APKDock Logo
Sampul Novel Jessica, Luka Yang Terpendam

Jessica, Luka Yang Terpendam

9.3 / 10.0
Kehidupan Jessica, agen properti sukses, mendadak terusik saat rekan kerjanya, Moses, membawa calon pembeli bernama Tommy. Sosok tersebut rupanya mantan kekasih Jessica yang kini tengah mencari rumah bersama calon istrinya demi pernikahan yang tinggal enam bulan lagi. Walau sempat bersandiwara tidak saling tahu, Tommy secara mengejutkan mendatangi kediaman Jessica keesokan harinya secara pribadi. Akankah momen ini menyalakan kembali cinta lama mereka, atau malah merusak rencana pernikahan Tommy?

Jessica, Luka Yang Terpendam Bab 1

Jessica sudah menunggu setengah jam di teras rumah yang dipasarkannya. Pagar rumah dibiarkannya terbuka lebar untuk menyambut Moses, rekannya sesama agen properti tetapi beda kantor, yang akan datang bersama klien-kliennya.

Katanya mereka adalah sepasang calon suami istri muda yang sedang mencari-cari rumah untuk ditempati setelah menikah.

Semua pintu di dalam rumah itu sudah dibuka lebar-lebar supaya udara segar bisa keluar-masuk dengan bebas. Pengalaman gadis itu selama lima tahun bekerja sebagai agen properti profesional mengajarkan kepadanya untuk datang setidaknya tiga puluh menit sebelum klien tiba sehingga bisa membenahi keadaan propertinya terlebih dahulu agar lebih sedap dipandang dan memikat hati calon pembeli ataupun penyewa.

Gadis cantik berambut pendek sebahu dan dicat warna coklat itu meraih ponsel di dalam tas kerjanya. Ia lalu menelepon Moses.

Terdengar nada sambung selama dua kali yang kemudian berganti dengan suara seorang laki-laki, “Ya, Jess. Aku lagi on the way ke tempatmu. Klienku menyetir di belakang mobilku, jadi aku nggak bisa ngebut. Mohon sabar menunggu ya, Cantik.”

“Ok, kutunggu. Bye.”

Jessica lalu memutuskan sambungan teleponnya. Begitulah Moses, laki-laki tampan berusia tiga puluh tahun yang sudah dikenalnya sejak terjun ke dunia properti, biasa menggodanya.

Mereka berkenalan ketika sama-sama mengikuti training sebagai agen baru lima tahun yang lalu. Jessica yang waktu itu masih berusia dua puluh dua tahun dan awam dengan dunia real estate banyak dibimbing oleh pemuda itu selama masa training yang berlangsung selama lima hari berturut-turut di sebuah hotel bintang empat.

Moses meskipun sama-sama agen baru seperti gadis itu, namun dia telah berpengalaman sebagai tenaga pemasaran selama tiga tahun di sebuah pengembang properti yang cukup punya nama di kota ini.

Dia pernah menjual puluhan ruko dan rumah tinggal yang dibangun oleh perusahaan tempatnya bekerja. Komisi total puluhan juta di luar gaji pokok telah dinikmatinya selama dua tahun pertama. 

Namun ketika krisis moneter terjadi pada tahun berikutnya, penjualan properti menurun drastis dan perusaahaan tersebut mengalami kesulitan keuangan yang berat.

Moses akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri setelah gaji dan komisinya tidak dibayar selama tiga bulan. Ia meneguhkan tekadnya untuk terjun sebagai agen properti profesional saja yang tidak mendapatkan gaji namun mendapatkan murni enam puluh persen komisi dari properti-properti yang berhasil dipasarkannya.

Keputusannya itu ternyata tepat. Tak sampai setahun kemudian keadaan ekonomi negeri ini membaik dan daya beli masyarakat terhadap properti perlahan-lahan meningkat. Kini penghasilannya berlipat-lipat lebih besar dibandingkan sewaktu bekerja di pengembang properti dulu.

Tiba-tiba sebuah mobil Rush berwarna hitam meluncur masuk melewati pagar rumah yang terbuka lebar dan berhenti di samping mobil Sigra putih milik Jessica yang diparkir di carport.

“Hai, Cantik. Selalu keren seperti biasanya,” sapa laki-laki tampan bertubuh tinggi tegap itu sambil mengacungkan jempolnya. Jessica tersenyum simpul. Ia sudah terbiasa mendengar pujian itu dilontarkan oleh teman baiknya ini.

Pandangannya beralih pada dua orang muda-mudi yang baru turun dari dalam mobil Honda CRV warna silver keluaran terbaru yang diparkir di depan pagar.

Deg! Ulu hatinya tiba-tiba terasa sakit sekali. Dia mengenali pemuda berambut cepak dan berbadan kekar yang menggandeng tangan seorang gadis cantik.

Perempuan itu berdandan agak menor dan mengenakan rok mini yang ehm…memamerkan kaki panjangnya yang putih mulus tak bercela. Klien kesukaan Moses ini, gumam Jessica dalam hati.

“Pak Tommy dan Bu Melani, kenalkan ini teman saya sesama agen properti. Namanya Jessica,” kata Moses memperkenalkan Jessica kepada kedua kliennya.

Jessica tersenyum ramah dan mengulurkan tangannya kepada si klien wanita duluan demi menjaga kesopanan. “Jessica,” ucapnya mantap. “Melani,” balas gadis menor itu mengucapkan namanya. Selanjutnya giliran si klien lelaki yang memperkenalkan diri.

Orang itu menyalami tangan Jessica dengan sorot mata sendu dan sikap agak kikuk yang tidak disadari Melani maupun Moses.

“Tommy,” ujarnya sembari buru-buru melepaskan tangannya.

Tommy Saputra, gumam Jessica dalam hati. Itulah nama lengkapmu. Aku tahu sekali karena kita sudah saling mengenal sejak sama-sama duduk di bangku SMA dan berpacaran hingga aku kuliah semester empat!

Lima tahun kita berdua memadu kasih tapi akhirnya kau tinggalkan aku begitu saja karena ayahku masuk penjara!

“Jess, aku ajak Pak Tommy dan Bu Melani masuk untuk melihat-lihat, ya,” ujar Moses meminta ijin.

Gadis yang tadinya sempat terkenang akan masa lalunya itu mengangguk setuju.

Ia memilih untuk berdiri menunggu di teras seorang diri daripada harus berdekatan dengan Tommy Saputra, laki-laki yang pernah menjadi belahan jiwanya sekaligus menjerumuskannya pada perbuatan dosa yang disesalinya hingga kini!

***

Jessica langsung pulang ke rumahnya begitu berpisah dengan Moses dan dua kliennya di rumah tadi. Kepalanya terasa pening. Dirinya tidak bergairah lagi melakukan apapun juga. Hanya ingin pulang, mandi, dan beristirahat dengan tenang di dalam kamar tidurnya yang nyaman.

“Tumben jam segini sudah pulang, Jess,” sapa Jenny, kakak kandungnya.

“Pusing, Kak.”

“Lho, kenapa? Masuk angin?”

“Nggak. Habis melihat hantu.”

“Hah?! Maksudmu?”

“Hantu yang menghilang tujuh tahun yang lalu.”

“Siapa, sih? Kakak nggak ngerti.”

Jessica menatap dalam-dalam mata wanita yang enam tahun lebih tua darinya itu .

Lalu gadis cantik itu berkata lirih, “Tommy, Kak.”

“Ya, Tuhan!” seru Jenny seraya menutup mulutnya. Nama itu sangat diharamkan di rumah ini semenjak…yah, semenjak kejadian naas tujuh tahun yang lalu.

“Bagaimana kamu bisa bertemu dengannya, Jess? Kalian jadian lagi?”

“Ya nggaklah, Kak. Buat apa? Tujuh tahun yang lalu saja dia sudah meninggalkanku sedemikian rupa, apalagi kalau tahu keadaanku yang sekarang. Mana mau dia?!”

“Lalu bagaimana kalian bisa bertemu kembali?”

Jessica lalu menceritakan pertemuannya tadi dengan mantan kekasihnya. Betapa mereka berdua sama-sama berpura-pura tidak saling mengenal. Dan Tommy ternyata sedang mencari-cari rumah untuk tempat tinggalnya bersama calon istrinya kelak setelah resmi menikah.

“Ini adalah sebuah pertanda, Jess.”

“Pertanda apa, Kak?”

“Bahwa kalian dipertemukan sebelum Tommy menikah…itu untuk memberi kalian berdua kesempatan untuk menyelesaikan persoalan yang belum tuntas di masa lalu.”

“Apanya yang belum tuntas, Kak? Aku sudah kehilangan segalanya. Masa laluku, masa depanku…. Apa lagi yang masih harus diselesaikan?”

“Sebuah permintaan maaf, Jess. Tommy berhutang itu kepadamu.”

“Aku tidak membutuhkannya. Sudah tak ada gunanya lagi!” teriak Jessica seraya berjalan cepat meninggalkan kakaknya.

“Hai, mau kemana, Jes?”

“Mandi, keramas, tidur!”

Jenny menghela napas panjang. Kasihan sekali anak itu, batinnya prihatin. Ya Tuhan, kapankah Jessica bisa memaafkan dirinya sendiri dan membuka lembaran hidup yang baru?

Lanjut Membaca

Daftar Isi Jessica, Luka Yang Terpendam

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Budak Nafsu
7.9
Lepas dari jerat nafsu bejat sang mertua, Ayu kini merajut asa baru bersama Alfons, kekasih sejatinya. Namun, jalan mereka terjal akibat dendam membara dari Maharani. Di tengah kejamnya dunia mafia berseragam yang sarat intrik, kekuatan cinta mereka diuji. Demi melindungi ketulusan rasa yang dimiliki, keduanya harus bertualang ke berbagai penjuru dunia, bertahan hidup dari kejaran musuh yang tak kenal ampun.
Sampul Novel Dive In You
9.2
Maryam dan Alaska menghadapi ujian berat saat cinta tulus mereka terbentur perbedaan keyakinan. Jurang iman yang membentang luas ini menjadi rintangan menyakitkan di antara keduanya. Situasi kian rumit ketika mereka terpaksa menerima rencana perjodohan dari keluarga masing-masing. Walau mencoba pasrah pada garis takdir dan simbol agama masing-masing, perasaan mereka tidak begitu saja padam. Akankah ada celah bagi cinta mereka untuk bersatu kembali di tengah tuntutan bakti dan konflik batin?
Sampul Novel Kekayaanku, Keluarga Benalunya
9.0
Sebagai dokter bedah saraf kaya, aku membiayai suami kaptenku dan keluarganya yang parasit, bahkan melunasi utang 75 miliar mereka. Namun saat liburan mewah ke Monako, suamiku malah memberikan kursi jet pribadiku pada mantan kekasihnya, Dahlia, dan membuangku ke penerbangan berbahaya. Setelah menyaksikan pengkhianatan mereka di ranjangku sendiri di tengah persekongkolan jahat itu, kini saatnya aku membalas dendam dan menghancurkan segalanya.
Sampul Novel Side the Away
9.2
Laura pergi ke New York untuk menyembuhkan luka hatinya, tetapi kemunculan Gino mendadak mengacaukan hidupnya. Walau Gino ingin menghapus masa lalu, Laura bimbang antara rasa lama dan komitmennya pada Mario, pria yang sangat berjasa baginya. Meski telah menerima lamaran Mario, Laura sulit menepis pesona manis Gino. Kini, ia harus memilih antara cinta masa lalu yang perih atau ketulusan Mario menjelang hari pernikahan mereka yang kian dekat.
Sampul Novel Terjerat Cinta Mafia Kakak Beradik
9.5
Savana terpaksa diserahkan sang ibu kepada Luca Zeno demi melunasi utang. Bukannya takut, ia justru terpikat kebaikan Luca yang mengajaknya menikah kontrak dua tahun untuk donor sel telur. Namun, keadaan berantakan saat Savana mengandung. Terungkap bahwa ayah biologis bayi itu adalah adik kandung Luca, Ziv Zeno. Kini, dua bersaudara dari klan mafia tersebut saling bersaing ketat dan ekstrem demi merebut hati serta menguasai Savana sepenuhnya.
Sampul Novel Tidak Ada Ampun untuk Masa Lalu
8.3
Kembali ke masa lalu, Amelia dihadapkan pada penculikan putrinya, Anne, bersama Katrina, mantan pacar Jed Bennett. Saat bahaya mengintai, Jed justru memaksanya mendahulukan Katrina demi alasan remeh. Mengingat kematian tragis Anne di kehidupan terdahulu, Amelia menolak tunduk kali ini. Di tengah kemarahan dan tekanan dari Jed, Amelia mengambil tindakan dingin tak terduga untuk membalas dendam atas segala penderitaan masa lalunya yang kelam.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan