APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Mudaku Meresahkan!

Istri Mudaku Meresahkan!

Demi menyelamatkan bisnis keluarganya yang diambang kehancuran, Yasmin, gadis berusia 20 tahun, terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan duda kaya bernama Galih. Situasi memanas ketika Galih memberikan pilihan sulit antara Anggara atau anak sambungnya, Vira. Keraguan Yasmin yang sangat menyayangi Vira memicu kemarahan Galih. Akhirnya, Galih menjatuhkan talak dan melarang Yasmin menemui Vira selamanya, menghancurkan seluruh harapan pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Dengan sangat terpaksa Yasmin mengejar duda yang sudah menolaknya itu, untung saja ia menggunakan sandal rumah hingga dapat mengejar langkah pria itu dengan cepat tanpa harus ada drama kesandung ataupun keseleo.

Yasmim merentangkan tangannya di depan Galih sebelum berhasil masuk kedalam mobil, nafasnya masih terengah-engah berlari dari dalam rumah, ia mengabaikan tatapan tajam dari Galih yang membuat bulu kuduknya meremang.

"Bagaimana kalau kita berbicara dulu, setelah itu baru boleh pulang." Pinta Yasmin memberanikan diri.

"Tidak ada yang perlu dibicarakan, jadi menyingkirlah sebelum saya berbuat kasar." Balas Galih.

Gadis itu membuang nafas pelan, ia menyingkir dari hadapan Galih memberikannya jalan, membuka pintu mobil dan masuk. Sekilat itu juga gadis itu beraksi ikut masuk kedalam mobil dari pintu sebelumnya, ia tidak akan membiarkan targetnya lolos begitu saja.

Ternyata Galih tetap tidak memperdulikannya dan meminta supir menjalankan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah gadis itu, pria itu tidak meliriknya sama sekali mengabaikan keberadaannya.

"Jika bukan karena keluarga, tidak akan aku menyerahkan diri dan mempermalukan diri sendiri. Masa menaklukan duda saja tidak bisa...Sabar Yasmin, orang sabar pantatnya lebar." Gumamnya dalam hati berusaha menenangkan dirinya.

Yasmin membuka mulutnya ingin menyampaikan sesuatu, tetapi pria itu sudah memotongnya dan membuat mulut gadis itu tertutup rapat dengan perkataan yang cukup membuatnya bungkam.

"Diamlah jangan membuat kepala saya tambah sakit, kalau tidak saya tidak akan segan-segan membuangmu di pinggir jalan." Ancam Galih.

Pria itu menyandarkan punggungnya dan memejamkan mata, jangan lupakan putrinya yang berada di pangkuan pria itu sedang menatap Yasmin dengan wajah ceria dan menggemaskan.

Yasmin tersenyum tipis membalas tatapan balita itu, ia melipat kedua tangannya di dada memperhatikan pria duda yang tampak lelah dengan mata yang terpejam membiarkan bayinya main sendiri.

Mobil terus melaju entah akan kemana membawa Yasmin pergi, jarak dari rumahnya semakin jauh dengan jalanan gelap di malam hari sudah melewati kota dan memasuki daerah sepi yang terlihat seperti hutan sepanjang jalan.

Bulu kuduknya merinding memperhatikan jalanan yang begitu sepi, tidak ada satupun rumah atau bangunan yang saat ini sedang mereka lewati. Begitu gelap dan menyeramkan jika ia benar-benar dibuang dipinggir jalan, tidak akan ada orang yang menolongnya kecuali kematian yang mengenaskan.

Sungguh bergidik membayangkan itu semua, jika tahu akan begini Yasmin tidak akan berani melakukannya. Namun kembali lagi pada nasib keluarganya, jika pulang pulang tidak membawa kabar itu tidak akan mengubah nasib keluarganya.

Yasmin harus berjuang mempertaruhkan nasib keluarganya, ia harus bisa membujuk duda itu agar mau menerimanya dengan cara apapun. Ia sudah tidak memperdulikan apapun, selain keluarganya.

Tangisan balita menyadarkan lamunannya, mata sayu Galih terbuka menengakan dan menimang putrinya, tetapi tangisan balita itu tidak kunjung reda dan semakin keras tangisannya. Susu botol yang diberikan suster tak mau diminum, bahkan suster yang setiap hari menangani balita itu tetap tiba bisa menghentikan tangisannya.0

Suana hening tadi dibuat ramai karena tangisan seorang balita di dalam mobil, Yasmin melirik Galih yang sepertinya sedang tidak baik-baik saja memejamkan mata tidak bisa menangani putrinya yang entah kenapa.

Yasmin membuka suaranya meminta suster untuk memberikan balita itu padanya, suster yang duduk di depan berbalik dan menyerahkan balita itu padanya. Meskipun ragu dan tidak punya keahlian dalam menjaga anak kecil, tetapi ia berusaha untuk mencobanya.

Yasmin memangkunya, kepala balita itu berada di dadanya dan penyangganya dengan satu lengannya. Sedangkan tangan lainnya ia gunakan untuk menepuk pahanya dengan bayi itu dengan lembut, tatapan balita itu bertemu dengan mata coklat milik Yasmin.

Yasmin tersenyum dan berkata. "Cup cup sayang, sudah ya nangisnya jangan lama-lama nanti tenggorokannya sakit. Sekarang waktunya minum susu dan bobo ya," ucapnya mengajak balita itu berbicara.

Yasmin seperti menghipnotis balita itu, kini tangisannya sudah mereda dan mau minum susunya dengan wajah sembab memegang botol susu. Ia begitu gemas mengusap jejak air mata balita itu dan mengusap ingusnya dengan tisu yang diberikan suster, Yasmin menimangnya tidak berhenti mengajak balita itu berbicara.

Galih kembali membuka matanya melirik gadis di sampingnya yang sedang menimang putrinya, kedua sudut bibirnya terangkat ke atas membentuk senyuman tipis. Putrinya terlihat mulai mengantuk dan tenang membuatnya lega, tidak disangka gadis itu ternyata pandai menenangkan seorang anak.

"Haruskah aku menerimanya? Setidaknya aku bisa memanfaatkan gadis itu untuk menjaga Vira selama aku tidak dirumah, lagipula penampilan dan wajahnya cukup cantik dan ideal." ucapnya dalam hati memberikan penilaian gadis disampingnya.

Mobil sudah memasuki halaman mansion, kemudian mobil berhenti tepat di pangga. Para bodyguard dan maid menyambut mereka dengan hormat setelah mereka turun dari mobil, Yasmin mengikuti langkah Galih yang berjalan lebih dulu diikuti maid dan bodyguard menaiki tangga.

Pintu besar mansion sudah terbuka lebar menunggu tuannya masuk, mereka menutup kembali pintu besar itu setelah mereka masuk.

"Gila, baru tau ada istana segede ini. Wah ternyata dia benar-benar duda kaya raya, bisa sejahtera aku tinggal disini."Gumam Yasmin dalam hati kagum dengan semua interior dan kemewahan istana pria itu.

Yasmin tidak memperhatikan langkahnya yang terus mengikuti Galih karena kekagumannya dengan seisi ruangan, kakinya sudah melangkah jauh hingga langkah mereka terhenti di sebuah kamar.

"Baringkan Vira di sana," ucap pria itu membuka suara.

Yasmin hanya menurut melangkah maju menuju ranjang king size, dengan perlahan naik ke atas ranjang meletakan balita bernama Vira itu dengan hati-hati.

Sayangnya pergerakan Yasmin membuat balita itu kembali menangis, lengannya tidak bisa bergerak dan memaksanya untuk berbaring menyamping menepuk paha balita itu lembut sampai terpejam kembali.

"Ekhem," dehem Galih.

Yasmin terperanjat dari rasa kantuknya yang menyerang, ia berbalik menatap Galih yang hanya mengenakan handuk sebatas dada. Abs pria itu tercetak begitu sempurna dan bulu halus di sekitar dada membuatnya menelan ludah, matanya yang kantuk kini kembali segar melihat tubuh sexy seorang duda.

"Kenapa gue baru nyadar kalau sudah ada di kandang harimau, jangan takut Yasmin. Inget ini demi keluarga," gumamnya dalam hati untuk menyadarkan dirinya. "Emhh kenapa?" Katanya sedikit gugup.

"Baca ini dan tandatangani jika mau jadi istri saya," kata Galih menyerahkan sebuah kertas dan pena pada Yasmin yang masih duduk di pinggir ranjang.

Yasmin menunduk membacanya dengan kesadaran yang masih ada, sedikit demi sedikit matanya melebar membaca tulisan itu lalu menatap Galih tak percaya.

Pria itu tersenyum smirk melihat ekspresi wajah Yasmin, kemudian ia mendekatkan wajahnya membisikan sesuatu tepat di samping telinganya membuat tubuh Yasmin menegang seketika merasakan hembusan pria itu di lehernya.

Aliran darah Yasmin bergejolak saat pria itu membawa telapak tangannya menyentuh abs yang membuat gadis itu menggigit bibir bawahnya merasakan sensasi aneh, matanya terpejam merasakan sesuatu yang menyentuh lehernya dengan hisapan yang secara perlahan merambat ke area lain.

"Ya tuhan kenapa engkau memberikan duda kejam sepertinya."Teriak gadis itu dalam hati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menyelamatkan Pujaan Hati Suamiku
9.2
Sebuah kecelakaan pesawat tragis mengubah hidupku selamanya. Steve memberikan parasut terakhir padaku hingga aku selamat, sementara adik tiriku, Paula, tewas tanpa jasad. Meski tetap menikahi diriku, Steve menyimpan dendam mendalam selama enam tahun pernikahan karena mengira aku penyebab kematian Paula. Saat perceraian tiba, ia justru mengajakku mati bersama di lokasi kecelakaan. Namun, takdir membawaku kembali ke hari bencana itu. Kini, aku memilih menyerahkan parasut itu kepada Paula.
Sampul Novel Belaian Cinta
9.6
Demi masa depan Chika, sang putri, Prima rela bekerja di Kalimantan dan terpaksa menjalani hubungan jarak jauh dengan Ratih. Sayangnya, perpisahan ini memicu masalah pelik. Tanpa kehadiran suaminya, daya pikat Ratih justru mengundang perhatian Wira si duda, Heru tetangga depannya, serta Derry yang masih sekolah. Ratih pun terbuai godaan mereka hingga akhirnya hamil. Kini, rumah tangganya di ambang kehancuran, menyisakan misteri besar tentang siapa sebenarnya ayah dari janin tersebut.
Sampul Novel Dear Ex and Mistakes
9.1
Demi mengobati luka batin akibat perselingkuhan suami tercinta, aku memutuskan pergi enam tahun lalu. Di tengah upaya bertahan hidup dalam kehampaan rasa, takdir justru mempertemukan kami kembali. Mantan suamiku tiba-tiba muncul dan tinggal tepat di sebelah rumahku. Ia kini mencoba mendekat lagi, menyodorkan kembali harapan masa depan yang dahulu ia hancurkan demi perempuan lain. Sanggupkah aku membuka pintu maaf baginya?
Sampul Novel GAIRAH TERLARANG
9.1
Kehidupan pernikahan Lie terasa begitu dingin dan hampa, di mana ia hanya dianggap sebagai pemuas kebutuhan suaminya. Namun, segalanya berubah saat ia mengenal dokter Danil. Sosok pria lembut ini berhasil menyalakan kembali api gairah dalam diri Lie yang sempat mati. Lewat perhatian dan sentuhan dr. Danil, Lie merasakan kebahagiaan serta kepuasan batin yang tak pernah ia dapatkan dari sang suami. Kini, ia terbuai dalam babak baru yang penuh kehangatan.
Sampul Novel I Love You, Mbak
8.6
Demi menjaga wanita idaman tetap di sisinya, Leon rela berjuang meredam amarahnya yang meluap. Walau sadar caranya tidak selalu benar, ia menegaskan bahwa seluruh jiwanya telah terpikat oleh sosok Mbak tercinta. Kisah cinta dewasa ini menyoroti dedikasi emosional Leon yang begitu mendalam. Ia enggan melepas ikatan ini dan bertekad membuktikan bahwa asmaranya bukanlah kepalsuan, melainkan sebuah komitmen yang sepenuhnya tulus.
Sampul Novel Istri Kontrak: Penebusan Thorne
8.8
Clara didera duka mendalam saat Marko, suaminya, merenggut nyawa bayi mereka. Tanpa rasa bersalah, Marko justru menceraikannya demi menikahi sahabat Clara yang tengah hamil. Di bawah ancaman akan dijebloskan ke rumah sakit jiwa, Clara tak punya pilihan. Beruntung, pengacara keluarganya datang membawa kunci rahasia warisan orang tua. Kunci itu membuka kontrak kuno yang menjodohkannya dengan Julian Aditama, miliarder kejam yang ditakuti Marko. Peluang emas untuk membalas dendam kini ada di tangan Clara.