APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel KASIH YANG TAK DIINGINKAN

KASIH YANG TAK DIINGINKAN

Kasih menjalani hidup sebagai anak yang kehadirannya tak pernah diharapkan. Dianggap sebagai kesalahan, ia tumbuh tanpa kehangatan keluarga. Nama indah pemberian ibunya, yang semula diharapkan mampu meluluhkan hati sang suami siri, justru menjadi awal mula kehancuran rumah tangga mereka hingga berujung pada perceraian. Kini, Kasih harus menanggung penderitaan akibat ego orang tuanya, berjuang bertahan hidup tanpa pernah merasakan ketulusan cinta sejak ia dilahirkan.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Cuci sendiri! Kamu bukan bayi, dan aku bukan pembantu," ucapku tegas.

"Tapi itu tugasmu ....!" jawab Ririn tak mau kalah.

"Sudah bagus aku mencuci pakaianmu, apa otakmu sudah tidak bisa dipakai, seperti anggota tubuhmu yang lain?" Ku tatap ia dengan tajam.

"Maksudnya? Kamu sebut aku lumpuh?" Mata Ririn yang besar itu seakan melompat dari tempatnya.

"Bukan aku yang bilang," jawabku santai.

"Tadi, kamu bilang aku tidak bisa menggerakkan tubuhku, apa namanya itu kalau bukan lumpuh?"

"Hanya orang sakit yang nggak bisa bekerja, minimal untuk membersihkan barang pribadi sendiri, masa harus aku juga yang membersihkan? Belum lagi, itu ada warna merah apa? Kamu lagi datang bulan kan? Dosa tahu, apa kamu juga amnesia? Nggak sekalian aku mandiin nanti?"

"Kamu ...." Semakin nyalang ia menatapku, kali ini dibarengi dengan jari telunjuknya yang diarahkan ke wajahku. Walaupun ia harus agak mendongak untuk melakukannya. Posisi kami saat ini saling berhadapan.

"Aku capek, mau mandi dulu, sudah hampir magrib soalnya. Selamat mencuci, Ririn Sayang ...." ucapku selembut mungkin, dan berlalu dari tempat mencuci dengan menahan tawa, karena wajahnya yang menahan marah sangat menggelikan.

Mungkin Ririn sedikit terkejut dengan semua ucapanku. Wajar jika ia merasa begitu, karena selama ini aku diam saja, aku hanya merasa di usiaku yang sekarang hanya ingin lebih menyayangi diri sendiri, karena tak ada yang benar-benar menyayangi apalagi menginginkan kehadiranku di sisi mereka.

Sebenarnya ada Paman Darto yang cukup peduli padaku, sayangnya Paman jarang di rumah, karena harus kerja bisa sampai dua minggu di lokasi tambang tradisional yang agak jauh ke hutan belantara di desa tetangga.

Jika ada paman, Bibi bersikap lebih baik padaku, kebetulan semalam Paman baru sampai dari lokasi, jadi aku sedikit tenang beberapa hari ke depan. Karena Bibi akan banyak membantuku. Walau aku tahu itu terpaksa, aku tetap merasa terbantu, dan bersyukur karenanya.

*****

Hari minggu yang dinanti oleh sebagian besar anak-anak seusiaku, karena tak harus bangun pagi untuk sekolah, nyatanya tidak berlaku untukku.

Lebih baik bagiku tak ada libur sama sekali, setidaknya aku bisa belajar sambil mengistirahatkan tubuhku, yang walaupun tanpa makan yang bergizi apalagi enak, tetap saja bisa tumbuh tinggi dan sehat.

Aku terbiasa bangun jam empat pagi untuk persiapan shalat subuh di Musholah dekat rumah, lalu pulang dari shalat, aku hanya menyimpan mukena dan sajadah, setelah itu mulai membersihkan rumah dan menanak nasi di rice cooker. Setidaknya pekerjaan ini lebih mudah.

Setelah bersih seisi rumah dan halaman, lanjut membantu Bibi menyiapkan sarapan, dan setelah sarapan aku mandi lalu menjaga warung sampai magrib, jika sudah masuk waktu shalat dzuhur dan ashar, aku minta tolong pada Bibi untuk gantian jaga.

Untungnya Bibi tidak pernah protes soal yang satu ini. Karena ia senang aku bisa shalat dan mengaji, memang Bibi dan Paman memasukkan kami bertiga ke Taman Pengajian Quran, sejak aku berusia delapan tahun. Namun yang benar-benar lancar dan sampai sekarang masih terus membacanya hanya aku.

Seperti biasa, Bibi tidak memaksa anaknya untuk selalu belajar, yang penting sudah tahu. Ya, sekedar itu saja, dan aku tak bisa komentar banyak soal itu. Ujung-ujungnya nanti aku juga yang kena marah.

"Kasih, kamu sudah selesai shalat ashar nya kan?" tanya Bibi masuk ke warung kelontong milik Bibi yang mulai sepi pembeli.

"Sudah Bi, kan tadi Bibi gantian jaga sama saya ...." jawabku sedikit heran. Cepat sekali bibi lupa soal ganti jaga itu. Jangan-jangan ketularan amnesianya Ririn lagi.

"Iya, Bibi hanya ingin memastikan saja," jawab Bibi pelan, sedikit kikuk di mataku. Curiga ada sesuatu nih.

"Kenapa Bi? Tumben Bibi ingin memastikan shalatnya saya? Atau Bibi ada maksud lain?" tanyaku nekad.

"Emang nggak boleh Bibi nanya?" Intonasinya sudah mulai meninggi.

"Saya juga hanya bertanya Bi, maaf," ucapku pelan. Dalam hati aku yakin ada sesuatu.

"Iya nggak apa-apa, tapi lain kali jangan diulangi lagi, nggak sopan itu namanya!"

"Baik Bi," Kali ini aku menyerah menebak ada apa. Lebih tepatnya tak perduli lagi maunya Bibi apa. Toh aku nanti juga dipaksa ikuti maunya.

"Nah gitu dong, jadi gini Kasih ... sebenarnya -"

"Ayo Ma, kita sudah siap nih ...." Suara cempreng Ririn terdengar lebih riang dari biasanya.

Perhatianku otomatis teralihkan pada kakak beradik yang kini sudah berdiri di depan warung dengan penampian santai untuk jalan. Saat itu aku baru sadar jika Bibi juga tidak memakai daster, melainkan gamis yang baru dibeli seminggu yang lalu.

"Buruan Ma, nanti tutup restorannya ...." Kali ini suara Kak Risa yang terdengar.

"Kasih, kamu nggak apa-apa kan jaga warung? Bibi nggak bisa ajak kamu pergi, kita nggak akan lama kok, masalahnya kalau ngajak kamu, terus yang jaga warung siapa?"

"Ngapain sih, Ma, pake acara nggak enakan begitu sama Kasih, jaga warung kan memang tugasnya dia!" Ririn bertanya sambil menatapku kesal." Sepertinya dia masih dendam dengan kejadian tadi sore.

Bibi hendak mengatakan sesuatu, namun tak jadi, karena suara di belakang Kak Risa dan Ririn terdengar lebih dulu.

"Kenapa semua berkumpul di sini?" Paman menatap kami semua dengan heran, terutama padaku. "Kasih, kamu belum siap-siap?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu
9.5
Pengorbanan Delia selama sepuluh tahun untuk mantan suaminya berujung sia-sia hingga perceraian menjadi jalan keluar. Tiga bulan setelah berpisah, ia terlahir kembali menjadi sosok mengagumkan: CEO merek terkenal, desainer ternama, sekaligus pemilik tambang sukses. Ketika keluarga sang mantan memohonnya untuk kembali, Delia yang kini dicintai oleh Caius yang sangat berkuasa hanya memandang mereka dengan rendah. Bagi Delia, mereka tak lagi selevel karena kini ia berada jauh di luar jangkauan.
Sampul Novel BECOME YOURS
9.4
Ditinggal menikah membuat Rayya hancur hingga ia mabuk dan tak sengaja masuk ke kamar Lydon Zimmerman, CEO kejam di tempatnya bekerja. Hubungan satu malam itu memaksa mereka menikah tanpa cinta. Bagi Lydon yang belum bisa lepas dari masa lalunya, Rayya hanyalah alat pemuas serta penerus keturunan. Situasi kian pelik saat mantan kekasih Lydon kembali hadir. Kini, Rayya dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam kepedihan atau pergi dengan merelakan anaknya.
Sampul Novel Cinta Itu Luka
8.9
Kehidupan Nur Alia runtuh setelah kehilangan lima calon bayinya. Bukannya dikuatkan, ia malah ditekan dan dituduh mandul oleh sang suami. Kehadiran orang baru yang diharapkan membawa kesembuhan justru menggoreskan kepedihan yang lebih dalam. Di tengah rasa putus asa dan hilangnya kepercayaan pada cinta, sebuah keajaiban besar hadir. Tuhan mempercayakan dua malaikat kecil untuk tumbuh di rahimnya yang selama ini dianggap telah rapuh.
Sampul Novel Di Jual Suamiku
7.9
Bagaimana jadinya jika pernikahan impian yang Anda dambakan justru berubah menjadi realitas yang penuh kerumitan? Novel ini menyoroti perjuangan emosional seorang istri yang harus mengarungi pasang surut kehidupan rumah tangga yang tak terduga. Bukannya meraih kebahagiaan yang dinanti, ia malah terperangkap dalam kondisi sulit yang menguji batas kesabaran serta kesetiaannya di tengah gempuran berbagai konflik yang datang melanda.
Sampul Novel Hasrat Istri Ketiga
8.6
Masa depan Kiara hancur setelah lulus sekolah karena terpaksa menjadi istri ketiga bagi CEO bernama Andra. Meski awalnya hanya mendambakan keturunan, kini Andra menuntut pengabdian penuh dari Kiara. Di tengah gairah yang menyiksa, posisi Mimi sebagai istri pertama merasa terancam. Mimi pun berupaya memisahkan mereka dengan memanfaatkan teman masa lalu Kiara untuk menghasutnya, tepat ketika Andra mengabaikan kebutuhan batin sang istri. Akankah cinta mereka mampu bertahan?
Sampul Novel Kekasih Bersama: Penghinaan Seorang Istri
9.5
Pernikahanku hancur seketika saat suami membawa selingkuhannya ke rumah. Namun, situasi kian gila ketika ayah mertuaku, Julio James, justru membela wanita itu dengan kemarahan besar. Pertengkaran hebat antara ayah dan anak demi memperebutkan wanita yang sama pun pecah di depanku. Skandal menjijikkan ini langsung meledak jadi berita nasional. Kini, aku terjebak sebagai istri sah yang dikasihani sekaligus dipermalukan di hadapan publik akibat drama gila keluarga konglomerat ini.