APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jodoh Pilihan Oma

Jodoh Pilihan Oma

Kehidupan Dion berbalik arah setelah menolong Kayla dari ancaman bahaya bersama Nenek Melati. Kagum akan ketegaran Kayla, sang nenek bertekad menjodohkan mereka. Rencana ini ditentang keras oleh Bu Ratna yang lebih memilih Amara, sosok ambisius pengejar status, untuk Dion. Demi menyingkirkan Kayla, Amara merancang intrik licik untuk membongkar masa lalu kelam sang rival. Kini, Dion harus berjuang menghadapi tekanan keluarga dan konspirasi jahat demi melindungi cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Langit sore mulai berubah kelabu, menandakan hujan akan segera turun. Dion baru saja selesai menghabiskan waktu bersama Nenek Melati, seorang wanita tua yang sangat ia hormati. Bagi Dion, Nenek Melati bukan hanya seorang nenek, tetapi juga seperti ibu kedua yang selalu ada untuknya sejak kecil.

Ketika mereka berdua berjalan menuju mobil, suara gemuruh petir mulai terdengar dari kejauhan. "Dion, kita harus segera pulang. Cuaca buruk seperti ini tidak baik untuk tulang tua nenek," ucap Nenek Melati sambil memegangi lengannya.

Dion tersenyum tipis, membuka payung, dan memayungi neneknya. "Tenang saja, Nek. Kita akan sampai di rumah sebelum hujan deras."

Namun, langkah mereka terhenti saat mendengar suara teriakan dari arah gang kecil di seberang jalan. Suara itu memecah suasana yang sepi, membuat Dion refleks menoleh.

"Lepaskan aku! Jangan sentuh aku!" teriak suara wanita, diiringi suara langkah kaki yang tergesa-gesa.

Nenek Melati langsung memegang tangan Dion erat. "Ada apa itu, Dion? Kamu dengar suara wanita tadi?"

"Ya, Nek. Nenek tunggu di sini. Saya akan lihat."

"Dion, jangan gegabah! Jangan sampai kamu terluka," perintah Nenek Melati dengan nada cemas.

Namun, Dion tidak mendengarkan. Ia segera berlari menuju sumber suara. Ketika ia sampai di gang itu, ia melihat seorang wanita muda yang tampak ketakutan. Wajahnya penuh keringat, rambutnya berantakan, dan pakaiannya sedikit sobek. Ia dikelilingi tiga pria berpenampilan kasar.

"Sudah kubilang, jangan melawan! Kamu tidak punya pilihan," salah satu pria itu berkata dengan nada mengancam.

Wanita itu mundur beberapa langkah, tetapi punggungnya sudah terhimpit tembok. Meski takut, ia berusaha tetap tenang. "Aku tidak akan membiarkan kalian menyakitiku!"

"Lepaskan dia!" suara Dion menggelegar, membuat ketiga pria itu menoleh.

Salah satu dari mereka, pria bertubuh besar dengan tato di lehernya, mengangkat alis. "Dan siapa kamu? Jangan ikut campur urusan orang lain kalau tidak ingin celaka!"

Dion tidak mundur. Dengan tubuh tegap dan mata tajam, ia mendekati mereka. "Kalian sudah cukup membuat keributan. Pergi sekarang, atau aku pastikan kalian tidak akan lolos dari masalah."

Salah satu pria lain yang lebih kecil mendekati Dion dengan seringai. "Berani sekali kamu, anak muda. Lihat siapa yang akan kalah di sini!"

Pria itu menyerang, tetapi Dion lebih cepat. Dengan gerakan sigap, ia menangkap tangan pria itu dan memukulnya hingga tersungkur. Dua pria lainnya maju bersamaan, tetapi Dion tetap mampu melawan mereka. Pertarungan berlangsung sengit, dengan suara pukulan dan teriakan menggema di gang itu.

Wanita yang diserang tadi berdiri di sudut, menyaksikan Dion yang berjuang untuk menyelamatkannya. Dalam hati, ia merasa kagum sekaligus takut. Tidak ada yang pernah berani membela dirinya sebelumnya.

Ketika salah satu pria mencoba melarikan diri, suara sirine polisi terdengar dari jauh. Ketiga pria itu segera kabur, meninggalkan Dion dan wanita tersebut. Dion, yang napasnya mulai tersengal, berbalik dan menghampiri wanita itu.

"Kamu baik-baik saja?" tanya Dion, matanya menatap penuh perhatian.

Wanita itu mengangguk pelan, meski tubuhnya masih gemetar. "Terima kasih... aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika kamu tidak datang."

"Namaku Dion. Kamu?"

"Aku Kayla," jawabnya dengan suara lirih.

Sebelum mereka sempat berbicara lebih jauh, langkah kaki Nenek Melati terdengar mendekat. "Dion! Kamu tidak apa-apa?"

Dion menoleh, memberikan senyuman menenangkan. "Saya baik-baik saja, Nek."

Namun, pandangan Nenek Melati langsung tertuju pada Kayla. "Ya ampun, Nak. Kamu terlihat sangat ketakutan. Apa yang terjadi?"

Kayla hanya bisa menunduk, tak mampu menjawab. Nenek Melati mendekatinya, memegang tangannya dengan lembut. "Kamu aman sekarang. Ayo ikut kami. Kamu bisa tinggal di rumah kami untuk sementara."

Kayla tampak ragu. "Tapi... saya tidak ingin merepotkan."

"Tidak ada yang merepotkan. Kamu butuh tempat aman. Anggap saja ini sebagai tempat istirahat sementara," ujar Nenek Melati dengan senyuman penuh kehangatan.

Dion, meski sedikit bingung dengan keputusan neneknya, tidak membantah. "Ayo, saya akan mengantarmu ke mobil."

Kayla akhirnya mengangguk. Dengan langkah pelan, ia mengikuti Dion dan Nenek Melati. Meski tubuhnya masih lelah dan pikirannya kacau, ada rasa aman yang mulai menyelimuti hatinya.

Di perjalanan menuju rumah, Nenek Melati tidak berhenti berbicara kepada Kayla, mencoba membuatnya merasa nyaman. Sementara itu, Dion duduk di depan, sesekali melirik melalui kaca spion ke arah Kayla. Hatinya mulai dipenuhi rasa ingin tahu. Siapa sebenarnya wanita ini, dan kenapa ia berada dalam situasi berbahaya tadi?

Namun, Dion tidak menyadari bahwa pertemuan ini hanyalah awal dari perjalanan panjang yang akan mengubah hidupnya selamanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati
8.5
Pernikahan transaksi Scarlett hancur saat Devan memilih menyelamatkan wanita lain dalam kecelakaan, membuat Scarlett kehilangan bayinya. Sadar cintanya sia-sia, ia meminta cerai. Tiga bulan kemudian, Scarlett bangkit menjadi wanita sukses di atas panggung. Devan yang menyesal mencoba mengklaimnya kembali sebagai istri di depan publik. Namun, Scarlett dengan dingin menyodorkan surat cerai, membuat sang miliarder yang biasanya tenang kini kehilangan kendali karena enggan melepaskannya.
Sampul Novel Kurelakan Cintaku untuk Adikku
8.3
Terlahir kembali membuat protagonis memilih merelakan Hans untuk adiknya. Belajar dari masa lalu saat suami dan putranya meminta perceraian demi sang adik, ia kini mendaftarkan nama adiknya di formulir pernikahan dan membiarkan mereka pergi ke Kota Barga. Ia sendiri memilih pergi ke Selatan untuk kuliah di Kota Sarna. Di kehidupan baru ini, ia hanya ingin fokus meraih kesuksesan dan hidup mandiri untuk dirinya sendiri tanpa memedulikan percintaan lagi.
Sampul Novel MENUNGGU MANTAN MENJANDA
8.0
Tujuh tahun pernikahan Diana Angelina dengan Reynaldi Yahya hancur setelah rahasia poligami sang suami terbongkar. Di tengah kepedihan itu, Denny Permana datang menawarkan kembali cinta lamanya, tetapi terbentur restu keluarga. Untuk menghindar, Diana nekat berpura-pura pacaran dengan duda tampan, Ivan Sanjaya. Situasi kian pelik ketika mantan adik iparnya, William Yahya, juga mulai mengejar cintanya. Siapakah lelaki yang akan dipilih Diana?
Sampul Novel Not Friend's With Benefit
8.3
Dua tahun lamanya Fernanda menjalani hubungan fisik tanpa status cinta dengan Daniel. Meski Daniel tulus mengasihinya, trauma akibat kegagalan tunangan masa lalu membuat Fernanda menutup rapat hatinya. Di bawah tekanan sosial dan ambisi menyenangkan orang tua, ia terus mengabaikan ketulusan Daniel. Namun, sebuah konflik pelik akhirnya menyadarkan Fernanda akan arti penting pria itu. Ini kisah perjuangan menyembuhkan luka batin demi menemukan cinta sejati.
Sampul Novel Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis
8.9
Setelah bayinya digugurkan secara paksa dan diceraikan begitu saja oleh Sandi, suaminya, hidup Evelin hancur lebur. Di masa-masa sulit tersebut, Dhani datang menawarkan kehangatan sekaligus luka baru. Evelin memang telah bertransformasi menjadi sosok perempuan yang jauh lebih kuat, tetapi rahasia kelam yang disembunyikan di balik pesona Dhani siap mengguncang hidupnya kembali. Sanggupkah ia mengungkap kebenaran itu? Ikuti kisah penuh pengkhianatan dan perjuangan menemukan jati diri.
Sampul Novel PESONA ISTRI YANG TERSAKITI
8.3
Sambil meraba perutnya yang tengah mengandung, Lina memantapkan hati untuk angkat kaki dari kehidupan Dewa Hartono. Impian indahnya runtuh seketika saat memergoki bos DMC Company tersebut tidur tanpa busana bersama wanita lain. Meski jiwanya terguncang, ia mengemasi barang-barangnya dan meletakkan seluruh fasilitas mewah dari sang suami di atas meja. Lina memilih menyudahi statusnya sebagai istri dan pergi selamanya dari rumah megah itu dengan kepedihan yang mendalam.