APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kado Dari Masa Lalu

Kado Dari Masa Lalu

Di hari ulang tahunnya yang ke-35, kehidupan Declan Montereau yang mapan mendadak gempar. Pebisnis sukses yang selalu skeptis pada komitmen ini dikejutkan oleh kedatangan Elio, balita empat tahun bermata abu-abu yang mengaku sebagai anaknya. Menghadapi kemiripan fisik yang mustahil dibantah, Declan terpaksa menelusuri kembali masa lalunya demi mengungkap identitas wanita yang tega menyembunyikan rahasia besar ini lalu pergi begitu saja.
Bab
Bagikan

Bab 3

Declan duduk termenung di ruang kerjanya, telepon di tangannya masih hangat setelah panggilan misterius yang baru saja diterimanya. Suara pria asing itu masih terngiang di telinganya, penuh ancaman dan teka-teki yang membuat pikirannya kalut.

Elio bermain di ruang tamu dengan mainannya, tanpa tahu badai yang perlahan menyelimuti keluarganya.

Declan menghela napas dalam, mencoba mengumpulkan keberanian. Ia tahu harus mencari jawaban, meski itu berarti membuka pintu-pintu masa lalu yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat.

Hari berikutnya, Declan mulai menggali masa lalunya secara diam-diam.

Ia menghubungi beberapa kenalan lama, termasuk sahabatnya yang lama berpisah, Marco. Marco adalah satu-satunya yang mengetahui masa lalu Declan secara mendalam, bahkan masa kelam yang tak pernah diceritakan kepada siapa pun.

"Marco, aku butuh bantuanmu. Ada sesuatu yang harus kubongkar tentang Lysandra dan anaknya, Elio," ujar Declan saat mereka bertemu di sebuah kafe tersembunyi.

Marco memandang serius. "Kau yakin ingin masuk ke dalam pusaran ini, Declan? Aku tahu Lysandra bukan orang biasa. Ada hal-hal yang mungkin kau tak siap dengar."

Declan mengangguk mantap. "Aku harus tahu kebenarannya."

Marco mulai membuka cerita lama yang selama ini tertutup rapat.

"Lysandra berasal dari keluarga yang penuh rahasia dan kekuasaan. Mereka mengatur segalanya dengan tangan besi, bahkan kehidupan pribadi Lysandra juga dikontrol."

Declan mengernyit. "Jadi, masa lalumu dengannya tidak sesederhana yang kukira?"

Marco menggeleng. "Tidak, jauh dari itu. Ada banyak intrik, perjanjian yang tidak kau ketahui, dan anak itu-Elio-bukan hanya anak biasa."

Declan terdiam, jantungnya berdetak kencang. "Maksudmu?"

"Dia adalah bagian dari perhitungan keluarga Lysandra. Sebuah kunci yang bisa membuka pintu-pintu kekuasaan yang selama ini tersembunyi."

Declan merasa dunia seolah berputar lebih cepat.

Ia tak hanya dihadapkan pada kenyataan bahwa ia memiliki seorang putra, tapi juga pada ancaman yang lebih besar: sebuah rahasia keluarga yang bisa menggoncang hidupnya dan Elio.

Ia pulang dengan kepala penuh pertanyaan dan hati yang tak menentu.

Sementara itu, Elio mulai menunjukkan tanda-tanda kebingungan dan ketakutan yang ia sembunyikan selama ini.

Suatu malam, Declan menemukan Elio menangis pelan di kamarnya.

"Ada apa, Elio?" tanya Declan lembut, duduk di samping tempat tidur anak itu.

Elio mengusap air matanya. "Aku takut, Ayah. Aku takut Mama tidak akan kembali. Aku takut aku tidak punya keluarga."

Declan memeluknya erat. "Aku di sini sekarang. Aku akan jadi ayahmu. Kita akan hadapi semuanya bersama."

Hari-hari berlalu, tapi rahasia dan tekanan dari masa lalu terus menghantui Declan.

Suatu sore, saat Declan kembali dari kerja, ia mendapati sebuah amplop berisi dokumen-dokumen lama tergeletak di meja ruang tamu.

Dokumen itu berisi surat perjanjian rahasia antara Lysandra dan seseorang yang tidak dikenalnya, membahas tentang hak asuh Elio dan sebuah "perjanjian" yang melibatkan uang dan kekuasaan.

Declan merasa marah dan dikhianati. Ia menatap dokumen itu dengan penuh amarah.

Tidak lama setelah itu, seorang wanita misterius muncul di depan rumah Declan.

Wanita itu mengenakan jas hitam dan kacamata gelap, wajahnya sulit dibaca.

"Declan Montereau?" tanyanya dengan suara dingin.

Declan mengangguk waspada. "Siapa Anda?"

"Saya adalah utusan keluarga Lysandra. Kami tahu kau telah mengetahui rahasia kami."

Declan menegakkan badan, menantang. "Apa yang kalian inginkan?"

Wanita itu tersenyum tipis. "Kami ingin kau menyerahkan Elio. Dia adalah masa depan keluarga kami."

Konfrontasi itu menegangkan. Declan tahu ia harus melindungi Elio, tapi ancaman itu nyata.

Ia menutup pintu dengan perlahan, memikirkan langkah berikutnya.

Keesokan harinya, Declan mengajak Elio ke sebuah taman kota yang ramai.

Ia ingin membuat anak itu merasa aman, merasa diterima.

"Elio, ayah ingin kau tahu satu hal," kata Declan sambil menatap mata anaknya. "Tidak peduli apa yang terjadi, aku akan selalu ada untukmu. Aku tidak akan pernah menyerah."

Elio tersenyum kecil, sebuah cahaya harapan yang mulai muncul di wajahnya.

Namun, di balik ketenangan itu, sebuah telepon masuk ke ponsel Declan.

Sebuah suara asing berkata, "Ini baru permulaan, Declan. Kita akan bertemu lagi."

Declan menatap langit senja, penuh tekad sekaligus ketidakpastian.

Rahasia masa lalu, ancaman masa kini, dan tanggung jawab sebagai seorang ayah kini menjadi beban sekaligus kekuatan baginya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Kejam Sang Mantan
9.2
Sepuluh tahun kubangun CiptaKarya, tetapi Baskara mendepakku demi Saskia, anak magang baru, saat kontrak 800 miliar hampir diraih. Di tengah kehamilanku, ia tega bersikap dingin. Mereka tidak sadar bahwa secara hukum, algoritma inti perusahaan ada di tanganku. Aku pun memilih pergi dan menuntut hak penuh atas ciptaanku. Demi membalas pengkhianatan kejam ini, aku mendekati Revan Adriansyah, rival terbesar yang kini menjadi sekutu terakhirku.
Sampul Novel Invisible Rich Man
9.5
Demi mencari ketulusan cinta, Davin yang merupakan pewaris takhta bisnis global rela menyamar menjadi petugas kebersihan. Di Jakarta, takdir mempertemukannya dengan Vania, sosok wanita yang menerimanya tanpa peduli status sosial. Vania pun sukses membuktikan kesetiaannya melalui berbagai ujian dari Davin. Namun, hubungan mereka kini terancam hancur saat keluarga konglomerat Davin datang menentang keras dan mencoba memisahkan keduanya secara paksa.
Sampul Novel ISTRIKU YANG MENGGAIRAHKAN(IYM)
9.2
Isabell Fernandez, model terkenal yang menikah dengan CEO Damian Devardo, kehilangan segalanya akibat rencana jahat ibu mertuanya. Usai dilecehkan dan dihempaskan ke jurang, ia tersadar di New York dalam kondisi amnesia. Demi bertahan hidup, Isabell kini bekerja sebagai penari erotis di sebuah bar kasino. Sementara itu, Damian yang didera keputusasaan terus melacak keberadaannya hingga sang anak buah menemukan wanita yang sangat mirip istrinya. Akankah takdir menyatukan mereka kembali?
Sampul Novel Jaring Kebohongan Suami Miliarderku
9.6
Menjadi istri Kian, miliarder teknologi, aku selalu menjadi penenang baginya. Namun, ia tega mengalihkan dana medis adikku demi kucing selingkuhannya. Saat kecelakaan merenggut nyawa adikku, Kian mengabaikan lukaku demi wanita itu. Saat ingin bercerai, aku baru tahu pernikahan kami palsu. Demi membalas dendam dan menghancurkan Kian, aku menghubungi pria dari masa laluku.
Sampul Novel Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka
9.7
Saat Riko Fosa dan keluarganya bersiap menghalangi Nisa di rumah sakit demi kelahiran anak Erni, Nisa justru memilih tidak hadir. Riko yang mengira istrinya hanya egois karena tidak mau menerima anak tersebut, berniat memaafkannya jika Nisa bersedia meminta maaf. Namun, Riko tidak menyadari bahwa Nisa telah mengambil keputusan besar. Dia mendaftarkan diri ke PBB untuk menjadi dokter lintas batas dan bersiap mencabut kewarganegaraannya, meninggalkan Riko selamanya tanpa ada kesempatan untuk bertemu lagi.
Sampul Novel Patah Hati, Pengkhianatan, dan Balas Dendam Miliaran Dolar
8.7
Usai berjuang keras demi bayi tabung, pengkhianatan Hardian terbongkar lewat video mesra dan pencurian uang perusahaan. Di acara kantor, selingkuhannya, Celine, mengaku hamil hingga memicu insiden yang membuatku keguguran. Hardian justru mengabaikanku demi Celine. Di tengah kehancuran, rival bisnisku, Baskara Prayoga, hadir menyelamatkan. Kini, kami bersekutu secara rahasia untuk merebut kembali segalanya dan menghancurkan para pengkhianat itu.