APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Abraham

Istri Kedua Tuan Abraham

Demi mewujudkan pesan terakhir Mikhaela yang sedang sekarat, Abraham Wijaya terpaksa menikahi asisten rumah tangganya, Jihan. Walau awalnya enggan, Jihan menerima pernikahan kedua ini sebagai bentuk balas budi. Konflik memuncak ketika Jihan mengandung, memicu perubahan sikap Abraham dan rasa cemburu buta Mikhaela yang berujung pada pengusiran Jihan. Kini, Jihan bimbang antara melarikan diri bersama bayinya atau bertahan demi cinta yang kian bersemi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Jihan terdiam, membuat Abraham mencurigai sang istri mendesak Jihan agar mau menikah dengannya. Kemudian ia membawa wanita itu duduk di bangku dengan saling berhadapan.

"Apa istriku mendesakmu agar menikah denganku?" tanya Abraham dengan pelan.

Jihan diam, karena dia bingung harus menjawab apa. Sebab ia tidak ingin Abraham marah pada Mikhaela yang selalu mendesaknya untuk menikah dengan sang Tuan.

Namun, dia juga tidak enak kalau berbohong pada Abraham yang selalu baik padanya. Akan tetapi, untuk kali ini Jihan harus berbohong demi kebaikan sang Nyonya yang masih sakit.

"Tidak Tuan, nyonya tidak mengatakan apapun," jawab Jihan pelan.

Abraham tidak percaya akan ucapan Jihan, karena dia tahu betul seperti apa sang istri. Namun ia tidak ingin bertanya lebih jauh pada Jihan, sebab saat ini tengah

mengkhawatirkan keadaan Mikhaela yang tengah menjalankan operasi.

Sedangkan Jihan, memilih pergi dari sana. Sebab ia tidak enak berduaan dengan sang majikan. Ya walaupun mereka tengah menunggu Mikhaela, tetap saja dia tidak enak.

Dokter memanggil Abraham masuk ke dalam untuk melihat kondisi Mikhaela dan rahim yang sudah habis di gerogoti oleh penyakitnya, hal itu membuat Abraham tidak sanggup melihat dan memilih untuk menunggu di luar. Apa lagi dia tadi melihat sang istri masih di tempat tidur operasi.

Bahkan para Dokter masih membersihkan sisa-sisa penyakit di dalam perut istrinya.

Abraham menangis tersedu-sedu tanpa rasa malu dilihat banyak orang di sana. Karena hatinya saat ini sangat sakit mengingat sang istri masih di dalam menjalankan operasi.

Pada saat itu juga Jihan kembali dan melihat sang majikan menangis. Pikirannya pun melayang entah ke mana, ia cemas akan keadaan Mikhaela yang ada di dalam ruangan operasi.

"Tuan, apa nyonya baik-baik saja?" tanya Jihan dengan cemas.

Abraham langsung menoleh, kemudian dia menghapus air mata dan mengatur nafas agar lebih tenang. Hal itu membuat Jihan bingung akan sikap sang Tuan.

Kemudian, Jihan duduk di samping Abraham sambil terus melirik ke arah pintu ruangan operasi berharap dokter ke luar dan memberikan kabar Mikhaela padanya. Sebab sang Tuan hanya diam saat dia bertanya tadi.

Satu jam kemudian, Dokter ke luar memberitahu jika operasi Mikhaela berjalan dengan lancar. Hal itu membuat Abraham senang begitu juga dengan Jihan rasa cemasnya sudah hilang.

"Bu Mikhaela sebentar lagi akan kami pindahkan ke ruang rawat," ujar Dokter tersebut sambil bergegas pergi dari sana.

Abraham bernafas dengan lega, kemudian dia bergegas pergi dari sana menuju ruang rawat sang istri. Sedangkan Jihan masih diam di tempat. Sebab, ia menunggu majikannya di sini.

Ya, walupun dia sangat lelah, tetap ia ingin melihat keadaan Mikhaela secepatnya. Jihan sangat menyayangi wanita itu, sebab sudah sangat baik padanya selama ini.

Tak berselang lama, Mikhaela ke luar bersama seorang perawat. Jihan meneteskan air mata melihat sang majikan duduk lemah di kursi roda.

"Mbak, biar saya saja yang membawa Nyonya Mikhaela ke ruangannya!" pinta Jihan dengan lembut.

Perawat itu menuruti keinginan Jihan, kemudian mereka bergegas menuju ruangan Mikhaela dengan perlahan. Setelah sampai, Abraham langsung menyambut kedatangan sang istri dan membawanya naik ke tempat tidur.

Setelah itu, perawat tersebut memeriksa keadaan Mikhaela dan bergegas pergi dari sana. Sedangkan Jihan langsung menghampiri sang majikan.

"Nyonya, apa masih sakit perutnya?" tanya Jihan dengan lembut sambil menatap wajah sang majikan.

Mikhaela hanya menganggukkan kepala, karena ia masih lema tenaganya belum pulih betul. Jihan pun tersenyum sambil memegang tangan sang majikan dengan lembut.

"Jihan, kamu pulang saja! Biarkan aku di sini menjaga Mikhaela," pinta Abraham.

Jihan melirik ke arah sang Tuan, kemudian menganggukkan kepalaku. Padahal ia masih ingin merawat Mikhaela yang baru saja selesai operasi. Namun, dia tidak berani membantah majikannya.

Saat dia hendak pergi, tangannya ditarik oleh Mikhaela membuat Jihan berhenti dan menatap wajah sang majikan.

"Tolong jangan pergi! Tetaplah di sini temani aku!" pinta Mikhaela pelan.

Jihan menganggukkan kepala, kemudian duduk sambil memijat kaki sang majikan dengan lembut. Sedangkan Abraham hanya diam melihat mereka.

Keesokan paginya.

Jihan bersiap-siap, karena hari ini dia akan pulang. Namun sebelum itu, ia harus memberikan jawaban dari permintaan Mikhaela kemarin.

Wanita muda itu menghela nafas panjang, kemudian berjalan mendekati Mikhaela yang tengah makan bersama Abraham.

"Nyonya, saya pulang ya," pamit Jihan dengan lembut.

"Kemarilah, makan dulu baru kamu pulang. Nanti akan diantar sama Mas Abraham!" sahut Mikhaela dengan lembut.

Jihan tersenyum dan menghampiri wanita itu, sedangkan Abraham hanya diam dan terus melanjutkan memakan sarapannya dengan perlahan.

"Kamu sudah memiliki jawaban, 'kan Jihan?" tanya Mikhaela dengan lembut.

Jihan menganggukkan kepala, kemudian mulai menghabiskan sarapannya dengan perlahan. Setelah selesai, mereka bertiga duduk saling berhadapan. Sebab Jihan akan memberitahu apa keputusan yang dia ambil.

Jihan menghela nafas panjang, kemudian menundukkan pandangannya, berharap setelah ini semua akan baik-baik saja seperti sebelumnya.

"Saya bersedia menikah dengan Tuan Abraham," terang Jihan.

Abraham langsung menatap wanita itu, karena dia tidak percaya Jihan mau menikah dengannya. Jujur ia berharap sang pembantu tidak mau menuruti permintaan istrinya, karena ia tidak ingin menikah lagi.

Sedangkan Mikhaela sangat bahagia karena Jihan menuruti keinginannya. Kemudian ia memeluk sang pembantu yang sudah dianggap sebagai adik dengan erat.

"Terima kasih Jihan, kau sudah aku anggap sebagai adikku sendiri. Jangan panggil aku nyonya lagi! Sebab, kau juga akan menjadi nyonya!" pinta Mikhaela lembut.

"Baik Nyonya, maksudnya Kak Mikhaela," jawab Jihan gugup.

Mereka berdua saling berpelukan dengan erat, walaupun Jihan tidak bahagia. Namun ia senang bisa melihat sang majikan sangat gembira.

Abraham langsung pergi dari sana, karena dia ingin mengobrol dengan Jihan, ada yang kesepakatan yang ingin dibicarakan pada wanita itu tanpa sepengetahuan Mikhaela.

"Sudah pergilah! Mas Abraham menunggumu. Ingat ya! Setelah aku pulang kau harus segera menikah dengannya," ujar Mikhaela dengan sangat gembira.

"Baik Kak Mikhaela," jawab Jihan dengan lembut.

Jihan bergegas pergi dari sana, saat di luar tangannya ditarik oleh Abraham. Sontak saja membuatnya terkejut, dan menatap wajah sang majikan. Kemudian duduk di samping pria itu.

"Jihan, ini kesepakatan untuk kita berdua ya. Jangan beritahu siapapun termaksud Mikhaela! Sebab, saya ingin pernikahan kita hanya di atas kertas. Saya tidak akan menyentuhmu, kita hanya berpura-pura di hadapan Mikhaela. Mengerti?" jelas Abraham.

Jihan menganggukkan kepalanya, karena dia senang Abraham tidak akan menyentuhnya selama pernikahan mereka berlangsung. Sebab ia menyetujui permintaan Mikhaela hanya karena ingin membalas budi, bukan karena ia mau menikah dengan sang Tuan.

"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Mikhaela yang baru saja ke luar dari kamarnya, dengan membawa botol infus yang ada di tangannya.

Bersambung.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar
9.2
Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir yang tersisa sebelum ia mendonorkan ginjalnya demi menyelamatkan Arya Lexim. Setelah prosedur medis itu selesai, Arya akan mendapatkan kembali kesehatannya, sementara Shasa, sosok pengganti yang selama ini dibenci, memilih untuk melangkah pergi dan menghilang selamanya. Shasa hanya bisa bertanya-tanya dalam hati, apakah Arya akan mengingat dirinya saat pria itu hidup bahagia bersama wanita yang dicintainya, meski ia tahu jawabannya mungkin adalah tidak sama sekali.
Sampul Novel Rahasia yang Tak Kau Ketahui
8.3
Elena menghilang secara misterius tepat saat kekasihnya mengalami kecelakaan hingga buta. Begitu penglihatannya pulih, pria itu terobsesi mencari dan mengurung Elena di sisinya, meski semua orang mengira Elena adalah cinta sejati yang tega meninggalkannya. Konflik memuncak ketika sang mantan membawa calon istrinya demi membalas dendam dan menyakiti hati Elena. Namun, Elena hanya tersenyum tenang menghadapi pengkhianatan itu, menyembunyikan rahasia besar bahwa memorinya akan segera memudar.
Sampul Novel Saving My Two Sons Mentally
9.1
Seorang ibu mengambil langkah berani untuk bercerai demi melindungi masa depan kedua putranya. Kini, ia harus berjuang sendirian menghadapi kerasnya realitas kehidupan. Tanpa kenal lelah, dirinya bekerja keras dari pagi hingga malam demi memenuhi kebutuhan harian serta biaya sekolah buah hatinya. Kisah menyentuh ini menyoroti perjuangan dan pengorbanan luar biasa seorang wanita yang rela melakukan apa saja demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak tercintanya.
Sampul Novel Seandainya Bertemu Lebih Awal
8.4
Saat momen sakral pertukaran cincin di pernikahan, calon suamiku mendadak bimbang karena cinta pertamanya baru saja putus hubungan. Di saat yang sama, abang kandungku justru mengumumkan penundaan acara secara sepihak. Keduanya pergi bersama demi wanita tersebut, meninggalkanku menanggung malu di hadapan para tamu. Alih-alih meratap setelah melihat kebersamaan mereka di media sosial, aku memilih menghubungi orang tua kandungku dan menyatakan kesediaan pulang untuk menjalani pernikahan bisnis demi Keluarga Gunadi.
Sampul Novel Terjerat Pesona Bodyguard
8.9
Karir menyanyi Aura Gracesyella Park terancam hancur setelah malam tak terduga bersama Axel Xavier. Ia memilih melarikan diri demi menjaga nama baiknya sebagai bintang pop. Namun, Axel mendadak muncul lagi sebagai pengawal pribadinya. Demi memantau kemungkinan kehamilan, keduanya terpaksa tinggal bersama secara rahasia. Di bawah intaian publik dan kejaran cinta Lionel, sanggupkah Aura menutupi hubungan gelap ini?
Sampul Novel WHEN I START
8.0
Ikatan pernikahan kontrak menyatukan seorang CEO yang menyembunyikan kekasih rahasia dengan anggota Mafia yang mengalami gangguan jiwa setelah kehilangan tunangannya. Di balik kesepakatan formal tersebut, ada misteri besar serta masa lalu kelam yang harus mereka selesaikan. Apakah misi pribadi mereka akan tuntas lalu berpisah, atau mereka justru terjerat cinta tak terduga? Di tengah dunia penuh tipu daya, kepura-puraan dan kecerdasan adalah kunci untuk bertahan hidup.