APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jaring Kebohongan Suami Miliarderku

Jaring Kebohongan Suami Miliarderku

Menjadi istri Kian, miliarder teknologi, aku selalu menjadi penenang baginya. Namun, ia tega mengalihkan dana medis adikku demi kucing selingkuhannya. Saat kecelakaan merenggut nyawa adikku, Kian mengabaikan lukaku demi wanita itu. Saat ingin bercerai, aku baru tahu pernikahan kami palsu. Demi membalas dendam dan menghancurkan Kian, aku menghubungi pria dari masa laluku.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sudut Pandang Elara:

Ini menjadi semacam rutinitas yang mengerikan. Kian menghujani Dahlia dengan hadiah-hadiah yang menjadi berita utama, sementara aku memilah-milah barang-barang biasa dari kehidupan singkat Leo.

Dia membelikannya Rolls-Royce yang dicat khusus, dengan warna merah muda yang sama persis dengan lipstik favoritnya. Aku membayar peti mati kayu sederhana Leo dengan kartu kreditku sendiri.

Dia menerbangkan Dahlia dan dua puluh temannya sesama influencer ke sebuah resor pribadi di Bali untuk minggu "pembuatan konten" dadakan. Aku pergi sendirian ke pesisir pantai yang berangin untuk menaburkan abu Leo, guci abu-abu itu terasa dingin dan berat di tanganku.

Pemakamannya berlangsung sederhana, hanya dihadiri oleh segelintir temanku dan perawat Leo. Kian, tentu saja, tidak ada di sana. Dia mengirim karangan bunga yang begitu besar hingga terlihat tidak pantas, sebuah monumen norak untuk rasa bersalahnya yang kusuruh petugas pemakaman membuangnya ke tempat sampah.

Dua hari setelah aku melihat sisa-sisa terakhir adikku menjadi debu dan tersebar di atas ombak, ponselku akhirnya berdering. Itu dia.

"Hei," katanya, suaranya santai, seolah-olah dia menelepon untuk menanyakan apa yang kuinginkan untuk makan malam. "Maaf soal semuanya. Di sini benar-benar kacau."

Ketenangan dingin yang menyelimutiku selama berhari-hari retak. "Kacau?" ulangku, suaraku sangat rendah dan berbahaya. "Leo sudah meninggal, Kian."

Hening sejenak. "Aku tahu, El. Aku turut berduka cita. Aku tadinya mau menelepon, tapi—"

"Tapi kamu terlalu sibuk mendanai surga kucing?" Kata-kataku sedingin es. "Uang itu, Kian. Itu satu-satunya kesempatan Leo."

"Elara, yang masuk akal dong," mulainya, nadanya berubah menjadi nada yang biasa dia gunakan saat menenangkan anggota dewan yang sulit. "Dokter bilang itu eksperimental. Tidak ada jaminan. Suaka itu, di sisi lain, adalah kemenangan PR yang terjamin, dan Dahlia sangat bersemangat tentang itu."

Darahku seakan membeku. Dia membandingkan nyawa adikku dengan strategi hubungan masyarakat.

Lalu, aku mendengarnya. Tawa kecil seorang wanita di latar belakang. "Kian, sayang, sudah selesai belum? Kamu janji kita mau pergi belanja cincin."

Dahlia.

Suara riang itu adalah ledakan terakhir. Itu melenyapkan semua sentimen yang tersisa, setiap serpihan cinta yang pernah kurasakan untuknya. Tidak ada yang tersisa selain tanah hangus.

Aku mengakhiri panggilan itu tanpa sepatah kata pun.

Tanganku bergerak dengan tujuan yang aneh dan terlepas. Aku berjalan ke brankas yang tersembunyi di balik lukisan Affandi di kamar kami dan mengeluarkan sebuah amplop cokelat tebal. Di dalamnya ada dokumen yang hampir kulupakan. Surat cerai. Dia menyuruh pengacaranya menyiapkannya saat kami menikah, semacam perjanjian pranikah. "Untuk jaga-jaga," katanya dengan senyum sedih, "kalau-kalau aku menjadi monster yang pantas kehilanganmu."

Tanda tanganku di garis putus-putus itu mantap dan jelas. Elara Anindita. Sebuah nama yang tiba-tiba terasa seperti milikku lagi.

Aku mengirim foto dokumen yang sudah ditandatangani itu ke nomor yang diberikan Bastian, kontak seorang pengacara keluarga yang terkenal kejam di London. *Bisa tolong ajukan ini untukku?*

Balasannya datang seketika. *Anggap saja sudah beres. Sebuah mobil akan menunggumu jam 7 malam besok. Mobil itu akan membawamu ke lapangan terbang pribadi.*

Setelah itu beres, rasa hampa yang aneh mendorongku keluar dari rumah. Ada beberapa barang Leo yang masih ada di apartemen lama kami, yang di atas laundry kiloan. Gambar-gambar masa kecil, boneka beruang pertamanya. Aku tidak bisa meninggalkannya.

Lingkungan itu bahkan lebih kumuh dari yang kuingat, lampu-lampu jalan berkedip-kedip di atas trotoar yang retak. Saat aku berbelok ke jalan lama kami, jantungku berhenti berdetak. Terparkir tepat di bawah jendela rumah pertama kami adalah mobil yang kukenal lebih baik dari mobilku sendiri: Maybach hitam matte satu-satunya milik Kian.

Apa yang dia lakukan di sini?

Aku berjongkok di belakang deretan tempat sampah yang meluap, bau busuk sampah memenuhi paru-paruku. Lampu interior mobil menyala, dan aku bisa melihat mereka dengan jelas. Kian dan Dahlia. Punggung Dahlia menempel di pintu penumpang, dan Kian mencondongkan tubuh ke arahnya, mulutnya di atas mulutnya, tangannya menjambak rambut pirangnya.

Itu adalah ciuman yang kasar dan lapar, dan itu terjadi di tempat di mana dia pertama kali mengatakan dia mencintaiku.

Gelombang mual menyapuku, begitu kuat hingga aku harus menekan tanganku ke mulut agar tidak muntah. Aku memejamkan mata, tapi bayangan itu terpatri di dalam kelopak mataku.

Ketika aku membukanya lagi, mereka sudah berpisah. Dahlia mengusapkan kuku-kukunya yang terawat sempurna ke dada Kian. "Aku masih nggak ngerti kenapa kamu bawa aku ke tempat kumuh ini, Kian," rengeknya.

Suara Kian adalah geraman rendah, penuh dengan kasih sayang yang dulu hanya untukku. "Sabar, sayangku." Dia menunjuk ke luar jendela, ke gedung-gedung bata yang runtuh, ke kehidupan yang telah kami bangun dari nol. "Dalam enam bulan, semua ini tidak akan ada lagi. Perusahaanku baru saja mengakuisisi seluruh blok ini. Kita akan merobohkan semuanya untuk membangun Adhitama Tower yang baru. Dan penthouse-nya, yang dengan pemandangan 360 derajat kota? Semuanya milikmu."

Napas seakan terenggut dari paru-paruku. Dia akan meratakan sejarah kami. Dia akan menghapus fondasi kami dan membangun monumen untuk wanita itu di atas reruntuhannya, dan dia bahkan tidak repot-repot memberitahuku.

Duka dan amarahku menyatu menjadi satu dorongan putus asa: untuk lari. Aku merangkak mundur, kakiku tersandung sepotong logam lepas. Benda itu berdentang keras di trotoar, suaranya menggema seperti tembakan di jalan yang sunyi.

Di dalam Maybach, adegan penuh gairah itu membeku. Dua kepala menoleh, dan sepasang lampu depan yang sangat terang berputar langsung ke arah tempat sampah, menjepitku dalam sorotan tanpa ampun mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikahi Paman Mantanku
8.8
Pernikahanku hancur setelah Carsten Morgan berkhianat demi perundung masa laluku. Ia bahkan menutupi kasus pelecehan yang kulaporkan dan menghina luka fisikku. Carsten merasa jemawa karena mendapat dukungan dari pamannya yang seorang miliarder. Namun, situasi berbalik saat sang paman justru berpihak padaku. Pria kaya itu menawarkan bantuan untuk memenjarakan mereka, dengan syarat aku harus menjadi miliknya selamanya.
Sampul Novel Budak Seksi Tuan Cedric
8.2
Kehidupan Falisha Marbella hancur seketika saat kekasihnya, Ben Andrigo, tewas di dekatnya. Tragedi mahasiswi 19 tahun ini berbuntut panjang ketika ayah Ben, Cedric Andrigo, menuduhnya sebagai penyebab kematian sang putra. Sebagai miliarder kejam yang memimpin bisnis ilegal, Cedric bersumpah membuat hidup Falisha menderita. Didorong dendam, pria arogan itu memaksa Falisha menjadi budak pemuas nafsunya. Akankah Falisha sanggup membebaskan diri dari belenggu kekejaman Cedric?
Sampul Novel Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
8.9
Pamela harus menelan kepahitan saat cintanya ditolak dan dihina oleh Zero, sahabatnya yang posesif. Setelah berhasil bangkit dan menemukan kebahagiaan baru bersama Tirta, masa lalunya kembali mengusik. Menjelang pernikahan mereka, Zero tiba-tiba hadir untuk merusak segalanya. Meski bayang-bayang mantan kekasih Tirta ikut mengintai, ancaman terbesar tetaplah Zero. Dengan kekuasaan dan obsesi gilanya, putra konglomerat itu bertekad merebut kembali Pamela.
Sampul Novel Istri yang Terabaikan
9.7
Lima tahun pernikahan kulalui tanpa kehadiran suami di hari ulang tahunku, yang selalu mengganti kehadirannya dengan uang. Ironisnya, ia justru sibuk menyiapkan pesta untuk Fiona dengan alasan hanya dialah yang Fiona miliki. Saat melihat kemesraan mereka di media sosial pascatragedi kebakaran yang menyisakan trauma mendalam, batasan sabarku habis. Aku pun menuliskan komentar tegas bahwa kini aku merelakan pria tak berguna itu sepenuhnya untuk Fiona.
Sampul Novel Istriku Mengkhianatiku Dengan Pria Lain
8.4
Pernikahan Zevan yang tampak sempurna selama dua tahun hancur seketika saat perselingkuhan istrinya, Clara, terbongkar. Di tengah amarah dan rasa sakit yang mendalam, ia meluapkan emosinya di dalam kamar yang gelap. Namun saat pagi tiba, Zevan terkejut karena sosok di ranjangnya bukanlah Clara, melainkan Amanda, sang pelayan baru. Kini ia terjebak di antara pengkhianatan sang istri dan kesalahan fatalnya sendiri. Haruskah ia menuntut balas, atau menghadapi kerumitan ini?
Sampul Novel Kekasih itu Bosku
9.1
Kisah cinta Rina dan Arman terus diuji oleh berbagai rintangan yang menantang kesetiaan mereka. Di tengah dunia kerja, keduanya harus berjuang keras memisahkan profesionalisme dari perasaan pribadi. Bagi Rina, PT Jaya Abadi bukan lagi sekadar tempat bekerja biasa. Di perusahaan tersebut, ia tidak hanya sukses menggapai impian kariernya, tetapi juga berhasil menemukan cinta sejati yang tak terduga dalam diri bosnya yang sangat karismatik.