. Di sela-sela kesibukan pekerjaan yang padat, Briyan terus berupaya keras memikat sang sekretaris. Mampukah sang atasan merebut hati Sessyl dari pacarnya dan memenangkan cintanya dalam jalinan romansa kantor yang rumit ini?