APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kamu Menidurinya

Kamu Menidurinya

Kepercayaan Alia hancur total setelah memergoki Fahmi berselingkuh dengan seorang psikiater, Misella. Dipenuhi amarah, Alia melabrak keduanya demi menuntut penjelasan atas pengkhianatan tersebut. Fahmi bersikeras bahwa hubungan mereka hanyalah kesalahpahaman tanpa kontak fisik. Namun, Alia telah mengetahui kebenaran pahit di balik pertemuan rutin mereka. Baginya, perselingkuhan adalah pilihan sadar yang tidak bisa dimaafkan begitu saja.
Bab
Bagikan

Bab 1

Langit mendadak berubah kelabu.

Langit pasti akan menangis.

“Ah, hujan akan datang, ya?” guman Alia sembari melihat langit dari jendela kamar tidur lalu mendengar suara mobil masuk ke garasi. Wanita itu hanya mematung berdiri di jendala melihat sang suami baru saja keluar dari mobil. Tidak ada pancaran kebahagian dari raut wajahnya ketika suami pulang bekerja. Hanya terdengar suara helaan napas. “Mungkin ini waktu yang tepat untuk bertanya padanya,” batin Alia gundah.

Fahmi sebagai suami Alia tersenyum sumringah setelah membuka pintu kamar, melangkah lambat, dan mendekati istrinya, melingkarkan tangan di perut ramping Alia. “Hei sayang. Aku pulang,” bisiknya tepat di telinga Alia. “Aku merindukanmu. Jadi pulang lebih awal,” imbuhnya sembari mencium leher Alia.

Alia tak menanggapi ucapan Fahmi. Dia menunduk melihat tangan Fahmi yang bergerak agresif di perutnya. Perut Alia mulai melilit nyeri, bersama dengan perasaan gelisah, bimbang, dan takut pikiran negatif itu benar-benar sesuai dugaan. Rasanya semakin tak nyaman. Apa mungkin Alia belum sanggup mengajukan pertanya pada Fahmi?

“Sayang. Kok diam, sih?” tanya Fahmi dibuat heran. “Apa kamu tak senang aku pulang cepat?”

Memang, Fahmi setiap hari pulang telat dan baru pertama kali dia pulang bekerja lebih awal.

Alia melepaskan tangan Fahmi yang melingkar di perutnya. Dia membalikkan badan, menghadap Fahmi.  Alia terpaku di tempat, membeku tak bergerak, mengerjabkan sepasang matanya sekali. “Apa benar kamu selingkuh, Mas?” Pertanyaan yang sejak kemarin Alia tahan akhirnya terlontar juga.

Fahmi  membuka mata lebar-lebar sehingga bola matanya terlihat besar. Tentu saja, Fahmi sangat terkejut dengan pertanyaan Alia yang secara tiba-tiba. “Sweetheart, kenapa kamu bertanya seperti itu?” Fahmi bertanya balik untuk menutupi rasa keterkejutan.

Reaksi Fahmi tercengang.

“Sekarang katakan padaku dengan sejujur-jujurnya,” perintah Alia.

“Alia ... dengarkan aku! A-ku sama sekali tidak ....”

“Stop! Jangan berusaha untuk membohongiku,” potong Alia.

“Aku nggak bohong!”

“Oh ya?!” Alia mengambil ponselnya dengan cepat. “Liat! Jelaskan Ini foto apa, Mas?!” Alia menyodorkan ponselnya dengan kasar.

Fahmi mengusap wajahnya dengan kasar, matanya sudah panik sejak tadi. “Ini ... ini tidak seperti yang kamu liat,” elak Fahmi menunduk kepala, tak berani menatap mata Alia.

Alia tersenyum sinis.  “Kamu masih mengelak?”

Kepala Fahmi terangkat, memberanikan diri menatap wajah Alia yang sudah memerah. “Ini semua nggak benar, Alia. Aku bisa menjelaskan ... dengarkan aku dulu.”

Alia tidak tahan mendengar kebohongan Fahmi, tangannya menarik paksa kerah kemeja Fahmi dan memandang wajahnya secara dekat dengan tatapan begitu tajam. “You fucked her?” tanya Alia dengan nada penuh penekanan. “Kamu menidurinya?” ulang Alia.

Fahmi melototkan mata setelah mendengar pertanyaan Alia. “What? Fucked her?” Lelaki itu menggeleng. “Aku sama sekali tidak menidurinya!”

“Really?!” Senyuman sinis dari Alia membuat Fahmi mengangguk ragu.

Alia tertawa pelan suaminya terus berbohong. Tidak habis pikir dengan kelakuan suaminya.

“APA SIH KURANGNYA AKU HAH?! SAMPAI KAMU MENDUAKANKU DENGAN WANITA LAIN!”

Suara Alia semakin meninggi. Melampiaskan segala perasaan saat itu juga.

Fahmi menepis tangan Alia dengan kasar. “Kita bisa membicarakan ini dengan baik-baik. Tak perlu berteriak seperti itu,” pinta Fahmi.

“Okay. Fine.” Alia menurut. Menyilangkan kedua tangannya di bawah dada. Alia sedang berada dipuncak emosinya. Dia mengatur napas untuk berusaha tenang.

Hening beberapa saat.

“Ini yang pertama. Kalau memang iya kamu berselingkuh, akan aku berikan kesempatan kedua.” Suara Alia tidak setinggi tadi, sekarang lebih terdengar serak, menahan tangis. Sangat berat untuk mengatakan, lebih tepatnya takut dengan jawaban dari lelaki yang dia cintai selama ini. Lelaki yang belum lama menikahi dirinya, pernikahan baru berjalan tiga bulan.

Hati Fahmi mulai lunak. Ada perasaan bersalah pada Alia. “I'm so sorry, Alia.”

Permintaan maaf yang tidak ada artinya bagi Alia.

“Aku hanya butuh jawaban jujur dan pasti, Mas!” desak Alia. “Tidak membutuhkan permintaan maaf darimu.”

Beberapa menit kemudian Fahmi membuka mulut. “Aku memang berselingkuh,” jawab Fahmi dengan jujur. Menunduk kepala secara perlahan, memainkan jemarinya. “Tapi aku sama sekali tidak menidurinya, Li. Percayalah.”

Perselingkuhan satu bulan ini terjaga kerahasiaan, akhirnya terbongkar. Seperti kata, 'sepandai pandainya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga, serapih apapun bangkai ditutupi tetap saja bau busuk akan menyebar kemana-mana, dan begitupun kebenaran akan muncul ke permukaan dengan jalan yang terdengar sama sekali tidak terduga.'

Untuk sepersekian detik di sana, Alia bungkam. Mata terasa begitu panas setelah mendengar jawaban Fahmi. Wanita itu membukam mulutnya dengan sekuat tenaga agar tidak menangis, tetapi tetap saja dia menangis dengan bersamaan air hujan yang mulai turun.

Keduanya bungkam seribu bahasa, telinga mereka sama-sama mendengar rintik yang mengetuk di luar jendela disusul luapan hujan yang turun dengan deras.

Benar bukan?

Langitnya benar-benar menangis.

“Aku minta maaf, Alia,” ungkap Fahmi dengan rasa bersalah. “Aku benar-benar minta maaf padamu.”

“Berhentilah untuk meminta maaf.” Permintaan maaf tidak akan menyembuhkan luka hati Alia. “Kenapa kamu melakukan itu?”

Alia berusaha mengendalikan diri walaupun susah untuk menghirup oksigen, dan menahan tangis agar tidak pecah. Dia tahu suaminya berselingkuh setelah mendapatkan pesan dari orang misterius. Ternyata benar, terjawab sudah. “Kenapa kamu menduakanku?”

Fahmi  menggeleng. Tidak bisa menjawab pertanyaan Alia. “Aku sayang kamu, Li. Aku tidak akan mengulangi lagi. Sungguh!”

Membela diri setelah hal bodoh dilakukan. Tampaknya Fahmi ingin memeluk Alia, tapi diurungkan. Mungkin lelaki itu merasa tak pantas setelah apa yang dilakukan kepada istrinya.

Sial! Benar-benar sialan!

Hati Alia mulai meradang. Pengakuan itu membuat hatinya terluka. Selama ini Alia menaruh kepercayaan suaminya, namun dikhianati.

Tidak ada penjelasan detail dari Fahmi. Alia memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan. Dia memutar badannya ‘tuk menatap hujan yang turun. Menggigit bibir bawah sembari menahan amarah, kesedihan, dan rasa sesak di dada. Bulir-bulir nestapa langit tampak benar-benar menumpahkan segala keluh kesahnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cemburu yang Tak Pernah Reda
9.7
Demi keluarga, Alisha Mariska yang berusia 31 tahun menerima perjodohan, namun ia malah terjebak skandal karena suaminya ternyata sudah beristri. Alisha pun melarikan diri dan bekerja menjadi pengasuh anak di kediaman seorang duda dingin yang masih meratapi kepergian mendiang istrinya. Sembari menghadapi misteri masa lalu pria itu, Alisha berjuang memulihkan luka batinnya sendiri dan memahami arti pengorbanan serta keberanian untuk kembali mencintai.
Sampul Novel Cinta Seroja
8.2
Seroja Wijaya, putri petani yang jelita asal tanah Sunda, selalu menolak lamaran banyak pria demi menunda pernikahan. Namun, sang abah akhirnya menjodohkannya dengan juragan sayur dari desa tetangga. Pernikahan itu gagal dan berakhir dengan perceraian yang meninggalkan luka serta kekecewaan bagi Seroja. Di masa sulitnya, ia kembali bertemu Alzidan, sahabat masa kecilnya yang dulu pindah ke kota. Pertemuan tak terduga ini menuntun mereka ke pelaminan dan hidup bahagia bersama.
Sampul Novel Kesetiaanku Dibalas Pengkhianatan
8.4
Sebagai wanita dewasa berumur 30 tahun, aku kerap merasa tidak puas karena suamiku hanya mampu bertahan satu menit di ranjang. Kehadiran seorang montir berotot kekar sempat memicu hasrat terpendamku hingga kami nyaris melampaui batas, meski akhirnya aku menolaknya demi kesetiaan. Namun, pertahanan diriku runtuh saat mengetahui suamiku justru berselingkuh dengan tetangga hamil di seberang rumah. Kenyataan pahit ini mendorongku untuk membalas pengkhianatannya dengan cara yang sama.
Sampul Novel Mermaid For The CEO
9.6
Di puncak popularitasnya, Cassiopeia Moore dihadapkan pada pilihan sulit antara karier dan cinta dari dua pria berpengaruh. Namun, hidup Cassie hancur seketika saat rahasia besarnya terbongkar, hingga ia terlempar ke pelelangan ilegal. Dikhianati hingga terluka dalam, Cassie menerima sebuah tawaran nekat untuk membalas dendam. Akankah ia berhasil bangkit menuntut keadilan dan menemukan cinta sejatinya, atau justru ada rahasia lain yang akan terungkap ke publik?
Sampul Novel Perawan Satu Milyar
9.0
Kehidupan Olivia jungkir balik setelah keluarganya tega menjual kesuciannya pada Arga senilai satu miliar rupiah. Pengusaha dingin itu tak cuma mengincar tubuh Olivia, tapi juga menuntut kendali mutlak atas seluruh aspek hidupnya. Tinggal di apartemen mewah justru membuat Olivia merasa terkurung dalam sangkar emas yang menyesakkan. Di bawah dominasi kuat sang miliarder, ia kini harus berjuang keras demi mempertahankan sisa harga diri dan kebebasannya agar tidak hancur.
Sampul Novel Terjerat Cinta Duda Bucin
9.7
Nisya Kailandra, gadis berusia 26 tahun, harus menerima takdir dinikahkan dengan duda pilihan ayahnya. Seketika ia memikul tanggung jawab baru sebagai istri sekaligus ibu tiri. Walau siap berbakti, Nisya enggan memberikan cintanya. Namun, Ryan Ahmad Salim meyakinkan bahwa pernikahan bukan sekadar asmara, melainkan komitmen untuk selalu melindunginya. Mampukah ketulusan Ryan meluluhkan dinding pertahanan di hati Nisya yang dingin?