APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istriku Hamil Anak Siapa?

Istriku Hamil Anak Siapa?

Kesedihan melanda sang istri yang keguguran dan divonis mandul seumur hidup. Sambil menangis, ia meminta suaminya mencari wanita lain demi keturunan. Sang suami memeluknya hangat dan berjanji bahwa anak bukanlah segalanya. Namun, di balik punggung sang istri, ia justru menyeringai puas. Obat aborsi tradisional yang dibelinya dari desa terbukti manjur dan bekerja cepat, melenyapkan janin yang sejak awal ia ketahui bukanlah darah dagingnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Sayang, kamu sekarang calon ayah!"

Aku mengeluarkan alat tes kehamilan itu dengan mata membelalak. Beberapa detik berlalu sampai aku tersadar kembali.

"Ini ... beneran?"

Galih tampak geli melihat wajahku yang tercengang. Dia melingkarkan tangannya di leherku dan cemberut, bertanya apakah aku tidak senang.

Akhirnya aku tersadar bahwa reaksiku agak kurang normal. Aku menjelaskan padanya bahwa aku hanya terlalu terkejut, lalu aku bertanya hadiah apa yang dia inginkan.

Galih pun tersenyum lebar penuh arti.

"Aku nggak mau hadiah apa-apa. Aku cuma ingin kamu tulus kepadaku, selalu mencintai aku dan anakku."

Sambil bicara, tangannya menggerayang ke bawah, membuat tubuh bagian bawahku semakin bersemangat dan terangkat tinggi tak terkendali.

Api yang tadi belum padam pun menyala semakin membara. Tapi Galih masih hamil muda, aku takut terjadi sesuatu padanya, jadi aku hanya menutup mata dan pergi mendinginkan diri di kamar mandi.

Saat aku keluar, Galih sedang bermain ponsel dan berceloteh tentang hal-hal yang harus diperhatikan mulai sekarang.

Aku menjawabnya, yang penting sekarang adalah pergi ke rumah sakit dulu untuk memeriksakan usia kandungan dan kesehatan janin.

Galih mengangguk-angguk dan membenamkan dirinya dalam pelukanku. Dia mengeluh bahwa sudah mulai bodoh meski baru di awal kehamilan. Ujarnya, untunglah anak kami punya ayah yang pintar sepertiku.

Keesokan harinya kebetulan hari minggu, jadi aku bisa menemaninya pergi ke rumah sakit pagi-pagi sekali. Setelah tes darah, Galih bisa dipastikan hamil empat minggu.

Galih sangat senang dan lanjut meminta saran serta apa saja yang harus diperhatikan sehari-hari. Aku sampai tidak bisa menyela. Saat kami keluar, wajahnya tampak gelisah.

"Rama, kamu nggak senang aku hamil ya?"

Aku tersentak dan buru-buru menyangkalnya.

"Kita akhirnya punya anak setelah menikah sepuluh tahun. Mana mungkin aku nggak senang?"

"Tapi kenapa kamu nggak mendengarkan penjelasan dokter tadi?"

Rupanya dia tidak senang dengan sikapku tadi. Aku segera menjelaskannya, sambil menghibur dan membujuk cukup lama hingga akhirnya dia tersenyum cerah lagi.

Saat memasuki mobil, dia tidak pergi ke kursi sebelah seperti biasanya. Dia mengikutiku di kursi pengemudi dan duduk di atas pangkuanku. Melihat wajahku yang mulai memerah, dia tersenyum puas.

Melihat ekspresi bangga itu, mau tak mau aku mengancam.

"Sayang, jangan menatapku seperti itu. Kamu pikir aku nggak berani menyentuhmu sekarang?"

Galih terkejut menerima tatapanku dan berusaha mengingatkan dengan terbata-bata.

"K-kata dokter ... sekarang nggak boleh ..."

Meski begitu kata-katanya, mata lebar Galih berkata lain. Aku tahu apa yang ada dalam pikirannya, tapi tidak sekarang. Setidaknya, tunggu sampai kandungannya berusia empat bulan.

Lagi pula, aku juga tidak ingin melakukannya sekarang.

Setelah mengantar istriku pulang, aku pamit pergi ke kantor karena ada urusan mendadak. Meski Galih sedikit tidak senang, dia tidak mengeluh. Tidak ada yang namanya akhir pekan di lokasi konstruksi, jadi wajar saja ada sesuatu yang tidak terduga.

Aku tidak ke pergi ke kantor, tapi ke sebuah rumah sakit swasta yang dipimpin oleh teman masa kecilku, Denis Linata.

Saat Denis melihatku, dia mengangkat alisnya dan bersiul, terlihat seperti seorang playboy.

Tapi aku sedang tidak ingin bercanda dengannya. Aku sedang gelisah.

"Denis, tolong periksa aku bisa punya anak atau nggak!"

Rahang Denis menganga begitu mendengar kata-kataku.

"K-Kak Rama, bukannya kamu penganut setia hidup childfree? Dan ... kamu bisa punya anak atau nggak, 'kan baru bisa tahu kalau sudah melakukannya."

Ini adalah hal yang sulit dibicarakan dengan orang lain, tapi di depan sahabat yang sudah berteman denganku sejak kecil, aku tidak lagi peduli.

"Istriku hamil. Aku curiga itu bukan anakku."

Denis semakin terkejut. Mulutnya membuka mengatup beberapa kali, tapi tidak keluar satu kata pun.

Aku mengikutinya masuk, dan setelah periksa, ternyata aku benar-benar tidak punya sperma. Satu pun bahkan tidak ada.

Bayi itu benar bukan anakku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Iparku Yang Menggoda
8.8
Pernikahan Lauren dan Matthew terancam goyah sejak Matthias tinggal di rumah utama untuk merawat ibunya yang sakit. Suatu malam, Matthias lancang menyentuh Lauren hingga memicu trauma mendalam. Meski dibenci dan dihindari, Matthias yang terobsesi justru membongkar perselingkuhan Matthew dengan sang sekretaris. Matthias pun menawarkan bantuan untuk balas dendam, mendesak Lauren memilih antara menjaga kesetiaannya atau menuntaskan rasa sakit hatinya.
Sampul Novel Menikahi Ayah Kekasihku
8.0
Celeste terpaksa menikahi taipan berkuasa, Dominic Mercer. Namun, pernikahan ini menjadi mimpi buruk saat ia menyadari bahwa suami barunya adalah ayah kandung Adrian Mercer, pria yang menjadi kekasih rahasianya selama tiga tahun. Kini Celeste terjebak dalam dilema besar di rumah tangga barunya yang dingin. Ia harus memilih antara jujur atau terus bungkam. Jika rahasia ini tercium oleh Dominic yang kejam, bahaya besar siap menghancurkan hidup Celeste dan Adrian.
Sampul Novel Menyambut Cinta Baru
8.7
Setelah tujuh tahun, Eileen kembali dengan penampilan baru yang tak lagi dikenali oleh sang mantan kekasih, Greg. Saat Greg membutuhkan donor darah darinya, Eileen mengajukan syarat: Greg harus bersedia menjadi ayah bagi putrinya, Lottie, selama satu bulan. Sayangnya, Greg malah menelantarkan Lottie demi perempuan lain dan merendahkannya, tanpa tahu Lottie adalah anak kandungnya sendiri. Kecewa berat atas sikap Greg, Eileen pun memutuskan untuk pergi jauh selamanya.
Sampul Novel Pelakor Itu Sahabatku
9.7
Perceraian menyakitkan akibat pengkhianatan sang suami meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Senja. Trauma masa lalu tersebut membuatnya enggan membuka hati untuk pria lain. Di tengah keputusasaannya, muncul seorang CEO muda yang terus berjuang keras meluluhkan sikap dinginnya. Kini, Senja dihadapkan pada pilihan sulit: membuka lembaran baru bersama cinta yang baru, atau justru kembali rujuk dengan mantan suaminya yang dahulu telah memberi luka.
Sampul Novel Perasaan Setelah Jadi Abu
8.6
Novel romantis misteri Perasaan Setelah Jadi Abu mengisahkan keputusan fatal seorang suami yang memaksa istrinya menggugurkan janin berusia enam bulan demi menyelamatkan cinta pertamanya melalui transplantasi ginjal. Di bawah ancaman bunuh diri sang suami, sang istri terpaksa naik ke meja operasi yang akhirnya merenggut nyawanya beserta sang anak. Meski operasi sang kekasih berhasil, kenyataan pahit atas kematian tragis istri dan bayinya justru meruntuhkan kewarasan pria tersebut hingga ia kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel Siasat Cinta Pertama Suamiku
8.0
Pernikahan Hazel hancur saat suaminya memilih mengabulkan keinginan terakhir cinta pertamanya yang sekarat, Liora, untuk menikah. Di hadapan Hazel, mereka bersikap layaknya pasangan sah. Sang suami bahkan membentak Hazel dan menuduhnya egois karena keberatan. Enggan bertahan, Hazel memilih pergi dan meninggalkan surat cerai. Meski sang suami yakin Hazel pasti akan memohon kembali, kepanikan mulai melandanya begitu Hazel secara resmi mengumumkan pacar barunya di Instagram.