APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jangan Jatuh Cinta Pada Sugar Daddy

Jangan Jatuh Cinta Pada Sugar Daddy

Demi mengatasi masalah keuangan, Anggita yang berumur 20 tahun nekat menggunakan aplikasi Sugar Baby. Walau awalnya diremehkan karena penampilan fisiknya, ia justru menarik perhatian Devano Abimanyu, seorang pengacara sukses. Devano bersedia menyokong hidup Anggita, namun dengan aturan yang sangat mengikat: dia memegang kendali atas segalanya, menawarkan kepuasan, dan melarang keras adanya cinta. Mampukah Anggita menjaga hatinya agar tidak melanggar batasan tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 1

Anggita Nugroho—atau dipanggil Gigi oleh semua temannya— menarik ponselnya dan menyalakan layar. Ketika tidak melihat ada notifikasi apapun, ia menghela napas dan memasukkannya kembali ke saku.

Memaksakan senyuman di wajah, ia berjalan ke belakang kasir sebelum mulai melayani antrian panjang yang ada di depannya.

Bekerja di sebuah kedai kopi sebagai barista bukanlah ide menyenangkan baginya, tetapi tempat itu dekat dengan kampus dan memberinya cukup uang untuk bertahan hidup. Masalahnya, belakangan ini ia mengalami serangkaian kesialan, dan jika ia tidak segera mendapatkan uang, ia benar-benar akan berada dalam masalah besar.

Ibu kosnya sudah mendatanginya berkali-kali akan biaya sewa yang menunggak. Ditambah hutang paylater yang ia pakai untuk biaya rumah sakit dan kuliah. Semakin memikirkan hutangnya, semakin banyak keringat perempuan muda berumur 19 tahun itu bercucuran.

Hidup seharusnya tidak serumit ini. Masa kuliah seharusnya menjadi waktu terbaik dalam hidupnya. Namun kenyataan sering berbeda dari rencana. Dan ia tidak punya pilihan selain mencoba aplikasi itu.

Seminggu yang lalu, ia mendengar tentang aplikasi itu dari beberapa teman kampusnya. Aplikasi dengan nama Luxy itu dirancang khusus untuk pria kaya yang mencari hubungan dengan wanita lebih muda. Temannya mengatakan aplikasi itu seperti forum kencan online. Ia bisa memilih pria yang akan diterimanya sebagai Sugar Daddy dan membatalkan kapan saja ia merasa tidak nyaman. Benar pada akhirnya semua akan mengarah ke seks dan uang, tapi setidaknya ia memiliki pilihan.

Jujur, Anggita sebenarnya tidak yakin akan ada pria yang mengklik fotonya. Ia adalah satu-satunya wanita dengan tubuh gendut di aplikasi tersebut, dan ia sudah memeriksa. Dengan tinggi 155cm dan berat badan 60kg, tapi pria tidak menginginkan wanita dengan bokong besar dan kulit coklat sepertinya. Mereka ingin gadis langsing dengan kulit putih seperti artis Korea.

Mungkin ada bagusnya tidak ada yang memilihnya. Meski sebagian dari dirinya menginginkan bantuan, sementara sebagian lainnya mengatakan bahwa hal ini sama saja dengan menjadi pelacur.

Anggita tersenyum saat seorang wanita datang ke counter.

"Mau pesan apa, kak?"

"Latte. Tanpa gula, cepat."

Anggita dengan cepat melayani wanita itu. Ia meletakkan cangkir kopi di depan wanita itu yang langsung membayar dan membawa pergi tanpa berkata apa-apa.

Ada orang-orang yang kadang sangat kasar, tetapi Anggita tetap tersenyum sebelum menghela napas dan memasukkan uang receh kembalian wanita itu ke dalam kotak TIP.

Jikapun ada pria yang memilihnya, setidaknya ia tidak menjual keperawanannya. Kesuciannya sudah lama hilang saat ia menyerahkannya pada kekasih masa SMA nya.

Teman-teman yang pernah mencoba aplikasi itu mengatakan bahwa hanya dalam beberapa kali kencan, mereka bisa membeli tas mewah dan barang bermerk. Ia tidak butuh tas mewah atau barang bermerk, ia hanya perlu jalan keluar untuk bisa membayar hutang dan mungkin membuat hidupnya sedikit mudah.

Namun, bisakah ia melakukannya?

Menjelang akhir shift-nya, Anggita sudah hampir menghapus namanya dari situs itu sebelum memutuskan untuk membiarkannya karena toh belum tentu akan ada yang memilihnya.

Keluar dari kedai kopi, ia mengambil tas selempang yang penuh dengan buku-buku, dan berjalan menuju kosan.

Ia tidak melihat ponselnya, menolak melihat apakah ada seseorang yang mungkin menginginkannya. Menempatkan dirinya dalam situasi seperti ini hanya membuatnya merasa makin minder.

Sudah satu minggu berlalu sejak ia mendaftar, dan tidak ada satupun kabar dari aplikasi itu.

Semua ini hanya membuktikan bahwa orang tuanya benar. Ia tidak berharga, dan tidak ada yang menginginkannya.

Sampai di pintu kos, ia melihat selembar kertas melekat di pintunya dengan tulisan:

"Anggita, ini bulan terakhir ibu bisa beri kamu kelonggaran. Kalau sewa kos belum dibayar sampai akhir bulan, ibu terpaksa harus mengusir kamu keluar kos, ya. Ttd: Ibu Tuti."

Anggita membenturkan kepalanya ke pintu.

Pada tahun pertama, ia merasa terbang tinggi karena kebahagiaan. Beasiswa penuh, jauh dari keluarga yang tidak pernah berhenti mengkritik, dan pekerjaan sebagai barista. Bisa dibilang, ia berhasil. Satu tahun sukses diikuti oleh tahun kedua yang penuh kesialan. Beasiswa penuh itu diturunkan menjadi hanya sebagian sehingga ia harus mulai menggunakan semua tabungannya untuk membayar kuliahnya. Belum lagi penyakit yang membuatnya harus bolak-balik ke rumah sakit.

Sekarang, di tahun ketiga, ia benar-benar tenggelam dalam hutang.

Membuka pintu kos, Anggita menyalakan lampu, dan berjalan menuju kompor kecil yang ada di sudut kamar.

Mungkin makan akan membantunya berpikir. Ia mengambil sebuah panci dan mengisinya dengan air sebelum meraih sebungkus mie instan dari lemari. Ia benci mie instan. Rasanya tidak enak dan membuatnya kembung, tetapi mie murah, dan ia bisa menghemat banyak uang dengan cara ini.

Saat mie sedang dimasak, ponselnya berbunyi. Mengambilnya dari saku, ia melihat ada notifikasi dari aplikasi Luxy yang di downloadnya seminggu yang lalu.

Seseorang menghubunginya!

Mematikan kompor dan memindahkan mi ke mangkuk, Gigi duduk di atas lantai sebelum membuka pesan yang masuk.

Daddy D: "Halo, aku suka fotomu, dan ingin tahu apakah kamu ingin bertemu."

Gigi menatap pesan itu, tidak yakin harus berkata apa. Tidak ada foto di profil pria itu, hanya nama, "Daddy D".

Menggigit bibirnya, Gigi memutuskan untuk membalas pesan.

Anggi: "Kapan dan di mana?"

Jantung Gigi berdegup kencang saat menunggu balasan. Untung, ia tidak perlu menunggu lama sebelum ponselnya berdenting lagi.

Daddy D: "Bagaimana kalau di cafe Solare dekat kampus? Besok pukul 12 siang?"

Gigi mengusap wajahnya. Cafe Solare adalah cafe tempatnya bekerja.

Ia bertanya-tanya apa yang harus dilakukan. Bagaimana jika pria ini adalah orang aneh yang mencari korban berikutnya dan ia adalah korbannya?

Waktu berlalu, dan pesan lain masuk.

Mengklik tombol, Gigi membaca.

Daddy D: "Mereka memiliki kopi yang enak. Dan lokasinya juga cukup ramai untuk pertemuan kita, jadi kau tidak perlu khawatir."

Diakui Anggita pria itu tidak salah. Tempat itu memang ramai di siang hari. Dan ia mengenal semua orang yang akan bekerja di sana besok. Ia akan berada di tempat paling aman yang bisa dipikirkannya untuk pertemuan pertama dengan orang asing.

Menghela napas, Gigi memberanikan diri dan membalas.

Anggita: "Baiklah. Sampai jumpa besok."

***

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangkit dari Kematian Palsuku
8.7
Dikhianati setelah sepuluh tahun menikah, aku disiksa hingga cacat oleh Mahendra dan selingkuhannya, Kiana. Ditinggalkan sekarat dalam kecelakaan, aku berhasil memalsukan kematian lewat insiden kebakaran berkat bantuan Prakoso. Aku pun bangkit menjadi pelatih balap legendaris yang sukses di luar negeri. Tiga tahun berlalu, kini aku berada di puncak karier. Namun tiba-tiba, Mahendra kembali muncul di hadapanku, membawa penyesalan mendalam dan memohon kesempatan kedua.
Sampul Novel Bosku Kenikmatanku
9.4
Dino berambisi memikat Ci Jeny lewat rayuan yang begitu membara. Di atas sofa, ketegangan memuncak kala sentuhan Dino pada tubuh bagian atas bosnya memicu desah kepasrahan. Sempat ragu dan malu, Ci Jeny akhirnya hanyut dalam gelora asmara, bahkan menantang Dino merealisasikan khayalan mereka. Keduanya pun melepas busana, mengungkap hasrat liar yang saling berbalas. Terpana oleh keindahan fisik sang atasan, Dino langsung bergerak intim demi menuntaskan gairah tersembunyi mereka.
Sampul Novel CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta
9.5
Pengkhianatan masa lalu mengubah William Ferdinand menjadi bos mafia berhati dingin yang menutup diri dari cinta. Namun, kehadiran kembali Shirley Smith, istri sah yang dinikahinya secara hukum saja, mulai meruntuhkan dinding pertahanannya. Kini, William berubah menjadi sosok yang sangat posesif dan protektif, melarang Shirley mendekati pria lain. Di sisi lain, Shirley yang tidak menyadari status pernikahan mereka merasa sangat kebingungan menghadapi perubahan sikap suaminya yang mendominasi.
Sampul Novel Hasrat dalam Gelapnya Bioskop
8.3
Niat hati ingin menggoda sang suami di dalam bioskop privat yang gelap, seorang wanita justru melakukan kesalahan fatal. Ia membiarkan sentuhan intim seorang pria asing menyapu tubuhnya, mengira itu adalah suaminya sendiri. Ketika kebenaran terungkap saat ia menoleh, segalanya sudah terlambat. Pria asing yang jauh lebih perkasa itu telah mengambil alih kendali, memberikan sensasi luar biasa yang belum pernah ia rasakan dari suaminya, dan menaklukkannya tanpa ampun.
Sampul Novel Hold My Hand
8.0
Kepergian orang tua angkat menyisakan duka sekaligus gejolak rasa yang tak biasa dalam diri Khanza kepada kakaknya, Barra. Kendati tanpa hubungan darah, ikatan persaudaraan mereka melahirkan konflik batin yang menyiksa. Di tengah kebimbangan cinta terlarang itu, ujian berat menghampiri. Keadaan menjadi sangat genting ketika Barra dituduh terlibat dalam sebuah kasus pembunuhan misterius, mengancam masa depan sekaligus rahasia terdalam yang mereka simpan.
Sampul Novel Kembalilah Cintaku
8.2
Intan dan Baskoro menikah ketika ayah Baskoro terbaring koma. Setelah siuman, sang ayah menolak keras pernikahan ini hingga memisahkan mereka. Di tengah pencarian melelahkan yang penuh kekecewaan, Intan tegar bertahan meski harus menghadapi kebencian Baskoro. Namun, sebuah rahasia besar mendadak terkuak. Baskoro terkejut saat menyadari keberadaan seorang anak yang sangat mirip dengannya. Bocah itu rupanya adalah darah dagingnya sendiri yang selama ini disembunyikan.