APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Penguasa Tak Terlihat

Istri Penguasa Tak Terlihat

Kehidupan Roxelle Clementia Evelyn berbalik sepenuhnya setelah Hendrik Ou Gang membongkar rahasia bahwa ia adalah ahli waris sah Ou Gang Grup. Wanita keturunan Asia-Amerika yang lama hidup miskin dan dihina ini rupanya cucu yang dikira sudah meninggal. Kemunculannya langsung mengancam posisi Margarita dan Donna yang mendominasi selama ini. Sanggupkah Roxelle mengendalikan korporasi finansial raksasa di Kota Luo dan bertahan dari kejamnya intrik keluarga tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Bodoh! Apa saja yang kau lakukan hingga saham kita anjlok begini, hah! Harusnya kau kukirim ke kota Han untuk menangani cabang kita di sana! Percuma kau di sini! Mataku sakit melihat dirimu tak becus kerja!"

Suara lantang dan keras datang dari dalam ruangan bertulis 'CEO OU GANG GRUP', Jackson Liu. Seorang pria berumur 28 tahun, flamboyan, pemimpin yang tak becus dalam bekerja dan selalu bermain mata dengan para pegawai cantik nan seksi di kantornya.

"A-Ayah, ini bukan salahku. Sungguh, aku telah berusaha semampuku untuk menaikkan saham kita lagi. Tapi-tapi ...,"

"Tapi karena kebodohanmu yang terus membuat ulah karena wanita-wanita malam itu membuat Ou Gang Grup yang harus menerima dampaknya! Apa kau tak berpikir sampai sana, hah! Apa kau punya otak, hah? Tak bisakah otakmu kau gunakan untuk sekali saja bertindak lurus dan benar!?" Suara lantang itu lagi-lagi keluar dari dalam ruangan Jackson.

"Lalu Ayah mau aku bagaimana?" tanya Jackson lirih.

"Aku yang akan mengambil kembali kepemimpinan Ou Gang Grup! Dan kau ...," Pria tua yang ada di hadapan Jackson melirik tajam dan menyipit, "kau akan kukirim untuk mengurus cabang kita di Kota Han. Tapi bukan sebagai CEO, melainkan manager lapangan!"

"A-APA? APA AYAH GILA? BA-BAGAIMANA MUNGKIN AKU-AKU ..," Jackson langsung terkejut mendengar ucapan sang ayah.

"Kenapa tak mungkin? Perusahaan ini aku yang mendirikan, aku yang tahu seluk beluk tempat ini! Apa hakmu mengaturku, hah!" kesal pria tua bernama Hendrik Ou Gang itu menguarkan emosinya terhadap putra semata wayangnya. "Jika kau tak mau terima, bisa saja, tapi kau tak akan dapat warisan sepeser pun jika aku telah mati nanti!"

Jackson, sang putra pengusaha taipan itu tak lagi dapat menyembunyikan kekesalan dan keterkejutannya. Dia mengepalkan tangannya dan menatap sang ayah dengan tajam. "Kau tak suka? Kenapa melihatku begitu, hah? Dasar bocah tengik!" umpat sang Ayah.

"Lalu, jika aku menikah, apa Ayah akan memberiku warisan?" tanya Jackson tanpa basa-basi.

PLAK!!!

Sebuah tamparan keras dan kencang mendarat di wajah mulus pria tampan itu. Dengan napas tersengal menahan emosi dan amarah, Hendrik sang ayah berkata, "APA SALAHKU HINGGA PUNYA ANAK BODOH SEPERTIMU!? KAU HIDUP TAK ADA GUNANYA, JIKA MATI PUN APA JUGA MASIH AKAN MENYUSAHKAN AYAHMU, HAH!!?"

"Hah ... hah ... hah ... hahahha," Jackson melepaskan tawanya dengan kencang hingga terdengar ke pintu luar ruangannya.

"Apa yang sedang kau tertawakan?" Hendrik menatap putranya sinis dan menyipit.

"Apa Ayah merasa menyesal memiliki putra sepertiku, hah? Apa Ayah kini baru menyadari kesalahan wanita yang kupanggil dengan 'Mama'? Jika Ayah menyesal memiliki putra sepertiku, kenapa Ayah tak menyuruhnya menggugurkan diriku sewaktu di dalam kandungan? Kenapa Ayah biarkan wanita itu melahirkanku? Kenapa baru sekarang Ayah menyesali keberadaanku?

PLAK ... PLAK ... PLAK!

Tamparan demi tamparan Jackson terima dari tangan sang ayah hingga dia tersungkur ke tanah dan mengeluarkan darah segar dari hidungnya.

"Dasar anak durhaka! Apa kau tak tahu apa itu ucapan terima kasih, hah! Aku telah memberimu tempat tinggal, memberimu makan, memberimu pendidikan yang baik hingga jabatan di perusahaan ini! Dan kau masih berani memperolok ibumu? Yah, seharusnya aku menyuruhnya untuk menggugurkanmu saja ketika aku tahu dia hamil akan dirimu, tapi apa kau tahu bagaimana mamamu mengorbankan nyawanya, hah!? Apa kau tahu apa yang ia pertaruhkan demi melindungi dan mempertahankanmu!? Jackson Liu, kau tak pantas menyandang marga Ou Gang! Aku--aku pastikan kau tak akan mendapatkan sepeser pun warisan dari keluarga Ou Gang! Tidak hingga kau bisa merubah sifatmu dan kelakuan busukmu!" Sang Ayah betul-betul telah kehilangan kesabarannya.

"Samanta ... Samanta!" panggil Hendrik sambil berteriak dari dalam ruangan CEO.

"I-iya, Tuan Hendrik. Ada yang bisa saya bantu?" tanya sang asisten pribadi Jackson sambil menunduk.

"Cepat buatkan surat rekomendasi pengantar bagi Tuan Jackson Liu ke kantor cabang kita di Kota Han. Hari ini juga transfer dia ke sana dan segera kabarkan pada direktur cabang di sana!" perintah Hendrik.

"Baik, Tuan. Akan segera saya laksanakan."

"Jadi Ayah benar-benar membuangku?" Jackson melihat sang ayah yang membelakanginya.

"Aku hanya 'membersihkan' sampah yang seharusnya sudah kubersihkan sejak dulu."

"Aku pasti akan selalu mengingat ini, Ayah! Aku tak akan pernah melupakan hari ini! Ayah yang telah membuangku dan merendahkan harga diriku, aku pasti tak akan melupakannya!"

Suara bantingan pintu begitu menggema ke seluruh ruangan. Hendrik hanya menghela napas dan menundukkan kepala, "Emily, apa kau marah padaku? Apa kau akan menyalahkanku karena sikapku pada anak kita? Maafkan aku karena tak bisa membesarkan dan mendidiknya dengan benar ... maafkan aku karena dulu aku terlalu larut akan pekerjaanku hingga menelantarkanmu, maafkan aku, Emily ... sungguh, maafkan aku." Diam-diam, Hendrik menangis mendudukkan tubuhnya di atas karpet coklat gelap ruangan yang dulu ditempati oleh Jackson. Dia kemudian mengambil kalung bertalikan perak dan liontin berisi sebuah foto wanita cantik nan anggun dengan alis mata tebal menyatu serta hidung mancung.

"Emily ... Emily ... Emily, bawa aku bersamamu, Emily ...," ucap Hendrik terus memegang liontin itu dengan erat.

****

Tok ... tok ... tok

Hendrik cepat-cepat menghapus air matanya dan berdiri merapikan jasnya.

"Masuk!" perintahnya.

"Pak, ini surat rekomendasi yang Bapak minta." Samanta memberikan sepucuk surat ber-amplop warna putih dan ber-stempel Ou Gang Grup.

"Apa kau sudah memberitahukan pada Direktur Choi tentang hal ini?"

"Sudah, Pak. Saya sudah mengirim email pada sekretarisnya dan langsung dibalas oleh Direktur Choi sendiri, Pak."

"Hmmm, bagus. Berikan ini pada anak bodoh itu! Dan Samanta, JANGAN SEKALI PUN DIREKTUR CHOI MEMBERIKAN FASILITAS KANTOR ATAU MEMPERLAKUKANNYA ISTIMEWA, JIKA HAL ITU SAMPAI TERJADI MAKA AKU SENDIRI YANG AKAN TURUN TANGAN! Katakan itu pada Direktur Choi." Perintah Hendrik sembari memberikan surat rekomendasi kepindahan bagi sang putra, Jackson Liu.

"Baik, Pak. Akan saya email kembali Direktur Choi, permisi Pak."

"Kita lihat bagaimana kau bisa akan menghadapi dunia yang sebenarnya, Jackson Liu!" ucap Hendrik sembari melihat foto sang putra yang tengah digendong oleh mendiang sang istri.

"Dasar tua bangka! Apa dia pikir aku akan kehabisan akal jika dia mendepakku dari Ou Gang Grup? Jangan remehkan Jackson Liu!" pongah Jackson sambil mengeluarkan ponsel dari balik jasnya dan menelepon seseorang.

"Tuan Jackson," panggil Samanta dari belakang.

"Nanti kuhubungi lagi. Ada apa?" tanya Jackson dingin dan sinis.

"I-ini, Tuan Hendrik menyuruh saya memberikan ini pada Anda." Samanta memberikan amplop putih ber-stempel Ou Gang Grup.

"Heh, jadi rupanya dia sungguh-sungguh ingin mendepakku, hah? Tunggu dan lihat saja pembalasanku, tua bangka!" Jackson mengambil amplop itu dengan kasar dari tangan Samanta dan pergi meninggalkan Ou Gang Grup.

'Hari ini kau boleh memandangku rendah, tapi besok ... kau akan berlutut di depanku dan memohon agar aku kembali padamu, Hendrik Ou!'

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Dalam Keheningan
9.3
Aria menjalani kehidupan yang sunyi sebagai seorang tunawicara yang terabaikan sejak lahir. Takdir membawanya menjadi nyonya di Keluarga Kurnia secara tidak sengaja, meski ia sadar sang suami, Ian, tidak pernah menaruh hati padanya. Situasi kian pelik ketika Letty, cinta pertama Ian, kembali dari luar negeri dan kembali dekat dengan suaminya. Menyadari posisinya yang kian tergeser, Aria memilih menyembunyikan kabar kehamilannya dan bersiap untuk mundur dari pernikahan tanpa cinta tersebut.
Sampul Novel I Love You, Om Bodyguard!
8.6
Mayzura terjebak rencana pernikahan dengan pria tua akibat utang ayahnya. Ketika mencoba kabur bersama sang kekasih, ia diserang penjahat sebelum akhirnya diselamatkan oleh Sadewa. Sadewa kemudian didelegasikan sebagai pengawal pribadi Mayzura menjelang hari pernikahan. Siapa sangka, interaksi intens justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Sanggupkah Sadewa melindungi Mayzura di tengah rintangan yang menghadang? Apa rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard?
Sampul Novel Istri Mafia, Tak Pantas untuk Pewaris
9.7
Divonis mandul membuatku dicampakkan oleh suamiku, seorang Wakil Bos Mafia. Ia tega membawa ibu pengganti dan memperlakukannya penuh kasih, mengkhianati pernikahan kami. Bahkan, ia membiarkanku terluka parah demi menyelamatkan wanita itu. Di dunia hitam, perceraian biasa tidak pernah ada. Demi menghancurkannya, aku merekayasa kematianku sendiri agar ia membusuk di tengah kehancuran takhta yang ia banggakan.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, Gadis rela menjadi pengantin pengganti. Namun, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan buruk. Tidak tinggal diam, Gadis berani melawan kekejaman tersebut sambil terus menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan luapan emosi mereka selengkapnya di Bakisah.
Sampul Novel JODOH DEPAN RUMAH
9.5
Naura tidak pernah menyangka harus menikah dengan Bagas, tetangga depan rumahnya yang sangat ia benci. Pernikahan ini terpaksa terjadi karena Naura harus menjadi pengantin pengganti setelah calon istri Bagas tiba-tiba kabur. Seiring waktu, rasa cinta mulai tumbuh di hati mereka yang awalnya saling membenci. Namun, kesetiaan Bagas diuji saat mantan kekasihnya kembali datang. Akankah pernikahan mereka mampu bertahan, atau justru runtuh akibat kehadiran masa lalu tersebut?
Sampul Novel Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami
9.4
Tepat pada hari ulang tahun ke-27 sekaligus peringatan pernikahan ketiga mereka, Felisha menerima kejutan pahit dari suaminya, Zarend Richardy. Bukan hadiah manis, melainkan selembar surat cerai yang disodorkan pria itu. Zarend menandatanganinya dengan dingin demi menuruti keinginan Valerie yang keras kepala. Baginya, perceraian ini hanyalah formalitas belaka agar Valerie mau menerimanya kembali. Felisha kini harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya meminta tanda tangannya tanpa rasa bersalah.