APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Manis Tuan Jicko

Istri Manis Tuan Jicko

Demi memenuhi keinginan sang ibu yang mendambakan cucu tanpa ikatan pernikahan, Jicko menolak dijodohkan. Ia memilih jalan pintas dengan menawarkan perjanjian khusus kepada Ameera untuk mengandung anaknya. Jicko percaya kesepakatan ini menguntungkan kedua pihak tanpa melibatkan perasaan. Namun, rencana yang ia kira sederhana itu justru menjadi sangat rumit saat kenyataan hubungan mereka ternyata jauh lebih kompleks dari perkiraan awal.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Bos, ini biodata gadis itu.” Anda menyerahkan tablet di tangannya ke atas meja. Jicko segera melihat layar menyala itu.

Waktu itu pukul setengah empat sore. Matahari mulai tenggelam di ufuk barat. Sinarnya terbelah oleh gedung-gedung pencakar langit ibukota. Sunset yang indah. Warna jingga yang mempesona.

Ruang kerja Jicko ada di pucuk gedung Polux 12. Gedung dengan ketinggian 150 meter. Itu markas besar Linux Inc. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang elektronik dan otomotif. Salah satunya produk mereka yang paling terkenal adalah telepon genggam dengan sistem i-wos dan kendaraan listrik autopilot.

Selain telepon genggam, Linux Inc.— juga memproduksi alat elektronik seperti laptop, komputer, alat elektronik rumah tangga, termasuk setrika, alat penanak nasi, mesin pencuci pakaian dan apapun itu yang dijalankan secara otomatis. Soal betapa mutakhirnya produk-produk perusahaan Linux, itu tidak perlu diragukan lagi. Mereka juga punya pasar global yang luas. Sampai di luar benua.

“Ameera Anastasia. Nama yang bagus.” Jicko mengangguk tipis, tangannya mengurut dagu yang bersih tanpa bulu di sana. “Apa yang paling menarik dari dia?”

“Tidak ada, Pak. Dia perempuan yang introver, mungkin. Di kampus, dia tidak memiliki teman sama sekali. Dan ..., dia hanya hidup dengan kakaknya. Itupun, kakaknya sakit-sakitan. Sekarang ada di rumah sakit, menunggu operasi besar.”

Jicko menghela napas tipis, “Orang tuanya?”

“Ibunya meninggal saat dia dilahirkan, lalu ayahnya meninggal setahun yang lalu.”

“Pendidikannya?”

“Saat ini dia sedang menempuh ilmu kedokteran spesialis. Tetapi karena tidak ada biaya untuk membayar semua uang kuliah, terpaksa dia harus mengambil cuti. Orang yang membiayai pendidikannya adalah kakaknya.”

“Rupanya dia sudah jadi beban.” Jicko bergumam pelan.

“Ehm ..., ada lagi, Pak. Beliau ini yang menolong Nyonya. Dia perempuan yang ramah dan baik, itu yang membuat Nyonya menyukainya.” Anda menambahkan penjelasannya.

“Oh, itu yang membuatnya spesial di mata Mama.”

“Jadi, bagaimana, Pak? Apakah Bapak akan menemuinya?” Anda bertanya pelan. Takut dan ragu saat melontarkan kalimat itu. Seperti biasa, dia berdiri gugup di depan meja kerja sang bos besar.

“Tentu aku akan menemuinya. Katakan kepada perempuan itu untuk menungguku lima belas menit sebelum pertemuan nanti malam.”

“Baik, Pak!” Anda mengangguk takzim.

Kemudian pria itu meninggalkan ruangan sang atasan. Pintu ruang kerja itu tertutup rapat lagi. Jicko menyandarkan punggungnya di kursi kerja. Tangan kanan melonggarkan dasi yang mencekik di leher. Sekali dia mengembuskan napas sengal. Pandangan matanya menatap langit-langit ruangan.

Sebenarnya Jicko adalah seorang metroseksual sekaligus seorang aseksual. Dia tidak tertarik pada lawan jenis sama sekali bahkan terhadap yang sejenis. Hidupnya hanya didedikasikan untuk pekerjaan dan penampilan.

Dulu sekali dia memang pernah berhubungan intim dengan perempuan. Sekitar 11 atau 12 tahun yang lalu. Saat itu dia masih remaja SMA. Itu adalah pengalaman pertamanya. Kemudian ketika dia melanjutkan pendidikannya di Inggris, Jicko mulai merubah sifatnya. Salah satunya adalah tidak mau menikah. Ingin hidup bebas. Bahkan jika dia ingin memiliki anak sebagai penerusnya, dia bisa menyewa rahim perempuan manapun untuk melahirkan bayi untuknya.

Itu yang sejak setahun lalu Jicko tegaskan kepada Maria. Demi Tuhan, menikah itu bukan keharusan. Dia benci terikat dalam sebuah tali pernikahan. Orang-orang barat di luar sana terbiasa dengan hal ini, bahkan tidak mempermasalahkannya sama sekali. Contohnya pemain bola terkenal itu. Dia telah memiliki anak dari sang kekasih, tetapi sampai detik ini belum menikah sama sekali. Itu artinya bagi mereka menikah bukanlah satu-satunya cara untuk bisa menjalin sebuah hubungan. Bantah Jicko jika dia salah.

Jicko melamun sesaat. Pikirannya terbawa jauh kembali ke tempat di mana pertama kali bagi dirinya mengenal dunia bebas. Namun sesaat berikutnya, lamunan itu buyar ketika panggilan masuk berdering keras di layar telepon. Mama. Dia yang menelpon.

“Ada apa, Ma?” tanya Jicko langsung ke intinya. Enggan pemuda itu bertele-tele saat berbicara.

“Jadi kan nemuin Ameera?”

“Iya, aku usahain.”

“Kapan?”

“Malam ini, kalau tidak ada halangan.”

“Ahhh, akhirnya. Makasih sayangnya Mama.” Maria terkekeh dari balik layar telepon. Jicko masih mendengar suara itu.

“Mama kayaknya happy banget aku nemuin dia?” Jicko mengalihkan percakapan berikutnya. Panggilan telepon itu masih berlangsung.

“Kamu bisa rasain apa yang Mama rasain, Nak. Mama itu berharap ini langkah awal kamu buat deket sama dia. Ameera itu selain anaknya baik, dia cantik, juga ramah. Mama bakal happy dunia akhirat kalau kamu nikah sama dia.”

“Ya, semoga aja sesuai harapan Mama.” Jicko mendelik tak senang. Terlalu berlebihan. Memangnya sehebat dan sebaik apa gadis itu, sampai-sampai Mamanya terlalu kepincut dengan yang namanya Ameera.

Jicko menatap layar tablet di atas meja. Layar gawai itu masih menampilkan gambar biodata Ameera, lengkap dengan fotonya dan di mana dia studi. Kalau dilihat-lihat, gadis itu memang cantik. Dia cocok juga dengan pendidikan kedokteran yang ditempuhnya. Usianya masih ideal, 24 tahun. Termasuk usia produktif.

“Mama tunggu kabar baiknya, ya. Jangan lupa, bikin first impression yang baik ke dia. Biar kalian nyambung. Jangan kaku-kaku amat pas ngomong. Dibawa santai aja.” Maria menambahkan ucapannya.

Jicko mengangguk pelan. Detik berikutnya, panggilan telepon itu terputus. Mama yang mengakhirinya. Jicko meletakkan telepon di atas meja dengan posisi terbalik.

••••

“Aku Jicko.” Pria itu menarik kursi tempatnya duduk. Di depannya sudah ada perempuan yang dimaksud Mamanya. Dia Ameera.

Sesuai perintah Jicko, mereka akan bertemu di ruang privat restoran hotel. Selain karena dia terbiasa bicara di tempat tertutup dengan lawan bicara, Jicko juga paling tidak suka diusik atau terganggu oleh orang-orang di tempat umum.

Ameera menyampingkan anak rambut di telinga kanan. Senyum kecil terukir. Lima belas menit lalu dia telah tiba di sini, sesuai perintah Anda. Pukul 7;45 malam. Mau bagaimanapun, yang ditemuinya kali ini adalah pembesar perusahaan. Sejujurnya, Ameera tidak mau menemui Jicko. Namun karena desakan Maria, mau tidak mau dia harus melakukannya. Ameera perlu balas budi. Dia harus ingat itu.

“Aku Ameera.” Giliran gadis itu yang memperkenalkan dirinya kepada lawan bicara. Jicko telah sempurna duduk di kursinya. Sedangkan hidangan pembuka atau appetizers telah tersedia di atas meja.

“Kita langsung saja ke percakapan utamanya,” Jicko menatap Ameera lekat-lekat, “Aku tahu kalau Mamaku meminta kamu untuk menikah denganku. Aku mengiakan permintaan Mama, tetapi aku benci pada pernikahan. Kedatanganku sekarang ke sini ingin meminta pendapatmu, apa yang seharusnya aku lakukan supaya kita tidak menikah?”

Ameera terdiam. Sekali dia meneguk ludah tercekat di tenggorokan. Ucapan Jicko tadi sedikit banyak membuat Ameera terkejut bukan main. Dia tidak mau menikah, katanya. Lantas, kenapa dia harus datang ke sini?

“Aku tidak tahu harus menjawab apa.”

“Jawab saja sesuai apa yang ada dipikiran kamu!” Jicko menyahut cepat.

Pria itu memperbaiki posisi duduknya menjadi tegak. Tangannya merapikan setelan jas hitam yang dipakai malam itu. Sepulangnya dari kantor, dia langsung ke restoran hotel. Ameera memalingkan wajahnya. Muka gadis itu merah dan tegang. Dia menghela napas pelan sesaat.

“Aku perlu persetujuan Mama untuk urusan ini.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta tanpa koma
9.2
Bagi Rudi, Rindu adalah cinta pertama dan terakhirnya. Namun, keyakinan itu runtuh saat Jaka, sahabat karibnya sendiri, merebut Rindu. Di tengah kehancuran hatinya, Rudi berusaha ikhlas dan tegar menerima kenyataan pahit tersebut. Meski waktu berlalu dan banyak wanita baru mencoba mendekatinya, kenangan masa kecil bersama Rindu tak pernah pudar dari benaknya. Akankah keteguhan hati dan kesetiaan Rudi berujung pada kebahagiaan? Ikuti kisah perjuangan cintanya yang penuh liku.
Sampul Novel Cinta untuk Yessie
8.6
Yessie Montghomory, guru SMA berusia 25 tahun, harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengandung anak dari Austin McDowell. Ternyata, pria yang memikatnya itu hanyalah murid nakal yang berengsek. Demi masa depan sang bayi, mereka terpaksa menikah dan tinggal bersama di apartemen Atlantic Ave. Sayangnya, Austin tidak berubah; ia tetap bandel dan diam-diam masih menemui Erica. Di tengah pernikahan dingin tanpa cinta ini, Yessie menuangkan segala rasa sakitnya ke dalam sebuah novel tanpa judul.
Sampul Novel Find Me In Your Memory
8.6
Sessil pernah melewati kisah cinta singkat yang membara bersama Andrew di resort, hingga pria itu pergi tanpa kabar. Setahun berlalu, Andrew tiba-tiba kembali sebagai tunangan sepupu Sessil dan berpura-pura asing dengannya. Namun, sebuah insiden kematian mendadak mengubah segalanya saat Andrew justru memilih menikahi Sessil. Sanggupkah Sessil bertahan dalam ikatan pernikahan paksa dengan pria yang dahulu mencampakkannya?
Sampul Novel Membalas Perselingkuhan Suamiku
7.8
Dikhianati Mark karena masalah fisik dan keturunan, Leona hancur. Di tengah keputusasaan, West Taylor datang menawarkan bantuan untuk membalas dendam. Melalui transformasi fisik drastis dan identitas baru sebagai Tatiana Clark, rencana matang untuk menjatuhkan suaminya pun dimulai. Mark sama sekali tidak menyadari bahwa wanita mempesona di hadapannya adalah istri yang ia campakkan demi perempuan lain. Akankah pembalasan dendam ini berjalan tuntas?
Sampul Novel SUAMIKU SAINGANKU
8.7
Kehidupan Rila jungkir balik usai dijodohkan dengan Arga, rival terberat sekaligus Ketua OSIS yang bersikap dingin di sekolahnya. Di balik ketampanannya, Arga menyimpan dendam misterius pada Rila. Kini, Rila terpaksa tinggal serumah dengan cowok yang selalu berambisi mengalahkannya itu. Di tengah sengitnya persaingan akademis dan misteri masa lalu, sanggupkah Rila bertahan? Akankah kebencian di antara mereka perlahan luluh menjadi cinta manis di tengah badai konflik?
Sampul Novel Terjerat Pesona Sang Casanova
9.5
Bagi Regan, keputusan telah bulat dan penolakan bukanlah akhir dari segalanya. Ia justru tertantang untuk terus mengikat wanita yang sangat dipujanya. Walau perasaannya bertepuk sebelah tangan dan sang wanita berulang kali mencoba kabur, Regan takkan membiarkannya lolos. Obsesinya begitu kuat untuk menahan wanita itu di sisinya selamanya. Tak peduli seberapa keras ia ditolak dan dihindari, Regan bersumpah akan terus mengejar dan menjadikannya milik pribadi.